Ashish mengungkap Indonesia telah bergabung dalam Just Energy Transition Partnership, yang akan membantu negara ini dalam transisi energi bersih. Strategi ini, menurutnya, akan mendukung industri dalam berkontribusi pada target net zero emission Indonesia pada 2050.
Sebagai pengembang kawasan industri, PT Jababeka Tbk telah membangun dan mengelola kawasan industri besar di Cikarang, Jawa Barat, yang telah berkembang pesat selama 36 tahun terakhir. Menurut Founder dan Chairman Jababeka, Setyono Djuandi Darmono, salah satu kunci keberhasilan mereka adalah membangun infrastruktur berkualitas tinggi dan lingkungan yang bersih dan ramah.
“Kami mulai dengan membangun instalasi pengolahan air dan pengelolaan limbah, sehingga para pelanggan kami tidak perlu mengandalkan sumber daya air sendiri,” jelas Darmono.
Darmono mengungkap air dalam instalasi tersebut didapat dari Waduk Jatiluhur. Saat ini, Jababeka berencana mengembangkan 100 kawasan industri di seluruh Indonesia, dengan beberapa kawasan telah beroperasi di lokasi, di antaranya Cikarang, Kendal, dan Cilegon.
“Kami memiliki MoU dengan beberapa bupati untuk membangun kawasan industri di berbagai daerah, dan kami berharap kerja sama dengan Thermax dapat mempercepat pencapaian tujuan tersebut,” ujar Darmono.
Kerja sama antara Indonesia dan India di bidang energi terbarukan dan solusi energi berkelanjutan memiliki potensi besar, terutama dalam sektor energi surya, angin, dan biofuel. Kedua negara menghadapi tantangan serupa dalam mengurangi ketergantungan pada energi fosil, dan solusi seperti teknologi penangkapan karbon serta peningkatan efisiensi energi akan sangat membantu.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Tampilkan Semua
