• 13 Februari 2026 untuk keberangkatan 30 Maret 2026
• 14 Februari 2026 untuk keberangkatan 31 Maret 2026
• 15 Februari 2026 untuk keberangkatan 1 April 2026
Aida Suryanti mengingatkan, sebelum melakukan pemesanan tiket, masyarakat agar memastikan kembali tanggal, waktu keberangkatan, serta stasiun asal dan tujuan, mengingat tingginya animo masyarakat menggunakan kereta api selama masa mudik Lebaran.
Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, serta berbagai channel penjualan resmi tiket KA lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI.
Aida juga menambahkan, Access by KAI merupakan platform utama dan paling disarankan, karena menawarkan kemudahan, kepraktisan, serta ekosistem layanan yang terintegrasi tanpa biaya tambahan.
Beragam keunggulan yang bisa dinikmati pelanggan melalui Access by KAI antara lain:
• Bebas Antre & Biaya Tambahan: Tidak perlu ke loket, tidak ada biaya pemesanan (Rp 7.500) seperti pada channel lain.
• Fleksibilitas Tinggi: Beli tiket hingga H-1 jam keberangkatan, bisa pilih kursi sendiri, serta fitur pembatalan/refund mudah.
• E-Boarding Pass: Cukup tunjukkan barcode di HP, tanpa perlu cetak tiket fisik.
• Pembayaran Beragam: Didukung Jaringan PRIMA untuk transfer antarbank dan berbagai metode pembayaran lain.
• Pembaruan Jadwal Real-Time: Fitur “Live Delay Update” untuk info keterlambatan kereta
• RailFood: Pesan makanan dan minuman untuk dinikmati di kereta.
• Keberlanjutan: Tampilkan estimasi jejak karbon perjalanan (carbon footprint)
Untuk informasi lebih lanjut terkait produk dan layanan KAI, pelanggan dapat menghubungi Customer Service di stasiun, Contact Center KAI 121, WhatsApp KAI 121 : 0811-2223-3121, Email cs@kai.id, dan Media sosial KAI121 yang telah terverifikasi.
“Dengan perencanaan yang matang dan pemesanan lebih awal, KAI berharap perjalanan mudik Lebaran 2026 bersama kereta api dapat menjadi pengalaman yang aman, nyaman, dan penuh makna bagi seluruh pelanggan,”tutup Aida Suryanti.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.
Tampilkan Semua

