JAKARTA, CILACAP.INFO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik Lebaran 2026 sejak jauh-jauh hari dengan menggunakan moda transportasi kereta api. Imbauan ini disampaikan untuk memberikan kemudahan, kepastian perjalanan, serta meningkatkan kenyamanan pelanggan pada momen libur Hari Raya Idul Fitri yang diprediksi akan mengalami lonjakan volume penumpang.
KAI Daop 2 Bandung menilai perencanaan perjalanan lebih awal menjadi langkah penting agar masyarakat dapat memilih jadwal keberangkatan sesuai kebutuhan, sekaligus menghindari kepadatan pemesanan tiket menjelang puncak arus mudik. Kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan berkesan untuk pelanggan.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa KAI berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran nanti. “Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik Lebaran 2026 sejak dini agar dapat memperoleh tiket sesuai jadwal yang diinginkan dan perjalanan dapat berlangsung dengan lebih tenang dan nyaman,” ujar Kuswardojo.
Selain imbauan perencanaan perjalanan, KAI Daop 2 Bandung juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan penjualan tiket kereta api yang kerap muncul menjelang masa angkutan Lebaran. Penipuan umumnya dilakukan dengan menawarkan tiket murah melalui media sosial, pesan singkat, maupun jalur tidak resmi yang mengatasnamakan PT KAI.
Kuswardojo menegaskan bahwa KAI tidak pernah menjual tiket melalui jalur tidak resmi. “Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah tergiur dengan penawaran tiket di luar kanal resmi. Tiket kereta api hanya dapat dibeli secara sah melalui aplikasi Access by KAI, website resmi booking.kai.id, serta channel penjualan eksternal resmi lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI,” tegasnya.
