Penyelenggara sertifikasi elektronik juga mengenal mekanisme pencabutan sertifikat. Sertifikat yang dicabut akan terbaca statusnya saat dokumen diverifikasi. Pemeriksa dokumen dapat melihat keterangan itu melalui portal verifikasi resmi.
Bagaimana nasib dokumen yang telanjur diteken
Pertanyaan ini hampir selalu muncul dan jawabannya melegakan. Dokumen yang ditandatangani sebelum insiden umumnya tetap dapat diverifikasi. Stempel waktu pada dokumen menunjukkan kapan tanda tangan itu dibubuhkan.
Karena itu pencabutan sertifikat tidak membatalkan kontrak yang sudah berjalan. Yang dihentikan adalah kemampuan sertifikat tersebut untuk dipakai selanjutnya.
Meski begitu, keputusan mencabut sebaiknya tidak diambil sendiri. Pertimbangkan lebih dulu dokumen apa saja yang sedang dalam proses. Diskusi singkat dengan penyelenggara biasanya menghasilkan jalan tengah yang lebih aman.
Mengurangi Dampak Sebelum Ponsel Penanda Tangan Hilang
Pencegahan jauh lebih murah daripada penanganan. Beberapa kebiasaan berikut sudah menutup sebagian besar celahnya.
● Aktifkan kunci layar dan verifikasi biometrik pada perangkat kerja.
● Pisahkan akun email pribadi dari email yang dipakai menandatangani dokumen.
● Jangan pernah membagikan PIN penandatanganan kepada siapa pun, termasuk staf.
● Gunakan alur peninjau dan penyetuju agar dokumen tidak langsung diteken.
Alur persetujuan sering diremehkan padahal fungsinya berlapis. Selain merapikan proses, alur itu memberi kesempatan orang lain memeriksa dokumen. Satu dokumen mencurigakan lebih mudah tertangkap sebelum sempat diteken.
Bagi tim yang baru mempelajari cara buat tanda tangan digital, kebiasaan ini layak dibentuk sejak awal. Mengubahnya belakangan biasanya jauh lebih sulit.
Menyiapkan Prosedur Sebelum Keadaan Darurat Datang
Kehilangan perangkat bukan bencana selama akunnya dirancang berlapis. Kuncinya ada pada pemisahan akses, otorisasi bertingkat, dan riwayat yang tercatat rapi. Prosedur singkat yang disepakati bersama membuat tim tahu harus berbuat apa.
ezSign merupakan layanan PT Solusi Identitas Global Net, penyelenggara sertifikasi elektronik yang diakui Kementerian Komunikasi dan Digital. Layanannya mencakup sertifikat elektronik, tanda tangan, e-Meterai, verifikasi biometrik, serta pencatatan aktivitas dokumen. Perusahaan yang ingin memahami fungsi sertifikat elektronik sekaligus cara buat tanda tangan digital yang aman dapat menjadikannya rujukan diskusi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
1. Apakah orang lain bisa menandatangani dokumen memakai ponsel yang hilang?
Sulit, karena masih diperlukan kode verifikasi, PIN, atau biometrik yang tidak tersimpan di perangkat.
2. Apakah sertifikat perlu langsung dicabut setelah perangkat hilang?
Sebaiknya dikonsultasikan dengan penyelenggara, karena pencabutan menghentikan pemakaian sertifikat tersebut untuk seterusnya.
Tampilkan Semua
