Sugeng Mulyadi, Direktur Utama IPCC, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir, utamanya KSOP Pelabuhan Tanjung Priok dan Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Tipe A Tanjung Priok yang memberikan izin untuk sandar di luar kawasan serta BYD Indonesia yang telah mempercayakan agenda penting “Private Tour for the Arrival of BYD Zhengzhou Vessel to Indonesia” yang bertempat di Lapangan Penumpukan Terminal Domestik IPCC Btanch Jakarta.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh pihak utamanya dalam memperkuat hubungan bilateral, memperluas peluang ekonomi dan menghadirkan solusi teknologi masa depan. Pada Semester I tahun 2025, IPCC telah memfasilitasi kegiatan ekspor CBU sebesar 171 ribu unit atau meningkat 6,91% YoY sedangkan impor sebesar 57 ribu unit atau tumbuh 85,39% YoY dimana sebanyak 28 ribu unit merupakan mobil listrik berbasis baterai (BEV) dan khusus untuk BYD berkontribusi sebanyak 70% dari total EV secara keseluruhan.
“Manajemen yakin bahwa melalui kolaborasi yang saling mendukung antara IPCC dan BYD Indonesia dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, lingkungan dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan dan diharapkan Indonesia menjadi negara yang mandiri dari segi energi, ramah lingkungan serta pemain penting bagi kendaraan listrik di pasar global,” pungkas Sugeng.
About PT Pelindo Multi Terminal
PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) merupakan Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang fokus pada pengelolaan operasional terminal nonpetikemas di Indonesia, saat ini mengelola 20 branch/cabang yang tersebar di wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, juga Bali dan Nusa Tenggara, serta 3 anak perusahaan yakni PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) yang mengelola 11 cabang, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IKT/IPCC) yang mengelola 6 terminal, dan PT Terminal Curah Utama.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Tampilkan Semua
