Untuk mendukung proses Lead Self, mahasiswa diperkenalkan dengan lima kebiasaan melalui akronim HEART: Hunger for Wisdom, Expect the Best, Accept Responsibility, Respond with Courage, dan Think Other First. Kelima kebiasaan tersebut menjadi dasar untuk membangun karakter dan cara berpikir yang diperlukan dalam perjalanan kepemimpinan.
Setelah memahami Lead Self dan kebiasaan yang menjadi fondasinya, mahasiswa diajak merefleksikan perjalanan pribadi melalui sesi ‘Life Mapping’. Dalam sesi ini, mahasiswa melihat kembali pengalaman di masa lalu, memahami kondisi diri saat ini, serta menentukan arah dan tujuan yang ingin dicapai di masa depan.
“Setiap mahasiswa punya kesempatan untuk menentukan perjalanan masing-masing. Karena itu, manfaatkan masa empat tahun di UPH bukan hanya untuk menyelesaikan perkuliahan, tetapi juga untuk mencoba hal-hal baru, terlibat dalam berbagai kegiatan, membangun relasi, dan mengembangkan karakter,” ujar Youry.
Mengelola Diri, Bukan Sekadar Mengendalikan Emosi
Kemampuan memimpin diri juga berkaitan dengan bagaimana seseorang memahami dan merespons emosinya. Hal ini dibahas Krishervina Rani Lidiawati, M.Psi., Psikolog., Dosen Fakultas Psikologi UPH, melalui sesi ‘Managing Emotions Well’.
“Emotions are data, not commands. Ketika kamu sedang marah, bukan berarti kamu harus langsung gebrak meja atau mengeluarkan kata-kata kasar. Emosi hanya memberikan informasi tentang apa yang sedang kita rasakan,” jelasnya.
Karena itu, mahasiswa diajak untuk tidak langsung bereaksi ketika menghadapi situasi emosional. Salah satu metode yang diperkenalkan adalah STOP, yaitu Stop, Take a Breath, Observe, dan Proceed with Wisdom. Metode ini mengajak mahasiswa berhenti sejenak, mengatur napas, mengamati situasi dan emosi yang dirasakan, lalu menentukan respons secara bijaksana.
“Jangan mengambil keputusan ketika kalian terlalu senang, terlalu sedih, terlalu kesal, atau terlalu apa pun. Tenangkan diri, kembali normal dulu, baru mengambil sebuah keputusan. Ini adalah skill yang perlu kita miliki untuk bisa meregulasi emosi,” ujarnya.
Membangun Kebiasaan untuk Bertumbuh
Perspektif mahasiswa aktif turut memperkaya pembahasan melalui sesi ‘Panel Talk: Habits for Success’ bersama Vanessa Putri Gunawan, Mahasiswi Kedokteran angkatan 2024 sekaligus Koordinator Ambassadors of UPH (AoU) periode 2026-2027 dan Gracela Indah Stephani, Mahasiswi Ilmu Komunikasi angkatan 2023 yang juga Ketua MC Hunt UPH periode 2025-2026. Sesi ini dipandu Catherine Setiawati Anderson, Mahasiswi Psikologi 2024 yang saat ini menjabat sebagai Ketua BEM UPH periode 2026–2027.
Vanessa membagikan kebiasaan yang membantunya menghadapi berbagai tantangan, yaitu berhenti mengeluh. Menurutnya, tidak semua keadaan maupun orang lain dapat dikendalikan. Karena itu, energi dan waktu perlu diarahkan pada hal-hal yang berada dalam kendali diri.
Tampilkan Semua