Suku Bunga AS Tetap, Mengapa Pasar Kripto Belum Bergerak Positif?

Suku Bunga AS Tetap Mengapa Pasar Kripto Belum Bergerak Positif
Suku Bunga AS Tetap Mengapa Pasar Kripto Belum Bergerak Positif

Yudho menambahkan bahwa prospek Bitcoin dan aset kripto lainnya akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan data inflasi, kondisi pasar tenaga kerja, dan sinyal kebijakan The Fed menjelang akhir tahun.

“Dalam jangka pendek, pelaku pasar perlu mewaspadai kemungkinan pergerakan harga yang tajam, terutama apabila data ekonomi berikutnya memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga. Jika tekanan inflasi mereda, pasar berpotensi mendapatkan ruang untuk memulihkan sentimen. Sebaliknya, apabila inflasi tetap persisten dan The Fed kembali menaikkan suku bunga, aset berisiko dapat menghadapi tekanan tambahan,” jelasnya.

Data Ekonomi dan Pertemuan Desember Jadi Fokus Berikutnya

Setelah keputusan Oktober, perhatian pasar akan beralih pada data ekonomi AS yang dirilis menjelang pertemuan FOMC berikutnya pada 8–9 Desember 2026. Perkembangan inflasi, aktivitas ekonomi, dan pasar tenaga kerja akan menjadi sejumlah indikator penting untuk menilai apakah The Fed akan kembali menaikkan suku bunga atau mempertahankan level saat ini.

The Fed mencatat peningkatan penilaiannya terhadap pertumbuhan ekonomi dari solid menjadi kuat. Di sisi lain, dua pejabat yang mendukung kenaikan suku bunga pada pertemuan Oktober memperlihatkan bahwa opsi pengetatan lebih lanjut masih terbuka.

Menurut Yudho, investor sebaiknya tidak hanya berfokus pada satu keputusan FOMC atau pergerakan harga Bitcoin dalam jangka pendek. Memahami keterkaitan antara inflasi, suku bunga, likuiditas, dan sentimen pasar menjadi bagian penting dalam membaca dinamika aset kripto.

“Ke depan, pasar akan semakin bergantung pada data dan bukan semata-mata pada ekspektasi pemangkasan suku bunga. Investor perlu menyiapkan beberapa skenario, baik ketika inflasi mulai mereda maupun ketika tekanan harga bertahan lebih lama. Pendekatan yang disiplin, pengelolaan risiko, dan pemahaman terhadap karakteristik setiap aset tetap penting di tengah ketidakpastian ini,” ungkapnya

Ia mengimbau masyarakat untuk memahami risiko investasi aset digital, melakukan riset secara mandiri, serta mempertimbangkan profil risiko masing-masing sebelum mengambil keputusan. Pergerakan harga aset kripto dapat berlangsung cepat dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kondisi makroekonomi global.

Tentang FLOQ

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). FLOQ berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia.
FLOQ memiliki komunitas aktif dengan lebih dari 250.000 followers yang tersebar di tujuh platform media sosial, didukung oleh lebih dari 25.000 anggota komunitas aktif. FLOQ juga berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan edukasi aset digital melalui FLOQ Akademi yang dapat diakses secara gratis oleh pengguna maupun masyarakat umum.
Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar dan lebih dari 2 juta unduhan aplikasi. Platform ini mendukung lebih dari 100 aset digital dan terus berfokus pada pengembangan ekosistem serta kolaborasi strategis untuk menghadirkan manfaat nyata bagi pengguna di era ekonomi digital.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait