JAKARTA, CILACAP.INFO – BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menyalurkan beasiswa lebih dari Rp100 juta kepada 12 mahasiswa PTN melalui program CSR BRIDS Peduli bersama Yayasan KSE. Bantuan berupa tunjangan Rp750 ribu per bulan ini ditujukan bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, sebagai komitmen BRIDS dalam mendukung akses pendidikan tinggi dan mencetak generasi berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (IDX: BBRI), menyalurkan beasiswa senilai lebih dari Rp100 juta kepada 12 mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. Program beasiswa ini dijalankan melalui inisiatif Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) “CSR BRIDS Peduli” bekerja sama dengan Yayasan Karya Salemba Empat (KSE), dalam bentuk tunjangan biaya hidup dan kebutuhan perkuliahan selama satu tahun ajaran (Jakarta, 26 September 2025).
Program ini hadir sebagai respon atas masih terbatasnya akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) per akhir tahun 2024, Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi pada tahun 2024 hanya mencapai 32%. Artinya, dari setiap 100 anak usia kuliah, hanya sekitar 32 orang yang dapat melanjutkan ke perguruan tinggi. Padahal, Indonesia sendiri menempati peringkat kedua sebagai negara dengan jumlah perguruan tinggi terbanyak di dunia per 15 Februari 2025.
Melihat kondisi tersebut, BRIDS menempatkan pendidikan sebagai salah satu pilar utama dalam komitmen keberlanjutan Perusahaan. Fokus program ini diberikan kepada mahasiswa dari keluarga kurang mampu sekaligus mereka yang terbukti memiliki prestasi akademik, melalui bantuan dalam bentuk Partial Scholarship yaitu bantuan uang kuliah atau biaya hidup senilai Rp750 ribu per bulan per mahasiswa.
Ketua Yayasan KSE, Adrian Karim Januar, menegaskan kolaborasi dengan perusahaan seperti BRIDS sangat penting dalam memperluas kesempatan pendidikan. “Dukungan perusahaan melalui TJSL berdampak besar dalam mewujudkan pemerataan pendidikan. Ini bukan sekadar bantuan dana untuk menunjang kebutuhan sehari – hari, tetapi juga bentuk kepercayaan dan dorongan kepada mahasiswa agar mereka terus berprestasi dan menjadi agen perubahan di masyarakat. Di tahun ini kami telah membantu hingga 2.150 mahasiswa dan kami berharap jumlah tersebut dapat terus meningkat setiap tahunnya,” jelasnya.
Salah satu penerima beasiswa asal Universitas Nusa Cendana Kupang NTT, Marcelita Da Costa Amaral, turut menyampaikan apresiasinya. “Beasiswa ini menjadi anugerah yang sangat berarti bagi saya dan keluarga. Sejak ayah meninggal pada 2019, ibu harus membesarkan kami dengan hanya mengandalkan pensiunan janda, sementara masih ada lima adik saya yang bersekolah. Dengan bantuan ini, saya bisa melanjutkan kuliah tanpa terbebani biaya pendaftaran maupun kebutuhan lainnya. Saya sangat bersyukur dan bertekad memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya agar kelak bisa membanggakan keluarga sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Tampilkan Semua

