7 Strategi Efektif Menurunkan Biaya Operasional Rumah Sakit

7 Strategi Efektif Menurunkan Biaya Operasional Rumah Sakit
7 Strategi Efektif Menurunkan Biaya Operasional Rumah Sakit

Dengan beralih ke RME, proses pencatatan medis menjadi lebih cepat, rapi, dan mudah diakses. Dokter, perawat, dan tenaga medis lain tidak perlu mencari berkas fisik, sehingga waktu pelayanan menjadi lebih efisien. Resiko kehilangan data dan kesalahan pencatatan juga dapat diminimalkan. Dalam jangka panjang, RME dapat membantu mengurangi biaya operasional rumah sakit dan meningkatkan produktivitas tenaga kesehatan.

BACA JUGA: Fasyankes Wajib Terapkan Rekam Medis Elektronik

Efisiensi Energi Operasional Rumah Sakit

Biaya listrik dan air mengambil porsi yang besar dalam biaya operasional rumah sakit. Dan itu bukan hal yang mengejutkan karena bagaimanapun lampu dan peralatan medis harus dinyalakan 24 jam nonstop.

Rumah sakit harus menerapkan langkah-langkah yang sederhana namun efektif, seperti penggunaan lampu hemat energi, pengaturan suhu pendingin ruangan, serta menggunakan sistem pencahayaan otomatis untuk menghindari penggunaan listrik yang tidak perlu. Selain itu, rumah sakit juga perlu melakukan pemeriksaan peralatan medis maupun non medis sebagai langkah preventif yang dapat mendeteksi kerusakan lebih dini, sehingga konsumsi energi berlebih dapat dihindari.

Pengendalian Stok dan Manajemen Logistik

Logistik yang tidak dikontrol dengan baik dapat menyebabkan pembengkakan biaya. Overstock obat-obatan dan alat kesehatan, barang kadaluarsa, serta pencatatan stok yang tidak akurat dapat meningkatkan biaya operasional rumah sakit yang seharusnya tidak perlu.

Rumah sakit maupun faskes lainnya perlu menerapkan sistem pengelolaan stok yang terstruktur, mulai dari perencanaan kebutuhan, barang keluar masuk, hingga monitoring stok secara real time. Dengan manajemen stok yang baik, rumah sakit dapat memastikan ketersediaan barang tanpa harus menimbun stok secara berlebih.

Menghitung dan Meninjau Unit Cost Layanan

Unit cost adalah total biaya yang perlu dikeluarkan per satu unit layanan atau produk medis, seperti rawat inap, tindakan, atau rawat jalan. Penting juga bagi rumah sakit untuk menghitung unit cost di samping mengelola biaya operasional.

Dengan meninjau unit cost, manajemen rumah sakit dapat menilai apakah suatu layanan sudah efisien, atau justru menimbulkan kerugian. Misalnya, suatu layanan terlihat ramai, namun pengeluaran operasionalnya ternyata lebih tinggi daripada pendapatan yang dihasilkan.

Perhitungan unit cost yang detail dan akurat juga dapat membantu manajemen rumah sakit atau faskes lainnya untuk:

Menentukan tarif yang realistis berdasarkan pembukuan keuanganMengevaluasi efisiensi tiap unit atau departemenMengidentifikasi layanan yang perlu direstrukturisasi atau dioptimalkan

Perhitungan unit cost juga sangat penting dalam kerja sama dengan BPJS maupun asuransi lain karena berhubungan dengan klaim. Dengan data unit cost, rumah sakit dapat meningkatkan efisiensi dan menjaga kualitas layanan secara beriringan.

Pemanfaatan Teknologi dan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIMRS)

Pemanfaatan teknologi dan sistem informasi rumah sakit (SIMRS) dapat menjadi strategi menurunkan biaya operasional rumah sakit yang paling berdampak besar. SIMRS yang terintegrasi dapat membantu rumah sakit mengelola operasional, administrasi, pembukuan keuangan, bahkan logistik dalam satu platform.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait