Ketika sebuah karya memiliki fondasi artistik sekuat ini, penghargaan adalah konsekuensi yang logis. Perjalanan validasi dimulai di Avignon, Prancis, pada 1 April 2024. Film ini langsung meraih The Best Director Short Film. Kemenangan ini adalah penegasan mendasar: bahwa kualitas film ini didorong oleh visi penyutradaraan yang kuat dan detail.
Sejak saat itu, film ini mulai menunjukkan fleksibilitas genrenya. Di London Music Video Festival, ia diakui sebagai The Best Music Video ‘Advert Category’, menunjukkan bahwa presentasi visual dan audionya memiliki daya tarik yang efektif dan ringkas. Kemudian, dominasi geografis terjadi cepat. Film ini menang di Manila (Music Video of The Year), sebelum meraih pengakuan sutradara di Toronto, Kanada. Dalam waktu singkat, ‘Shadow of the Light’ telah diakui oleh berbagai kurva estetika di tiga benua.
Momen terpenting terjadi pada Agustus 2024. Film ini mencapai New York dan mengamankan penghargaan paling bergengsi: Grand Jury Award di New York International Film Awards (NYIFA). Penghargaan dari dewan juri tertinggi ini adalah validasi definitif kualitas global. Ini menetapkan ‘Shadow of the Light’ sebagai karya yang harus diperhatikan secara serius, menegaskan bahwa visinya telah melampaui keraguan kualitas internasional. Keberhasilan di New York segera diulang di Asia, di mana Bangkok memberinya dua gelar bergengsi, mengukuhkan dominasinya di pasar global.
Dengan 16 kemenangan—termasuk pengakuan dari Global Music Awards dan Best Asian Music Video di Los Angeles—’Shadow of the Light’ telah mengirimkan pesan yang sangat jelas kepada industri. Film ini adalah cetak biru bagi pembuat film independen, membuktikan bahwa keberhasilan sinema didasarkan pada kejelasan visi, kualitas teknis yang tak kenal kompromi, dan pesan yang universal. Karya anak bangsa ini telah menulis ulang definisi kemenangan dengan fokus pada inti seni bercerita.
Tampilkan Semua

