Pada September, produk ETF Ethereum BlackRock dilaporkan mengakumulasi ETH sekitar $1,57 miliar dalam periode 20 hari. Namun, memasuki akhir September hingga awal Oktober, arus ETF justru mengalami tekanan.
Data Farside Investors menunjukkan ETF Ether spot AS mencatat arus keluar gabungan sekitar $59,6 juta pada 30 September, $55,4 juta pada 1 Oktober, dan $17,3 juta pada 2 Oktober.
Secara keseluruhan, periode 28 September hingga 2 Oktober mencatat arus keluar bersih sekitar $118 juta.
Menurut Yudho, kondisi tersebut menunjukkan bahwa kenaikan Ethereum tidak hanya bergantung pada arus dana institusional.
“Arus ETF tetap menjadi salah satu indikator penting karena menunjukkan minat investor institusional. Namun, pasar perlu melihat konsistensi arus tersebut. Untuk mengonfirmasi rally yang lebih kuat, Ethereum membutuhkan kombinasi antara permintaan institusional, momentum teknikal, dan kemampuan mempertahankan level support baru,” kata Yudhono.
Glamsterdam Jadi Katalis Berikutnya
Selain faktor teknikal dan arus ETF, Ethereum juga memiliki katalis dari sisi fundamental jaringan.
Ethereum dijadwalkan mengaktifkan upgrade Glamsterdam di testnet Sepolia pada 6 Oktober 2026. Upgrade tersebut menggabungkan perubahan pada execution layer dan consensus layer Ethereum, termasuk mekanisme untuk meningkatkan efisiensi eksekusi serta pengelolaan pertumbuhan state.
Namun, aktivasi di Sepolia belum berarti Glamsterdam sudah diluncurkan di mainnet. Ethereum Foundation masih mencantumkan Glamsterdam sebagai upgrade mainnet pada kuartal IV 2026, tetapi tanggal peluncurannya belum dikonfirmasi.
Karena itu, hasil pengujian di Sepolia akan menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan pasar dalam menilai perkembangan upgrade Ethereum berikutnya.
Tiga Skenario Harga Ethereum pada Oktober
Dengan kondisi tersebut, terdapat tiga skenario utama untuk pergerakan Ethereum pada Oktober.
Skenario bullish: ETH berhasil menembus dan bertahan di atas $2.775–$2.800. Jika momentum berlanjut, harga berpotensi bergerak menuju $2.900 dan kemudian $3.000. Struktur channel naik bahkan membuka ruang menuju kisaran $2.950–$3.100.
Skenario konsolidasi: Ethereum kembali gagal melewati $2.800 sehingga bergerak sideways di kisaran $2.500–$2.800. Dalam kondisi ini, pasar masih menunggu katalis baru sebelum menentukan arah.
Skenario bearish: Kripto ETH kehilangan area pertengahan $2.600 dan gagal merebutnya kembali. Tekanan jual berpotensi membawa harga menuju support $2.400–$2.500. Jika area tersebut juga ditembus, perhatian berikutnya berada di sekitar $2.350–$2.360.
Model harga ETH sendiri menempatkan skenario dasar Oktober di sekitar $3.034, dengan skenario bearish sekitar $2.579 dan bullish sekitar $3.641. Namun, angka tersebut merupakan hasil model dan bukan target harga yang pasti.
Tampilkan Semua
