KAI Daop 2 Bandung Dorong Masyarakat Gunakan Kereta Api untuk Mobilitas

KAI Daop 2 Bandung
KAI Daop 2 Bandung

JAKARTA, CILACAP.INFO – Mobilitas masyarakat di kawasan perkotaan yang semakin tinggi membutuhkan sistem transportasi yang tidak hanya andal, tetapi juga terintegrasi antara satu moda dengan moda lainnya. Integrasi antarmoda dan kawasan menjadi salah satu kunci untuk menciptakan perjalanan masyarakat yang lebih mudah, efisien, aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari ekosistem transportasi perkotaan, KAI Daop 2 Bandung terus mendorong pemanfaatan transportasi kereta api sebagai salah satu pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan, baik untuk aktivitas bekerja, pendidikan, bisnis, wisata maupun kebutuhan mobilitas lainnya.

Di wilayah KAI Daop 2 Bandung terdapat 44 stasiun yang melayani naik dan turun penumpang KA. Stasiun-stasiun tersebut melayani berbagai kebutuhan perjalanan, mulai dari pengguna KA Commuter Line yang dikelola oleh KAI Commuter untuk mendukung mobilitas masyarakat sehari-hari, hingga pengguna KA Jarak Jauh dengan berbagai pilihan layanan dan kelas perjalanan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan, integrasi antarmoda menjadi semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan. Menurutnya, perjalanan menggunakan kereta api akan semakin optimal apabila terhubung dengan moda transportasi lainnya serta didukung kawasan yang mudah diakses dari dan menuju stasiun.

“Mobilitas perkotaan membutuhkan konektivitas yang terintegrasi. Kereta api tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari ekosistem transportasi yang menghubungkan masyarakat dari satu kawasan ke kawasan lainnya. Karena itu, integrasi antara kereta api dengan angkutan umum, kendaraan pribadi, layanan pengumpan, serta fasilitas pejalan kaki dan pesepeda menjadi penting untuk menciptakan perjalanan yang lebih mudah dan efisien,” ujar Kuswardojo.

Besarnya minat masyarakat terhadap transportasi kereta api tercermin dari jumlah pengguna jasa yang terus memanfaatkan layanan KA di wilayah Daop 2 Bandung. Selama Januari hingga Agustus 2026, tercatat sebanyak 10.289.085 pengguna jasa KA Commuter Line berangkat dari berbagai stasiun di wilayah KAI Daop 2 Bandung.

Sementara itu, pada periode yang sama, sebanyak 3.691.261 pengguna jasa KA Jarak Jauh tercatat berangkat dari berbagai stasiun di wilayah KAI Daop 2 Bandung menuju berbagai kota tujuan. Angka tersebut menunjukkan bahwa kereta api telah menjadi bagian penting dari aktivitas mobilitas masyarakat, baik untuk perjalanan komuter maupun perjalanan antarkota.

Untuk perjalanan KA Jarak Jauh, masyarakat memiliki beragam pilihan layanan sesuai kebutuhan perjalanan, mulai dari kelas ekonomi, eksekutif, Panoramic, hingga Compartment Suite. Keberagaman pilihan tersebut memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam menentukan layanan perjalanan sesuai kebutuhan dan preferensi masing-masing.

Tampilkan Semua
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait

Exit mobile version