Dengan inflasi yang terkendali, The Fed memiliki ruang yang lebih besar untuk mengambil langkah-langkah yang mendukung pertumbuhan, tanpa mengorbankan stabilitas pasar tenaga kerja. Seperti yang diungkapkan oleh Powell dan dikutip dari situs CoinGape, menjaga kekuatan pasar tenaga kerja tetap menjadi prioritas utama, bahkan saat kebijakan moneter dilonggarkan.
“Komite telah mendapatkan keyakinan yang lebih besar bahwa inflasi sedang bergerak secara berkelanjutan menuju target 2%, dan menilai bahwa risiko untuk mencapai tujuan lapangan kerja dan inflasi hampir seimbang,” demikian bunyi siaran pers tersebut. “Proyeksi ekonomi tetap tidak pasti, dan Komite memperhatikan risiko dari kedua sisi mandat ganda mereka.”
Anggota Federal Reserve memperkirakan bahwa suku bunga acuan akan turun menjadi 4,4% pada akhir tahun, mencerminkan kemungkinan pemangkasan lebih lanjut sebesar 50 basis poin dalam dua pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) berikutnya, berdasarkan proyeksi ekonomi kuartalan dari Fed. Ini menunjukkan peningkatan dari hanya satu pemangkasan yang diproyeksikan pada bulan Juni.
“Ekonomi AS berada dalam kondisi yang baik dan keputusan kami hari ini dirancang untuk menjaga hal itu,” kata Ketua Fed Jerome Powell dalam konferensi pers setelah pertemuan. Dia menyatakan bahwa “Tingkat pengangguran yang berada di kisaran 4% yang rendah mencerminkan pasar tenaga kerja yang baik,” dan dia tidak melihat adanya bukti bahwa “kemungkinan resesi atau penurunan meningkat.” Powell juga menambahkan bahwa Fed belum mengklaim kemenangan atas inflasi, dan pemotongan lebih lanjut sebesar 50 basis poin tidak boleh dianggap sebagai “kecepatan baru” untuk pemotongan suku bunga di masa mendatang, mengulangi pendekatan berbasis data dari Fed.
Bagaimana dengan Pasar Kripto Kedepannya?
Pasar kripto, khususnya Bitcoin, memiliki potensi untuk mengalami kenaikan lebih lanjut seiring dengan meningkatnya likuiditas di pasar. Kondisi ini didorong oleh kebijakan suku bunga yang lebih rendah, yang membuat investor semakin optimis terhadap prospek pasar kripto. Optimisme ini dapat mendorong kenaikan harga aset kripto lainnya, menciptakan momentum positif di seluruh pasar.
Dengan suku bunga yang lebih rendah, biaya pinjaman menjadi lebih murah, dan ini sering kali mendorong investor untuk mencari alternatif investasi yang lebih menguntungkan, seperti aset kripto. Likuiditas yang meningkat ini bisa memberikan dorongan signifikan bagi Bitcoin dan kripto lainnya, karena lebih banyak uang masuk ke pasar ini.
Bagi trader yang mencari peluang di tengah volatilitas, kondisi ini bisa menjadi momen yang tepat untuk mempertimbangkan strategi jangka pendek hingga akhir tahun. Meningkatnya aktivitas perdagangan dan pergerakan harga yang dinamis menawarkan kesempatan bagi trader untuk memanfaatkan fluktuasi pasar. Seperti informasi yang kami kutip dari situs Investing Daily, periode ini bisa sangat menguntungkan bagi mereka yang dapat membaca tren pasar dengan tepat dan membuat keputusan investasi yang cerdas.
Waktu yang Pas, Untuk Jajan Bitcoin atau Altcoin nih!
Saat ini, terlihat bahwa harga Bitcoin tetap kuat mengalami kenaikan setelah mengalami pemulihan pada Jumat pekan lalu. Pergerakan ini diperkirakan akan berlanjut hingga Bitcoin mencapai puncak harga tertingginya karena volume pembelian masih cukup kuat dan didukung oleh narasi yang sedang berkembang.

