Kuswardojo menambahkan, keberadaan stasiun sebagai simpul transportasi memiliki peran strategis dalam membangun konektivitas kawasan. Semakin baik keterhubungan antara stasiun dengan pusat aktivitas masyarakat, seperti kawasan permukiman, perkantoran, pusat pendidikan, pusat perdagangan, destinasi wisata, dan layanan transportasi lainnya, maka semakin mudah masyarakat menjadikan kereta api sebagai bagian dari perjalanan sehari-hari.
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kereta api sebagai pilihan transportasi dalam bepergian. Dengan menggunakan KA, masyarakat dapat mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi, sekaligus mendukung terciptanya mobilitas yang lebih tertib dan efisien. Tentunya, manfaat tersebut akan semakin optimal apabila perjalanan dari dan menuju stasiun juga didukung konektivitas antarmoda yang baik,” tutur Kuswardojo.
KAI Daop 2 Bandung juga terus berkomitmen menghadirkan layanan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, tepat waktu, dan berkesan. Masyarakat dapat memilih layanan perjalanan sesuai kebutuhan dengan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, serta mitra penjualan resmi lainnya.
Melalui penguatan konektivitas dan integrasi antarmoda, KAI berharap kereta api dapat semakin berperan sebagai tulang punggung mobilitas masyarakat, khususnya di kawasan perkotaan dan wilayah aglomerasi. Integrasi transportasi bukan hanya tentang menghubungkan moda, tetapi juga menghubungkan masyarakat dengan kawasan, aktivitas, dan berbagai tujuan perjalanan secara lebih mudah.
Tampilkan Semua