JAKARTA, CILACAP.INFO — Di tengah derasnya arus informasi, perusahaan dituntut mampu menyampaikan pesan yang jelas, relevan, dan dekat dengan publik. Upaya PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) menjawab kebutuhan tersebut mendapat pengakuan melalui tiga penghargaan pada The 8th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026 di Surakarta, Kamis (8/10).
Akun Instagram @wikabeton meraih Silver Winner, sementara LinkedIn WIKA Beton memperoleh Bronze Winner dalam kategori Kanal Digital. Majalah internal ConcretExpert Volume 16 melengkapi capaian itu dengan predikat Silver Winner.
Ketiga penghargaan tersebut diberikan setelah penilaian oleh dewan juri independen pada awal September lalu. Karya komunikasi WIKA Beton bersanding dengan ratusan karya dari berbagai perusahaan lainnya. Sebagai media rujukan bagi praktisi kehumasan nasional, Humas Indonesia mengapresiasi langkah perusahaan dalam merangkul dan menjaga kedekatan dengan publiknya.
Bagi WIKA Beton sebagai perusahaan terbuka, branding memiliki peran penting dalam memperkenalkan perusahaan sekaligus membantu publik memahami kegiatan, perkembangan, dan arah usahanya. Perubahan cara masyarakat mengakses informasi menjadikan komunikasi yang transparan dan relevan semakin dibutuhkan.
Besarnya ruang komunikasi digital di Indonesia terlihat dalam laporan Digital 2026: Indonesia yang diterbitkan DataReportal. Berdasarkan data akhir 2025, pengguna internet Indonesia mencapai sekitar 230 juta orang, dengan penetrasi 80,5 persen. Sementara itu, terdapat 180 juta identitas pengguna media sosial pada Oktober 2025. Angka identitas pengguna tersebut tidak selalu mewakili individu yang berbeda, tetapi menunjukkan luasnya penggunaan kanal sosial dalam keseharian masyarakat.
Dalam lanskap tersebut, perusahaan perlu menyesuaikan cara menyampaikan informasi dengan kebutuhan setiap audiens. Instagram membuka ruang untuk memperkenalkan aktivitas perusahaan melalui cerita visual, sedangkan LinkedIn menjadi wadah komunikasi dengan komunitas profesional. Publikasi internal melengkapi keduanya dengan ruang pembahasan yang lebih mendalam bagi karyawan.
Di tingkat internasional, perhatian terhadap kepercayaan dan kedekatan audiens juga menguat. 2026 Edelman Trust Barometer menemukan bahwa 70 persen responden global enggan atau ragu memercayai orang yang berbeda dalam nilai, sumber informasi, pendekatan terhadap persoalan, atau latar belakang. Survei ini melibatkan 33.938 responden di 28 negara, dengan pengumpulan data pada Oktober–November 2025. Temuan tersebut menempatkan kemampuan mendengar dan membangun hubungan sebagai bagian penting dari komunikasi perusahaan.
Laporan khusus Edelman mengenai pertumbuhan merek pada 2026 turut menyoroti pentingnya hubungan dengan komunitas, kedekatan emosional, dan identitas audiens. Bagi komunikasi korporasi, temuan ini memberi konteks bahwa kepercayaan perlu dibangun melalui informasi yang berguna dan pengalaman yang konsisten.
Tampilkan Semua
