Binance Luncurkan Fitur Trading AI, Pengguna Bisa Buat Strategi Tanpa Coding

NANOVEST
NANOVEST

JAKARTA, CILACAP.INFO – Binance memperluas akses terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk aktivitas perdagangan aset kripto. Pada Senin, 19 Oktober 2026, platform pertukaran kripto tersebut membuka layanan Binance AI Pro bagi seluruh pengguna sekaligus menghadirkan opsi gratis, setelah sebelumnya menjalankan layanan tersebut dalam tahap beta berbayar sejak Maret 2026.

Melalui fitur ini, pengguna dapat mengubah ide trading yang ditulis menggunakan bahasa sehari-hari menjadi strategi perdagangan otomatis tanpa perlu memiliki kemampuan pemrograman. Pengguna cukup menjelaskan aset yang ingin diperdagangkan, kondisi pasar yang menjadi acuan, serta parameter dan batas risiko yang diinginkan. Sistem kemudian menyusun strategi dalam bentuk alur kerja visual yang dapat ditinjau dan disunting sebelum digunakan.

Mengutip laporan Unchained Crypto pada 19 Oktober 2026, Binance AI Pro tersedia melalui situs web dan aplikasi Binance tanpa memerlukan pendaftaran terpisah. Layanan ini mendukung strategi perdagangan di pasar spot dan kontrak berjangka USDS-M, meskipun ketersediaannya tetap mengikuti pembatasan wilayah yang berlaku.

Binance AI Pro Permudah Pembuatan Strategi Trading

Kehadiran Binance AI Pro menjadi bagian dari perkembangan pemanfaatan AI dalam industri aset digital. Jika sebelumnya teknologi AI banyak digunakan untuk merangkum informasi dan membantu analisis pasar, kini teknologi tersebut juga mulai dimanfaatkan untuk menyusun serta menjalankan strategi perdagangan.

Melalui Binance AI Pro, pengguna dapat menjelaskan pendekatan trading yang ingin diterapkan, termasuk aset kripto yang dipilih, kondisi yang memicu transaksi, dan batas risiko. AI kemudian menerjemahkan instruksi tersebut menjadi alur kerja yang bisa diperiksa dan disesuaikan oleh pengguna.

Fitur ini ditujukan untuk memperluas akses terhadap pembuatan strategi trading yang sebelumnya kerap membutuhkan keterampilan teknis. Meski demikian, kemudahan penggunaan tidak serta-merta menjamin strategi yang dihasilkan akan memberikan keuntungan.

Binance menyatakan bahwa layanan tersebut dirancang agar pengguna tetap memiliki kendali dalam setiap tahapan. Strategi tidak akan dijalankan menggunakan dana sungguhan sebelum mendapatkan persetujuan pengguna.

Pengguna Bisa Menguji Strategi Sebelum Trading

Salah satu fitur utama Binance AI Pro adalah paper trading, yakni simulasi perdagangan menggunakan dana hipotetis. Melalui fitur ini, pengguna dapat mencoba strategi yang telah dibuat sebelum memutuskan untuk menerapkannya pada transaksi nyata.

Pengujian tersebut dapat membantu pengguna memahami bagaimana strategi bekerja berdasarkan kondisi yang disimulasikan. Namun, hasil simulasi tidak menjamin performa yang sama ketika strategi digunakan di pasar sesungguhnya, terutama karena harga aset kripto dapat berubah dengan cepat.

Tampilkan Semua
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait