<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Tokocrypto &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/tokocrypto/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Apr 2026 08:59:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Tokocrypto &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>Tokocrypto Optimistis Dorong Transaksi Lewat Kolaborasi dengan BRI dan Bank Mandiri</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-89177/tokocrypto-optimistis-dorong-transaksi-lewat-kolaborasi-dengan-bri-dan-bank-mandiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 08:59:36 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Tokocrypto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-89177/tokocrypto-optimistis-dorong-transaksi-lewat-kolaborasi-dengan-bri-dan-bank-mandiri</guid>

					<description><![CDATA[<div class="article-container css-1i68010">
<div class="css-1yvie82">
<b>JAKARTA</b>,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Platform perdagangan aset kripto, Tokocrypto terus memperkuat strategi bisnisnya di tengah tren penurunan transaksi aset kripto nasional dengan menghadirkan kanal deposit baru melalui dua bank BUMN, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Mandiri. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kemudahan akses bagi pengguna sekaligus mendorong kembali aktivitas transaksi di platform.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[

<p><b>JAKARTA</b>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Platform perdagangan aset kripto, Tokocrypto terus memperkuat strategi bisnisnya di tengah tren penurunan transaksi aset kripto nasional dengan menghadirkan kanal deposit baru melalui dua bank BUMN, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Mandiri. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kemudahan akses bagi pengguna sekaligus mendorong kembali aktivitas transaksi di platform.</p>
<p>Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai transaksi aset kripto nasional pada Februari 2026 tercatat sebesar Rp24,33 triliun, mengalami penurunan dibandingkan Januari yang mencapai Rp29,28 triliun. <b>Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso,</b> menyampaikan bahwa penurunan tersebut selaras dengan pelemahan harga sejumlah aset kripto global.</p>
<p>“Posisinya telah menurun dibandingkan posisi Januari 2026 dan ini sejalan dengan penurunan harga sejumlah aset kripto utama di global,” ujar Adi dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Maret 2026 di Jakarta.</p>
<p>Menanggapi kondisi tersebut, <b>CEO Tokocrypto, Calvin Kizana</b>, menilai bahwa perlambatan transaksi merupakan bagian dari siklus alami pasar kripto. Ia menjelaskan bahwa setelah mengalami lonjakan signifikan, pasar kini memasuki fase konsolidasi.</p>
<p>“Pasar kripto saat ini berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan sebelumnya. Kondisi ini ditandai dengan koreksi harga dan penurunan volume transaksi, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor global,” ujar Calvin.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa dinamika geopolitik global, khususnya konflik di Timur Tengah, turut memengaruhi sentimen pasar. “Peningkatan tensi geopolitik mendorong investor global cenderung menghindari aset berisiko (<i>risk-off</i>), termasuk kripto. Di sisi lain, kebijakan suku bunga tinggi di Amerika Serikat juga memicu likuidasi besar pada posisi leverage di pasar kripto, sehingga menekan volume transaksi,” jelasnya.</p>
<p>Dari sisi aliran dana institusional, tren ETF Bitcoin juga mencerminkan kondisi pasar yang masih belum stabil. Pada Maret 2026, ETF Bitcoin sempat mencatat <i>inflow</i> sebesar US$1,13 miliar, namun momentum tersebut melemah dengan <i>outflow</i> mingguan mencapai minus US$296 juta di akhir bulan. Sementara itu, pada awal April, <i>inflow</i> tercatat sekitar US$69,6 juta, yang menunjukkan minat institusi masih ada, meski belum cukup kuat untuk mendorong reli pasar secara signifikan.</p>
<h2>Upaya Penguatan Transaksi Kripto</h2>
<p>Sejalan dengan upaya OJK dalam mendorong penguatan industri kripto, Tokocrypto mengambil langkah proaktif dengan memperluas kanal deposit. Kehadiran BRI dan Bank Mandiri sebagai opsi baru melengkapi metode pembayaran yang sebelumnya sudah tersedia, seperti BCA dan QRIS.</p>
<p>“Penambahan kanal deposit melalui bank-bank besar seperti BRI dan Bank Mandiri merupakan bagian dari strategi kami untuk meningkatkan inklusivitas dan kemudahan akses bagi masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa siapa pun dapat masuk ke pasar kripto dengan lebih praktis dan nyaman,” kata Calvin.</p>
<p>Menurutnya, kemudahan akses menjadi faktor penting dalam mendorong partisipasi investor, terutama di tengah kondisi pasar yang sedang melambat. Dengan semakin banyak pilihan metode deposit, diharapkan pengguna dapat lebih aktif melakukan transaksi.</p>
<h2>Tingginya Minat Investor Kripto</h2>
<p>Di tengah perlambatan transaksi, minat masyarakat terhadap aset kripto di Indonesia masih menunjukkan tren positif. Per Februari 2026, jumlah konsumen aset keuangan digital dan aset kripto mencapai 21,07 juta, tumbuh 1,76% secara bulanan.</p>
<p>Tokocrypto sendiri mencatat memiliki sekitar 4,8 juta pengguna dengan nilai transaksi lebih dari US$1,5 miliar pada kuartal I 2025. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun jumlah pengguna belum mendominasi secara nasional, aktivitas transaksi di platform Tokocrypto tetap tinggi dan didominasi oleh investor dengan nilai transaksi yang signifikan.</p>
<p>Ke depan, Tokocrypto optimistis bahwa kondisi pasar akan berangsur membaik, khususnya pada kuartal II 2026. Harapan ini didukung oleh potensi stabilisasi kondisi makroekonomi global serta meredanya tensi geopolitik.</p>
<p>Selain itu, momentum Bulan Literasi Kripto (BLK) yang berlangsung pada April hingga Mei 2026 juga diproyeksikan menjadi katalis positif bagi industri. Program ini akan melibatkan berbagai pelaku industri dalam meningkatkan edukasi dan literasi terkait aset kripto, Web3, blockchain, serta keuangan digital secara umum.</p>
<p>“Kami percaya bahwa edukasi memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan industri kripto. Tokocrypto siap berkontribusi aktif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran investor, terutama di tengah kondisi pasar yang cenderung menantang seperti saat ini,” tutup Calvin.</p>



<strong>About Tokocrypto</strong>
Tokocrypto adalah pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang berdiri sejak 2018 dan terdaftar di OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto menawarkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah digunakan. Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$30 juta, menyediakan lebih dari 480 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 4,5 juta pengguna di Indonesia. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.


<strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong>
</p>]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/04/09/Ilustrasi-platform-perdagangan-aset-kripto-Tokocrypto-1.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="394">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ilustrasi platform perdagangan aset kripto Tokocrypto (1)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/04/09/Ilustrasi-platform-perdagangan-aset-kripto-Tokocrypto-1-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ilustrasi platform perdagangan aset kripto Tokocrypto (1)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Harga Bitcoin Menguat di Tengah Gejolak Geopolitik, Pasar Cari Alternatif Selain Emas</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-88536/harga-bitcoin-menguat-di-tengah-gejolak-geopolitik-pasar-cari-alternatif-selain-emas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 04:54:25 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Tokocrypto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-88536/harga-bitcoin-menguat-di-tengah-gejolak-geopolitik-pasar-cari-alternatif-selain-emas</guid>

