Pemilik tidak bisa menyatakan kelaikan bangunannya sendiri. Untuk gedung yang baru selesai, pernyataan itu datang dari pengawas atau manajemen konstruksi. Untuk bangunan yang sudah berdiri lama, pemeriksaan dilakukan oleh pengkaji teknis bersertifikat.
Pembedaan ini penting bagi pemilik gedung lama tanpa izin membangun. Mereka harus menempuh jalur pemeriksaan eksisting terlebih dahulu. Pengajuan keduanya berjalan lewat Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung atau SIMBG.
Konsekuensi Bila Diabaikan
Sanksinya bertingkat, mulai dari peringatan tertulis hingga penghentian sementara pemanfaatan. Pada tingkat paling berat, pemerintah daerah bisa memerintahkan pembongkaran. Bagi gedung usaha, risiko yang lebih nyata adalah temuan saat audit kelaikan berlangsung.
Celah yang Paling Sering Menahan Penerbitannya
Gambar Terbangun yang Tidak Mencerminkan Kenyataan
Inilah hambatan yang paling umum di lapangan. Selama pelaksanaan, banyak hal berubah dari gambar rencana. Pipa dibelokkan, titik lampu digeser, dan partisi berpindah beberapa meter. Bila perubahan itu tidak dicatat, dokumen teknis yang diajukan tidak cocok dengan kondisi aktual.
Dua hal berikut memperbesar peluang berkas tertahan:
• Hasil pengujian sistem yang belum lengkap, terutama pada proteksi kebakaran dan kelistrikan.
• Perubahan tata ruang yang membuat sebaran sprinkler menyimpang dari rancangan awal.
Keduanya bisa dicegah dengan pencatatan yang tertib sejak awal. Memperbaikinya setelah pekerjaan selesai berarti membongkar ulang sebagian instalasi.
Menyiapkan Sertifikat Laik Fungsi Sejak Tahap Konstruksi
Urutan Kerja yang Bisa Anda Jalankan
Dokumen ini jauh lebih mudah diurus bila disiapkan beriringan dengan pekerjaan fisik:
1. Pastikan pelaksanaan mengikuti dokumen teknis yang sudah disetujui.
2. Catat setiap perubahan lapangan ke dalam gambar terbangun secara berkala.
3. Jadwalkan pengujian sistem sebelum pekerjaan finishing menutup instalasinya.
4. Himpun berita acara pengujian dan penyerahan sistem sebagai satu berkas.
5. Ajukan permohonan lewat SIMBG dengan kelengkapan yang sudah terkumpul.
Langkah ketiga yang paling sering terbalik urutannya. Menguji sistem setelah plafon tertutup membuat perbaikan menjadi mahal dan lambat.
Ringkasnya, hambatan pada tahap ini jarang berasal dari mutu bangunannya. Ia berasal dari dokumentasi yang tertinggal di belakang pelaksanaan. Menyamakan keduanya sejak awal memangkas sebagian besar risikonya.
Terra by Trimitra menangani pekerjaan sipil sekaligus instalasi mekanikal dan elektrikal dalam satu tim. Pencatatan perubahan lapangan dan pengujian sistem berjalan sebagai bagian dari rencana kerja. Bagi pemilik gedung yang sedang menyiapkan pengajuan kelaikan, Kontraktor MEP yang tertib pada dokumen pengujian memangkas banyak waktu perbaikan berkas.
Tampilkan Semua
