Green Diesel Pertamina di Cilacap Raih Sertifikat ISCC

ilustrasi kilang pertamina cilacap jawa tengah
ilustrasi kilang pertamina cilacap jawa tengah

Milestone pengembangan green diesel PT KPI Refinery Unit Cilacap dilaksanakan dalam dua tahapan besar. Pada tahap 1 yang ditargetkan rampung bulan Desember 2021 ini dengan kemampuan produksi 3.000 barrel per hari.

Sementara, tahap 2 dari pengembangan Green Diesel ditargetkan on stream pada akhir 2023 dengan target produksi 6.000 barrel per hari.

Sebelum proses on stream, telah dilakukan persiapan sarana dan fasilitas uji coba produk termasuk sarana penerimaan minyak sawit melalui dermaga Jetty 67 serta sarana feedstock (tangki) yang dekat dengan lokasi unit TDHT.

Ifki menambahkan bahwa green diesel PT KPI Refinery Unit Cilacap nantinya akan bermanfaat untuk mendukung Rencana Umum Energi Nasional tahun 2025 terkait dekarbonisasi dan pertumbuhan energi baru dan terbarukan. “Green Diesel (D 100) yang diproduksi di PT KPI Refinery Unit Cilacap menggunakan RBDPO (Refined Bleached and Deodorized Palm Oil), yaitu minyak sawit yang sudah melalui proses penyulingan untuk menghilangkan asam lemak bebas serta penjernihan untuk menghilangkan warna dan bau. Komposisinya 100% dari RBDPO atau minyak sawit,” tegas Ifki.

Selain mengembangkan green diesel di Cilacap, PT KPI terus berkomitmen mengelola pengembangan ’Bio Refinery’ atau ‘kilang hijau’ melalui unit-unit kilang lainnya.

Bio Refinery merupakan proyek energi bersih Pertamina dimana pengolahan kilang menggunakan bahan baku berupa renewable feedstock seperti RBDPO (minyak kelapa sawit) hingga UCO (used cooking oil atau minyak jelantah) guna menghasilkan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.

Produk energi bersih yang dikelola PT KPI antara lain tersebut antara lain Green Gasoline di PT KPI Refinery Unit Plaju, Green Diesel di PT KPI Refinery Unit Cilacap dan Dumai, serta Green Avtur di PT KPI Refinery Unit Cilacap.

“Program Bio Refinery bertujuan untuk mengakselerasi kemampuan perusahaan dalam menghadapi peningkatan target bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) nasional tahun 2025. Kedepannya, kami terus berkomitmen secara agresif dalam mengembangkan proyek Bio Refinery dan menjawab tantangan transisi energi,” pungkas Ifki Sukarya.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait