Sinergi ini bukan hanya memperkuat ekosistem bisnis, tetapi juga menghidupkan kembali semangat jamaah ekonomi — di mana pelaku usaha saling menopang dalam semangat kolektif, kejujuran, dan keberkahan.
Struktur Penggerak Majelis Ekonomi Muhammadiyah Kepri
MEBP PWM Kepri digerakkan oleh struktur kepengurusan yang berkomitmen tinggi dan aktif mengembangkan berbagai program ekonomi umat:
Ketua: H. Widiyono Agung Sulistiyo, ST.
Sekretaris: Sadri Islami, M.Pd.
Bendahara: Nurana Indah Paramita, MBA.
Wakil Bendahara: Kamila Susilo Indrayani, S.Psi., M.Psi., Psikolog.
Anggota:
- Bidang Pendampingan: Dodi Saputra, S.IP.
- Bidang Pendataan & Digital Marketing: Ahmadi Irmansyah Lubis, S.Kom, M.Kom.
- Bidang Pengembangan Usaha & Pariwisata: Dr. Asmaul Husna, SE, Ak, MM, CA.
Koordinator Wilayah:
Kota Batam: Yusnan, ST, MM.
Tanjungpinang & Bintan: Drs. H. Zamzami A Karim, MA & Jefri Pradana, ST.
Karimun & Lingga: Ns. Fahrul El Rosy, S.Kep & Rasyid Maulana, S.Sos.
Natuna & Kep. Anambas: Syariffuddin & Alpiuzza.
Agenda Ekonomi 2026: Digitalisasi dan Kemandirian
Tahun 2026 menjadi tahun konsolidasi dan penguatan program ekonomi. Beberapa agenda utama MEBP PWM Kepri meliputi:
Pemutakhiran dan validasi data UMKM se-Kepri
Pelatihan branding dan digital marketing Islami
Penguatan model bisnis syariah dan akses pembiayaan mikro
Pembentukan koperasi syariah berbasis jamaah
Ekspansi Tokokamu.id sebagai platform etalase dan transaksi lintas kota
PWM Kepri juga berencana untuk menghadirkan roadshow kewirausahaan Muhammadiyah lintas daerah, bekerja sama dengan Majelis Ekonomi tingkat daerah dan amal usaha Muhammadiyah seperti sekolah dan rumah sakit sebagai simpul ekonomi komunitas.
Penutup: Dakwah Ekonomi Sebagai Jalan Peradaban
Dengan dikukuhkannya MEBP PWM Kepri, lahir harapan baru akan kemandirian umat. Ekonomi tidak lagi sekadar ruang usaha, tetapi menjadi bagian dari dakwah bil hal — membuktikan bahwa Islam adalah rahmat bagi seluruh alam, termasuk dalam membangun peradaban ekonomi yang adil, bersih, dan berkelanjutan.
“Kita tidak hanya membangun pasar, kita sedang membangun peradaban,” tegas H. Widiyono dalam sambutan pengukuhan majelis. Dengan kolaborasi, spiritualitas, dan teknologi, Muhammadiyah Kepri optimis menjadi pelopor dakwah ekonomi digital di wilayah perbatasan Indonesia.
Tampilkan Semua