					<description><![CDATA[<b>JAKARTA</b>,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO –Harga Bitcoin kembali menunjukkan penguatan signifikan dengan naik sekitar 3,18% dalam 24 jam terakhir ke level $73.905 atau sekitar Rp1,25 miliar pada Senin (16/3), mengungguli sebagian besar aset di pasar global yang cenderung berhati-hati di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>JAKARTA</b>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> –Harga Bitcoin kembali menunjukkan penguatan signifikan dengan naik sekitar 3,18% dalam 24 jam terakhir ke level $73.905 atau sekitar Rp1,25 miliar pada Senin (16/3), mengungguli sebagian besar aset di pasar global yang cenderung berhati-hati di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.</p>
<p>Kenaikan ini juga menunjukkan korelasi yang semakin kuat dengan emas, dengan tingkat korelasi mencapai sekitar 28,14%, mengindikasikan bahwa Bitcoin mulai diposisikan investor sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian global.</p>
<p>Lonjakan harga Bitcoin terjadi ketika risiko geopolitik meningkat setelah konflik di Timur Tengah memicu kenaikan harga minyak mendekati $100 per barel, level tertinggi sejak 2022. Kondisi ini mendorong kekhawatiran inflasi global sekaligus membuat investor mencari alternatif penyimpan nilai di luar aset tradisional.</p>
<p><b>CEO Tokocrypto Calvin Kizana,</b> menilai bahwa dinamika pasar saat ini memperlihatkan perubahan persepsi investor terhadap Bitcoin di tengah ketidakpastian global.</p>
<p>“Ketika ketegangan geopolitik meningkat dan harga minyak melonjak, pasar biasanya mencari aset yang dianggap tahan terhadap tekanan inflasi dan risiko mata uang. Saat ini kita melihat Bitcoin semakin sering diperlakukan seperti emas digital, yakni sebagai alternatif lindung nilai terhadap gejolak makroekonomi,” ujar Calvin.</p>
<h3>Dukungan Arus Masuk Institusi</h3>
<p>Selain faktor geopolitik, kenaikan harga Bitcoin juga didorong oleh kembalinya permintaan institusional melalui ETF spot Bitcoin di Amerika Serikat. Sepanjang Maret, produk ETF Bitcoin tercatat telah menarik sekitar $1,3 miliar arus masuk bersih, menandai pemulihan minat investor besar setelah periode perlambatan pada akhir 2025.</p>
<p>Dalam lima hari perdagangan terakhir saja, ETF Bitcoin di AS mencatat arus masuk lebih dari $767 juta, dengan BlackRock iShares Bitcoin Trust (IBIT) menyumbang sekitar $600 juta dari total tersebut. Secara keseluruhan, ETF telah menyerap sekitar 18.000 BTC sejak awal Maret, memperkuat permintaan struktural di pasar.</p>
<p>Di sisi lain, reli harga juga diperkuat oleh dinamika pasar derivatif. Data menunjukkan lonjakan likuidasi posisi sebesar 420% dalam 24 jam, dengan lebih dari 92% berasal dari posisi <i>short,</i> yang memicu efek short squeeze dan mempercepat kenaikan harga.</p>
<p>Calvin menjelaskan bahwa kombinasi arus masuk institusional dan tekanan pada posisi <i>leverage bearish</i> menjadi katalis penting dalam pergerakan harga terbaru.</p>
<p>“ETF memberikan permintaan riil dari investor institusional, sementara likuidasi posisi short mempercepat pergerakan harga di pasar derivatif. Kombinasi dua faktor ini menciptakan momentum yang kuat bagi Bitcoin dalam jangka pendek,” jelasnya.</p>
<h3>Struktur Teknikal: Momentum Jangka Pendek Menguat</h3>
<p>Dari sisi teknikal, Bitcoin berhasil menembus rata-rata pergerakan 50 hari di sekitar $71.125, yang menjadi sinyal penguatan momentum dalam jangka pendek. Level ini kini menjadi salah satu area support penting yang dipantau pasar.</p>
<p>Namun secara jangka panjang, Bitcoin masih berada di bawah <i>200-day moving average </i>sekitar $93.939, yang menunjukkan tren bearish struktural masih membayangi.</p>
<p>Indikator teknikal lainnya memperlihatkan kondisi yang campuran, RSI 7-hari di level 70 mendekati area overbought, sementara MACD positif menunjukkan momentum bullish jangka pendek masih berlanjut.</p>
<p>Calvin menilai kondisi ini mencerminkan fase transisi pasar kripto yang masih sensitif terhadap sentimen makro. “Momentum jangka pendek terlihat positif, tetapi pasar masih berada dalam fase konsolidasi besar. Selama Bitcoin belum mampu menembus rata-rata 200 hari, reli kemungkinan akan menghadapi resistensi kuat di level atas,” kata Calvin.</p>
<p>Dalam jangka pendek, analis memperkirakan Bitcoin berpotensi mengujicoba kembali area resistensi $74.000–$75.000 apabila mampu mempertahankan support di sekitar $71.500.</p>
<p>Penembusan di atas $74.000 dapat membuka peluang menuju $77.000. Sebaliknya, jika momentum melemah atau arus masuk ETF melambat, harga berisiko turun kembali ke area $69.000.</p>
<p>Secara keseluruhan, pergerakan Bitcoin saat ini didorong oleh kombinasi lindung nilai makro, akumulasi institusional, serta momentum teknikal jangka pendek, sementara meningkatnya partisipasi investor ritel di dalam negeri turut memberikan sentimen positif bagi pasar kripto menjelang akhir Ramadan.</p>
<h3>Aktivitas Trader Meningkat Menjelang Lebaran</h3>
<p>Di dalam negeri, momentum penguatan pasar kripto juga bertepatan dengan periode menjelang Lebaran dan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR), yang biasanya ikut mendorong peningkatan aktivitas investasi ritel.</p>
<p>Tokocrypto mencatat adanya peningkatan jumlah <i>active trader </i>dan <i>first-time trader</i> lebih dari 30% di platform dalam beberapa hari terakhir, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aset kripto.</p>
<p>Tren ini juga didorong oleh kehadiran kampanye Ramadan bertajuk “<i>Ramadan Berkah Bersama Tokocrypto! Total Hadiah hingga IDR250 Juta</i>”, yang mengajak masyarakat untuk memperbanyak silaturahmi sekaligus mengundang kerabat terdekat untuk ikut berpartisipasi di ekosistem kripto.</p>
<p>Calvin mengatakan bahwa periode Ramadan hingga menjelang Idul Fitri kerap menjadi momentum meningkatnya partisipasi investor baru di pasar kripto. “Kami melihat adanya peningkatan jumlah trader aktif dan pengguna baru di platform Tokocrypto menjelang Lebaran. Pencairan THR sering kali menjadi momentum bagi sebagian masyarakat untuk mulai mencoba berinvestasi, termasuk di aset kripto,” ujar Calvin.</p>
<p>Ia menambahkan, berbagai program insentif dan kampanye pemasaran yang dijalankan selama Ramadan diharapkan dapat semakin mendorong aktivitas transaksi di pasar.</p>
<p>Melalui program Ramadan Berkah Bersama Tokocrypto, perusahaan ingin menghadirkan semangat Ramadan yang bukan hanya identik dengan berbagi, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mulai mengenal dan bertransaksi aset kripto secara lebih luas.</p>
<p>“Dengan adanya insentif serta program promosi yang kami jalankan selama Ramadan, kami berharap dapat mendorong peningkatan nilai transaksi baik di platform Tokocrypto maupun secara nasional. Kami optimistis momentum ini dapat menjadi penutup Ramadan yang ‘hijau’ bagi pasar kripto tahun ini,” tambahnya.</p>
<p><strong>About Tokocrypto</strong>
Tokocrypto adalah pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang berdiri sejak 2018 dan terdaftar di OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto menawarkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah digunakan.</p>
<p>Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$30 juta, menyediakan lebih dari 400 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 4 juta pengguna di Indonesia. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/03/17/Ilustrasi-pergerakan-harga-Bitcoin-BTC-yang-meningkat-di-tengah-gejolak-geopolitik-Timur-Tengah-2.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="394">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ilustrasi pergerakan harga Bitcoin (BTC) yang meningkat di tengah gejolak geopolitik Timur Tengah (2)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/03/17/Ilustrasi-pergerakan-harga-Bitcoin-BTC-yang-meningkat-di-tengah-gejolak-geopolitik-Timur-Tengah-2-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ilustrasi pergerakan harga Bitcoin (BTC) yang meningkat di tengah gejolak geopolitik Timur Tengah (2)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Pergantian Pimpinan Pengawas Kripto OJK, Dorong Kolaborasi Regulator dan Industri</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-88400/pergantian-pimpinan-pengawas-kripto-ojk-dorong-kolaborasi-regulator-dan-industri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 02:42:12 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Tokocrypto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-88400/pergantian-pimpinan-pengawas-kripto-ojk-dorong-kolaborasi-regulator-dan-industri</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui Adi Budiarso untuk menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia menggantikan Hasan Fawzi yang kini dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui Adi Budiarso untuk menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia menggantikan Hasan Fawzi yang kini dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.</p>
<p>Mengutip laman resmi Kementerian Keuangan, Adi Budiarso saat ini menjabat sebagai Direktur Pengembangan Perbankan, Pasar Keuangan, dan Pembiayaan Lainnya di Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan.</p>
<p>Pelaku industri aset kripto menyambut baik kepemimpinan baru ini sekaligus menyampaikan apresiasi atas kontribusi Hasan Fawzi selama memimpin pengawasan sektor inovasi teknologi keuangan dan aset kripto.</p>
<p><strong>CEO Tokocrypto, Calvin Kizana</strong>, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Bapak Hasan Fawzi atas perannya dalam memperkuat fondasi industri kripto di Indonesia.</p>
<p>“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Bapak Hasan Fawzi atas kepemimpinan dan kontribusinya selama menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas IAKD. Di bawah kepemimpinan beliau, ekosistem kripto di Indonesia menunjukkan perkembangan yang signifikan, baik dari sisi tata kelola, penguatan regulasi, maupun peningkatan kepercayaan publik terhadap industri ini,” ujar Calvin.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa salah satu pencapaian penting dalam periode tersebut adalah proses peralihan pengawasan industri kripto dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) ke OJK yang berjalan dengan baik, dengan tetap menjaga keberlanjutan ekosistem yang telah terbentuk.</p>
<p>Tokocrypto juga menyambut baik penunjukan Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas IAKD yang baru. Industri berharap kepemimpinan baru ini dapat semakin memperkuat ekosistem inovasi teknologi keuangan dan aset digital di Indonesia.</p>
<p>“Kami menyambut baik penunjukan Bapak Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas IAKD yang baru. Kami berharap di bawah kepemimpinan beliau, ekosistem aset kripto dan inovasi teknologi keuangan di Indonesia dapat terus berkembang secara berkelanjutan,” kata Calvin.</p>
<p>Menurutnya, dukungan regulasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi akan menjadi kunci bagi pertumbuhan industri di masa depan.</p>
<p>“Ke depan, kami berharap OJK dapat terus mendorong terciptanya regulasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memberikan ruang inovasi bagi pelaku industri, serta memperkuat kolaborasi antara regulator, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan sinergi yang semakin kuat, kami optimistis industri aset kripto Indonesia dapat semakin berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi digital nasional sekaligus memberikan perlindungan yang optimal bagi masyarakat,” jelasnya.</p>
<h2><strong>Pertumbuhan Transaksi dan Status Syariah Kripto</strong></h2>
<p>Di tengah dinamika regulasi dan perkembangan industri, aktivitas perdagangan aset kripto di Indonesia masih menunjukkan tren yang kuat. Data dari Bursa Kripto PT Central Finansial X (CFX) mencatat volume transaksi di pasar spot mencapai Rp24,33 triliun selama periode 1–28 Februari 2026. Selain itu, aktivitas perdagangan di pasar derivatif juga mencatat nilai transaksi sebesar Rp3,88 triliun pada periode yang sama, mencerminkan tingginya minat pelaku pasar terhadap instrumen kripto di Indonesia.</p>
<p>Calvin menilai, data tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap aset kripto di Indonesia masih tetap kuat, baik di pasar spot maupun derivatif. “Ini menjadi sinyal bahwa industri kripto nasional tetap memiliki daya tarik yang besar dan terus berkembang di tengah proses penguatan regulasi. Momentum ini juga menunjukkan pentingnya kehadiran kebijakan yang mendukung inovasi, menjaga kepercayaan pasar, serta memperkuat perlindungan bagi konsumen,” ujar Calvin.</p>
<p>Perkembangan industri ini juga diikuti dengan perhatian dari berbagai kalangan, termasuk lembaga keagamaan. Muhammadiyah baru-baru ini menerbitkan fatwa terkait hukum kripto dalam Islam melalui Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada 4 Maret 2026.</p>
<p>Dalam fatwa tersebut dijelaskan bahwa kripto pada dasarnya dapat dikategorikan sebagai harta (māl mutaqawwam), yakni aset yang memiliki nilai ekonomi, dapat dimiliki, disimpan, dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Oleh karena itu, hukum dasar transaksi kripto pada prinsipnya adalah mubah atau diperbolehkan selama tidak melanggar prinsip-prinsip syariah.</p>
<p>Namun, Muhammadiyah menegaskan bahwa kebolehan tersebut bersifat bersyarat. Jika aset atau mekanisme transaksi kripto mengandung unsur riba, penipuan, perjudian, atau spekulasi berlebihan, maka hukumnya dapat berubah menjadi tidak diperbolehkan.</p>
<p>Dalam dokumen tersebut juga dijelaskan sejumlah aktivitas kripto yang dinilai diperbolehkan, antara lain investasi kripto di pasar spot, penggunaan kripto sebagai penyimpan nilai berbasis teknologi kriptografi, pemanfaatan utility token dalam ekosistem blockchain, governance token yang memberikan hak partisipasi dalam tata kelola proyek, serta airdrop kripto selama tidak melibatkan aktivitas yang melanggar prinsip syariah.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Calvin mengatakan pandangan Muhammadiyah menjadi salah satu perkembangan positif yang dapat membantu memperluas pemahaman publik terhadap aset kripto, khususnya dari perspektif syariah.</p>
<p>“Kami melihat pandangan Muhammadiyah ini sebagai kontribusi penting dalam memperkaya pemahaman masyarakat mengenai aset kripto. Ini memberikan perspektif bahwa kripto tidak hanya dilihat dari sisi tren investasi, tetapi juga dari aspek utilitas, tata kelola, dan mekanisme transaksinya. Ke depan, edukasi dan literasi tetap menjadi faktor penting agar masyarakat dapat memahami aset kripto secara lebih utuh dan bijak,” tutup Calvin.</p>
<h3><strong>About Tokocrypto</strong></h3>
<p>Tokocrypto adalah pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang berdiri sejak 2018 dan terdaftar di OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto menawarkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah digunakan. Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$30 juta, menyediakan lebih dari 400 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 4 juta pengguna di Indonesia. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/03/13/Pergantian-Pimpinan-Pengawas-Kripto-OJK-Dorong-Kolaborasi-Regulator-dan-Industri.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="394">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Pergantian Pimpinan Pengawas Kripto OJK Dorong Kolaborasi Regulator dan Industri]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/03/13/Pergantian-Pimpinan-Pengawas-Kripto-OJK-Dorong-Kolaborasi-Regulator-dan-Industri-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Pergantian Pimpinan Pengawas Kripto OJK Dorong Kolaborasi Regulator dan Industri]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Industri Kripto Sumbang Rp1,93 Triliun, Edukasi Pajak Makin Diperkuat</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-88161/industri-kripto-sumbang-rp193-triliun-edukasi-pajak-makin-diperkuat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2026 22:09:06 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Tokocrypto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-88161/industri-kripto-sumbang-rp193-triliun-edukasi-pajak-makin-diperkuat</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Di tengah peningkatan aktivitas pasar, aspek kepatuhan dan pemahaman perpajakan menjadi semakin krusial bagi investor maupun pelaku industri, khususnya dalam pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Di tengah peningkatan aktivitas pasar, aspek kepatuhan dan pemahaman perpajakan menjadi semakin krusial bagi investor maupun pelaku industri, khususnya dalam pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan.</p>
<p>Berdasarkan data terbaru Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu), penerimaan pajak dari aset kripto hingga Januari 2026 tercatat sebesar Rp1,93 triliun. Angka tersebut terdiri dari Rp246,45 miliar (2022), Rp220,83 miliar (2023), Rp620,4 miliar (2024), Rp796,74 miliar (2025), serta Rp43,45 miliar pada Januari 2026. Data ini menegaskan potensi kontribusi industri kripto terhadap penerimaan negara, sekaligus menguatkan urgensi kepatuhan pajak investor.</p>
<p>Dalam sesi edukasi perpajakan yang digelar Tokocrypto bersama Ideatax pada 27 Februari 2026 di Jakarta, dibahas pembaruan aturan yang berdampak pada transaksi kripto, termasuk pemberlakuan PMK Nomor 50 Tahun 2025 yang mengubah skema pajak perdagangan aset kripto.</p>
<h3>Skema Baru Dorong Exchange Dalam Negeri Lebih Kompetitif</h3>
<p>Mengacu pada PMK-50/2025 menetapkan bahwa transaksi jual aset kripto dikenakan PPh Final, sementara PPN tidak lagi dipungut karena aset kripto dipersamakan sebagai surat berharga. Aturan ini juga membedakan tarif berdasarkan platform: 0,21% untuk transaksi pada platform dalam negeri (DN) dan 1% untuk transaksi pada platform luar negeri (LN) dikenakan tarif 1%.</p>
<p><b>Chief Financial Officer (CFO) Tokocrypto, Sefcho Rizal,</b> menyatakan skema baru tersebut dapat memperkuat daya saing <i>exchange</i> dalam negeri sekaligus mendorong transaksi yang lebih patuh regulasi.</p>
<p>“PMK-50/2025 membuat skema pajak menjadi lebih jelas dan sederhana. Pembedaan tarif 0,21% untuk platform dalam negeri memberi sinyal positif bagi ekosistem kripto nasional dan mendorong pengguna untuk bertransaksi di exchange berizin,” ujar Sefcho.</p>
<p>Ia menambahkan, exchange berizin berperan penting membantu kepatuhan karena proses pemungutan pajak dilakukan secara otomatis sesuai ketentuan yang berlaku. Tokocrypto juga menyediakan akses laporan pajak tahunan agar pengguna lebih mudah menyiapkan dokumen pelaporan.</p>
<p>“Kami berupaya memudahkan pengguna lewat fitur laporan ringkasan pajak tahunan di platform, sehingga proses pelaporan SPT bisa lebih rapi dan akurat,” tambahnya.</p>
<p>Tokocrypto juga meraih penghargaan sebagai salah satu wajib pajak dengan kontribusi terbesar. Penghargaan ini diberikan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Selatan I (Kanwil DJP Jaksel I) sebagai bentuk apresiasi atas kepatuhan dan kontribusi signifikan Tokocrypto terhadap penerimaan pajak nasional.</p>
<p>&#8220;Pencapaian ini tidak lepas dari dukungan komunitas pengguna yang terus tumbuh. Dengan lebih dari 4,8 juta pengguna aktif yang bertransaksi setiap hari melakukan investasi maupun trading,&#8221; tutur Sefcho.</p>
<h3>Investor Tertib Lapor SPT, Aset Kripto Tetap Dicantumkan sebagai Harta</h3>


<p><b>Partner Ideatax, Jovita Budianto, </b>menegaskan bahwa meskipun pajak atas transaksi kripto bersifat final dan dipungut melalui <i>exchange</i>, kepemilikan aset kripto tetap wajib dilaporkan dalam SPT Tahunan pada daftar harta.</p>
<p>“Pajak final bukan berarti selesai dari sisi pelaporan. Aset kripto tetap perlu dicantumkan di SPT Tahunan sebagai bagian dari harta, umumnya masuk kategori investasi lainnya,” kata Jovita.</p>
<p>Menurutnya, ketelitian pelaporan penting untuk menghindari ketidakseimbangan analisis harta yang dapat memicu klarifikasi otoritas pajak. Ideatax juga mengajak wajib pajak tidak menunda pelaporan dan memastikan seluruh aset, termasuk kripto, dicantumkan secara benar.</p>
<p>“Kepatuhan pajak adalah bagian dari pengelolaan risiko. Selain menghindari sanksi, pelaporan yang tertib juga memperkuat reputasi dan kredibilitas, baik untuk individu maupun pelaku usaha,” tutup Jovita.</p>
<p>Dengan penerimaan pajak kripto yang telah mencapai Rp1,93 triliun hingga Januari 2026, industri kripto Indonesia kian menunjukkan kontribusi nyata bagi negara. Kolaborasi edukasi antara exchange dan mitra konsultan pajak diharapkan memperkuat literasi, mendorong kepatuhan, serta membangun pertumbuhan ekosistem kripto yang lebih transparan dan berkelanjutan.</p>



<strong>Tentang Tokocrypto</strong>
Tokocrypto adalah pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang berdiri sejak 2018 dan terdaftar di OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto menawarkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah digunakan. Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$30 juta, menyediakan lebih dari 400 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 4 juta pengguna di Indonesia. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.


<strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong>
</p>]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/03/09/Industri-Kripto-Sumbang-Rp1-93-Triliun-Edukasi-Pajak-Makin-Diperkuat.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1500"
				height="842">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Industri Kripto Sumbang Rp1 93 Triliun Edukasi Pajak Makin Diperkuat]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/03/09/Industri-Kripto-Sumbang-Rp1-93-Triliun-Edukasi-Pajak-Makin-Diperkuat-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Industri Kripto Sumbang Rp1 93 Triliun Edukasi Pajak Makin Diperkuat]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Dinamika Penetapan Status Syariah Aset Kripto di Indonesia Masih Berlanjut</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-87395/dinamika-penetapan-status-syariah-aset-kripto-di-indonesia-masih-berlanjut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2026 03:58:11 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Tokocrypto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-87395/dinamika-penetapan-status-syariah-aset-kripto-di-indonesia-masih-berlanjut</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa sampai saat ini pembahasan mengenai status kesesuaian aset kripto terhadap prinsip syariah masih berlangsung dan belum menghasilkan keputusan final. Diskusi ini dilakukan bersama Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan memerlukan kajian mendalam sebelum penetapan kebijakan resmi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa sampai saat ini pembahasan mengenai status kesesuaian aset kripto terhadap prinsip syariah masih berlangsung dan belum menghasilkan keputusan final. Diskusi ini dilakukan bersama Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan memerlukan kajian mendalam sebelum penetapan kebijakan resmi.</p>
<p>Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital OJK, Ludy Arlianto, mengatakan bahwa proses diskusi masih berjalan dan belum mencapai tahap akhir. “Sebenarnya kita sedang diskusi dengan DSN (Dewan Syariah Nasional) terkait aset kripto penggolongannya seperti apa, ini masih dalam tahap diskusi. Jadi, memang masih panjang penjelasannya,” ujar Ludy di Jakarta, Kamis (12/2) seperti dilaporkan Katadata.</p>
<p>Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap aset kripto, termasuk di kalangan investor Muslim yang mempertimbangkan kesesuaian instrumen digital tersebut dengan prinsip keuangan syariah. Hingga kini, belum ada fatwa resmi dari MUI yang menyatakan bahwa aset kripto secara umum sesuai (halal) atau tidak sesuai (non-halal) dengan syariah.</p>
<p>Sebelumnya, Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu, menyebut bahwa kripto berpotensi masuk kategori non-halal karena belum memiliki underlying asset atau aset dasar nyata sebagaimana disyaratkan dalam beberapa prinsip transaksi syariah.</p>
<h3><strong>Respons Industri Kripto</strong></h3>
<p>Menyikapi ketidakpastian regulasi syariah tersebut, CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyatakan bahwa pasar aset kripto selalu terbuka untuk dialog dan kajian ilmiah.</p>
<p>“Kami menghormati proses pembahasan yang sedang berlangsung dan siap mendukung setiap upaya klarifikasi regulasi yang memberi kepastian kepada semua pihak, terutama investor Muslim yang ingin memastikan investasinya sesuai prinsip syariah,” ujar Calvin. Ia menambahkan bahwa edukasi dan transparansi informasi penting agar masyarakat dapat membuat keputusan investasi yang tepat.</p>
<p>Calvin menjelaskan di beberapa negara mayoritas Muslim dan yurisdiksi global telah mulai mengembangkan kerangka untuk menilai kripto dari perspektif syariah.</p>
<p>Misalnya, di Malaysia, Dewan Penasihat Syariah Otoritas Sekuritas telah mengidentifikasi sejumlah kripto yang dinilai patuh syariah, dan negara ini bahkan memperbolehkan aktivitas staking pada beberapa aset digital dengan sertifikasi syariah. Di Uni Emirat Arab, pelaku industri kripto bekerja sama dengan institusi keuangan Islam untuk mengembangkan produk yang dirancang sesuai prinsip syariah.</p>
<p>“Profil global ini menunjukkan bahwa perdebatan mengenai syariah dan teknologi digital bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di negara lain yang berupaya menyeimbangkan inovasi teknologi dengan nilai keuangan Islam,” tuturnya.</p>
<p>Menjelang bulan suci Ramadan, banyak umat Muslim yang secara intensif melakukan refleksi terhadap aktivitas finansial mereka sesuai ajaran Islam. Dalam konteks ini, kepastian atas status syariah instrumen investasi seperti kripto menjadi semakin relevan karena masyarakat cenderung mengevaluasi kembali pilihan investasi mereka.</p>
<p>“Ramadan juga menjadi momen bagi pelaku industri dan regulator untuk meningkatkan literasi keuangan syariah dan memberikan informasi yang jelas kepada publik,” kata Calvin.</p>
<h3><strong>Kebutuhan Kajian Mendalam</strong></h3>
<p>OJK menegaskan bahwa proses kajian ini akan terus melibatkan masukan dari berbagai pihak, termasuk asosiasi fintech syariah, akademisi, dan ulama, guna memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil mempertimbangkan aspek hukum, etika, dan kemanfaatan bagi masyarakat luas.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Calvin mengatakan pihaknya mendukung proses kajian yang komprehensif agar publik mendapatkan kejelasan yang bertanggung jawab. “Pembahasan status syariah aset kripto memang perlu dilakukan secara hati-hati dan berbasis kajian. Yang terpenting, masyarakat mendapat informasi yang utuh dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan, karena keputusan yang dihasilkan nantinya akan menjadi rujukan banyak orang,” ujar Calvin.</p>
<p>Calvin menambahkan, industri juga berkepentingan agar diskusi berjalan transparan dan melibatkan perspektif yang luas. “Kami siap berdialog dan berkontribusi dalam edukasi, termasuk menyediakan data dan penjelasan mengenai mekanisme aset kripto, agar proses penilaian bisa lebih objektif dan memberi kepastian bagi investor, khususnya yang mempertimbangkan aspek syariah,” katanya.</p>
<p>Hingga kebijakan final ditetapkan, masyarakat dan investor diimbau untuk mengikuti perkembangan informasi resmi dari OJK dan lembaga terkait serta berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi. Calvin turut mengingatkan pentingnya sikap bijak, terutama menjelang Ramadan ketika banyak orang mengevaluasi kembali pilihan finansialnya.</p>
<p>“Ramadan sering jadi momentum refleksi. Kalau masih ada hal yang sedang dibahas regulator, sebaiknya investor mengedepankan kehati-hatian, memahami risikonya, dan memilih produk yang informasinya jelas,” tutup CEO Tokocrypto.</p>
<h3><strong>About Tokocrypto</strong></h3>
<p>Tokocrypto adalah pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang berdiri sejak 2018 dan terdaftar di OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto menawarkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah digunakan. Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$30 juta, menyediakan lebih dari 400 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 4 juta pengguna di Indonesia. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/02/23/Dinamika-Penetapan-Status-Syariah-Aset-Kripto-di-Indonesia-Masih-Berlanjut.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="394">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Dinamika Penetapan Status Syariah Aset Kripto di Indonesia Masih Berlanjut]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/02/23/Dinamika-Penetapan-Status-Syariah-Aset-Kripto-di-Indonesia-Masih-Berlanjut-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Dinamika Penetapan Status Syariah Aset Kripto di Indonesia Masih Berlanjut]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Jangan Panik! Koreksi Bitcoin Saat Imlek Justru Bisa Jadi Peluang</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-87326/jangan-panik-koreksi-bitcoin-saat-imlek-justru-bisa-jadi-peluang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2026 16:04:05 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Tokocrypto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-87326/jangan-panik-koreksi-bitcoin-saat-imlek-justru-bisa-jadi-peluang</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO — Periode Tahun Baru Imlek 2026 yang berlangsung pada 17 Februari hingga awal Maret kembali menjadi perhatian pelaku pasar kripto global. Secara historis, perayaan ini kerap diikuti pola musiman pada pergerakan harga Bitcoin, mulai dari tekanan jual menjelang libur hingga pemulihan setelah aktivitas perdagangan kembali normal.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> — Periode Tahun Baru Imlek 2026 yang berlangsung pada 17 Februari hingga awal Maret kembali menjadi perhatian pelaku pasar kripto global. Secara historis, perayaan ini kerap diikuti pola musiman pada pergerakan harga Bitcoin, mulai dari tekanan jual menjelang libur hingga pemulihan setelah aktivitas perdagangan kembali normal.</p>
<p>Sejumlah riset pasar menunjukkan bahwa dalam kurun 2015–2023, Bitcoin cenderung mengalami koreksi rata-rata 10–20% dalam dua hingga tiga minggu sebelum Imlek. Setelah periode libur berakhir, harga kerap mencatat reli 15–35% dalam satu hingga dua minggu berikutnya. Bahkan, analisis 10x Research mencatat bahwa strategi membeli Bitcoin tiga hari sebelum Imlek dan menjual 10 hari setelahnya menghasilkan rata-rata imbal hasil (ROI) 11% secara historis.</p>
<p>Fenomena ini tidak lepas dari besarnya partisipasi investor asal China dalam ekosistem kripto global. Meski terdapat pembatasan dari pemerintah setempat, jumlah pemilik aset kripto di China diperkirakan mencapai 59,1 juta orang. Menjelang Imlek, sebagian investor disebut melakukan likuidasi untuk memenuhi kebutuhan musiman seperti perjalanan mudik, pembagian angpao (hongbao), hingga pengeluaran keluarga dan bisnis.</p>
<p>Tekanan jual yang terkonsentrasi dalam waktu singkat menciptakan pola koreksi yang relatif konsisten. Selain itu, selama masa libur delapan hari, aktivitas perdagangan dari kawasan Asia cenderung menurun signifikan. Penurunan volume transaksi ini membuat likuiditas pasar menipis dan order book menjadi lebih tipis, sehingga pergerakan harga lebih mudah terdorong oleh transaksi dalam jumlah relatif kecil.</p>
<h3>Tekanan Jual Menjadi Perhatian</h3>
<p>Data historis 2024 memperlihatkan pola serupa. Pada Januari 2024, Bitcoin sempat mencapai level US$48.494 sebelum terkoreksi ke sekitar US$38.678, atau turun hampir 20% menjelang Imlek. Namun setelah periode libur, harga berbalik naik dan sempat menyentuh US$56.650 pada akhir Februari, mencerminkan pemulihan lebih dari 30% dari titik sebelum perayaan.</p>
<p>CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menilai bahwa faktor musiman seperti Imlek memang kerap memberikan tekanan jangka pendek terhadap pasar, namun bukan satu-satunya variabel penentu arah harga.</p>
<p>“Periode seperti Imlek sering kali menghadirkan volatilitas karena faktor likuiditas regional dan kebutuhan musiman investor. Namun, investor perlu melihatnya dalam konteks yang lebih luas, termasuk sentimen global dan arus dana institusional,” ujar Calvin.</p>
<p>Menurutnya, struktur pasar kripto saat ini sudah jauh lebih matang dibandingkan beberapa tahun lalu. Masuknya investor institusi melalui berbagai instrumen investasi, termasuk ETF Bitcoin spot di sejumlah negara, turut memperluas sumber likuiditas yang sebelumnya sangat bergantung pada kawasan Asia.</p>
<p>“Saat ini arus dana tidak lagi terpusat di satu wilayah. Partisipasi institusi global membuat pasar lebih terdiversifikasi, sehingga potensi tekanan dari satu kawasan bisa lebih teredam dibandingkan sebelumnya,” tambahnya.</p>
<p>Meski demikian, Calvin menilai investor tetap perlu mewaspadai potensi volatilitas jangka pendek selama periode libur panjang. Ia menyarankan agar pelaku pasar memperhatikan manajemen risiko dan tidak bereaksi berlebihan terhadap pergerakan harga yang bersifat musiman.</p>
<p>Selain faktor Imlek, pasar kripto global juga masih dibayangi dinamika makroekonomi, mulai dari kebijakan suku bunga bank sentral utama hingga perkembangan regulasi di berbagai negara. Kombinasi faktor musiman dan sentimen global ini membuat pergerakan harga Bitcoin dalam beberapa waktu terakhir terlihat fluktuatif.</p>
<p>“Pasar kripto dalam beberapa waktu terakhir memang terasa ‘babak belur’ karena kombinasi berbagai faktor eksternal. Oleh karena itu, pemahaman terhadap siklus pasar dan disiplin dalam pengelolaan risiko menjadi semakin penting,” kata Calvin.</p>
<h3>Tokocrypto Hadirkan Fitur Gift Card dan Optimalkan Deposit</h3>
<p>Di tengah dinamika pasar tersebut, Tokocrypto memperkenalkan sejumlah pembaruan fitur untuk mendorong aktivitas transaksi dan memperluas utilitas aset kripto di Indonesia, bertepatan dengan momentum Imlek 2577 dan Ramadan 1447 H.</p>
<p>Salah satu fitur yang diluncurkan adalah Gift Card Tokocrypto, yang memungkinkan pengguna mengirim aset kripto sebagai hadiah digital tanpa perlu mengetahui alamat wallet penerima. Pengguna cukup membagikan tautan atau kode yang dapat diklaim oleh penerima, serta dapat menyertakan pesan personal sesuai momen perayaan.</p>
<p>Selain itu, Tokocrypto juga mencatat pertumbuhan signifikan pada metode deposit melalui Virtual Account BCA, yang menjadi salah satu kontributor terbesar transaksi deposit di platform. Pengguna dapat melakukan transfer melalui BCA Mobile, MyBCA, KlikBCA, maupun ATM BCA, dengan proses yang diklaim dapat selesai dalam waktu kurang dari lima menit dan dana langsung dapat digunakan untuk bertransaksi.</p>
<p>Calvin berharap inovasi ini dapat menjaga minat masyarakat terhadap investasi aset digital di tengah kondisi pasar yang menantang.</p>
<p>“Kami ingin memastikan pengguna tetap memiliki akses yang mudah, cepat, dan relevan terhadap aset kripto, termasuk dalam momen spesial seperti Imlek dan Ramadan,” tutupnya.</p>
<p><strong>About Tokocrypto</strong>
Tokocrypto adalah pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang berdiri sejak 2018 dan terdaftar di OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto menawarkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah digunakan. Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$30 juta, menyediakan lebih dari 400 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 4 juta pengguna di Indonesia. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/02/21/Ilustrasi-pergerakan-harga-Bitcoin-di-platform-Tokocrypto-2.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="394">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ilustrasi pergerakan harga Bitcoin di platform Tokocrypto (2)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/02/21/Ilustrasi-pergerakan-harga-Bitcoin-di-platform-Tokocrypto-2-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ilustrasi pergerakan harga Bitcoin di platform Tokocrypto (2)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Sambut Imlek dan Ramadan, Tokocrypto Luncurkan Fitur Baru untuk Tingkatkan Transaksi Kripto</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-87104/sambut-imlek-dan-ramadan-tokocrypto-luncurkan-fitur-baru-untuk-tingkatkan-transaksi-kripto</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 03:15:07 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Tokocrypto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-87104/sambut-imlek-dan-ramadan-tokocrypto-luncurkan-fitur-baru-untuk-tingkatkan-transaksi-kripto</guid>

