JAKARTA, CILACAP.INFO – Pelemahan Bitcoin pada 13 Oktober 2026 terjadi di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global. Bittime menyoroti tiga faktor yang perlu dicermati investor, yaitu penguatan dolar AS, perkembangan harga minyak dan ekspektasi inflasi, serta arus dana ETF Bitcoin spot AS. Investor diimbau memahami dinamika pasar dan risiko setiap instrumen sebelum mengambil keputusan. Bittime juga menjelaskan karakteristik perdagangan Futures, termasuk posisi long dan short, penggunaan leverage, serta risiko kerugian dan likuidasi.
Pelemahan Bitcoin di tengah ketidakpastian ekonomi global mendorong pelaku pasar untuk mencermati berbagai faktor yang berpotensi memengaruhi pergerakan aset kripto. Bittime, platform 3-in-1 yang menyediakan layanan Spot, Staking, dan Futures, melihat dinamika tersebut sebagai pengingat pentingnya memahami faktor yang dapat memengaruhi pasar aset digital serta karakteristik dan risiko setiap instrumen perdagangan dalam menghadapi volatilitas pasar.
Berdasarkan data CoinMarketCap pada Selasa 13 Oktober 2026 pagi, harga Bitcoin berada di kisaran US$82.400 pada 13 Oktober 2026, turun sekitar 1,45% dalam 24 jam dan 3,73 perse dalam sepekan.
Harga tersebut juga sekitar 34,7% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high atau ATH) sebesar US$126.198,07 yang tercatat pada 6 Oktober 2025. Pergerakan ini berlangsung di tengah tekanan pasar yang dipengaruhi oleh sejumlah perkembangan ekonomi dan geopolitik global.
Sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi OJK, Bittime menilai bahwa pergerakan Bitcoin perlu dipahami dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi global, bukan hanya perkembangan internal industri kripto.
Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn menuturkan pergerakan Bitcoin saat ini perlu dilihat dalam konteks ekonomi global yang lebih luas.
“Perubahan ekspektasi suku bunga, penguatan dolar AS, dan ketidakpastian geopolitik dapat memengaruhi selera risiko investor. Karena itu, penting bagi pelaku pasar untuk memahami bagaimana berbagai faktor tersebut saling berkaitan sebelum mengambil keputusan,” ujar Ryan.
Tiga Faktor yang Perlu Dicermati dari Pergerakan Bitcoin
Salah satu faktor yang menjadi perhatian pelaku pasar adalah penguatan dolar AS di tengah ketidakpastian geopolitik. Dalam laporan pada 12 Oktober 2026, Reuters menyoroti penguatan dolar AS ke dekat level tertinggi dalam 18 bulan, didukung permintaan terhadap aset yang dianggap lebih aman dan perhatian investor terhadap data inflasi AS. Perubahan sentimen tersebut menjadi konteks penting dalam memahami minat investor terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin.
Tampilkan Semua