Lima Buku Cerita Anak Bawa Kisah Perempuan Penjaga Hutan ke Indonesia International Book Fair 2026

Lima Buku Cerita Anak Bawa Kisah Perempuan Penjaga Hutan ke Indonesia International Book Fair 2026
Lima Buku Cerita Anak Bawa Kisah Perempuan Penjaga Hutan ke Indonesia International Book Fair 2026

JAKARTA, CILACAP.INFO – Lima buku cerita anak seri Women Forest Defenders diluncurkan di Indonesia International Book Fair (IIBF) 2026, Rabu (30/9/2026), di Panggung Children’s Book Festival, Jakarta International Convention Center (JICC). Peluncuran ini diselenggarakan IIBF 2026, Let’s Read, dan The Asia Foundation lewat talk show Women Forest Defenders: Watching the Forest, Growing the Future. Tiga perempuan penjaga hutan, Ani Tasriah dan Tessa Pranisti dari Sumatera Selatan serta Lilik Ernawati dari Nusa Tenggara Barat, hadir dan berbagi pengalaman mereka menjaga hutan. Kelima buku, yaitu Perempuan Penjaga Rimba, Berebut Jambu Hutan, Komang dan Benih Harapan, Ke Mana Burung-Burung Pergi?, dan Menanti Rayeuk Pulang, ditulis dan diilustrasikan oleh penulis dan ilustrator Indonesia. Buku-buku ini mengajak anak mengenal hutan dan peran perempuan dalam merawatnya. Seri ini terbit melalui Let’s Read, perpustakaan digital buku cerita anak gratis dari The Asia Foundation. Program Women Forest Defenders sendiri mencatat 171 perempuan aktif menjaga hutan dan 42 perempuan di posisi pengambil keputusan di empat provinsi. Kelima buku bisa dibaca gratis di letsreadasia.org.

Jakarta, 30 September 2026 – Seekor kijang tiba-tiba masuk ke kebun, Kero berulah saat Diah memetik jambu hutan, burung-burung menghilang dari kebun, dan Inong menanam hutan agar sahabat gajahnya pulang. Cerita-cerita ini kini hadir dalam lima buku cerita anak seri Women Forest Defenders yang diluncurkan di Indonesia International Book Fair (IIBF) 2026. Tiga perempuan penjaga hutan, Ani Tasriah dan Tessa Pranisti dari Sumatera Selatan serta Lilik Ernawati dari Nusa Tenggara Barat, hadir langsung dan bercerita tentang pengalaman mereka menjaga hutan dalam talk show Women Forest Defenders: Watching the Forest, Growing the Future. Acara ini diselenggarakan IIBF 2026, Let’s Read, dan The Asia Foundation di Panggung Children’s Book Festival, Jakarta International Convention Center (JICC).

Kelima buku mengajak anak mengenal hutan dari sudut pandang yang dekat dengan keseharian mereka. Perempuan Penjaga Rimba karya Shahfira Alif dengan ilustrasi Ayesha Sophie bercerita tentang Amina yang belajar merawat kebun bersama Nining dan bertanya-tanya mengapa seekor kijang masuk ke kebun mereka. Berebut Jambu Hutan karya Lina Nurdiana dengan ilustrasi Dinda Ayu mengikuti Diah yang memetik jambu hutan di hutan adat untuk dibuat selai, sambil menghadapi ulah Kero.

Komang dan Benih Harapan karya Nurma Anita dengan ilustrasi Tiara Wulandari mengangkat nilai inklusi melalui Komang yang belajar merawat bibit bersama Bibi Santhi di Rumah Bibit. Dua buku karya Maya Lestari GF melengkapi seri ini. Ke Mana Burung-Burung Pergi? dengan ilustrasi Eri Patmasari mengajak anak mencari tahu mengapa burung menghilang dari kebun. Menanti Rayeuk Pulang dengan ilustrasi Felia Febriany G bercerita tentang Inong yang ikut menanam pohon di hutan agar sahabat gajahnya kembali.

Tampilkan Semua
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait

Exit mobile version