<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Tokocrypto &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/tokocrypto/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 May 2026 08:50:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Tokocrypto &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>Tokocrypto Andalkan Referral dan Derivatif untuk Dorong Aktivitas Investor</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-90661/tokocrypto-andalkan-referral-dan-derivatif-untuk-dorong-aktivitas-investor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 04:14:00 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Tokocrypto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-90661/tokocrypto-andalkan-referral-dan-derivatif-untuk-dorong-aktivitas-investor</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Di tengah kondisi pasar kripto yang masih fluktuatif akibat tekanan global, Tokocrypto mendorong investor untuk menerapkan strategi investasi yang lebih adaptif sekaligus memperkenalkan inovasi terbaru melalui program Referral 2.0.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Di tengah kondisi pasar kripto yang masih fluktuatif akibat tekanan global, Tokocrypto mendorong investor untuk menerapkan strategi investasi yang lebih adaptif sekaligus memperkenalkan inovasi terbaru melalui program Referral 2.0.</p>
<p>Program ini hadir sebagai upaya memperluas adopsi aset digital sekaligus memberikan peluang tambahan bagi pengguna untuk mendapatkan manfaat dari aktivitas trading.</p>


<p>Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah investor aset kripto di Indonesia telah melampaui 21 juta akun pada awal 2026.</p>
<p>Hingga Februari 2026, jumlah investor tercatat mencapai 21,07 juta akun, meningkat dari Januari yang sebesar 20,70 juta akun. Angka ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem kripto tetap kuat meski pasar mengalami dinamika.</p>
<p>Namun, di tengah pertumbuhan jumlah investor, aktivitas perdagangan justru mengalami penurunan. Nilai transaksi kripto pada Februari 2026 tercatat sebesar Rp29,4 triliun, turun dari Januari yang mencapai Rp37,29 triliun.</p>
<p>Penurunan juga terjadi pada kapitalisasi pasar yang menyusut sekitar 14 persen menjadi Rp23,59 triliun. Kondisi ini mencerminkan bahwa pergerakan pasar kripto masih sangat dipengaruhi oleh sentimen global.</p>
<p><b>CEO Tokocrypto, Calvin Kizana,</b> menjelaskan bahwa volatilitas yang terjadi saat ini tidak terlepas dari faktor makroekonomi dan geopolitik global. “Ketegangan geopolitik seperti perang dagang antara Amerika Serikat dan China serta konflik di Timur Tengah mendorong sentimen risk-off di pasar keuangan global. Ditambah dengan kebijakan suku bunga tinggi di AS, likuiditas global menjadi lebih ketat sehingga memicu tekanan di pasar kripto,” ujar Calvin.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa fluktuasi yang terjadi merupakan bagian dari siklus pasar yang wajar. “Jika melihat tren beberapa tahun terakhir, lonjakan aktivitas pada 2024 dipicu oleh momentum Bitcoin halving, peluncuran ETF di AS, dan efek domino terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS. Sementara penurunan di 2025 hingga awal 2026 lebih merupakan fase normalisasi dan konsolidasi, bukan pelemahan fundamental industri. Fluktuasi ini menunjukkan bagaimana pergerakan harga kripto sangat berkaitan dengan kondisi ekonomi global maupun domestik,” lanjutnya.</p>
<h2>Minat Investor Bergeser, Strategi Perlu Disesuaikan</h2>
<p>Perubahan kondisi pasar juga diikuti dengan pergeseran perilaku investor. Penurunan volume di pasar spot mulai diimbangi dengan meningkatnya minat terhadap instrumen derivatif, yang dinilai lebih fleksibel dalam menghadapi volatilitas. Instrumen ini memungkinkan pelaku pasar untuk mengambil posisi berdasarkan pergerakan harga tanpa harus memiliki aset secara langsung.</p>
<p>Data menunjukkan bahwa volume perdagangan di pasar spot mengalami penurunan dari Rp24,33 triliun pada Februari menjadi Rp22,2 triliun pada Maret. Sebaliknya, pasar derivatif justru mencatatkan pertumbuhan, dari Rp3,88 triliun pada Februari menjadi Rp4,36 triliun pada Maret. Tren ini mengindikasikan adanya pergeseran minat investor menuju instrumen yang lebih adaptif terhadap kondisi pasar yang tidak stabil.</p>
<p>“Kami melihat adanya pergeseran preferensi dari spot ke derivatif karena investor mencari instrumen yang lebih fleksibel dalam menghadapi pergerakan harga yang cepat. Derivatif memberikan opsi strategi yang lebih beragam, baik saat pasar naik maupun turun,” jelas Calvin.</p>
<p>Melihat tren tersebut, Calvin mengungkapkan rencana untuk meluncurkan produk derivatif dalam waktu dekat. Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan pasar yang semakin berkembang serta memberikan lebih banyak pilihan strategi bagi pengguna.</p>
<p>“Pertumbuhan volume derivatif ini menjadi sinyal bahwa pasar semakin matang. Ke depan, kami ingin menghadirkan produk derivatif yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga mudah diakses oleh pengguna ritel, sehingga mereka bisa mengelola risiko dengan lebih baik di tengah kondisi pasar yang dinamis,” tutup Calvin.</p>
<h2>Tokocrypto Perkuat Ekosistem Lewat Program Referral</h2>
<p>Selain pengembangan produk, Tokocrypto juga menghadirkan fitur baru Referral 2.0 sebagai bagian dari strategi memperluas partisipasi masyarakat di industri kripto. Melalui program ini, pengguna dapat memperoleh komisi hingga 20 persen seumur hidup dari trading <i>fee</i> referral, sekaligus berkesempatan mengumpulkan reward tambahan dengan total hingga Rp200 juta setiap bulannya.</p>
<p>Program ini dirancang untuk memberikan insentif yang lebih kompetitif sekaligus mendorong pertumbuhan komunitas pengguna secara organik. Kuota <i>reward</i> yang terbatas setiap bulan juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif pengguna dalam memanfaatkan fitur tersebut.</p>
<p>Calvin menilai bahwa inisiatif ini menjadi bagian dari upaya Tokocrypto dalam memperkuat literasi dan adopsi kripto di Indonesia. “Kami melihat minat masyarakat terhadap aset digital terus meningkat dan mulai mendekati pasar modal. Melalui program referral 2.0 dan pengembangan produk seperti derivatif, kami ingin memberikan lebih banyak akses dan peluang bagi masyarakat untuk terlibat di ekosistem kripto secara lebih luas,” jelasnya.</p>
<p>Di tengah pasar yang masih dinamis, Tokocrypto menekankan pentingnya pendekatan investasi yang disiplin dan berbasis strategi. Dengan kombinasi edukasi, inovasi produk, serta program insentif seperti referral, perusahaan optimistis dapat mendorong pertumbuhan industri kripto yang lebih sehat dan berkelanjutan di Indonesia.</p>



<h3 class="css-1fe22q1">Tentang Tokocrypto</h3>
Tokocrypto merupakan pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang didirikan pada tahun 2018 dan telah terdaftar serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto menghadirkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$30 juta, menyediakan lebih dari 480 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 4,8 juta pengguna di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.
<strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong>

<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/05/04/Tokocrypto-Andalkan-Referral-dan-Derivatif-untuk-Dorong-Aktivitas-Investor.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="801">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Tokocrypto Andalkan Referral dan Derivatif untuk Dorong Aktivitas Investor]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/05/04/Tokocrypto-Andalkan-Referral-dan-Derivatif-untuk-Dorong-Aktivitas-Investor-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Tokocrypto Andalkan Referral dan Derivatif untuk Dorong Aktivitas Investor]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-90474/pemerintah-indonesia-akui-kripto-sebagai-sektor-usaha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 05:18:51 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Tokocrypto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-90474/pemerintah-indonesia-akui-kripto-sebagai-sektor-usaha</guid>

					<description><![CDATA[

JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Pemerintah Indonesia resmi memperbarui Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) sebagai langkah strategis dalam merespons pesatnya pertumbuhan ekonomi digital dan munculnya berbagai model bisnis baru. Pembaruan yang diumumkan pada Kamis (23/4) ini mencakup sejumlah sektor penting seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence), aset kripto, hingga teknologi terkait perubahan iklim.

 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa pembaruan KBLI bertujuan untuk mengakomodasi sektor-sektor strategis yang sebelumnya belum terpetakan secara komprehensif dalam sistem klasifikasi nasional.

 

“Dalam pembaruan ini, sektor ekonomi digital, artificial intelligence, hingga aset kripto telah masuk dalam klasifikasi terbaru,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di kantor Kementerian Investasi di Jakarta, Kamis (23/4). Ia menambahkan bahwa struktur klasifikasi tersebut telah diselaraskan dengan standar industri global guna memperkuat daya saing Indonesia di pasar internasional.

 

Dalam implementasinya, pemerintah memberikan kemudahan bagi pelaku usaha untuk menyesuaikan data usaha mereka dengan KBLI terbaru. Proses sinkronisasi akan dilakukan secara otomatis melalui sistem perizinan terintegrasi <em>Online Single Submission</em> (OSS), sehingga tidak memerlukan prosedur yang kompleks.

 

Salah satu poin penting dalam pembaruan ini adalah dimasukkannya kategori “Kepialangan Aset Keuangan Digital” dengan kode KBLI 66123. Klasifikasi ini mencakup kegiatan yang memfasilitasi perdagangan aset keuangan digital, termasuk kripto, di mana pelaku usaha dapat melakukan transaksi di bursa atas nama nasabah atau pihak lain. Kehadiran kategori ini dinilai memberikan kejelasan hukum dan operasional bagi pelaku industri aset kripto di Indonesia.

 
<h2 class="wp-block-heading">Sinyal Kuat Keseriusan Pemerintah RI</h2>
 

Menanggapi kebijakan tersebut, CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyambut positif langkah pemerintah yang dinilai semakin memberikan legitimasi terhadap industri kripto di dalam negeri. “Pembaruan KBLI ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah semakin serius dalam mengakomodasi perkembangan industri aset kripto. Dengan adanya klasifikasi yang lebih jelas, pelaku usaha memiliki kepastian dalam menjalankan bisnisnya sekaligus membuka ruang pertumbuhan yang lebih luas bagi inovasi di sektor ini,” ujar Calvin.

 

Ia juga menambahkan bahwa pengakuan resmi dari negara melalui KBLI akan mempermudah berbagai pihak, baik perusahaan maupun proyek berbasis kripto, dalam mengembangkan bisnisnya di Indonesia. “Kejelasan regulasi seperti ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan pelaku industri, tetapi juga mendorong masuknya investasi baru serta mempercepat adopsi teknologi blockchain secara lebih luas,” lanjutnya.

 

“Lebih jauh, pengakuan ini juga berpotensi membuka lapangan pekerjaan baru serta menggerakkan roda ekonomi nasional melalui pertumbuhan ekosistem digital yang semakin inklusif dan menguntungkan semua pihak,” tambah Calvin.

 

Sebagai informasi, KBLI sendiri merupakan acuan penting yang digunakan untuk mengklasifikasikan bidang usaha di Indonesia, sekaligus mempermudah pelaku usaha dalam menentukan kategori bisnis mereka. Dengan pembaruan ini, pemerintah diharapkan dapat menciptakan ekosistem usaha yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.

 

Di sisi lain, kontribusi industri aset kripto terhadap penerimaan negara juga terus menunjukkan tren positif. Tercatat, pajak dari transaksi kripto telah mencapai Rp1,96 triliun sepanjang periode 2022 hingga Februari 2026. Angka ini mencerminkan potensi besar sektor kripto sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.

 

&#8220;Dengan masuknya sektor kripto ke dalam KBLI terbaru, langkah ini dinilai sebagai fondasi penting dalam memperkuat ekosistem industri digital nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tengah transformasi ekonomi global,&#8221; tutup CEO Tokocrypto.

 

Tentang Tokocrypto

 

Tokocrypto merupakan pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang didirikan pada tahun 2018 dan telah terdaftar serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto menghadirkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$30 juta, menyediakan lebih dari 480 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 4,8 juta pengguna di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.

 

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[

<strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pemerintah Indonesia resmi memperbarui Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) sebagai langkah strategis dalam merespons pesatnya pertumbuhan ekonomi digital dan munculnya berbagai model bisnis baru. Pembaruan yang diumumkan pada Kamis (23/4) ini mencakup sejumlah sektor penting seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence), aset kripto, hingga teknologi terkait perubahan iklim.

 

<strong>Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, </strong>menyampaikan bahwa pembaruan KBLI bertujuan untuk mengakomodasi sektor-sektor strategis yang sebelumnya belum terpetakan secara komprehensif dalam sistem klasifikasi nasional.

 

“Dalam pembaruan ini, sektor ekonomi digital, artificial intelligence, hingga aset kripto telah masuk dalam klasifikasi terbaru,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di kantor Kementerian Investasi di Jakarta, Kamis (23/4). Ia menambahkan bahwa struktur klasifikasi tersebut telah diselaraskan dengan standar industri global guna memperkuat daya saing Indonesia di pasar internasional.

 

Dalam implementasinya, pemerintah memberikan kemudahan bagi pelaku usaha untuk menyesuaikan data usaha mereka dengan KBLI terbaru. Proses sinkronisasi akan dilakukan secara otomatis melalui sistem perizinan terintegrasi <em>Online Single Submission</em> (OSS), sehingga tidak memerlukan prosedur yang kompleks.

 

Salah satu poin penting dalam pembaruan ini adalah dimasukkannya kategori “Kepialangan Aset Keuangan Digital” dengan kode KBLI 66123. Klasifikasi ini mencakup kegiatan yang memfasilitasi perdagangan aset keuangan digital, termasuk kripto, di mana pelaku usaha dapat melakukan transaksi di bursa atas nama nasabah atau pihak lain. Kehadiran kategori ini dinilai memberikan kejelasan hukum dan operasional bagi pelaku industri aset kripto di Indonesia.

 
<h2 class="wp-block-heading">Sinyal Kuat Keseriusan Pemerintah RI</h2>
 

Menanggapi kebijakan tersebut, <strong>CEO Tokocrypto, Calvin Kizana</strong>, menyambut positif langkah pemerintah yang dinilai semakin memberikan legitimasi terhadap industri kripto di dalam negeri. “Pembaruan KBLI ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah semakin serius dalam mengakomodasi perkembangan industri aset kripto. Dengan adanya klasifikasi yang lebih jelas, pelaku usaha memiliki kepastian dalam menjalankan bisnisnya sekaligus membuka ruang pertumbuhan yang lebih luas bagi inovasi di sektor ini,” ujar Calvin.

 

Ia juga menambahkan bahwa pengakuan resmi dari negara melalui KBLI akan mempermudah berbagai pihak, baik perusahaan maupun proyek berbasis kripto, dalam mengembangkan bisnisnya di Indonesia. “Kejelasan regulasi seperti ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan pelaku industri, tetapi juga mendorong masuknya investasi baru serta mempercepat adopsi teknologi blockchain secara lebih luas,” lanjutnya.

 

“Lebih jauh, pengakuan ini juga berpotensi membuka lapangan pekerjaan baru serta menggerakkan roda ekonomi nasional melalui pertumbuhan ekosistem digital yang semakin inklusif dan menguntungkan semua pihak,” tambah Calvin.

 

Sebagai informasi, KBLI sendiri merupakan acuan penting yang digunakan untuk mengklasifikasikan bidang usaha di Indonesia, sekaligus mempermudah pelaku usaha dalam menentukan kategori bisnis mereka. Dengan pembaruan ini, pemerintah diharapkan dapat menciptakan ekosistem usaha yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.

 

Di sisi lain, kontribusi industri aset kripto terhadap penerimaan negara juga terus menunjukkan tren positif. Tercatat, pajak dari transaksi kripto telah mencapai Rp1,96 triliun sepanjang periode 2022 hingga Februari 2026. Angka ini mencerminkan potensi besar sektor kripto sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.

 

&#8220;Dengan masuknya sektor kripto ke dalam KBLI terbaru, langkah ini dinilai sebagai fondasi penting dalam memperkuat ekosistem industri digital nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tengah transformasi ekonomi global,&#8221; tutup CEO Tokocrypto.

 

<strong>Tentang Tokocrypto</strong>

 

Tokocrypto merupakan pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang didirikan pada tahun 2018 dan telah terdaftar serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto menghadirkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$30 juta, menyediakan lebih dari 480 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 4,8 juta pengguna di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.

 

<strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong>

</p>]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/04/30/Pemerintah-Indonesia-Akui-Kripto-sebagai-Sektor-Usaha.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1500"
				height="1000">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/04/30/Pemerintah-Indonesia-Akui-Kripto-sebagai-Sektor-Usaha-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Harga Bitcoin Rebound, Tokocrypto Ingatkan Investor Tetap Disiplin Lewat DCA</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-90049/harga-bitcoin-rebound-tokocrypto-ingatkan-investor-tetap-disiplin-lewat-dca</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 04:36:55 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Tokocrypto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-90049/harga-bitcoin-rebound-tokocrypto-ingatkan-investor-tetap-disiplin-lewat-dca</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Pasar kripto kembali menunjukkan dinamika yang tinggi di tengah ketidakpastian global. Harga Bitcoin tercatat menguat ke kisaran US$77.500–78.100 pada Rabu (22/4), didorong oleh meredanya tensi geopolitik setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran, serta aksi akumulasi besar oleh institusi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA,</strong> <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pasar kripto kembali menunjukkan dinamika yang tinggi di tengah ketidakpastian global. Harga Bitcoin tercatat menguat ke kisaran US$77.500–78.100 pada Rabu (22/4), didorong oleh meredanya tensi geopolitik setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran, serta aksi akumulasi besar oleh institusi.</p>
<p>Sentimen positif tersebut turut diperkuat oleh pembelian Bitcoin senilai US$2,54 miliar oleh perusahaan Strategy, yang menjadi aksi beli terbesar mereka dalam 17 bulan terakhir.</p>
<p>Di sisi lain, aliran dana ke produk investasi kripto global juga menunjukkan tren positif dengan inflow mencapai US$1,4 miliar dalam sepekan, mengindikasikan meningkatnya minat investor institusional terhadap aset digital.</p>
<h3>Ketidakpastian Geopolitik Masih Bayangi Pasar</h3>
<p>Namun demikian, kondisi pasar masih dibayangi ketidakpastian, terutama terkait konflik di Timur Tengah dan potensi gangguan di Selat Hormuz yang dapat memengaruhi stabilitas ekonomi global.</p>
<p>Pergerakan harga Bitcoin pun masih sangat sensitif terhadap perkembangan makroekonomi dan geopolitik, dengan level US$80.000 menjadi resistance penting untuk mengonfirmasi tren kenaikan lanjutan.</p>
<p>CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menilai bahwa volatilitas yang terjadi saat ini merupakan refleksi dari pasar yang masih dalam fase penyesuaian.</p>
<p>“Pergerakan Bitcoin saat ini menunjukkan bahwa pasar kripto semakin dipengaruhi oleh faktor global seperti kebijakan geopolitik dan arus investasi institusional. Meskipun ada penguatan harga, investor tetap perlu waspada karena volatilitas masih cukup tinggi dan sangat bergantung pada perkembangan situasi global,” ujar Calvin.</p>
<p>Ia juga menambahkan bahwa posisi harga Bitcoin saat ini yang berada di atas level psikologis tertentu memberikan sinyal positif, namun belum sepenuhnya stabil.</p>
<p>“Jika Bitcoin mampu menembus dan bertahan di atas US$80.000, ini bisa menjadi konfirmasi awal tren bullish. Namun jika kembali turun di bawah US$75.000, pasar kemungkinan masih membutuhkan katalis baru untuk bergerak lebih kuat,” tambahnya.</p>
<h3>Strategi DCA Jadi Solusi di Tengah Volatilitas</h3>
<p>Dalam situasi pasar yang fluktuatif seperti saat ini, Tokocrypto mendorong investor, khususnya ritel, untuk menerapkan strategi investasi yang lebih disiplin dan terukur. Salah satu pendekatan yang relevan adalah metode Dollar Cost Averaging (DCA), yaitu pembelian aset secara bertahap dalam periode waktu tertentu untuk mengurangi risiko akibat volatilitas harga.</p>
<p>Calvin menjelaskan bahwa strategi DCA dapat membantu investor tetap konsisten tanpa harus terjebak dalam spekulasi jangka pendek. “Di tengah kondisi pasar yang belum stabil, strategi DCA menjadi pendekatan yang lebih aman karena investor tidak perlu menebak waktu terbaik untuk masuk pasar. Dengan pembelian bertahap, risiko dapat tersebar dan keputusan investasi menjadi lebih rasional,” jelasnya.</p>
<p>Melalui fitur DCA di platform Tokocrypto, pengguna dapat mengatur pembelian aset kripto secara otomatis mulai dari per jam, harian, hingga mingguan. Fitur ini dirancang untuk memberikan kemudahan sekaligus membantu investor menjaga konsistensi dalam berinvestasi.</p>
<p>Berdasarkan riset internal Tokocrypto, pengguna yang menerapkan strategi DCA menunjukkan performa yang lebih optimal, dengan hasil hingga 70% lebih baik secara rata-rata dibandingkan metode pembelian sekaligus. Pendekatan ini dinilai efektif dalam membantu investor menghadapi fluktuasi pasar tanpa tekanan emosional yang tinggi.</p>
<p>Dengan kondisi pasar yang masih dipengaruhi berbagai faktor eksternal, Tokocrypto mengingatkan pentingnya memiliki perencanaan investasi yang jelas, manajemen risiko yang baik, serta fokus pada tujuan jangka menengah hingga panjang. Strategi seperti DCA menjadi salah satu pendekatan yang dapat membantu investor tetap bertahan dan memanfaatkan peluang di tengah ketidakpastian pasar.</p>
<h3>Tentang Tokocrypto</h3>
<p>Tokocrypto merupakan pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang didirikan pada tahun 2018 dan telah terdaftar serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto menghadirkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$30 juta, menyediakan lebih dari 480 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 4,8 juta pengguna di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/04/24/Harga-Bitcoin-Rebound-Tokocrypto-Ingatkan-Investor-Tetap-Disiplin-Lewat-DCA.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Harga Bitcoin Rebound Tokocrypto Ingatkan Investor Tetap Disiplin Lewat DCA]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/04/24/Harga-Bitcoin-Rebound-Tokocrypto-Ingatkan-Investor-Tetap-Disiplin-Lewat-DCA-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Harga Bitcoin Rebound Tokocrypto Ingatkan Investor Tetap Disiplin Lewat DCA]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-89808/tokocrypto-dan-circle-jajaki-kolaborasi-perkuat-ekosistem-stablecoin-di-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 00:58:33 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Tokocrypto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-89808/tokocrypto-dan-circle-jajaki-kolaborasi-perkuat-ekosistem-stablecoin-di-indonesia</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Platform perdagangan aset kripto, Tokocrypto terus memperkuat posisinya dalam pengembangan ekosistem aset digital di Indonesia melalui langkah strategis dengan menjajaki kolaborasi bersama Circle, perusahaan global di balik stablecoin USDC.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Platform perdagangan aset kripto, Tokocrypto terus memperkuat posisinya dalam pengembangan ekosistem aset digital di Indonesia melalui langkah strategis dengan menjajaki kolaborasi bersama Circle, perusahaan global di balik stablecoin USDC.</p>
<p>Pertemuan antara CEO Tokocrypto Calvin Kizana dan <strong>Co-Founder, CEO, sekaligus Chairman Circle Jeremy Allaire</strong> di Jakarta pada 10 April 2026, menjadi bagian dari upaya memperluas integrasi Indonesia dalam infrastruktur keuangan digital global.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, Jeremy menyoroti besarnya potensi Indonesia dalam perkembangan sistem keuangan digital.</p>
<p>“Setelah mengunjungi Jakarta dan bertemu langsung dengan banyak pelaku industri, saya semakin yakin bahwa Indonesia akan memainkan peran yang semakin besar dalam sistem keuangan global. Saat ini pun, Indonesia sudah menunjukkan tingkat adopsi kripto dan stablecoin yang sangat tinggi,” ujarnya.</p>
<p>Jeremy juga menambahkan bahwa meskipun saat ini stablecoin masih didominasi oleh dolar AS, teknologi ini memiliki potensi yang jauh lebih luas, termasuk kemungkinan pengembangan berbasis mata uang lokal di masa depan.</p>
<h2><strong>Stablecoin Sebagai Infrastruktur Penting</strong></h2>
<p>Diskusi antara Tokocrypto dan Circle juga membahas peran stablecoin sebagai infrastruktur penting dalam aset digital, serta peluang integrasi dengan sistem lokal. Selain itu, kedua pihak menyoroti pentingnya kesiapan regulasi dan kolaborasi lintas industri untuk mendukung pertumbuhan ekosistem yang berkelanjutan.</p>
<p>Secara global, tren penggunaan stablecoin terus menunjukkan pertumbuhan signifikan, terutama di negara berkembang. Berdasarkan Stablecoin Utility Report 2026 dari BVNK, tingkat kepemilikan stablecoin di negara berpendapatan rendah dan menengah mencapai 60%, lebih tinggi dibandingkan negara maju yang berada di angka 45%. Selain itu, sebanyak 56% pengguna berencana menambah kepemilikan stablecoin dalam 12 bulan ke depan.</p>
<p>Penggunaan stablecoin juga semakin meluas dalam aktivitas ekonomi nyata. Sekitar 35% pendapatan freelancer dan pelaku ekonomi digital kini diterima dalam bentuk stablecoin, sementara 73% pekerja lintas negara mengaku teknologi ini meningkatkan kemampuan mereka untuk bekerja secara global.</p>
<p><strong>CEO Tokocrypto, Calvin Kizana,</strong> menilai bahwa kolaborasi dengan pemain global seperti Circle menjadi langkah penting dalam membangun fondasi ekosistem kripto yang lebih kuat di Indonesia.</p>
<p>“Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk mendorong inovasi sekaligus memperkuat infrastruktur keuangan digital di Indonesia. Stablecoin tidak hanya berperan dalam aktivitas trading, tetapi juga membuka peluang baru dalam ekosistem aset digital dan ekonomi digital,” ujar Calvin.</p>
<p>Dengan meningkatnya adopsi global dan dukungan infrastruktur digital yang terus berkembang, Indonesia dinilai berada pada posisi strategis untuk memanfaatkan peluang ini. Kolaborasi antara Tokocrypto dan Circle diharapkan dapat menjadi katalis dalam membangun ekosistem keuangan digital yang lebih inklusif, efisien, dan terintegrasi dengan sistem global.</p>
<h3><strong>About Tokocrypto</strong></h3>
<p>Tokocrypto merupakan pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang didirikan pada tahun 2018 dan telah terdaftar serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto menghadirkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$30 juta, menyediakan lebih dari 480 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 4,8 juta pengguna di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/04/22/Tokocrypto-dan-1200.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="800">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/04/22/Tokocrypto-dan-1200-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>60% Investor Kripto RI Usia Muda, Gen Z Paling Agresif Bertransaksi</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-89703/60-investor-kripto-ri-usia-muda-gen-z-paling-agresif-bertransaksi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 02:22:18 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Tokocrypto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-89703/60-investor-kripto-ri-usia-muda-gen-z-paling-agresif-bertransaksi</guid>

					<description><![CDATA[<b>SOLO,</b>  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO<b> — </b>Pertumbuhan penggunaan aset kripto di Indonesia terus menunjukkan tren positif, dengan generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial muda, menjadi penggerak utama adopsi nasional. Hal ini mengemuka dalam kegiatan Roadshow Bulan Literasi Kripto (BLK) 2026 yang digelar di Universitas Sebelas Maret, Solo, pada tanggal 14 April 2026, hasil kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), dan Tokocrypto.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>SOLO,</b> <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a><b> — </b>Pertumbuhan penggunaan aset kripto di Indonesia terus menunjukkan tren positif, dengan generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial muda, menjadi penggerak utama adopsi nasional. Hal ini mengemuka dalam kegiatan Roadshow Bulan Literasi Kripto (BLK) 2026 yang digelar di Universitas Sebelas Maret, Solo, pada tanggal 14 April 2026, hasil kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), dan Tokocrypto.</p>
<p>Berdasarkan Indonesia Crypto &amp; Web3 Industry Report 2025, sebanyak 93% responden telah familiar dengan aset kripto, dengan lebih dari separuhnya merupakan Gen Z yang aktif menjadikan kripto sebagai bagian dari percakapan finansial sehari-hari di media digital dan komunitas online. Fenomena ini menegaskan peran generasi muda sebagai motor utama dalam pertumbuhan ekosistem kripto di Indonesia.</p>
<p><b>Kepala Departemen Pengawasan Inovasi Aset Keuangan Digital (IAKD) Otoritas Jasa Keuangan, Dino Milano Siregar,</b> menilai tingginya partisipasi generasi muda di pasar kripto belum sepenuhnya mencerminkan tingkat literasi finansial yang matang. Ia menjelaskan bahwa keterlibatan Gen Z tidak selalu didasarkan pada pertimbangan investasi yang rasional, melainkan juga dipengaruhi oleh dinamika sosial di ruang digital.</p>
<p>“Partisipasi yang tinggi ini perlu kita lihat secara lebih kritis. Tidak semua didorong oleh pemahaman yang kuat, tetapi juga oleh faktor <i>social learning, peer influence,</i> hingga <i>fear of missing out</i> atau FOMO yang sangat kuat di kalangan generasi muda,” ujar Dino.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi regulator dan pelaku industri untuk memperkuat edukasi. “Di sinilah pentingnya peran literasi. Kita ingin memastikan bahwa generasi muda tidak hanya ikut tren, tetapi juga memahami risiko, memiliki strategi, dan mampu mengambil keputusan keuangan yang lebih bijak,” tambahnya.</p>
<h2>Gen Z Cenderung Lebih Aktif di Kripto</h2>
<p><b>Business Development &amp; Research Lead Tokocrypto, Indriana,</b> mengungkapkan bahwa dari sisi platform, Gen Z menunjukkan karakteristik yang berbeda dibanding generasi sebelumnya. “Gen Z cenderung lebih aktif dan memiliki risk appetite yang lebih tinggi. Mereka cepat dalam mengambil keputusan, terutama saat melihat peluang dari tren pasar. Namun di sisi lain, mereka juga mulai menunjukkan perkembangan positif dengan meningkatnya literasi, seperti diversifikasi aset dan pengelolaan portofolio yang lebih strategis,” ujarnya.</p>
<p>Data internal Tokocrypto menunjukkan bahwa sebanyak 26,9% investor berada pada rentang usia 18–24 tahun dan 35,1% di usia 25–30 tahun. Artinya, lebih dari 60% pengguna platform didominasi generasi muda. Selain memiliki frekuensi transaksi yang tinggi, Gen Z juga dikenal sebagai digital-native yang mengandalkan media sosial, komunitas, dan influencer dalam mengambil keputusan investasi.</p>
<p>Indriana menambahkan bahwa peran platform <i>exchange</i> tidak hanya sebatas sebagai fasilitator transaksi, tetapi juga sebagai penggerak edukasi.</p>
<p>“Kami melihat edukasi sebagai fondasi penting untuk menciptakan ekosistem yang sehat dan berkelanjutan. Melalui berbagai inisiatif seperti Tokocrypto Academy, Weekly Research, webinar, hingga <i>workshop</i> dan kolaborasi dengan kampus, kami ingin memastikan pengguna tidak hanya ikut tren, tetapi juga memahami risiko dan strategi investasi,” jelasnya.</p>
<p>Sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi, Tokocrypto juga mengembangkan program edukasi berbasis komunitas seperti OBRAS (Obrolan Komunitas) yang telah menjangkau lebih dari 50 kota dengan total partisipasi lebih dari 200 ribu orang sepanjang 2025. Program ini menjadi salah satu bentuk pendekatan inklusif untuk memperluas pemahaman masyarakat terhadap aset kripto, termasuk di wilayah yang sebelumnya belum terjangkau edukasi.</p>
<p>Selain edukasi, fitur-fitur pendukung seperti Dollar Cost Averaging (DCA), staking, dan convert juga dihadirkan untuk membantu pengguna membangun strategi investasi jangka panjang yang lebih disiplin. Pendekatan ini diharapkan mampu mengurangi perilaku spekulatif dan mendorong pengambilan keputusan yang lebih terukur.</p>
<h2>Fenomena Dominasi Gen Z di Industri Kripto</h2>


<p>Fenomena dominasi Gen Z dalam adopsi kripto juga tercermin secara global. Studi Protocol Theory menunjukkan bahwa generasi muda di Amerika Serikat memiliki tingkat kepercayaan lebih tinggi terhadap kripto dibandingkan institusi keuangan tradisional, dengan 22% Gen Z lebih mempercayai kripto dalam menjaga aset mereka, dibandingkan hanya 13% pada Gen X dan 5% pada <i>baby boomers</i>. Preferensi ini didorong oleh kebutuhan akan kontrol, transparansi, dan akses terhadap aset digital.</p>
<p>Menanggapi tren tersebut, Indriana, menilai bahwa pola ini juga mulai terlihat di Indonesia, terutama dari cara Gen Z memandang kepemilikan aset. “Gen Z cenderung ingin memiliki kendali langsung atas aset mereka dan lebih transparan dalam memantau pergerakannya. Ini yang membuat kripto menjadi menarik, karena memberikan rasa kontrol dan akses yang sebelumnya tidak mereka dapatkan di sistem keuangan konvensional,” ujarnya.</p>
<p>Di sisi lain, laporan World Economic Forum juga menyoroti bahwa tekanan ekonomi seperti stagnasi pendapatan dan meningkatnya biaya hidup mendorong sebagian Gen Z untuk mencari alternatif investasi yang lebih berisiko, termasuk kripto . Hal ini menunjukkan bahwa selain faktor teknologi, kondisi ekonomi juga berperan dalam membentuk perilaku investasi generasi muda.</p>
<p>Indriana menambahkan bahwa kombinasi faktor teknologi dan ekonomi ini perlu diimbangi dengan pendekatan edukasi yang tepat. “Ketertarikan yang tinggi perlu diimbangi dengan pemahaman yang kuat. Tanpa literasi yang cukup, keputusan investasi bisa menjadi terlalu reaktif terhadap tren, bukan berdasarkan strategi jangka panjang,” katanya.</p>
<p>Melalui diskusi panel dalam rangkaian BLK 2026, para pelaku industri berupaya mengeksplorasi secara kritis apakah tingginya partisipasi Gen Z di pasar kripto mencerminkan literasi finansial yang kuat, atau justru lebih dipengaruhi oleh dinamika sosial dan tren digital. Ke depan, kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan institusi pendidikan dinilai menjadi kunci dalam memastikan pertumbuhan ekosistem kripto yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia.</p>



<h3 class="css-1fe22q1">Tentang Tokocrypto</h3>
Tokocrypto merupakan pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang didirikan pada tahun 2018 dan telah terdaftar serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto menghadirkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$30 juta, menyediakan lebih dari 480 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 4,8 juta pengguna di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.

<strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. </strong>

]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/04/21/public-1-2.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="800">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Tokocrypto]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/04/21/public-1-2-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Tokocrypto]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Tokocrypto Optimistis Dorong Transaksi Lewat Kolaborasi dengan BRI dan Bank Mandiri</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-89177/tokocrypto-optimistis-dorong-transaksi-lewat-kolaborasi-dengan-bri-dan-bank-mandiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 08:59:36 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Tokocrypto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-89177/tokocrypto-optimistis-dorong-transaksi-lewat-kolaborasi-dengan-bri-dan-bank-mandiri</guid>

					<description><![CDATA[<div class="article-container css-1i68010">
<div class="css-1yvie82">
<b>JAKARTA</b>,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Platform perdagangan aset kripto, Tokocrypto terus memperkuat strategi bisnisnya di tengah tren penurunan transaksi aset kripto nasional dengan menghadirkan kanal deposit baru melalui dua bank BUMN, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Mandiri. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kemudahan akses bagi pengguna sekaligus mendorong kembali aktivitas transaksi di platform.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[

<p><b>JAKARTA</b>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Platform perdagangan aset kripto, Tokocrypto terus memperkuat strategi bisnisnya di tengah tren penurunan transaksi aset kripto nasional dengan menghadirkan kanal deposit baru melalui dua bank BUMN, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Mandiri. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kemudahan akses bagi pengguna sekaligus mendorong kembali aktivitas transaksi di platform.</p>
<p>Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai transaksi aset kripto nasional pada Februari 2026 tercatat sebesar Rp24,33 triliun, mengalami penurunan dibandingkan Januari yang mencapai Rp29,28 triliun. <b>Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso,</b> menyampaikan bahwa penurunan tersebut selaras dengan pelemahan harga sejumlah aset kripto global.</p>
<p>“Posisinya telah menurun dibandingkan posisi Januari 2026 dan ini sejalan dengan penurunan harga sejumlah aset kripto utama di global,” ujar Adi dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Maret 2026 di Jakarta.</p>
<p>Menanggapi kondisi tersebut, <b>CEO Tokocrypto, Calvin Kizana</b>, menilai bahwa perlambatan transaksi merupakan bagian dari siklus alami pasar kripto. Ia menjelaskan bahwa setelah mengalami lonjakan signifikan, pasar kini memasuki fase konsolidasi.</p>
<p>“Pasar kripto saat ini berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan sebelumnya. Kondisi ini ditandai dengan koreksi harga dan penurunan volume transaksi, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor global,” ujar Calvin.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa dinamika geopolitik global, khususnya konflik di Timur Tengah, turut memengaruhi sentimen pasar. “Peningkatan tensi geopolitik mendorong investor global cenderung menghindari aset berisiko (<i>risk-off</i>), termasuk kripto. Di sisi lain, kebijakan suku bunga tinggi di Amerika Serikat juga memicu likuidasi besar pada posisi leverage di pasar kripto, sehingga menekan volume transaksi,” jelasnya.</p>
<p>Dari sisi aliran dana institusional, tren ETF Bitcoin juga mencerminkan kondisi pasar yang masih belum stabil. Pada Maret 2026, ETF Bitcoin sempat mencatat <i>inflow</i> sebesar US$1,13 miliar, namun momentum tersebut melemah dengan <i>outflow</i> mingguan mencapai minus US$296 juta di akhir bulan. Sementara itu, pada awal April, <i>inflow</i> tercatat sekitar US$69,6 juta, yang menunjukkan minat institusi masih ada, meski belum cukup kuat untuk mendorong reli pasar secara signifikan.</p>
<h2>Upaya Penguatan Transaksi Kripto</h2>
<p>Sejalan dengan upaya OJK dalam mendorong penguatan industri kripto, Tokocrypto mengambil langkah proaktif dengan memperluas kanal deposit. Kehadiran BRI dan Bank Mandiri sebagai opsi baru melengkapi metode pembayaran yang sebelumnya sudah tersedia, seperti BCA dan QRIS.</p>
<p>“Penambahan kanal deposit melalui bank-bank besar seperti BRI dan Bank Mandiri merupakan bagian dari strategi kami untuk meningkatkan inklusivitas dan kemudahan akses bagi masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa siapa pun dapat masuk ke pasar kripto dengan lebih praktis dan nyaman,” kata Calvin.</p>
<p>Menurutnya, kemudahan akses menjadi faktor penting dalam mendorong partisipasi investor, terutama di tengah kondisi pasar yang sedang melambat. Dengan semakin banyak pilihan metode deposit, diharapkan pengguna dapat lebih aktif melakukan transaksi.</p>
<h2>Tingginya Minat Investor Kripto</h2>
<p>Di tengah perlambatan transaksi, minat masyarakat terhadap aset kripto di Indonesia masih menunjukkan tren positif. Per Februari 2026, jumlah konsumen aset keuangan digital dan aset kripto mencapai 21,07 juta, tumbuh 1,76% secara bulanan.</p>
<p>Tokocrypto sendiri mencatat memiliki sekitar 4,8 juta pengguna dengan nilai transaksi lebih dari US$1,5 miliar pada kuartal I 2025. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun jumlah pengguna belum mendominasi secara nasional, aktivitas transaksi di platform Tokocrypto tetap tinggi dan didominasi oleh investor dengan nilai transaksi yang signifikan.</p>
<p>Ke depan, Tokocrypto optimistis bahwa kondisi pasar akan berangsur membaik, khususnya pada kuartal II 2026. Harapan ini didukung oleh potensi stabilisasi kondisi makroekonomi global serta meredanya tensi geopolitik.</p>
<p>Selain itu, momentum Bulan Literasi Kripto (BLK) yang berlangsung pada April hingga Mei 2026 juga diproyeksikan menjadi katalis positif bagi industri. Program ini akan melibatkan berbagai pelaku industri dalam meningkatkan edukasi dan literasi terkait aset kripto, Web3, blockchain, serta keuangan digital secara umum.</p>
<p>“Kami percaya bahwa edukasi memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan industri kripto. Tokocrypto siap berkontribusi aktif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran investor, terutama di tengah kondisi pasar yang cenderung menantang seperti saat ini,” tutup Calvin.</p>



<strong>About Tokocrypto</strong>
Tokocrypto adalah pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang berdiri sejak 2018 dan terdaftar di OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto menawarkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah digunakan. Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$30 juta, menyediakan lebih dari 480 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 4,5 juta pengguna di Indonesia. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.


<strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/04/09/Ilustrasi-platform-perdagangan-aset-kripto-Tokocrypto-1.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="394">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ilustrasi platform perdagangan aset kripto Tokocrypto (1)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/04/09/Ilustrasi-platform-perdagangan-aset-kripto-Tokocrypto-1-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ilustrasi platform perdagangan aset kripto Tokocrypto (1)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Harga Bitcoin Menguat di Tengah Gejolak Geopolitik, Pasar Cari Alternatif Selain Emas</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-88536/harga-bitcoin-menguat-di-tengah-gejolak-geopolitik-pasar-cari-alternatif-selain-emas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 04:54:25 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Tokocrypto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-88536/harga-bitcoin-menguat-di-tengah-gejolak-geopolitik-pasar-cari-alternatif-selain-emas</guid>

					<description><![CDATA[<b>JAKARTA</b>,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO –Harga Bitcoin kembali menunjukkan penguatan signifikan dengan naik sekitar 3,18% dalam 24 jam terakhir ke level $73.905 atau sekitar Rp1,25 miliar pada Senin (16/3), mengungguli sebagian besar aset di pasar global yang cenderung berhati-hati di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>JAKARTA</b>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> –Harga Bitcoin kembali menunjukkan penguatan signifikan dengan naik sekitar 3,18% dalam 24 jam terakhir ke level $73.905 atau sekitar Rp1,25 miliar pada Senin (16/3), mengungguli sebagian besar aset di pasar global yang cenderung berhati-hati di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.</p>
<p>Kenaikan ini juga menunjukkan korelasi yang semakin kuat dengan emas, dengan tingkat korelasi mencapai sekitar 28,14%, mengindikasikan bahwa Bitcoin mulai diposisikan investor sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian global.</p>
<p>Lonjakan harga Bitcoin terjadi ketika risiko geopolitik meningkat setelah konflik di Timur Tengah memicu kenaikan harga minyak mendekati $100 per barel, level tertinggi sejak 2022. Kondisi ini mendorong kekhawatiran inflasi global sekaligus membuat investor mencari alternatif penyimpan nilai di luar aset tradisional.</p>
<p><b>CEO Tokocrypto Calvin Kizana,</b> menilai bahwa dinamika pasar saat ini memperlihatkan perubahan persepsi investor terhadap Bitcoin di tengah ketidakpastian global.</p>
<p>“Ketika ketegangan geopolitik meningkat dan harga minyak melonjak, pasar biasanya mencari aset yang dianggap tahan terhadap tekanan inflasi dan risiko mata uang. Saat ini kita melihat Bitcoin semakin sering diperlakukan seperti emas digital, yakni sebagai alternatif lindung nilai terhadap gejolak makroekonomi,” ujar Calvin.</p>
<h3>Dukungan Arus Masuk Institusi</h3>
<p>Selain faktor geopolitik, kenaikan harga Bitcoin juga didorong oleh kembalinya permintaan institusional melalui ETF spot Bitcoin di Amerika Serikat. Sepanjang Maret, produk ETF Bitcoin tercatat telah menarik sekitar $1,3 miliar arus masuk bersih, menandai pemulihan minat investor besar setelah periode perlambatan pada akhir 2025.</p>
<p>Dalam lima hari perdagangan terakhir saja, ETF Bitcoin di AS mencatat arus masuk lebih dari $767 juta, dengan BlackRock iShares Bitcoin Trust (IBIT) menyumbang sekitar $600 juta dari total tersebut. Secara keseluruhan, ETF telah menyerap sekitar 18.000 BTC sejak awal Maret, memperkuat permintaan struktural di pasar.</p>
<p>Di sisi lain, reli harga juga diperkuat oleh dinamika pasar derivatif. Data menunjukkan lonjakan likuidasi posisi sebesar 420% dalam 24 jam, dengan lebih dari 92% berasal dari posisi <i>short,</i> yang memicu efek short squeeze dan mempercepat kenaikan harga.</p>
<p>Calvin menjelaskan bahwa kombinasi arus masuk institusional dan tekanan pada posisi <i>leverage bearish</i> menjadi katalis penting dalam pergerakan harga terbaru.</p>
<p>“ETF memberikan permintaan riil dari investor institusional, sementara likuidasi posisi short mempercepat pergerakan harga di pasar derivatif. Kombinasi dua faktor ini menciptakan momentum yang kuat bagi Bitcoin dalam jangka pendek,” jelasnya.</p>
<h3>Struktur Teknikal: Momentum Jangka Pendek Menguat</h3>
<p>Dari sisi teknikal, Bitcoin berhasil menembus rata-rata pergerakan 50 hari di sekitar $71.125, yang menjadi sinyal penguatan momentum dalam jangka pendek. Level ini kini menjadi salah satu area support penting yang dipantau pasar.</p>
<p>Namun secara jangka panjang, Bitcoin masih berada di bawah <i>200-day moving average </i>sekitar $93.939, yang menunjukkan tren bearish struktural masih membayangi.</p>
<p>Indikator teknikal lainnya memperlihatkan kondisi yang campuran, RSI 7-hari di level 70 mendekati area overbought, sementara MACD positif menunjukkan momentum bullish jangka pendek masih berlanjut.</p>
<p>Calvin menilai kondisi ini mencerminkan fase transisi pasar kripto yang masih sensitif terhadap sentimen makro. “Momentum jangka pendek terlihat positif, tetapi pasar masih berada dalam fase konsolidasi besar. Selama Bitcoin belum mampu menembus rata-rata 200 hari, reli kemungkinan akan menghadapi resistensi kuat di level atas,” kata Calvin.</p>
<p>Dalam jangka pendek, analis memperkirakan Bitcoin berpotensi mengujicoba kembali area resistensi $74.000–$75.000 apabila mampu mempertahankan support di sekitar $71.500.</p>
<p>Penembusan di atas $74.000 dapat membuka peluang menuju $77.000. Sebaliknya, jika momentum melemah atau arus masuk ETF melambat, harga berisiko turun kembali ke area $69.000.</p>
<p>Secara keseluruhan, pergerakan Bitcoin saat ini didorong oleh kombinasi lindung nilai makro, akumulasi institusional, serta momentum teknikal jangka pendek, sementara meningkatnya partisipasi investor ritel di dalam negeri turut memberikan sentimen positif bagi pasar kripto menjelang akhir Ramadan.</p>
<h3>Aktivitas Trader Meningkat Menjelang Lebaran</h3>
<p>Di dalam negeri, momentum penguatan pasar kripto juga bertepatan dengan periode menjelang Lebaran dan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR), yang biasanya ikut mendorong peningkatan aktivitas investasi ritel.</p>
<p>Tokocrypto mencatat adanya peningkatan jumlah <i>active trader </i>dan <i>first-time trader</i> lebih dari 30% di platform dalam beberapa hari terakhir, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aset kripto.</p>
<p>Tren ini juga didorong oleh kehadiran kampanye Ramadan bertajuk “<i>Ramadan Berkah Bersama Tokocrypto! Total Hadiah hingga IDR250 Juta</i>”, yang mengajak masyarakat untuk memperbanyak silaturahmi sekaligus mengundang kerabat terdekat untuk ikut berpartisipasi di ekosistem kripto.</p>
<p>Calvin mengatakan bahwa periode Ramadan hingga menjelang Idul Fitri kerap menjadi momentum meningkatnya partisipasi investor baru di pasar kripto. “Kami melihat adanya peningkatan jumlah trader aktif dan pengguna baru di platform Tokocrypto menjelang Lebaran. Pencairan THR sering kali menjadi momentum bagi sebagian masyarakat untuk mulai mencoba berinvestasi, termasuk di aset kripto,” ujar Calvin.</p>
<p>Ia menambahkan, berbagai program insentif dan kampanye pemasaran yang dijalankan selama Ramadan diharapkan dapat semakin mendorong aktivitas transaksi di pasar.</p>
<p>Melalui program Ramadan Berkah Bersama Tokocrypto, perusahaan ingin menghadirkan semangat Ramadan yang bukan hanya identik dengan berbagi, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mulai mengenal dan bertransaksi aset kripto secara lebih luas.</p>
<p>“Dengan adanya insentif serta program promosi yang kami jalankan selama Ramadan, kami berharap dapat mendorong peningkatan nilai transaksi baik di platform Tokocrypto maupun secara nasional. Kami optimistis momentum ini dapat menjadi penutup Ramadan yang ‘hijau’ bagi pasar kripto tahun ini,” tambahnya.</p>
<p><strong>About Tokocrypto</strong>
Tokocrypto adalah pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang berdiri sejak 2018 dan terdaftar di OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto menawarkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah digunakan.</p>
<p>Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$30 juta, menyediakan lebih dari 400 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 4 juta pengguna di Indonesia. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/03/17/Ilustrasi-pergerakan-harga-Bitcoin-BTC-yang-meningkat-di-tengah-gejolak-geopolitik-Timur-Tengah-2.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="394">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ilustrasi pergerakan harga Bitcoin (BTC) yang meningkat di tengah gejolak geopolitik Timur Tengah (2)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/03/17/Ilustrasi-pergerakan-harga-Bitcoin-BTC-yang-meningkat-di-tengah-gejolak-geopolitik-Timur-Tengah-2-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ilustrasi pergerakan harga Bitcoin (BTC) yang meningkat di tengah gejolak geopolitik Timur Tengah (2)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Pergantian Pimpinan Pengawas Kripto OJK, Dorong Kolaborasi Regulator dan Industri</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-88400/pergantian-pimpinan-pengawas-kripto-ojk-dorong-kolaborasi-regulator-dan-industri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 02:42:12 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Tokocrypto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-88400/pergantian-pimpinan-pengawas-kripto-ojk-dorong-kolaborasi-regulator-dan-industri</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui Adi Budiarso untuk menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia menggantikan Hasan Fawzi yang kini dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui Adi Budiarso untuk menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia menggantikan Hasan Fawzi yang kini dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.</p>
<p>Mengutip laman resmi Kementerian Keuangan, Adi Budiarso saat ini menjabat sebagai Direktur Pengembangan Perbankan, Pasar Keuangan, dan Pembiayaan Lainnya di Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan.</p>
<p>Pelaku industri aset kripto menyambut baik kepemimpinan baru ini sekaligus menyampaikan apresiasi atas kontribusi Hasan Fawzi selama memimpin pengawasan sektor inovasi teknologi keuangan dan aset kripto.</p>
<p><strong>CEO Tokocrypto, Calvin Kizana</strong>, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Bapak Hasan Fawzi atas perannya dalam memperkuat fondasi industri kripto di Indonesia.</p>
<p>“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Bapak Hasan Fawzi atas kepemimpinan dan kontribusinya selama menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas IAKD. Di bawah kepemimpinan beliau, ekosistem kripto di Indonesia menunjukkan perkembangan yang signifikan, baik dari sisi tata kelola, penguatan regulasi, maupun peningkatan kepercayaan publik terhadap industri ini,” ujar Calvin.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa salah satu pencapaian penting dalam periode tersebut adalah proses peralihan pengawasan industri kripto dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) ke OJK yang berjalan dengan baik, dengan tetap menjaga keberlanjutan ekosistem yang telah terbentuk.</p>
<p>Tokocrypto juga menyambut baik penunjukan Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas IAKD yang baru. Industri berharap kepemimpinan baru ini dapat semakin memperkuat ekosistem inovasi teknologi keuangan dan aset digital di Indonesia.</p>
<p>“Kami menyambut baik penunjukan Bapak Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas IAKD yang baru. Kami berharap di bawah kepemimpinan beliau, ekosistem aset kripto dan inovasi teknologi keuangan di Indonesia dapat terus berkembang secara berkelanjutan,” kata Calvin.</p>
<p>Menurutnya, dukungan regulasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi akan menjadi kunci bagi pertumbuhan industri di masa depan.</p>
<p>“Ke depan, kami berharap OJK dapat terus mendorong terciptanya regulasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memberikan ruang inovasi bagi pelaku industri, serta memperkuat kolaborasi antara regulator, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan sinergi yang semakin kuat, kami optimistis industri aset kripto Indonesia dapat semakin berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi digital nasional sekaligus memberikan perlindungan yang optimal bagi masyarakat,” jelasnya.</p>
<h2><strong>Pertumbuhan Transaksi dan Status Syariah Kripto</strong></h2>
<p>Di tengah dinamika regulasi dan perkembangan industri, aktivitas perdagangan aset kripto di Indonesia masih menunjukkan tren yang kuat. Data dari Bursa Kripto PT Central Finansial X (CFX) mencatat volume transaksi di pasar spot mencapai Rp24,33 triliun selama periode 1–28 Februari 2026. Selain itu, aktivitas perdagangan di pasar derivatif juga mencatat nilai transaksi sebesar Rp3,88 triliun pada periode yang sama, mencerminkan tingginya minat pelaku pasar terhadap instrumen kripto di Indonesia.</p>
<p>Calvin menilai, data tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap aset kripto di Indonesia masih tetap kuat, baik di pasar spot maupun derivatif. “Ini menjadi sinyal bahwa industri kripto nasional tetap memiliki daya tarik yang besar dan terus berkembang di tengah proses penguatan regulasi. Momentum ini juga menunjukkan pentingnya kehadiran kebijakan yang mendukung inovasi, menjaga kepercayaan pasar, serta memperkuat perlindungan bagi konsumen,” ujar Calvin.</p>
<p>Perkembangan industri ini juga diikuti dengan perhatian dari berbagai kalangan, termasuk lembaga keagamaan. Muhammadiyah baru-baru ini menerbitkan fatwa terkait hukum kripto dalam Islam melalui Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada 4 Maret 2026.</p>
<p>Dalam fatwa tersebut dijelaskan bahwa kripto pada dasarnya dapat dikategorikan sebagai harta (māl mutaqawwam), yakni aset yang memiliki nilai ekonomi, dapat dimiliki, disimpan, dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Oleh karena itu, hukum dasar transaksi kripto pada prinsipnya adalah mubah atau diperbolehkan selama tidak melanggar prinsip-prinsip syariah.</p>
<p>Namun, Muhammadiyah menegaskan bahwa kebolehan tersebut bersifat bersyarat. Jika aset atau mekanisme transaksi kripto mengandung unsur riba, penipuan, perjudian, atau spekulasi berlebihan, maka hukumnya dapat berubah menjadi tidak diperbolehkan.</p>
<p>Dalam dokumen tersebut juga dijelaskan sejumlah aktivitas kripto yang dinilai diperbolehkan, antara lain investasi kripto di pasar spot, penggunaan kripto sebagai penyimpan nilai berbasis teknologi kriptografi, pemanfaatan utility token dalam ekosistem blockchain, governance token yang memberikan hak partisipasi dalam tata kelola proyek, serta airdrop kripto selama tidak melibatkan aktivitas yang melanggar prinsip syariah.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Calvin mengatakan pandangan Muhammadiyah menjadi salah satu perkembangan positif yang dapat membantu memperluas pemahaman publik terhadap aset kripto, khususnya dari perspektif syariah.</p>
<p>“Kami melihat pandangan Muhammadiyah ini sebagai kontribusi penting dalam memperkaya pemahaman masyarakat mengenai aset kripto. Ini memberikan perspektif bahwa kripto tidak hanya dilihat dari sisi tren investasi, tetapi juga dari aspek utilitas, tata kelola, dan mekanisme transaksinya. Ke depan, edukasi dan literasi tetap menjadi faktor penting agar masyarakat dapat memahami aset kripto secara lebih utuh dan bijak,” tutup Calvin.</p>
<h3><strong>About Tokocrypto</strong></h3>
<p>Tokocrypto adalah pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang berdiri sejak 2018 dan terdaftar di OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto menawarkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah digunakan. Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$30 juta, menyediakan lebih dari 400 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 4 juta pengguna di Indonesia. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/03/13/Pergantian-Pimpinan-Pengawas-Kripto-OJK-Dorong-Kolaborasi-Regulator-dan-Industri.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="394">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Pergantian Pimpinan Pengawas Kripto OJK Dorong Kolaborasi Regulator dan Industri]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/03/13/Pergantian-Pimpinan-Pengawas-Kripto-OJK-Dorong-Kolaborasi-Regulator-dan-Industri-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Pergantian Pimpinan Pengawas Kripto OJK Dorong Kolaborasi Regulator dan Industri]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Industri Kripto Sumbang Rp1,93 Triliun, Edukasi Pajak Makin Diperkuat</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-88161/industri-kripto-sumbang-rp193-triliun-edukasi-pajak-makin-diperkuat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2026 22:09:06 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Tokocrypto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-88161/industri-kripto-sumbang-rp193-triliun-edukasi-pajak-makin-diperkuat</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Di tengah peningkatan aktivitas pasar, aspek kepatuhan dan pemahaman perpajakan menjadi semakin krusial bagi investor maupun pelaku industri, khususnya dalam pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Di tengah peningkatan aktivitas pasar, aspek kepatuhan dan pemahaman perpajakan menjadi semakin krusial bagi investor maupun pelaku industri, khususnya dalam pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan.</p>
<p>Berdasarkan data terbaru Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu), penerimaan pajak dari aset kripto hingga Januari 2026 tercatat sebesar Rp1,93 triliun. Angka tersebut terdiri dari Rp246,45 miliar (2022), Rp220,83 miliar (2023), Rp620,4 miliar (2024), Rp796,74 miliar (2025), serta Rp43,45 miliar pada Januari 2026. Data ini menegaskan potensi kontribusi industri kripto terhadap penerimaan negara, sekaligus menguatkan urgensi kepatuhan pajak investor.</p>
<p>Dalam sesi edukasi perpajakan yang digelar Tokocrypto bersama Ideatax pada 27 Februari 2026 di Jakarta, dibahas pembaruan aturan yang berdampak pada transaksi kripto, termasuk pemberlakuan PMK Nomor 50 Tahun 2025 yang mengubah skema pajak perdagangan aset kripto.</p>
<h3>Skema Baru Dorong Exchange Dalam Negeri Lebih Kompetitif</h3>
<p>Mengacu pada PMK-50/2025 menetapkan bahwa transaksi jual aset kripto dikenakan PPh Final, sementara PPN tidak lagi dipungut karena aset kripto dipersamakan sebagai surat berharga. Aturan ini juga membedakan tarif berdasarkan platform: 0,21% untuk transaksi pada platform dalam negeri (DN) dan 1% untuk transaksi pada platform luar negeri (LN) dikenakan tarif 1%.</p>
<p><b>Chief Financial Officer (CFO) Tokocrypto, Sefcho Rizal,</b> menyatakan skema baru tersebut dapat memperkuat daya saing <i>exchange</i> dalam negeri sekaligus mendorong transaksi yang lebih patuh regulasi.</p>
<p>“PMK-50/2025 membuat skema pajak menjadi lebih jelas dan sederhana. Pembedaan tarif 0,21% untuk platform dalam negeri memberi sinyal positif bagi ekosistem kripto nasional dan mendorong pengguna untuk bertransaksi di exchange berizin,” ujar Sefcho.</p>
<p>Ia menambahkan, exchange berizin berperan penting membantu kepatuhan karena proses pemungutan pajak dilakukan secara otomatis sesuai ketentuan yang berlaku. Tokocrypto juga menyediakan akses laporan pajak tahunan agar pengguna lebih mudah menyiapkan dokumen pelaporan.</p>
<p>“Kami berupaya memudahkan pengguna lewat fitur laporan ringkasan pajak tahunan di platform, sehingga proses pelaporan SPT bisa lebih rapi dan akurat,” tambahnya.</p>
<p>Tokocrypto juga meraih penghargaan sebagai salah satu wajib pajak dengan kontribusi terbesar. Penghargaan ini diberikan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Selatan I (Kanwil DJP Jaksel I) sebagai bentuk apresiasi atas kepatuhan dan kontribusi signifikan Tokocrypto terhadap penerimaan pajak nasional.</p>
<p>&#8220;Pencapaian ini tidak lepas dari dukungan komunitas pengguna yang terus tumbuh. Dengan lebih dari 4,8 juta pengguna aktif yang bertransaksi setiap hari melakukan investasi maupun trading,&#8221; tutur Sefcho.</p>
<h3>Investor Tertib Lapor SPT, Aset Kripto Tetap Dicantumkan sebagai Harta</h3>


<p><b>Partner Ideatax, Jovita Budianto, </b>menegaskan bahwa meskipun pajak atas transaksi kripto bersifat final dan dipungut melalui <i>exchange</i>, kepemilikan aset kripto tetap wajib dilaporkan dalam SPT Tahunan pada daftar harta.</p>
<p>“Pajak final bukan berarti selesai dari sisi pelaporan. Aset kripto tetap perlu dicantumkan di SPT Tahunan sebagai bagian dari harta, umumnya masuk kategori investasi lainnya,” kata Jovita.</p>
<p>Menurutnya, ketelitian pelaporan penting untuk menghindari ketidakseimbangan analisis harta yang dapat memicu klarifikasi otoritas pajak. Ideatax juga mengajak wajib pajak tidak menunda pelaporan dan memastikan seluruh aset, termasuk kripto, dicantumkan secara benar.</p>
<p>“Kepatuhan pajak adalah bagian dari pengelolaan risiko. Selain menghindari sanksi, pelaporan yang tertib juga memperkuat reputasi dan kredibilitas, baik untuk individu maupun pelaku usaha,” tutup Jovita.</p>
<p>Dengan penerimaan pajak kripto yang telah mencapai Rp1,93 triliun hingga Januari 2026, industri kripto Indonesia kian menunjukkan kontribusi nyata bagi negara. Kolaborasi edukasi antara exchange dan mitra konsultan pajak diharapkan memperkuat literasi, mendorong kepatuhan, serta membangun pertumbuhan ekosistem kripto yang lebih transparan dan berkelanjutan.</p>



