Quality Control Odoo: Tolak Produk Cacat Sebelum Sampai ke Pelanggan

Quality Control Odoo Tolak Produk Cacat Sebelum Sampai ke Pelanggan
Quality Control Odoo Tolak Produk Cacat Sebelum Sampai ke Pelanggan

Cara Menyusun Quality Control Odoo di Alur Produksi

Titik periksa disusun mengikuti operasi, bukan mengikuti jabatan. Sistem menahan proses berikutnya bila pemeriksaan belum diselesaikan. Urutan penyiapannya umumnya seperti berikut:

1. Tentukan produk atau kategori yang membutuhkan pemeriksaan

2. Pilih operasi tempat pemeriksaan itu dijalankan

3. Tetapkan jenis pemeriksaan beserta batas toleransinya

4. Atur frekuensi, apakah setiap kali atau secara acak

5. Tunjuk tim yang menangani kegagalan pemeriksaan

Jenis Pemeriksaan dan Batas Toleransi

Pemeriksaan tidak selalu berbentuk lulus atau gagal. Operator dapat diminta mengukur dimensi dengan batas minimum dan maksimum. Angka hasil ukur tersimpan sebagai data, bukan sekadar centang. Foto kondisi barang juga bisa diminta untuk bukti visual.

Frekuensi pemeriksaan perlu disesuaikan dengan risiko produknya. Pemeriksaan acak menjaga kecepatan lini pada produk berisiko rendah. Komponen kritis tetap diperiksa pada setiap unit. Konsultan Odoo biasanya membantu menimbang keseimbangan tersebut sejak awal.

Ketika Satu Pemeriksaan Dinyatakan Gagal

Kegagalan seharusnya memicu proses, bukan sekadar catatan. Sistem membuat peringatan mutu yang langsung terhubung ke transaksinya. Barang tertahan sampai keputusan penanganan dibuat. Jejaknya tersimpan lengkap untuk penelusuran di kemudian hari.

Dari Peringatan Menuju Tindakan Korektif

Setiap peringatan mutu sebaiknya memuat beberapa hal:

• Uraian masalah beserta bukti pendukungnya

• Dugaan akar masalah dari hasil penelusuran

• Tindakan korektif dan langkah pencegahannya

Standar sistem manajemen mutu ISO 9001 menekankan tindakan berbasis akar masalah. Tanpa penelusuran itu, masalah yang sama kembali beberapa bulan kemudian. Data pemeriksaan membantu menunjuk mesin atau pemasok yang bermasalah. Perbaikan pun berhenti bergantung pada dugaan.

Peringatan mutu juga berguna sebagai bahan evaluasi pemasok. Sistem ERP Odoo menyimpan riwayatnya bersama dokumen penerimaan barang. Pola penolakan pada satu pemasok akan terlihat dalam beberapa bulan. Negosiasi berikutnya bisa memakai data, bukan keluhan lisan.

Menjadikan Quality Control Odoo Kebiasaan, Bukan Proyek

Sistem mutu gagal ketika dianggap beban administrasi tambahan. Operator perlu melihat manfaatnya pada pekerjaan mereka sendiri. Pemeriksaan yang ringkas dan jelas lebih mungkin dijalankan konsisten. Titik periksa berlebihan justru membuat orang mencari jalan pintas.

Penerapan quality control Odoo sebaiknya dimulai dari produk yang paling sering dikomplain. Cakupannya diperluas setelah operator terbiasa dengan alurnya. Cara bertahap ini menekan penolakan dari lantai produksi.

i2C Studio mendampingi produsen menata alur mutu sejak audit di lapangan. Sebagai Odoo Silver Partner yang berbasis di Bandung, timnya memetakan proses produksi lebih dulu. Konfigurasi titik periksa disusun setelah risikonya dipahami bersama. Diskusi awal bersama konsultan Odoo cukup untuk menilai kesiapan proses Anda.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait