Zustainable Ways Project: DBS Z Visa Platinum Alokasikan 0,5% Transaksi

Zustainable Ways Project
Zustainable Ways Project

Langkah ini sejalan dengan data Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (KLHK) yang mencatat jumlah bank sampah di Indonesia mencapai 20.587 unit pada 2024, meningkat 20,2 persen dibanding 2023. Selama satu tahun, total sampah yang dikumpulkan mencapai 138,61 ribu ton. Kenaikan ini sejalan dengan pertumbuhan nilai ekonomi yang dihasilkan, yakni sebesar Rp10,1 miliar sepanjang tahun. Tren positif ini mencerminkan semakin kuatnya dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat dari aktivitas pengelolaan sampah.

Sebagai bagian dari perluasan inisiatif ini, Bank DBS Indonesia juga meluncurkan ‘Zustainable Ways Challenge’ untuk mengajak nasabah berperan aktif dalam pengelolaan sampah dari rumah. Program ini mendorong nasabah melakukan langkah sederhana namun berdampak dengan memilah dan mengelola sampah rumah tangga secara lebih bertanggung jawab. Dengan mendaur ulang minimal 5 kg sampah dan bertransaksi Rp3 juta per bulan, nasabah berkesempatan mendapatkan reward eksklusif berupa voucher belanja bernilai jutaan rupiah.

“Kolaborasi ini berangkat dari keyakinan bahwa perubahan besar dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan bersama. Bank DBS Indonesia dan Duitin memiliki semangat yang selaras untuk mendorong perbaikan taraf hidup masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dengan mengurangi sampah yang masih bisa dimanfaatkan termasuk ketahanan pangan dengan pemenuhan telur puyuh di Kabupaten Ciamis. Melalui program ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk memulai berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan di rumah, yakni dengan memilah sampah domestik. Ini bukan sekadar #GerakanDaurUlang, tapi bagian dari upaya membangun kebiasaan baru yang bermanfaat positif bagi bumi dan masa depan,” Direktur PT Tjatra Yasa Indonesia (Duitin) Adijoyo Prakoso.

Melalui sistem digital Duitin, seluruh aktivitas bank sampah mulai dari pengumpulan, pemilahan, hingga penyaluran material daur ulang tercatat secara transparan, sehingga masyarakat dapat melihat dampak lingkungannya secara lebih terukur. Mekanisme ini dirancang sebagai model ekonomi sirkular yang dapat direplikasi di berbagai wilayah dan menjadi fondasi terbentuknya ekosistem keberlanjutan berbasis komunitas.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait