<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Webinar &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/webinar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Jun 2025 03:47:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Webinar &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>Telkom Indonesia Hadirkan Webinar Inovasi untuk Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-76151/telkom-indonesia-hadirkan-webinar-inovasi-untuk-efisiensi-dan-pertumbuhan-bisnis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Jun 2025 03:47:30 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Telkom Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-76151/telkom-indonesia-hadirkan-webinar-inovasi-untuk-efisiensi-dan-pertumbuhan-bisnis</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Masih banyak UMKM di Indonesia kesulitan mengelola operasional bisnis secara efisien akibat proses manual yang memakan waktu dan rawan kesalahan. Tantangan ini semakin kompleks seiring meningkatnya kebutuhan akan digitalisasi, terutama pengelolaan SDM dan strategi pemasaran.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Masih banyak UMKM di Indonesia kesulitan mengelola operasional bisnis secara efisien akibat proses manual yang memakan waktu dan rawan kesalahan. Tantangan ini semakin kompleks seiring meningkatnya kebutuhan akan digitalisasi, terutama pengelolaan SDM dan strategi pemasaran.</p>
<p>Di tengah situasi ini, teknologi akal imitasi (AI) menjadi solusi strategis yang dapat membantu pelaku usaha bersaing di pasar yang lebih luas.</p>
<p>Menjawab kebutuhan tersebut, Telkom Indonesia melalui program Indigo, menghadirkan rangkaian Webinar Digital Talks sebagai bagian dari persiapan menuju AI Connect Bandung. Sesi kedua Webinar ini digelar secara daring dengan tema “Bisnis Makin Keren: AI-Enhanced Your Team and Businesses”, dirancang untuk membekali UMKM dengan pemahaman praktis seputar pemanfaatan AI dalam meningkatkan efisiensi operasional, mengoptimalkan pemasaran, serta menjangkau peluang investasi baru di era digital.</p>
<p>Acara ini menghadirkan narasumber ahli seperti Fielien Kosasih, CEO dan Co-founder Zemangat, serta Eryasich Irham Sunny, Senior Account Manager OCA Indonesia. Keduanya berbagi wawasan dan praktik langsung dalam pengembangan solusi digital yang aplikatif. Salah satu solusi yang disoroti adalah HRIS berbasis AI dari Zemangat, yang mampu mengotomatisasi manajemen SDM, mulai dari absensi hingga evaluasi kinerja. Webinar ini berhasil menarik lebih dari 200 peserta dari berbagai kalangan..</p>
<p>Fielien Kosasih, CEO dan Co-founder Zemangat, menjelaskan bahwa banyak UMKM masih mengelola SDM secara manual, yang menyita waktu dan rawan kesalahan. Zemangat hadir sebagai solusi melalui platform digital HRIS yang mengotomatisasi absensi, izin, lembur, penggajian, dan slip gaji. Fitur AI Recommendation for Performance Review memudahkan evaluasi kinerja karyawan secara efisien tanpa perlu tim HR profesional, sehingga manajemen SDM UMKM menjadi lebih modern dan praktis.</p>
<p>Patricia Eugene Gasperz, Senior Manager Indigo, menegaskan, “Webinar Digital Talks ini kami hadirkan sebagai wujud komitmen Indigo dan Telkom Indonesia menghadirkan teknologi AI yang mudah diakses, dan inklusif bagi UMKM. Dengan fokus pada pemanfaatan AI untuk meningkatkan manajemen tim dan efisiensi bisnis, kami yakin teknologi ini dapat memperkuat daya saing pelaku usaha sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi digital berkelanjutan di Indonesia.”</p>
<p>Melalui webinar ini, Indigo mendorong pelaku UMKM untuk mulai memanfaatkan AI dalam meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing bisnis. Inisiatif edukatif seperti Digital Talks menjadi langkah strategis mewujudkan transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan. Ke depannya, Indigo akan terus menghadirkan inisiatif yang membantu pelaku usaha tumbuh di era digital, tanpa merasa tertinggal oleh perkembangan teknologi.</p>
<h4>About Indigo</h4>
<p>Indigo adalah program inkubasi dan akselerasi startup digital milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem digital yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia. Melalui berbagai program pendukung, Indigo membantu startup digital mencapai potensi maksimalnya dan memperkuat daya saing mereka di pasar global.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/06/10/Telkom-Indonesia-Hadirkan-Webinar-Inovasi-untuk-Efisiensi-dan-Pertumbuhan-Bisnis.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ilustrasi Berita (Sumber: Indigo)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/06/10/Telkom-Indonesia-Hadirkan-Webinar-Inovasi-untuk-Efisiensi-dan-Pertumbuhan-Bisnis-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ilustrasi Berita (Sumber: Indigo)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Adopsi Pembiayaan Hijau: Peluang dan Tantangan bagi Perusahaan</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-72271/adopsi-pembiayaan-hijau-peluang-dan-tantangan-bagi-perusahaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2025 19:28:38 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Adopsi]]></category>
		<category><![CDATA[Green Skilling]]></category>
		<category><![CDATA[LindungiHutan]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pembiayaan Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[start-up lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-72271/adopsi-pembiayaan-hijau-peluang-dan-tantangan-bagi-perusahaan</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Webinar Green Skilling ke-15 yang bertajuk “Mengadopsi Pembiayaan Hijau untuk Masa Depan Berkelanjutan: Peluang dan Tantangan Perusahaan” berhasil diselenggarakan oleh LindungiHutan (20/2/2025). Menghadirkan narasumber utama Faiqa Fitriani perwakilan dari Tim ESG Solutions SMBCI.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Webinar Green Skilling ke-15 yang bertajuk “Mengadopsi Pembiayaan Hijau untuk Masa Depan Berkelanjutan: Peluang dan Tantangan Perusahaan” berhasil diselenggarakan oleh LindungiHutan (20/2/2025). Menghadirkan narasumber utama Faiqa Fitriani perwakilan dari Tim ESG Solutions SMBCI.</p>
<p>Faiqa Fitriani menjelaskan bahwa pembiayaan hijau serupa dengan skema pembiayaan konvensional, namun khusus ditujukan untuk proyek-proyek yang menjawab isu lingkungan.</p>
<p>Instrumen pembiayaan hijau beragam, mulai dari obligasi hijau (<i>green bond</i>), SDG <i>bond</i>, pinjaman hijau (<i>green loan</i>), hingga <i>sustainability-linked loan</i> (SLL). Instrumen ini bertujuan mendukung sektor-sektor keberlanjutan seperti energi terbarukan, efisiensi energi, dan pembangunan ramah lingkungan (<i>green building</i>).</p>
<p>“Dukungan terhadap energi terbarukan dan efisiensi energi pada akhirnya dapat menurunkan emisi, sektor <i>green building</i> khusus proyek atau aset yang ramah lingkungan,” tambahnya.</p>
<p>Faiqa juga menyoroti perkembangan tren pembiayaan hijau di Indonesia. Di Indonesia, penerapan pembiayaan hijau terus berkembang sejak 2018, terutama melalui <i>green loan</i> dan <i>sustainability-linked loan</i> (SLL).</p>
<p>Menariknya, permintaan terhadap SLL kini lebih meningkat dibandingkan <i>green loan</i>, berkat insentif dari kreditur bagi debitur yang mencapai target keberlanjutan yang ditetapkan sebelumnya.</p>
<p>Banyak perusahaan dan lembaga keuangan yang mulai menerapkan <i>sustainable finance</i>, baik sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi maupun sebagai strategi peningkatan reputasi perusahaan.</p>
<p>“Perbankan, lembaga jasa keuangan, serta beberapa perusahaan terbuka diwajibkan untuk menjalankan <i>sustainable finance</i>. Salah satunya demi kepatuhan terhadap regulasi, meningkatkan reputasi perusahaan, menunjukkan komitmen perusahaan ke arah <i>sustainability</i>, serta peningkatan suplai ke perusahaan <i>sustainable finance</i>,” jelas Faiqa.</p>
<p>Meski menjanjikan manfaat jangka panjang, implementasi pembiayaan hijau juga menghadapi berbagai tantangan, terutama dari segi biaya awal yang relatif tinggi.</p>
<p>“Biaya awal cukup besar, tetapi ketika melihat jangka panjang justru bisa mengefisiensikan pengeluaran perusahaan,” ujarnya.</p>
<p>Selain itu, kesadaran dari masyarakat dan internal perusahaan terhadap <i>sustainable finance</i> masih tergolong rendah karena konsep ini tergolong baru dan berkembang.</p>
<p>Salah satu aspek utama yang membedakan pembiayaan hijau dengan skema konvensional adalah perlunya perusahaan memiliki kerangka kerja (<i>framework</i>) yang jelas terkait penggunaan dana, tata kelola yang baik agar dana digunakan sesuai dengan peruntukannya, serta kewajiban melakukan pelaporan setidaknya sekali dalam setahun.</p>
<p>“Perusahaan harus memiliki <i>framework</i> yang menjelaskan penggunaan dana, tata kelola untuk memastikan kepatuhan, serta pelaporan tahunan untuk transparansi,” pungkasnya.</p>
<p><strong>Tentang LindungiHutan</strong></p>
LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 978 ribu pohon telah ditanam bersama lebih dari 590 brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 40 lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti Corporatree, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.
</p>]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/03/07/Webinar-Green-Skilling-ke-15-LindungiHutan.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="400">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Webinar Green Skilling ke 15 LindungiHutan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/03/07/Webinar-Green-Skilling-ke-15-LindungiHutan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Webinar Green Skilling ke-15, LindungiHutan]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>UKK Endokrinologi IDAI Gelar Webinar &#8220;Hacking Diabetes&#8221; untuk Tingkatkan Penanganan Diabetes Anak di Indonesia</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-68422/ukk-endokrinologi-idai-gelar-webinar-hacking-diabetes-untuk-tingkatkan-penanganan-diabetes-anak-di-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Dec 2024 09:25:40 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Hacking Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[UKK Endokrinologi IDAI]]></category>
		<category><![CDATA[Webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-68422/ukk-endokrinologi-idai-gelar-webinar-hacking-diabetes-untuk-tingkatkan-penanganan-diabetes-anak-di-indonesia</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) melalui UKK Endokrinologi menyelenggarakan webinar bertajuk &#8220;Hacking Diabetes: Tips dan Trik Terbaru Pengelolaan Diabetes Anak&#8221; pada Minggu, 8 Desember 2024, secara daring.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) melalui UKK Endokrinologi menyelenggarakan webinar bertajuk &#8220;Hacking Diabetes: Tips dan Trik Terbaru Pengelolaan Diabetes Anak&#8221; pada Minggu, 8 Desember 2024, secara daring.</p>
<p>Acara ini diikuti oleh ratusan dokter spesialis anak dari seluruh Indonesia sebagai respons terhadap peningkatan kasus Diabetes Melitus Tipe-1 (DMT1) pada anak di tanah air. Webinar ini menegaskan komitmen untuk memastikan tidak ada anak yang meninggal akibat diabetes.</p>
<p>Diabetes Melitus Tipe-1 merupakan kondisi serius yang membutuhkan perhatian khusus, dengan pasien yang harus menjalani terapi insulin seumur hidup dan pemeriksaan gula darah rutin. Penanganan yang kurang optimal dapat menyebabkan komplikasi akut seperti Ketoasidosis Diabetikum (KAD), yang berpotensi berujung pada koma atau kematian.</p>
<h4>Sambutan dan Komitmen untuk Anak Indonesia</h4>
<p>Prof. DR. Dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp. A(K), FAAP, FRCPI (Hon.), selaku Project Leader CDiC Indonesia, dalam sambutannya menegaskan pentingnya akses perawatan optimal untuk setiap anak dengan diabetes. &#8220;Tidak boleh ada anak yang kehilangan nyawa karena diabetes. Kita harus memastikan pengobatan dan perawatan yang tepat tersedia untuk semua anak,&#8221; ujar beliau.</p>
<p>Beliau juga menyoroti tantangan seperti rendahnya kesadaran masyarakat, kesenjangan layanan kesehatan, serta kebutuhan perbaikan sistem pendataan. Platform seperti PrimaKu dan SATUSEHAT diharapkan dapat menyediakan data yang lebih akurat untuk memantau pasien secara terintegrasi.</p>
<p>DMT1 pada anak dapat disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan lingkungan yang memicu autoimun dan merusak sel beta pankreas. Gejala awal yang harus diwaspadai meliputi polidipsi (haus berlebihan), poliuria (sering buang air kecil), polifagia (nafsu makan meningkat), dan penurunan berat badan tanpa sebab jelas.</p>
<h4>Topik dan Pembicara</h4>
<p>Webinar ini dipandu oleh Dr. Rayi Kurnia Perwitasari, Sp.A, M.Ked.Klin, dengan menghadirkan pembicara terkemuka seperti DR. Dr. Nur Rochmah, SpA(K), DR. Dr. Harjoedi Adji Tjahjono, SpA(K), dan DR. Dr. Bambang Tridjaja AAP, MM(paed).</p>
<p>Topik yang dibahas mencakup landasan etis dalam penanganan pasien, kondisi terkini kasus DMT1 di Indonesia, strategi pengelolaan kritis, serta inovasi terbaru dalam perawatan diabetes anak. Webinar ini juga menyoroti dukungan program Changing Diabetes in Children (CDiC) dalam penyediaan alat pemeriksaan gula darah bagi pasien untuk memastikan monitoring harian.</p>
<h4>Peningkatan Kompetensi dan Masa Depan Pengelolaan Diabetes Anak</h4>
<p>Dengan proyeksi WHO bahwa jumlah penderita diabetes di Indonesia akan mencapai 21,3 juta pada tahun 2030, webinar ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam penanganan kasus diabetes pada anak. Harapannya, tidak ada lagi anak di Indonesia yang meninggal akibat diabetes.</p>
<h4>Tentang UKK Endokrinologi IDAI</h4>
<p>Unit Kerja Koordinasi (UKK) Endokrinologi adalah bagian dari Ikatan Dokter Anak Indonesia yang berfokus pada pembinaan dan pengembangan subspesialisasi kesehatan anak, khususnya di bidang hormon dan metabolisme. Diresmikan pada KONIKA VIII di Ujung Pandang tahun 1990, UKK Endokrinologi IDAI memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan anak di Indonesia, termasuk penanganan diabetes, gangguan pertumbuhan, dan kondisi hormonal lainnya.</p>
<h4>Kesimpulan</h4>
<p>Melalui kegiatan seperti webinar ini, IDAI dan UKK Endokrinologi terus berupaya meningkatkan kesadaran dan kapasitas tenaga medis untuk mengelola diabetes anak secara lebih efektif. Kolaborasi, inovasi, dan pelatihan yang berkesinambungan menjadi kunci untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak dengan diabetes di Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/12/18/UKK-Endokrinologi-IDAI-Gelar-Webinar-Hacking-Diabetes-untuk-Tingkatkan-Penanganan-Diabetes-Anak-di-Indonesia-3.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ilustrasi (Sumber: UKK Endokrinologi IDAI)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/12/18/UKK-Endokrinologi-IDAI-Gelar-Webinar-Hacking-Diabetes-untuk-Tingkatkan-Penanganan-Diabetes-Anak-di-Indonesia-3-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ilustrasi (Sumber: UKK Endokrinologi IDAI)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Webinar “Gajahlah Way Kambas” Soroti Perlindungan Gajah Sumatera dan Peran Masyarakat Indonesia</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-65745/webinar-gajahlah-way-kambas-soroti-perlindungan-gajah-sumatera-dan-peran-masyarakat-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Oct 2024 07:23:54 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Gajah Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Gajahlah Way Kambas]]></category>
		<category><![CDATA[LindungiHutan]]></category>
		<category><![CDATA[Peran Masyarakat Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[start-up lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-65745/webinar-gajahlah-way-kambas-soroti-perlindungan-gajah-sumatera-dan-peran-masyarakat-indonesia</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; LindungiHutan telah menggelar webinar bertajuk “Gajahlah Way Kambas” yang didukung oleh ASEAN Foundation dalam program ASEAN Social Enterprise Development Programme 3.0 (ASEAN SEDP 3.0) pada 10 Oktober 2024.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; LindungiHutan telah menggelar webinar bertajuk “Gajahlah Way Kambas” yang didukung oleh ASEAN Foundation dalam program ASEAN Social Enterprise Development Programme 3.0 (ASEAN SEDP 3.0) pada 10 Oktober 2024.</p>
<p>LindungiHutan telah menggelar webinar bertajuk “Gajahlah Way Kambas” yang didukung oleh ASEAN Foundation dalam program ASEAN <i>Social Enterprise Development Programme</i> 3.0 (ASEAN SEDP 3.0) (10/10).  Webinar ini menghadirkan dua pakar konservasi, yaitu Humas Taman Nasional Way Kambas, Sukatmoko, dan Koordinator Lapangan Wildlife Conservation Society Indonesia Program (WCS-IP), Sugiyo.</p>
<p>Keduanya, memaparkan situasi terkini dan tantangan dalam pelestarian gajah Sumatera di Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Dalam webinar tersebut, pakar konservasi menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi, dan masyarakat dalam menjaga populasi gajah serta melestarikan ekosistem.</p>
<h2>Penurunan Populasi dan Tantangan Konservasi Gajah Sumatera</h2>
<p>Sukatmoko mengungkapkan adanya penurunan populasi gajah Sumatera pada periode 2010-2020. Melalui survei DNA kotoran gajah di tahun 2010, diperkirakan terdapat 240 individu gajah Sumatera di TNWK. Sementara itu, melalui perhitungan langsung pada tahun 2020, jumlahnya hanya sekitar 180-200 individu.</p>
<p>&#8220;Dalam kurun waktu 10 tahun ada penurunan populasi. Perburuan gajah masih menjadi salah satu ancaman serius di kawasan ini,&#8221; jelas Sukatmoko.</p>
<p>Taman Nasional Way Kambas memiliki 66 ekor gajah jinak, dimana sebanyak 33 gajah jinak berada di pusat konservasi gajah. Sementara itu, sisanya tersebar di 4 <i>Camp Elephant Response Unit</i> (ERU) untuk mitigasi konflik gajah dengan manusia.</p>
<p>Meskipun tidak ada permukiman di dalam TNWK, kegiatan ilegal seperti perburuan liar menggunakan jerat masih sering terjadi di sekeliling kawasan. Jerat tersebut dipasang untuk satwa liar seperti babi hutan dan rusa, namun secara tidak sengaja juga menjerat para gajah.</p>
<p>Sukatmoko kemudian menyoroti kasus Erin, seekor anak gajah yang harus kehilangan belalainya akibat terkena jerat.</p>
<p>&#8220;Karena terjerat diujung belalainya, kemudian infeksi, dan tidak bisa pulih kembali. Dokter akhirnya mengambil keputusan untuk mengamputasi belalai anak gajah tersebut (Erin). Kehilangan belalai yang berfungsi sebagai tangan itu telah menyebabkan Erin kesulitan untuk makan dan minum,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sugiyo juga menambahkan bahwa sekitar 78% gajah Sumatera di Indonesia hidup di luar kawasan konservasi. Mayoritas hidup gajah berada di dekat manusia. Oleh karena itu, kita perlu  menyeimbangkan kehidupan karena manusia hidup berdampingan dengan makhluk lain (gajah) yang juga memiliki hak untuk hidup.</p>
<p>Tantangan dalam upaya perlindungan gajah Sumatera adalah masih ada <i>demand</i> terhadap aksesoris yang berasal dari tubuh gajah, sehingga banyak gajah yang diburu dan dibunuh. Peredaran gading di Indonesia, terpantau ada yang bukan berasal dari gajah Sumatera, melainkan spesies gajah dari negara lain.</p>
<p>&#8220;Sebagian besar habitat gajah berada di luar kawasan konservasi, sehingga mereka rentan terhadap gangguan akibat perubahan fungsi lahan dan konflik dengan manusia,&#8221; ujar Sugiyo.</p>
<p>Tantangan ini diperparah dengan ancaman jerat, listrik, dan racun yang digunakan untuk melindungi ladang masyarakat dari gajah.</p>
<h2>Upaya Bersama untuk Perlindungan Gajah</h2>
<p>Berbagai upaya telah dilakukan untuk melindungi gajah Sumatera, mulai dari pemantauan dan monitoring menggunakan GPS <i>Collar</i>, patroli, upaya penegakan hukum, hingga koordinasi komunikasi para pihak untuk menangani konflik gajah. Di Lampung Timur, istilah &#8220;konflik gajah&#8221; kini diganti dengan istilah &#8220;hidup berdampingan,&#8221; untuk mendorong toleransi antara manusia dan gajah.</p>
<p>Untuk merespon konflik antara gajah dengan manusia, Balai Taman Nasional Way Kambas melakukan penjagaan kebun bersama masyarakat. TNWK juga melakukan upaya rutin dengan patroli menggunakan gajah jinak dan evakuasi gajah yang terjebak jerat.</p>
<p>Sukatmoko dan Sugiyo sepakat bahwa peran masyarakat sangat penting dalam konservasi gajah. Keterlibatan masyarakat dalam mitigasi konflik dan penanaman nilai hidup berdampingan menjadi kunci keberhasilan dalam perlindungan dan konservasi gajah.</p>
<p>&#8220;Masyarakat perlu diberdayakan, ditingkatkan kemampuan dan pengetahuannya tentang hidup berdampingan dengan makhluk hidup lainnya, dalam hal ini gajah. Ketika masyarakat tidak membakar dan menebang pohon, serta tidak memasang jerat itu bentuk konkret dari partisipasi masyarakat,” ucap Sugiyo.</p>
<p>Selain itu, Sugiyo meminta generasi muda di Indonesia untuk membantu mengkampanyekan upaya perlindungan gajah melalui media sosial.</p>
<p>“Yuk bantu kampanyekan melalui media sosial, bahwa jerat ini darurat bahaya terhadap keselamatan satwa liar, dan membakar hutan itu  turut andil mempercepat proses kepunahan satwa liar,&#8221; ajak Sugiyo.</p>
<p>Webinar “Gajahlah Way Kambas” menjadi momentum bagi semua pihak untuk semakin peduli terhadap keberadaan gajah Sumatera dan mengambil peran aktif dalam menjaga keberlanjutan ekosistem. Sebagai makhluk dengan peran penting dalam penyebaran benih tanaman dan keseimbangan ekosistem, keberadaan gajah Sumatera juga memberikan manfaat ekonomi (wisata konservasi) dan edukasi bagi masyarakat sekitar.</p>
<p><strong>Tentang LindungiHutan</strong></p>
LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 886 ribu pohon telah ditanam bersama 566 brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 50 lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti The Green CSR, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.
</p>]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/10/28/Webinar-Gajahlah-Way-Kambas-LindungiHutan.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Webinar Gajahlah Way Kambas LindungiHutan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/10/28/Webinar-Gajahlah-Way-Kambas-LindungiHutan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Webinar Gajahlah Way Kambas, LindungiHutan]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Proyek Gajahlah Way Kambas : LindungiHutan Angkat Isu Gajah Sumatera</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-65230/proyek-gajahlah-way-kambas-lindungihutan-angkat-isu-gajah-sumatera</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Oct 2024 17:28:17 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[200 bibit]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gajah Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Gajahlah Way Kambas]]></category>
		<category><![CDATA[Konservasi]]></category>
		<category><![CDATA[LindungiHutan]]></category>
		<category><![CDATA[penanaman]]></category>
		<category><![CDATA[pohon laban]]></category>
		<category><![CDATA[Webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-65230/proyek-gajahlah-way-kambas-lindungihutan-angkat-isu-gajah-sumatera</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Dalam proyek bertajuk Gajahlah Way Kambas, LindungiHutan akan mengadakan webinar (10/10) dan penanaman 200 bibit pohon laban (14/10). Gajah Sumatera termasuk jenis satwa liar dilindungi di Indonesia berdasarkan UU No. 5 tahun 1990 dan  Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Dalam proyek bertajuk Gajahlah Way Kambas, LindungiHutan akan mengadakan webinar (10/10) dan penanaman 200 bibit pohon laban (14/10). Gajah Sumatera termasuk jenis satwa liar dilindungi di Indonesia berdasarkan UU No. 5 tahun 1990 dan  Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018.</p>
<p>Spesies ini beresiko terancam punah (IUCN 2013) dan dikategorikan dalam kelompok yang dilarang untuk diperdagangkan (CITES 1990). Data dari Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh tahun 2022, mengidentifikasi populasi gajah Sumatera berkisar 1.600 hingga 2.000 individu yang tersebar di provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Lampung.</p>
<p>Distribusi populasi gajah semakin menurun sebab adanya konflik antar manusia dan satwa. Selama periode 2005-2020, sebanyak 647 kasus konflik gajah terjadi di Aceh. Padahal provinsi ini menjadi persebaran populasi Gajah Sumatera terbanyak di Sumatera.</p>
<p>Habitat gajah Sumatera semakin terancam dikarenakan konversi lahan oleh manusia. Tahun 1990, luas hutan alam di Sumatera adalah 21,3 juta hektar dan tersisa 10,8 juta hektar pada 2014. Hal itu terjadi karena deforestasi seluas 507.407 hektar per tahun.</p>
<p>Menindaklanjuti hal tersebut, LindungiHutan menciptakan sebuah proyek “Gajahlah Way Kambas”, yang dirancang dalam program ASEAN SEDP 3.0, berkolaborasi dengan ASEAN Foundation, TikTok, dan SAP untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan upaya pelestarian satwa liar khususnya gajah Sumatera.</p>
<p>“Program ini dilatarbelakangi oleh kondisi kritis yang dihadapi oleh gajah Sumatera, salah satu spesies yang terancam punah akibat perusakan habitat, konflik manusia-satwa, dan penurunan kualitas lingkungan,” ujar Wisnu Mohammad Rizky, Strategic Partnership LindungiHutan.</p>
<h2>Webinar Edukasi dan Konservasi Gajahlah Way Kambas</h2>
<p>Salah satu program dalam proyek Gajahlah Way Kambas, LindungiHutan menyelenggarakan webinar Green Skilling untuk mengedukasi  masyarakat terhadap kondisi Gajah Sumatera.</p>
<p>Webinar akan dilaksanakan pada Kamis, 10 Oktober 2024 pukul 15.00-17.00 WIB. Turut mengundang Sugiyo, Koordinator Lapangan Wildlife Conservation Society Indonesia Program (WCS-IP). Dalam webinar akan membahas mengenai kondisi terkini gajah Sumatera di Taman Nasional Way Kambas dan upaya konservasi gajah untuk meningkatkan keselarasan ekosistem bagi manusia dan satwa.</p>
<p>“Tujuannya mengedukasi masyarakat luas mengenai pentingnya menjaga habitat gajah Sumatera dan peran mereka dalam menjaga keseimbangan ekosistem.”</p>
<p>Para peserta akan mendapatkan wawasan langsung dari ahli tentang konservasi gajah Sumatera dan dapat berdiskusi bersama narasumber melalui sesi tanya jawab. Bagi yang ingin mendaftar webinar, dapat melalui tinyurl.com/GajahlahWayKambas.</p>
<h2>Selamatkan Habitat Gajah Sumatera, LindungiHutan Tanam Pohon Laban</h2>
<p>Selain webinar, LindungiHutan akan melakukan penanaman 200 bibit pohon laban (<i>Vitex pubescens</i>) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) pada 14 Oktober 2024 mendatang. LindungiHutan melihat TNWK merupakan salah satu kawasan yang menjadi habitat penting bagi gajah Sumatera.</p>
<p>Pohon laban dipilih karena termasuk jenis endemik TNWK yang memiliki kemampuan untuk mendukung keseimbangan ekosistem. Selain menjadi pakan gajah, pohon laban bermanfaat sebagai obat nyeri dan maag, bahan baku arang untuk masyarakat.</p>
<p>Melalui penanaman ini, menjadi langkah LindungiHutan dalam menyelamatkan habitat gajah Sumatera dan memberikan dukungan bagi keberlanjutan hidupnya. Sehingga, gajah tidak mencari makan ke wilayah pemukiman dan mengurangi potensi konflik antara gajah dengan manusia. Mengingat bahwa 82% lahan yang dikonversi oleh manusia banyak berada di dataran rendah, yang menjadi habitat bagi gajah.</p>
<p>“Salah satu fokus program ini adalah melakukan penanaman pohon laban (spesies endemik Way Kambas) untuk memperbaiki kualitas habitat yang dibutuhkan oleh gajah Sumatera”, tutup Wisnu.</p>
<p><strong>Tentang LindungiHutan</strong></p>
LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 886 ribu pohon telah ditanam bersama 566 brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 50 lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti The Green CSR, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.
</p>]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/10/13/Ilustrasi-Foto-Gajahlah-Way-Kambas-LindungiHutan.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ilustrasi Foto Gajahlah Way Kambas LindungiHutan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/10/13/Ilustrasi-Foto-Gajahlah-Way-Kambas-LindungiHutan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ilustrasi Foto Gajahlah Way Kambas, LindungiHutan]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Enviro Strategic Indonesia Gelar Webinar Green Leadership</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-60207/enviro-strategic-indonesia-gelar-webinar-green-leadership-untuk-membangun-bisnis-keberlanjutan-di-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jun 2024 08:31:54 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Enviro Strategic]]></category>
		<category><![CDATA[Webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-60207/enviro-strategic-indonesia-gelar-webinar-green-leadership-untuk-membangun-bisnis-keberlanjutan-di-indonesia</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Enviro Strategic Indonesia berkolaborasi dengan LindungiHutan mengadakan webinar gratis &#8220;Green Leadership&#8221; pada 13 Juni 2024.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Enviro Strategic Indonesia berkolaborasi dengan LindungiHutan mengadakan webinar gratis &#8220;Green Leadership&#8221; pada 13 Juni 2024.</p>
<p>Saat ini, kita sedang dihadapkan dengan tantangan untuk mengatasi dampak lingkungan dari kegiatan bisnis yang telah dilakukan. Seluruh pihak bersinergi mendukung keberlanjutan demi masa depan bersama.</p>
<p>Green Leadership muncul sebagai paradigma baru untuk mengarahkan perusahaan menuju praktik bisnis keberlanjutan. Kini, perusahaan mempertimbangkan keuntungan secara finansial sekaligus dampak sosial-lingkungan dari kegiatan bisnis mereka.</p>
<p>Dalam hal ini, sangat dibutuhkan peran pemimpin yang proaktif dan berkomitmen dalam mengurangi dampak perubahan iklim, menggunakan sumber daya alam dengan bijaksana, melindungi dan melestarikan keanekaragaman hayati di bumi.</p>
<p>Terlebih, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah menginisiasi sebuah penghargaan mengenai Green Leadership sebagai ajang untuk mempromosikan dan mendorong praktik kepemimpinan secara keberlanjutan di sektor lingkungan dan kehutanan.</p>
<p>Oleh karena itu, Enviro Strategic Indonesia (ESI) bekerja sama dengan LindungiHutan menggelar webinar CSR Connect Professional dengan judul “Green Leadership &#8211; Navigasi Perubahan : Inspirasi dan Inovasi Kepemimpinan Hijau dalam Membangun Bisnis yang Berkelanjutan”.</p>
<p>Menghadirkan tiga narasumber yaitu Co. Founder Enviro Strategic Indonesia &#8211; Moch. R. Hakim Adhyguna, Chairman The New You Institute &#8211; Dr. Zulfikar Alimuddin, dan Praktisi dan advisor PT Pertamina EP &#8211; Isrianto Kurniawan S.T., MBA. Dengan moderator Dara Putri Maharani Campaign and Project Officer LindungiHutan.</p>
<p>Webinar akan digelar secara gratis pada Kamis, 13 Juni 2024 pukul 15.00-17.00 WIB melalui Zoom dan disiarkan langsung melalui kanal Youtube Enviro Strategic Indonesia. Calon peserta dapat mendaftarkan diri melalui link registrasi melalui https://bit.ly/CSRConnectGreenLeadership.</p>
<p>Pelaksanaan webinar ini bertujuan untuk memberi ruang bagi para pemimpin dan profesional di berbagai sektor untuk membahas dan memahami peran serta tanggung jawab dalam menciptakan perubahan positif bagi lingkungan.</p>
<p>“Melalui webinar ini kami menyediakan wadah bagi para pemimpin dan profesional di berbagai sektor untuk mendiskusikan dan memahami peran, tanggung jawab, strategi dan inovasi kepemimpinan dalam menciptakan perubahan yang positif untuk lingkungan dan sosial dalam proses bisnis perusahaan,” ujar Moch. R. Hakim Adhyguna, Co. Founder Enviro Strategic Indonesia.</p>
<p>Para peserta berkesempatan untuk berdiskusi langsung bersama narasumber dan mendapatkan sertifikat keikutsertaan dalam webinar. Tersedia juga hadiah bagi peserta yang beruntung berupa logam mulia Antam 0,25 gram dan voucer GoPay dengan total Rp300.000.</p>
<p><strong>About LindungiHutan</strong></p>
<p>LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 828 ribu pohon telah ditanam bersama 531 brand dan perusahaan.</p>
<p>Kami menggandeng masyarakat lokal di 50 lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti The Green CSR, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.</p>
<p>Enviro Strategic Indonesia (ESI) merupakan think-tank di bidang pengembangan inovasi CSR (Corporate Social Responsibility) khususnya pemberdayaan masyarakat dan lingkungan.</p>
<p>Sebagai lembaga riset, ESI berupaya mendorong transformasi entitas bisnis menuju a good corporate citizen sebagai sebuah kemampuan dunia bisnis untuk menjawab persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat.</p>
<p>ESI mengidentifikasikan dirinya sebagai episentrum pengembang pengetahuan yang mampu menjadi mitra strategis di sektor pemberdayaan masyarakat dan lingkungan. ESI memiliki spesialisasi dalam dimensi ke-Indonesia-an.</p>
<p>Kami memahami bahwa untuk mempertahankan arus industri dan prospek pertumbuhan Indonesia yang menjanjikan, diperlukan berbagai alternatif solusi dan inovasi melalui ekosistem riset dalam CSR dan dukungan praktik yang tepat atas sumber permasalahan dalam konteks bisnis berkelanjutan di Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/06/13/Green-Leadership-450x45-1.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="675"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Green Leadership 450x45]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/06/13/Green-Leadership-450x45-1-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Banner Green Leadership]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
