Tarif Bunga Kredit
Pokok Kredit x Tarif Bunga
Rp 147.200.000 x 4% per tahun = Rp 5.888.000 per tahun
Jika Anda memilih tenor lebih dari satu tahun, maka jumlah bunga yang dibayarkan akan dikalikan dengan jumlah tahun dalam tenor tersebut.
Menghitung Jumlah Cicilan Bulanan
Jumlah cicilan yang harus dibayarkan dihitung dengan cara menambahkan pokok kredit dengan bunga yang telah ditentukan, lalu membaginya dengan tenor yang dipilih.
Sebagai contoh, berikut adalah simulasi cicilan untuk beberapa pilihan tenor:
Tenor 1 Tahun (12 Bulan)
Total bunga: Rp 5.888.000 x 1 = Rp 5.888.000
Total pembayaran: Rp 147.200.000 + Rp 5.888.000 = Rp 153.088.000
Cicilan per bulan: Rp 153.088.000 / 12 = Rp 12.757.333
Tenor 3 Tahun (36 Bulan)
Total bunga: Rp 5.888.000 x 3 = Rp 17.664.000
Total pembayaran: Rp 147.200.000 + Rp 17.664.000 = Rp 164.864.000
Cicilan per bulan: Rp 164.864.000 / 36 = Rp 4.579.556
Tenor 5 Tahun (60 Bulan)
Total bunga: Rp 5.888.000 x 5 = Rp 29.440.000
Total pembayaran: Rp 147.200.000 + Rp 29.440.000 = Rp 176.640.000
Cicilan per bulan: Rp 176.640.000 / 60 = Rp 2.944.000
Memilih Tenor yang Tepat Sesuai Budget Anda
Agar tidak membebani kondisi keuangan, Anda harus memilih tenor kredit yang paling sesuai dengan kemampuan bayar Anda. Berikut adalah beberapa pertimbangan:
Jika Ingin Lunas lebih Cepat dan Bunga Lebih Kecil
Pilih tenor pendek seperti 1-2 tahun, meskipun cicilan bulanan lebih besar.
Jika Ingin Cicilan Lebih Ringan Tiap Bulan
Pilih tenor lebih panjang seperti 3-5 tahun, namun total bunga yang dibayarkan lebih besar.
Cicilan Tidak Lebih dari 30% Penghasilan Bulanan Anda
Hal ini penting agar keuangan tetap stabil dan Anda masih memiliki dana untuk kebutuhan lain.
Sebagai contoh, jika penghasilan Anda sekitar Rp 10 juta per bulan, maka cicilan yang ideal tidak lebih dari Rp 3 juta per bulan. Dengan demikian, tenor 5 tahun mungkin menjadi pilihan terbaik.
Tampilkan Semua

