“Kami ingin menghasilkan arsitek yang bukan hanya membangun bangunan, tetapi juga membangun masa depan,” tegas Nina. “Mahasiswa diajak berpikir lebih luas: bagaimana desain dapat menjadi solusi untuk isu lingkungan, sosial, dan tata kota.”
Aspek keberlanjutan menjadi perhatian utama dalam pengembangan program ini, terutama mengingat kondisi geografis dan iklim tropis Indonesia yang rawan terhadap bencana lingkungan seperti banjir. Arsitek masa depan dituntut tidak hanya memahami aspek estetika dan struktur, tetapi juga dampak lingkungan dari setiap keputusan desain.
Peluncuran PPAr BINUS ini menjadi wujud nyata kontribusi institusi pendidikan dalam mendukung profesi arsitek di Indonesia agar setara dengan standar global. BINUS UNIVERSITY menegaskan komitmennya untuk terus fostering and empowering the society, melalui pendekatan pendidikan yang adaptif, solutif, dan relevan dengan dinamika industri.
Acara peluncuran juga dihadiri oleh Vice Rector Academic Development BINUS UNIVERSITY, Prof. Dr. Engkos Achmad Kuncoro, S.E., M.M.; Direktur BINUS Graduate Program, Prof. Dr. Sani Muhamad Isa, S.Si., M.Kom.; praktisi arsitektur, akademisi, serta perwakilan dari organisasi profesi yaitu Ar. Gregorius Budi Yulianto, IAI, AA selaku Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (Periode 2024 -2027), dan Yulianto Purwono Prihatmaji, S.T., M.T., IPM., IAI., Ketua Asosiasi Pendidikan Arsitektur Indonesia, menyambut positif hadirnya program ini.
Dengan diluncurkannya PPAr, BINUS UNIVERSITY membuka jalan bagi generasi baru arsitek Indonesia yang tidak hanya siap bekerja secara profesional, tetapi juga mampu menjawab tantangan kompleks masa depan—dari urbanisasi hingga perubahan iklim.**
About BINUS Media & Publishing
Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr) BINUS University dirancang untuk mempersiapkan lulusan Sarjana Arsitektur agar dapat memperoleh legalitas resmi sebagai Arsitek Profesional (Ar.). Program ini juga membekali mahasiswa dengan wawasan tentang arsitektur tropis berkelanjutan dan manajemen desain arsitektur sehingga siap menghadapi tantangan industri secara global.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Tampilkan Semua

