Pemerintah tengah memfinalisasi Rancangan Peraturan Presiden tentang Penguatan Logistik Nasional sebagai wujud komitmen untuk membangun sistem logistik yang efisien, terintegrasi, dan berdaya saing. Strategi ini mencakup tiga pilar utama: pengembangan konektivitas infrastruktur, digitalisasi dan integrasi layanan logistik, serta peningkatan kapasitas SDM dan penyedia jasa agar mampu bersaing secara global.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, turut menekankan pentingnya kesinambungan dalam upaya transformasi logistik nasional. Ia berharap bahwa Transformasi Logistik Menuju Indonesia Maju 2045 tidak berhenti hanya pada forum-forum dialog semata, tetapi benar-benar dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang konkret dan dapat diimplementasikan secara efektif.
“Kerjasama dan kolaborasi antar semua stakeholder seperti ini rasanya adalah kunci untuk sukses dan harus kita kawal bersama-sama,” ucap Menko AHY.
Selain konferensi, acara ini juga menampilkan pameran teknologi logistik terkini serta business matching yang mempertemukan pelaku usaha dari berbagai sektor untuk membuka peluang kemitraan dan investasi baru.
ALFI CONVEX 2025 didukung oleh anggota Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia menaungi sektor jasa logistik, freight forwarding, pergudangan, dan transportasi multimoda dengan lebih dari 3.000 perusahaan anggota di 33 provinsi. ALFI juga menjadi penghubung strategis antara pemerintah dan pelaku usaha, sekaligus bagian dari ekosistem logistik global melalui keanggotaan di FIATA.
Dengan partisipasi para pelaku industri dan pengunjung yang ditargetkan, ALFI CONVEX 2025 menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat logistik dan rantai pasok terintegrasi di kawasan regional.
About ALFI CONVEX
ALFI Convex 2025 merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), dan diproyeksikan menjadi salah satu agenda logistik paling strategis di kawasan ASEAN. Acara ini didukung penuh oleh asosiasi logistik nasional, industri terkait, pemerintah, serta mitra regional ASEAN untuk mempercepat transformasi logistik berkelanjutan dan konektivitas ekonomi regional.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Tampilkan Semua

