Mengusung semangat The New Home of Global Future Innovators, kampus baru BINUS ASO dirancang sebagai ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan teknik melalui eksperimen, kolaborasi, dan penerapan teknologi. Pembelajaran tidak hanya berfokus pada penguasaan teori, tetapi juga mendorong mahasiswa mengembangkan ide menjadi prototipe dan inovasi yang dapat menjawab berbagai kebutuhan nyata di masyarakat.
Rektor BINUS University, Dr. Nelly, mengatakan bahwa kampus baru tersebut merupakan bagian dari komitmen BINUS untuk menghadirkan pendidikan yang terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
“Kampus baru BINUS ASO School of Engineering dirancang untuk menjawab kebutuhan pembelajaran engineer masa depan, yang tidak hanya bertumpu pada teori di ruang kelas, tetapi juga melalui eksperimen, kolaborasi, pemanfaatan teknologi, serta keterlibatan langsung dengan tantangan nyata,” ujar Nelly.
Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan visi BINUS, Fostering and Empowering the Society in Building and Serving the Nation, yang menempatkan pendidikan, teknologi, dan inovasi sebagai bagian dari upaya memberdayakan masyarakat serta memberikan kontribusi bagi Indonesia.
Untuk mendukung pendekatan tersebut, kampus baru BINUS ASO dilengkapi ruang pembelajaran modern, laboratorium, dan area kolaboratif. Berbagai teknologi turut diterapkan, termasuk iPad-based mirroring dan interactive touch-screen system untuk mendukung interaksi dalam proses pembelajaran. Kampus ini juga mengimplementasikan Air Blaster Technology pada area tertentu sebagai bagian dari pengembangan fasilitasnya.
Dari Tangan Prostetik hingga Robot Berbasis AI
Pendekatan pembelajaran yang mendorong mahasiswa menghasilkan solusi nyata tercermin dari sejumlah inovasi yang telah dikembangkan di BINUS ASO.
Salah satunya adalah pengembangan tangan prostetik bagi Oriza Viollinar, yang kehilangan tangan kanannya akibat kecelakaan. Inovasi tersebut dikembangkan melalui kolaborasi dosen BINUS ASO, Yosica Mariana, bersama para mahasiswa, sebagai bentuk penerapan ilmu teknik untuk membantu menjawab kebutuhan nyata seseorang.
Inovasi lainnya adalah Mirai, robot berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dirancang untuk mendukung kegiatan admisi dan memperkenalkan lingkungan kampus kepada calon mahasiswa maupun pengunjung.
Mirai dikembangkan untuk membantu menjawab pertanyaan seputar kampus, memberikan informasi melalui percakapan suara berbasis AI, hingga mendukung kegiatan campus tour dan pameran pendidikan (edufair). Robot ini juga dilengkapi kemampuan mengenali dan mengikuti posisi manusia, sistem pemetaan dan navigasi, serta fitur navigasi otonom (autonomous navigation).
Tampilkan Semua
