Bitcoin Tertekan Ketidakpastian Ekonomi Global, Ini Faktor yang Perlu Dicermati Investor

Bitcoin Tertekan Ketidakpastian Ekonomi Global
Bitcoin Tertekan Ketidakpastian Ekonomi Global

Faktor kedua adalah perkembangan harga minyak dan implikasinya terhadap ekspektasi inflasi. Reuters juga melaporkan pada 13 Oktober 2026 bahwa harga minyak sedikit melemah setelah kenaikan pada hari sebelumnya, sementara pasar masih mempertimbangkan risiko gangguan pasokan energi di tengah ketegangan geopolitik. Perubahan harga energi dapat memengaruhi ekspektasi inflasi dan pandangan pasar terhadap kebijakan moneter, meskipun dampaknya terhadap Bitcoin tidak selalu langsung atau konsisten.

Faktor ketiga adalah aliran dana pada produk investasi Bitcoin. Dalam laporan 12 Oktober 2026, Investing menyoroti tekanan terhadap harga Bitcoin di tengah kenaikan harga minyak dan arus dana keluar dari produk spot Bitcoin exchange-traded funds (ETF) di Amerika Serikat.

Arus dana tersebut dapat memberikan gambaran mengenai perubahan permintaan terhadap produk investasi Bitcoin, tetapi tidak mencerminkan seluruh aktivitas investor di pasar kripto.

Ryan menambahkan bahwa indikator makroekonomi dan arus investasi perlu dibaca secara menyeluruh sebelum dijadikan dasar pengambilan keputusan.

“Data ekonomi dan arus investasi dapat membantu memberikan konteks yang lebih lengkap dalam membaca pasar Bitcoin. Namun, indikator tersebut tidak dapat memastikan arah harga berikutnya. Investor perlu mempertimbangkan berbagai kemungkinan dan memahami bahwa kondisi pasar dapat berubah dengan cepat,” jelas Ryan.

Peluang Futures di Tengah Dinamika Pasar

Perubahan kondisi pasar membuat pemahaman terhadap karakteristik instrumen perdagangan semakin penting. Dalam ekosistem Bittime yang mencakup Spot, Staking, dan Futures, layanan Futures menyediakan mekanisme perdagangan derivatif bagi pengguna yang ingin mengambil posisi berdasarkan pandangan mereka terhadap pergerakan harga.

Bittime Futures menyediakan 49 pasangan perdagangan dengan leverage hingga 25x serta pilihan margin Cross dan Isolated. Melalui posisi long, pengguna dapat mengambil posisi berdasarkan ekspektasi kenaikan harga, sedangkan posisi short memungkinkan pengguna mengambil posisi berdasarkan ekspektasi penurunan harga.

Fitur tersebut memberikan fleksibilitas dalam menentukan strategi perdagangan di tengah kondisi pasar yang berubah-ubah. Namun, fleksibilitas ini tidak menghilangkan risiko kerugian ketika pasar bergerak berlawanan dengan posisi yang diambil.

“Futures memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk mengambil posisi berdasarkan pandangan mereka terhadap pasar, baik ketika memperkirakan harga akan naik maupun turun. Namun, fleksibilitas tersebut harus disertai pemahaman mengenai mekanisme perdagangan, penggunaan margin, dan risiko yang melekat pada produk derivatif,” kata Ryan.

Penggunaan leverage memungkinkan pengguna membuka eksposur perdagangan yang lebih besar dibandingkan margin yang digunakan. Di sisi lain, leverage juga memperbesar dampak pergerakan harga terhadap modal. Dalam kondisi tertentu, pergerakan harga yang relatif kecil sekalipun dapat menyebabkan kerugian signifikan atau memicu likuidasi posisi, bergantung pada besarnya leverage, margin, dan kondisi perdagangan.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait