5. Tahu
Sebagai sumber protein dari kedelai, tahu juga mengandung zat besi dan kalsium yang penting untuk pertumbuhan bayi.
6. Tempe
Tempe, hasil fermentasi kedelai, kaya akan bakteri baik yang membantu pencernaan. Pastikan mengolah tempe dengan benar untuk bayi.
7. Jamur
Jamur mengandung protein, vitamin B, kalium, dan antioksidan yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh bayi.
8. Brokoli
Sayuran ini rendah kalori namun kaya akan vitamin, kalsium, dan antioksidan, mendukung perkembangan tulang si kecil.
9. Jagung
Mengandung protein, serat, dan karbohidrat yang baik, jagung bisa diolah menjadi puree, puding, atau jus untuk bayi.
10. Buncis
Mengandung 1,8 gram protein per 100 gram buncis, serta vitamin A dan C yang baik untuk sistem kekebalan bayi.
11. Edamame
Kaya protein, serat, fosfor, dan karbohidrat, edamame bisa diolah sebagai puree atau snack sehat untuk bayi.
12. Bayam
Bayam kaya serat, kalsium, vitamin A, C, dan zat besi yang mendukung tumbuh kembang bayi.
Manfaat Protein Nabati untuk MPASI
Asupan protein nabati memberikan banyak manfaat selama masa perkembangan bayi, seperti:
1. Mendukung tumbuh kembang optimal.
2. Membantu produksi hemoglobin untuk oksigenasi darah.
3. Meningkatkan kekebalan tubuh.
4. Menyokong kesehatan organ vital seperti paru-paru dan jantung.
5. Menjadi sumber energi saat kekurangan karbohidrat.
Protein nabati sangat penting diperkenalkan dalam MPASI sejak usia 6 bulan. Dengan memilih sumber protein nabati yang tepat, Anda dapat membantu bayi tumbuh sehat dan kuat. Dapatkan informasi lengkap seputar wanita dan kesehatan anak di www.yoona.id/blog. Baca topik lainnya sekarang.
Tentang Yoona Women
We’re a female wellness company who understands your health journey is personal and important. We are committed to providing high-quality, safe, affordable products like organic pads to support your wellness. Ready to #NeverSettleForLess and start your wellness journey with Yoona? Let’s together act on it! Because YOU matter. Period.


