“Kami tidak berhenti pada penyelenggaraan pameran. Kementerian Perdagangan bersama perwakilan perdagangan di luar negeri akan terus memantau dan mengawal kesepakatan yang terjalin selama TEI. Harapannya, kesepakatan tersebut dapat berkembang menjadi kontrak dagang dan memberikan kontribusi nyata terhadap kinerja ekspor nasional,” ujar Mendag Busan.
TEI ke-41 turut menjadi panggung bagi wirausaha muda melalui Campuspreneur, sebuah program di bawah Program Strategis Kemendag “Dari Lokal untuk Global” ini dilaksanakan melalui kerja sama Kemendag dengan 25 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Kemendag membekali mahasiswa dan civitas academica dengan pelatihan ekspor, pendampingan, serta akses pasar.
Sebanyak 25 peserta Campuspreneur dari 20 perguruan tinggi terpilih menampilkan produk inovatif hasil kurasi di TEI ke-41. Para peserta juga mengikuti pitching dan business matching dengan buyer mancanegara. Program tersebut mencatat potensi transaksi lebih dari USD 24,57 juta.
“Melalui Campuspreneur, kami memberikan kesempatan kepada wirausaha muda untuk memasarkan produk inovatif dan menjajaki peluang ekspor. Potensi transaksi yang tercatat menunjukkan bahwa mahasiswa juga dapat menjadi bagian dari pengembangan eksportir baru Indonesia,” ujar Mendag Busan.
Mendag Busan juga mengapresiasi kedutaan besar dan konsulat jenderal RI, perwakilan perdagangan RI, kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, serta pelaku usaha yang berkontribusi dalam penyelenggaraan TEI ke-41. Apresiasi juga disampaikan kepada PT Pertamina sebagai strategic partner, PT Bank Mandiri sebagai official bank partner, Badan Pengelolaan Dana Perkebunan (BPDP) sebagai event partner. Apresiasi lainnya diberikan kepada Kamar Dagang dan Industri (KADIN Indonesia), Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), serta lembaga, PT Debindomulti Adhiswasti (Debindo) selaku penyelenggara, ICE BSD City sebagai penyedia tempat, para peserta pameran, buyer internasional, dan rekan-rekan media.
Mendag Busan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mempertahankan momentum yang telah terbentuk dari TEI ke-41 dengan memperkuat inovasi, meningkatkan kualitas produk, dan mengoptimalkan tindak lanjut kesepakatan perdagangan. Ia pun mengundang para pelaku usaha dan buyer internasional untuk kembali berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia tahun berikutnya.
“Mari kita jaga momentum ini dengan terus meningkatkan kualitas dan daya saing produk, memperluas kemitraan, serta memastikan peluang yang telah terbuka dapat menghasilkan ekspor yang berkelanjutan. Sampai jumpa di TEI selanjutnya pada 13–17 Oktober 2027,” pungkas Mendag Busan.
Tampilkan Semua
