“Alhamdulillah, IPA sudah berfungsi di Rantau, Aceh Tamiang. Saat ini SPAM Rantau telah berfungsi dan dapat kembali melayani kebutuhan air bersih masyarakat,” kata Kepala BPBPK Tommy.
Selain mengaktifkan kembali SPAM Rantau, Kementerian PU juga telah menyiapkan langkah lanjutan berupa rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur air minum. Rehabilitasi dan rekonstruksi ini mencakup perbaikan bangunan intake, IPA, reservoir, serta peningkatan keandalan sistem distribusi agar layanan air minum ke depan lebih tangguh terhadap risiko bencana.
Penanganan SPAM Rantau ini merupakan bagian dari rangkaian pemulihan layanan dasar di Aceh Tamiang. Selama masa tanggap darurat, Kementerian PU juga telah memberikan dukungan penyediaan air bersih darurat dengan menyediakan IPA mobile, mobil tangki air, sumur bor, dan hidran umum.
Kementerian PU memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan keberlanjutan perbaikan layanan air minum ini. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kualitas layanan air bersih sehingga aktivitas masyarakat Aceh Tamiang dapat benar-benar kembali berjalan normal.
Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.
#SigapMembangunNegeriUntukRakyat
#SetahunBerdampak


