Bahkan, dalam beberapa kejadian, kelompok sparatis ini sering kali melibatkan warga sipil dan anak-anak untuk kepentingan operasional mereka.
“Kami dijanjikan kesejahteraan oleh mereka (OPM), namun kenyataannya kami hanya dijadikan alat dan pelindung dari serangan. Warga dijadikan tameng untuk melawan TNI,” pungkas Melianus Wandegau, Kamis (15/5).
Baca juga:
BRI Finance Dekatkan Layanan Pembiayaan Kendaraan melalui Mini Expo di Kantor Pusat BRI SudirmanPress Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Tampilkan Semua