<strong>Tentang Tokocrypto</strong>
Tokocrypto adalah pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang berdiri sejak 2018 dan terdaftar di OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto menawarkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah digunakan. Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$30 juta, menyediakan lebih dari 400 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 4 juta pengguna di Indonesia. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.


<strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/03/09/Industri-Kripto-Sumbang-Rp1-93-Triliun-Edukasi-Pajak-Makin-Diperkuat.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1500"
				height="842">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Industri Kripto Sumbang Rp1 93 Triliun Edukasi Pajak Makin Diperkuat]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/03/09/Industri-Kripto-Sumbang-Rp1-93-Triliun-Edukasi-Pajak-Makin-Diperkuat-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Industri Kripto Sumbang Rp1 93 Triliun Edukasi Pajak Makin Diperkuat]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Dinamika Penetapan Status Syariah Aset Kripto di Indonesia Masih Berlanjut</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-87395/dinamika-penetapan-status-syariah-aset-kripto-di-indonesia-masih-berlanjut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2026 03:58:11 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Tokocrypto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-87395/dinamika-penetapan-status-syariah-aset-kripto-di-indonesia-masih-berlanjut</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa sampai saat ini pembahasan mengenai status kesesuaian aset kripto terhadap prinsip syariah masih berlangsung dan belum menghasilkan keputusan final. Diskusi ini dilakukan bersama Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan memerlukan kajian mendalam sebelum penetapan kebijakan resmi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa sampai saat ini pembahasan mengenai status kesesuaian aset kripto terhadap prinsip syariah masih berlangsung dan belum menghasilkan keputusan final. Diskusi ini dilakukan bersama Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan memerlukan kajian mendalam sebelum penetapan kebijakan resmi.</p>
<p>Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital OJK, Ludy Arlianto, mengatakan bahwa proses diskusi masih berjalan dan belum mencapai tahap akhir. “Sebenarnya kita sedang diskusi dengan DSN (Dewan Syariah Nasional) terkait aset kripto penggolongannya seperti apa, ini masih dalam tahap diskusi. Jadi, memang masih panjang penjelasannya,” ujar Ludy di Jakarta, Kamis (12/2) seperti dilaporkan Katadata.</p>
<p>Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap aset kripto, termasuk di kalangan investor Muslim yang mempertimbangkan kesesuaian instrumen digital tersebut dengan prinsip keuangan syariah. Hingga kini, belum ada fatwa resmi dari MUI yang menyatakan bahwa aset kripto secara umum sesuai (halal) atau tidak sesuai (non-halal) dengan syariah.</p>
<p>Sebelumnya, Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu, menyebut bahwa kripto berpotensi masuk kategori non-halal karena belum memiliki underlying asset atau aset dasar nyata sebagaimana disyaratkan dalam beberapa prinsip transaksi syariah.</p>
<h3><strong>Respons Industri Kripto</strong></h3>
<p>Menyikapi ketidakpastian regulasi syariah tersebut, CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyatakan bahwa pasar aset kripto selalu terbuka untuk dialog dan kajian ilmiah.</p>
<p>“Kami menghormati proses pembahasan yang sedang berlangsung dan siap mendukung setiap upaya klarifikasi regulasi yang memberi kepastian kepada semua pihak, terutama investor Muslim yang ingin memastikan investasinya sesuai prinsip syariah,” ujar Calvin. Ia menambahkan bahwa edukasi dan transparansi informasi penting agar masyarakat dapat membuat keputusan investasi yang tepat.</p>
<p>Calvin menjelaskan di beberapa negara mayoritas Muslim dan yurisdiksi global telah mulai mengembangkan kerangka untuk menilai kripto dari perspektif syariah.</p>
<p>Misalnya, di Malaysia, Dewan Penasihat Syariah Otoritas Sekuritas telah mengidentifikasi sejumlah kripto yang dinilai patuh syariah, dan negara ini bahkan memperbolehkan aktivitas staking pada beberapa aset digital dengan sertifikasi syariah. Di Uni Emirat Arab, pelaku industri kripto bekerja sama dengan institusi keuangan Islam untuk mengembangkan produk yang dirancang sesuai prinsip syariah.</p>
<p>“Profil global ini menunjukkan bahwa perdebatan mengenai syariah dan teknologi digital bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di negara lain yang berupaya menyeimbangkan inovasi teknologi dengan nilai keuangan Islam,” tuturnya.</p>
<p>Menjelang bulan suci Ramadan, banyak umat Muslim yang secara intensif melakukan refleksi terhadap aktivitas finansial mereka sesuai ajaran Islam. Dalam konteks ini, kepastian atas status syariah instrumen investasi seperti kripto menjadi semakin relevan karena masyarakat cenderung mengevaluasi kembali pilihan investasi mereka.</p>
<p>“Ramadan juga menjadi momen bagi pelaku industri dan regulator untuk meningkatkan literasi keuangan syariah dan memberikan informasi yang jelas kepada publik,” kata Calvin.</p>
<h3><strong>Kebutuhan Kajian Mendalam</strong></h3>
<p>OJK menegaskan bahwa proses kajian ini akan terus melibatkan masukan dari berbagai pihak, termasuk asosiasi fintech syariah, akademisi, dan ulama, guna memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil mempertimbangkan aspek hukum, etika, dan kemanfaatan bagi masyarakat luas.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Calvin mengatakan pihaknya mendukung proses kajian yang komprehensif agar publik mendapatkan kejelasan yang bertanggung jawab. “Pembahasan status syariah aset kripto memang perlu dilakukan secara hati-hati dan berbasis kajian. Yang terpenting, masyarakat mendapat informasi yang utuh dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan, karena keputusan yang dihasilkan nantinya akan menjadi rujukan banyak orang,” ujar Calvin.</p>
<p>Calvin menambahkan, industri juga berkepentingan agar diskusi berjalan transparan dan melibatkan perspektif yang luas. “Kami siap berdialog dan berkontribusi dalam edukasi, termasuk menyediakan data dan penjelasan mengenai mekanisme aset kripto, agar proses penilaian bisa lebih objektif dan memberi kepastian bagi investor, khususnya yang mempertimbangkan aspek syariah,” katanya.</p>
<p>Hingga kebijakan final ditetapkan, masyarakat dan investor diimbau untuk mengikuti perkembangan informasi resmi dari OJK dan lembaga terkait serta berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi. Calvin turut mengingatkan pentingnya sikap bijak, terutama menjelang Ramadan ketika banyak orang mengevaluasi kembali pilihan finansialnya.</p>
<p>“Ramadan sering jadi momentum refleksi. Kalau masih ada hal yang sedang dibahas regulator, sebaiknya investor mengedepankan kehati-hatian, memahami risikonya, dan memilih produk yang informasinya jelas,” tutup CEO Tokocrypto.</p>
<h3><strong>About Tokocrypto</strong></h3>
<p>Tokocrypto adalah pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang berdiri sejak 2018 dan terdaftar di OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto menawarkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah digunakan. Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$30 juta, menyediakan lebih dari 400 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 4 juta pengguna di Indonesia. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/02/23/Dinamika-Penetapan-Status-Syariah-Aset-Kripto-di-Indonesia-Masih-Berlanjut.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="394">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Dinamika Penetapan Status Syariah Aset Kripto di Indonesia Masih Berlanjut]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/02/23/Dinamika-Penetapan-Status-Syariah-Aset-Kripto-di-Indonesia-Masih-Berlanjut-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Dinamika Penetapan Status Syariah Aset Kripto di Indonesia Masih Berlanjut]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
