Salah satu ikon penting dalam revitalisasi ini adalah pemasangan plafon rotan sintetis bermotif batik pada area komersial terminal. Material ini tidak hanya estetis dan ramah lingkungan, tetapi juga mencerminkan perpaduan nilai budaya Indonesia dengan desain modern bandara internasional.
Lebih dari 200 pengrajin UMKM dari Tangerang, Serang, dan Cirebon berperan dalam merakit 1.785 modul plafon secara manual dalam waktu kurang dari 25 hari—mencerminkan keterampilan, ketepatan, dan dedikasi pengrajin lokal. Motif Truntum, Kawung, dan Samar dipilih untuk menghadirkan karakter heritage dalam ruang publik bandara.
Inovasi ini tidak hanya memperindah terminal, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata: membuka lapangan kerja, meningkatkan kapasitas UMKM rotan nasional, dan memperkuat rantai pasok industri kreatif.
Revitalisasi Terminal 1C memiliki tingkat tantangan yang tinggi. Pekerjaan dilakukan pada bangunan yang telah berdiri lebih dari 40 tahun, sehingga proses modernisasi harus tetap menjaga karakter heritage sambil menghadirkan fasilitas yang memenuhi standar bandara masa kini.
Selain itu, pekerjaan konstruksi berjalan seiring dengan operasional terminal, menuntut koordinasi intensif agar kegiatan penumpang, kenyamanan, dan keselamatan tetap terjaga.
“Kami memastikan seluruh pekerjaan berjalan tanpa mengganggu layanan bandara, sembari menjamin keandalan infrastruktur sesuai regulasi penerbangan yang berlaku,” jelas Joko.
Dengan revitalisasi Terminal 1C, PTPP menegaskan komitmennya sebagai perusahaan Melalui revitalisasi Terminal 1C, PTPP menegaskan komitmennya sebagai kontraktor nasional unggulan yang mampu menghadirkan infrastruktur modern, berkelanjutan, dan berakar pada identitas budaya Indonesia.
Langkah ini memperkuat transformasi bandara Soekarno–Hatta menuju wajah baru layanan publik yang lebih nyaman, ramah pengguna, dan menjadi gerbang yang membanggakan bagi dunia.
“Revitalisasi Terminal 1C adalah representasi kemampuan Indonesia untuk membangun bandara yang fungsional, efisien, dan sarat nilai budaya,” tutup Joko.
-SELESAI-
About PT PP (Persero) Tbk
PT PP (Persero) Tbk (kode emiten: PTPP) merupakan salah satu perusahaan konstruksi dan terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1953. Saat ini, PTPP memiliki 7 (tujuh) lini bisnis yang terintegrasi mulai dari Upstream, Middlestream sampai dengan Downstream, yang meliputi: Energi, Properti, Infrastruktur, Jasa Konstruksi, Engineering, Procurement and Construction (EPC), Peralatan Berat dan Pracetak. PTPP memiliki jejak rekam yang solid dan berhasil memenangkan penghargaan atas proyek-proyek konstruksi Pelabuhan, Pembangkit Listrik, Airport, Bendungan, dan Gedung di Indonesia. PTPP merupakan pionir untuk konsep Eco-Friendly Green Building di Indonesia yang telah memenangkan beberapa penghargaan lokal dan internasional atas hasil karyanya.