					<description><![CDATA[<b>JAKARTA,</b>  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO<b> — </b>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat tren pertumbuhan industri aset kripto nasional terus berlanjut hingga akhir tahun. Hingga Desember 2025, jumlah konsumen aset kripto di Indonesia mencapai 20,19 juta orang, meningkat 3,22% dibandingkan posisi November 2025 yang tercatat sebanyak 19,56 juta konsumen.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>JAKARTA,</b> <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a><b> — </b>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat tren pertumbuhan industri aset kripto nasional terus berlanjut hingga akhir tahun. Hingga Desember 2025, jumlah konsumen aset kripto di Indonesia mencapai 20,19 juta orang, meningkat 3,22% dibandingkan posisi November 2025 yang tercatat sebanyak 19,56 juta konsumen.</p>
<p>Dalam keterangan resmi pada Jumat (6/2/2026), OJK juga melaporkan bahwa nilai transaksi aset kripto sepanjang tahun 2025 tercatat mencapai Rp482,23 triliun. Sementara itu, pada Januari 2026, nilai transaksi kembali mencatat angka Rp29,24 triliun, menunjukkan likuiditas pasar yang masih terjaga meski memasuki awal tahun.</p>
<p>Namun, secara tahunan (<i>year on year</i>/yoy), nilai transaksi aset kripto pada Januari 2026 mengalami penurunan dibandingkan Januari 2025 yang mencapai Rp44,07 triliun. Dengan demikian, transaksi aset kripto turun sekitar 33,65% dari Rp44,07 triliun menjadi Rp29,24 triliun.</p>
<p>Penurunan ini dinilai tidak terlepas dari kondisi makroekonomi global dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik yang memicu sentimen risk-off, termasuk arus keluar ETF yang meningkat serta kekhawatiran pengetatan likuiditas global.</p>
<p><b>CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, </b>menjelaskan bahwa tekanan pasar semakin besar seiring meningkatnya potensi kebijakan moneter ketat dari Jepang. “Sentimen risk-off tersebut semakin kuat seiring meningkatnya kekhawatiran pengetatan likuiditas global, khususnya setelah Bank of Japan (BOJ) memberi sinyal kemungkinan kenaikan suku bunga lanjutan untuk mengendalikan inflasi. Dorongan sejumlah anggota dewan BOJ untuk menaikkan suku bunga memunculkan ekspektasi bahwa langkah itu bisa terjadi secepat April,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Calvin, apabila kenaikan suku bunga benar terjadi, maka biaya pendanaan akan meningkat dan pasar akan menghadapi likuiditas yang lebih ketat, sehingga aset berisiko seperti kripto rentan mengalami koreksi.</p>
<p>“Jika benar terjadi, biaya pendanaan akan naik dan likuiditas menjadi lebih ketat, sehingga aset berisiko seperti kripto cenderung lebih rentan mengalami koreksi dan volatilitas tajam,” lanjutnya.</p>
<p>Ia menambahkan, situasi pasar semakin berat karena ketegangan geopolitik global turut memengaruhi arah investasi. “Sentimen negatif turut datang dari meningkatnya ketidakpastian geopolitik, misalnya peringatan AS kepada warganya untuk segera meninggalkan Iran yang memicu kekhawatiran konflik. Ketegangan seperti ini biasanya mendorong investor berpindah ke aset yang lebih aman,” ujarnya.</p>
<h2>Momentum Imlek dan Ramadan, Tokocrypto Dorong Tren Berbagi Kripto</h2>
<p>Di tengah kondisi pasar yang masih menantang, Tokocrypto meluncurkan pembaruan fitur untuk mendorong kembali minat transaksi sekaligus memperluas adopsi aset kripto di Indonesia, bertepatan dengan momentum Tahun Baru Imlek 2577 dan Ramadan 1447 H. Tokocrypto menilai kedua periode ini identik dengan meningkatnya aktivitas belanja dan budaya berbagi, namun tetap menjadi waktu yang relevan bagi masyarakat untuk mempertahankan kebiasaan berinvestasi dan trading aset digital.</p>
<p>Calvin menegaskan bahwa inovasi produk menjadi langkah konkret untuk menjaga relevansi dan kebutuhan pengguna di tengah dinamika pasar global. “Kombinasi faktor-faktor tersebut membuat pasar kripto dalam beberapa waktu terakhir benar-benar ‘babak belur’,” ujar Calvin, seraya menekankan pentingnya menghadirkan fitur yang memudahkan akses serta memperkuat utilitas kripto di aktivitas harian pengguna.</p>
<p>Salah satu fitur baru yang diperkenalkan adalah Gift Card Tokocrypto, inovasi yang memungkinkan pengguna mengirim aset kripto sebagai hadiah digital tanpa perlu mengetahui alamat wallet penerima, cukup melalui link atau kode yang dapat diklaim oleh siapa saja. Fitur ini tidak membutuhkan alamat wallet, dapat disertai pesan personal, serta cocok dimanfaatkan untuk kebutuhan hadiah, reward, maupun berbagi kripto dalam berbagai momen spesial.</p>


<p>Selain menghadirkan Gift Card, Tokocrypto juga mencatat pertumbuhan deposit melalui Virtual Account BCA, yang disebut menjadi salah satu kontributor terbesar transaksi deposit di platform karena menawarkan proses yang lebih praktis dan nyaman. BCA sebagai salah satu bank dengan basis nasabah terbesar di Indonesia, lebih dari 42 juta rekening aktif per pertengahan 2025, dinilai membantu memperluas jangkauan akses masyarakat ke ekosistem investasi aset kripto.</p>
<p>Pengguna Tokocrypto dapat melakukan deposit melalui berbagai kanal, mulai dari BCA Mobile, MyBCA, KlikBCA, hingga ATM BCA. Tokocrypto mengklaim proses deposit via Virtual Account BCA dapat selesai kurang dari lima menit, bahkan dalam uji coba saldo masuk lebih cepat, yakni kurang dari satu menit dan dapat langsung digunakan untuk transaksi.</p>
<p>Calvin berharap rangkaian inovasi ini dapat mendorong pertumbuhan transaksi, meningkatkan pengalaman pengguna, serta memperkuat posisi aset kripto sebagai alternatif investasi digital di Indonesia.</p>



<h3 class="css-1fe22q1">Tentang Tokocrypto</h3>
Tokocrypto adalah pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang berdiri sejak 2018 dan terdaftar di OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto menawarkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah digunakan. Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$30 juta, menyediakan lebih dari 400 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 4 juta pengguna di Indonesia. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.

<strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. </strong>

</p>]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/02/18/public-3-63.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="800">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Tokocrypto]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/02/18/public-3-63-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Tokocrypto]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Tokocrypto Catat Pertumbuhan Signifikan, Perkokoh Stabilitas Bisnis</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-86404/tokocrypto-catat-pertumbuhan-signifikan-perkokoh-stabilitas-bisnis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 02:15:13 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Tokocrypto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-86404/tokocrypto-catat-pertumbuhan-signifikan-perkokoh-stabilitas-bisnis</guid>

					<description><![CDATA[<b>JAKARTA,</b>  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO<b> —</b> Tokocrypto, pedagang aset kripto No.1 di Indonesia, mencatatkan pertumbuhan bisnis yang solid dan berkelanjutan sepanjang 2025. Kinerja positif ini ditandai dengan peningkatan jumlah pengguna, ekspansi produk, serta penguatan ekosistem industri kripto nasional. Capaian tersebut diperkuat dengan suksesnya penyelenggaraan Indonesia Crypto Outlook (ICO) 2026 yang didukung penuh oleh Xendit sebagai mitra strategis.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>JAKARTA,</b> <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a><b> —</b> Tokocrypto, pedagang aset kripto No.1 di Indonesia, mencatatkan pertumbuhan bisnis yang solid dan berkelanjutan sepanjang 2025. Kinerja positif ini ditandai dengan peningkatan jumlah pengguna, ekspansi produk, serta penguatan ekosistem industri kripto nasional. Capaian tersebut diperkuat dengan suksesnya penyelenggaraan Indonesia Crypto Outlook (ICO) 2026 yang didukung penuh oleh Xendit sebagai mitra strategis.</p>
<p>Hingga akhir 2025, Tokocrypto telah melayani lebih dari 4,8 juta pengguna, dengan pertumbuhan pengguna aktif tahunan (YoY) mencapai 75%. Sepanjang 2025, total nilai transaksi Tokocrypto tercatat melampaui Rp160 triliun dengan pangsa pasar lebih dari 40%, mencerminkan kuatnya kepercayaan serta tingginya aktivitas perdagangan pengguna. Dari sisi produk, Tokocrypto menyediakan lebih dari 480 pasangan perdagangan berbasis rupiah (IDR <i>pairs</i>), menempatkannya sebagai salah satu exchange kripto di Indonesia dengan pilihan IDR pair terbanyak.</p>
<p>Selain itu, Tokocrypto telah menjalin lebih dari 100 kemitraan brand strategis serta secara aktif mendorong edukasi kripto nasional melalui 168+ inisiatif literasi yang menjangkau lebih dari 125 ribu peserta di 50+ kota, termasuk menjadi exchange pertama yang menggelar kegiatan literasi kripto secara offline di Papua.</p>
<h2>Pertumbuhan Bisnis Didorong Inovasi dan Edukasi</h2>
<p><b>CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, </b>mengatakan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan strategi perusahaan yang fokus pada kepercayaan, inovasi, dan tata kelola yang kuat. Langkah ini sejalan dengan visi jangka panjang perusahaan untuk memposisikan diri sebagai pemimpin pasar.</p>
<p>“Pertumbuhan perusahaan tidak hanya berfokus pada akuisisi pengguna, tetapi juga pada keberlanjutan bisnis. Kami terus membangun perusahaan yang sehat secara finansial, inovatif dalam produk, serta patuh terhadap regulasi. Saat ini, Tokocrypto menjadi salah satu dari sedikit startup dan exchange kripto resmi di Indonesia yang memiliki pondasi keuangan yang solid dan berkelanjutan,” ujar Calvin.</p>
<p>Dari sisi pengembangan produk, Tokocrypto terus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan pengalaman pengguna, mulai dari layanan staking dengan lebih dari 80 aset kripto, fitur AI Analysis untuk analisis sentimen pasar, Rewards Hub, hingga pengembangan fitur lanjutan seperti QRIS Deposit dan Futures atau Derivatif yang akan segera hadir di tahun ini. Seluruh inovasi ini dibangun di atas standar keamanan dan kepatuhan regulasi yang ketat untuk melindungi pengguna.</p>
<h2>Indonesia Crypto Outlook 2026 Dorong Arah Industri Kripto Nasional</h2>
<p>Momentum pertumbuhan Tokocrypto juga tercermin dalam keberhasilan penyelenggaraan Indonesia Crypto Outlook (ICO) 2026, sebuah forum tahunan yang mempertemukan pelaku industri, regulator, dan komunitas kripto. Acara ini didukung oleh Xendit yang juga memaparkan “<i>Journey, Milestone dan Industry Revolution</i>”</p>
<p>Salah satu sorotan utama ICO 2026 adalah pemaparan Dataxet Sonar tentang “<i>2025 Social Media Crypto Insight</i>”, yang menunjukkan bahwa percakapan media sosial terkait kripto, Web3, dan blockchain di Indonesia sepanjang 2025 mengalami peningkatan signifikan. Data tersebut juga mencatat volume percakapan kripto meningkat hampir 30% dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan tingginya minat dan diskursus publik terhadap aset digital.</p>
<p>Selain itu, Indonesia Crypto Network (ICN) dan Coinvestasi memaparkan laporan “<i>2025 Indonesia Crypto &amp; Web3 Industry Report</i>” yang mengungkap fakta penting terkait profil investor kripto nasional. Salah satu temuan paling mencolok adalah dominasi Generasi Z sebagai tulang punggung investor kripto Indonesia, khususnya pada rentang usia 18–34 tahun. Bagi generasi ini, kripto telah menjadi bagian dari percakapan finansial sehari-hari melalui konten digital, komunitas, dan jejaring sosial.</p>
<p>ICO 2026 turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Dr. Arief Wibisono, Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal; Subani, Direktur Utama Bursa CFX; Robby, Ketua Umum Asosiasi Blockchain Indonesia; Sandiaga Uno, Co-Founder Saratoga sekaligus Indonesia Strategic Investor; Rifai Taberi, Direktur Government Relations Xendit; Prasetyo Katon, Head of Insights Dataxet Sonar; serta Niki Sekar Dewayani, Head of Community Coinvestasi. Kehadiran para pemangku kepentingan lintas sektor ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara industri, regulator, investor, dan komunitas dalam membangun ekosistem kripto Indonesia yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.</p>


<p>Tokocrypto turut mempertegas komitmennya terhadap kontribusi sosial berkelanjutan dengan menyerahkan donasi kepada Yayasan Indonesia Setara, yayasan yang diinisiasi oleh Sandiaga Uno. Dukungan ini ditujukan untuk memperkuat berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan yayasan, sekaligus menghadirkan dampak nyata bagi komunitas.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Sandiaga menyampaikan apresiasi atas perhatian Tokocrypto terhadap program-program yayasan, serta menilai penyelenggaraan Indonesia Crypto Outlook 2026 sebagai ruang dialog dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk membaca arah industri, memperluas literasi publik, dan memperkuat ekosistem industri kripto di Indonesia.</p>
<p>“Terima kasih atas dukungan Tokocrypto untuk program-program Yayasan Indonesia Setara. Kolaborasi seperti ini penting agar dampak sosial bisa lebih luas, sekaligus memperkuat literasi publik dan sinergi lintas pemangku kepentingan melalui Indonesia Crypto Outlook 2026 demi mendorong ekosistem industri kripto yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia,” ujar Sandiaga.</p>
<p>Dengan kinerja bisnis yang solid dan peran aktif dalam pengembangan ekosistem, Tokocrypto menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam mendorong pertumbuhan industri kripto Indonesia menuju fase yang lebih matang dan berkelanjutan.</p>



<h3 class="css-1fe22q1">Tentang Tokocrypto</h3>
Tokocrypto adalah pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang sebelumnya terdaftar resmi di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan kini berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan lebih dari 4,8 juta pengguna, memegang posisi kuat di pasar Indonesia dengan lebih dari 480 token/koin yang diperdagangkan, serta mendapatkan dukungan dari Binance, platform global exchange No.1 di dunia. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.

<strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. </strong>
</p>]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/02/04/public-2-75.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="718">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Tokocrypto]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/02/04/public-2-75-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Tokocrypto]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>72% Bursa Kripto RI Masih Merugi Sepanjang 2025, Tokocrypto Dorong Insentif dan Efisiensi Biaya</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-86097/72-bursa-kripto-ri-masih-merugi-sepanjang-2025-tokocrypto-dorong-insentif-dan-efisiensi-biaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 02:50:52 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Tokocrypto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-86097/72-bursa-kripto-ri-masih-merugi-sepanjang-2025-tokocrypto-dorong-insentif-dan-efisiensi-biaya</guid>

					<description><![CDATA[<b>JAKARTA,</b>  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan mayoritas bursa kripto atau Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) di Indonesia masih mencatatkan kinerja keuangan negatif sepanjang 2025. Kondisi tersebut terjadi seiring rendahnya pemanfaatan ekosistem kripto domestik oleh investor lokal yang lebih banyak bertransaksi melalui platform global.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>JAKARTA,</b> <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan mayoritas bursa kripto atau Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) di Indonesia masih mencatatkan kinerja keuangan negatif sepanjang 2025. Kondisi tersebut terjadi seiring rendahnya pemanfaatan ekosistem kripto domestik oleh investor lokal yang lebih banyak bertransaksi melalui platform global.</p>
<p><b>Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi,</b> menyebut dari 25 hingga 29 PAKD yang terdaftar dan berizin, sekitar 72% di antaranya membukukan kerugian sepanjang 2025.</p>
<p>“Dari data PAKD itu masih 72%-nya tercatat mengalami kerugian usaha,” ujar Hasan dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Rabu (21/1/2026).</p>
<p>Menanggapi kondisi tersebut, <b>CEO Tokocrypto Calvin Kizana,</b> mengatakan tekanan profitabilitas di industri tidak bisa dilepaskan dari tantangan membangun kepercayaan dan volume transaksi yang kuat di kanal domestik. Namun, ia menegaskan tidak semua pelaku berada dalam posisi yang sama.</p>
<p>“Masih banyaknya PAKD yang merugi menunjukkan industri ini masih berada pada fase pertumbuhan yang menuntut skala, efisiensi operasional, dan penguatan kepercayaan pasar,&#8221; kata Calvin.</p>
<p>&#8220;Ke depan, kami berharap ada ruang untuk mendorong efisiensi biaya, termasuk melalui skema insentif yang tepat seperti insentif pajak, maupun struktur pendapatan yang lebih berimbang misalnya penerapan komponen biaya ekosistem seperti bursa fee, agar pelaku usaha bisa berinvestasi lebih besar pada kepatuhan dan perlindungan pengguna.”</p>
<p>“Di Tokocrypto, kami bersyukur sudah berada dalam posisi profit, yang kami capai dengan fokus pada kepatuhan, penguatan manajemen risiko, serta inovasi produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan pengguna di Indonesia.”</p>
<p>Hasan menjelaskan, salah satu penyebab utama tekanan kinerja PAKD adalah dominasi transaksi masyarakat Indonesia melalui bursa dan pedagang di regional maupun global, bukan melalui ekosistem domestik. “Dari data yang ada memang terindikasi sebagian besar transaksi konsumen lokal masih dilakukan melalui pedagang dan bursa-bursa di regional dan global,” ungkapnya.</p>
<p>OJK menilai kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bersama untuk meningkatkan minat transaksi di kanal domestik. “Ini menjadi PR bagaimana kami bisa menarik minat transaksi konsumen domestik untuk tidak lagi menggunakan kanal-kanal atau pedagang asing, tapi memanfaatkan ekosistem di domestik,” lanjut Hasan.</p>
<p>Sepanjang 2025, nilai transaksi kripto tercatat sebesar Rp482,23 triliun. Sementara itu, riset Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) menunjukkan mayoritas investor kripto di Indonesia berpendapatan di bawah Rp8 juta per bulan, didominasi usia di bawah 35 tahun, dan mayoritas berpendidikan SMA.</p>
<h2>Urgensi Perlindungan Konsumen Kripto</h2>


<p>Calvin menilai karakter investor tersebut memperkuat urgensi perlindungan konsumen, terutama dalam memastikan investor berada di platform legal dan memahami risiko. “Kalau basis investornya banyak dari kelompok yang bantalan finansialnya terbatas, maka perlindungan konsumen harus lebih ketat, mulai dari edukasi risiko, transparansi, sampai memastikan akses ke platform legal yang diawasi,” ujarnya.</p>
<p>Ia juga menekankan transisi pengawasan aset kripto di bawah OJK melalui Peraturan OJK Nomor 27 Tahun 2024 perlu menjadi momentum memperkuat praktik pasar yang sehat. Di sisi lain, pengaruh media sosial terhadap keputusan investasi, termasuk peran kanal seperti Twitter, Telegram, dan Discord, dinilai membuat literasi semakin penting agar investor pemula tidak mudah terdorong informasi yang menyesatkan.</p>
<p>Selain literasi, tantangan lain adalah maraknya aktivitas di platform ilegal yang disebut berpotensi menyebabkan hilangnya penerimaan pajak hingga Rp1,1–1,7 triliun per tahun. Calvin menilai upaya penindakan perlu dibarengi kolaborasi lintas pihak.</p>
<p>“Penegakan terhadap platform ilegal harus tegas, tapi juga perlu dibarengi literasi dan kolaborasi regulator, industri, komunitas, dan akademisi. Targetnya bukan hanya pertumbuhan, tetapi pertumbuhan yang aman dan berkelanjutan,” pungkas Calvin.</p>



<h3 class="css-1fe22q1">Tentang Tokocrypto</h3>
Tokocrypto adalah pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang berdiri sejak 2018 dan terdaftar di OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto menawarkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah digunakan. Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$30 juta, menyediakan lebih dari 400 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 4 juta pengguna di Indonesia. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.

<strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES </strong>

</p>]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/01/30/public-2-72.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="801">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Tokocrypto]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/01/30/public-2-72-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Tokocrypto]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Indonesia Kehilangan Momentum di Tengah Pemulihan Pasar Kripto Dunia</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-85695/indonesia-kehilangan-momentum-di-tengah-pemulihan-pasar-kripto-dunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 04:08:05 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Tokocrypto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-85695/indonesia-kehilangan-momentum-di-tengah-pemulihan-pasar-kripto-dunia</guid>

					<description><![CDATA[<b>JAKARTA,</b>  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO<b> —</b> Nilai transaksi aset kripto Indonesia sepanjang 2025 yang mencapai Rp482,23 triliun kerap dipandang sebagai indikator kuatnya aktivitas pasar domestik. Namun di balik angka tersebut, posisi Indonesia dalam peta perdagangan kripto global justru menunjukkan pelemahan yang konsisten.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>JAKARTA,</b> <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a><b> —</b> Nilai transaksi aset kripto Indonesia sepanjang 2025 yang mencapai Rp482,23 triliun kerap dipandang sebagai indikator kuatnya aktivitas pasar domestik. Namun di balik angka tersebut, posisi Indonesia dalam peta perdagangan kripto global justru menunjukkan pelemahan yang konsisten.</p>
<p>Berdasarkan data perdagangan kripto global periode 2021–2025, pangsa pasar Indonesia terhadap total volume transaksi dunia turun tajam dari 0,04570% pada 2021 menjadi hanya 0,01965% pada 2025. Penurunan ini terjadi di saat volume perdagangan kripto global kembali meningkat, menandakan bahwa Indonesia tertinggal dalam memanfaatkan momentum pemulihan pasar.</p>
<h2>Pangsa Pasar Indonesia Terus Turun di Tengah Pemulihan Global</h2>
<p>Tekanan terhadap aktivitas perdagangan domestik mulai terasa sejak 2022, seiring diberlakukannya PMK 68/2022 yang mengenakan pajak transaksi kripto sekitar 0,20% (kini 0,21%) untuk setiap transaksi jual beli, tanpa memperhitungkan kondisi untung atau rugi. Struktur pajak ini berdampak langsung pada <i>trader</i> aktif dan penyedia likuiditas yang mengandalkan volume transaksi tinggi dengan margin tipis.</p>
<p>Situasi tersebut semakin diperberat pada 2024 dengan beroperasinya Bursa Aset Kripto resmi di bawah Bappebti. Penambahan biaya dari sisi bursa, kliring, dan settlement menambah sekitar 0,04% per transaksi. Secara keseluruhan, pelaku pasar kripto di Indonesia kini menanggung biaya sekitar 0,25% per transaksi, level yang dinilai tinggi untuk industri global yang sangat sensitif terhadap efisiensi biaya.</p>
<p><b>CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, </b>menilai bahwa tren ini perlu menjadi perhatian serius bagi seluruh pemangku kepentingan industri.</p>
<p>“Angka transaksi yang besar secara nominal tidak selalu mencerminkan daya saing. Dalam industri kripto, likuiditas sangat sensitif terhadap biaya. Ketika biaya di dalam negeri lebih tinggi dibandingkan yurisdiksi lain, aktivitas perdagangan secara alami akan mencari pasar yang lebih efisien,” ujar Calvin.</p>
<h2>Biaya Transaksi Tinggi Dorong Pergeseran Likuiditas</h2>
<p>Calvin menambahkan bahwa tanpa penyesuaian kebijakan, Indonesia berisiko kehilangan peran strategis di ekosistem kripto global, meskipun jumlah pengguna terus meningkat.</p>
<p>“Pertumbuhan jumlah konsumen adalah sinyal positif, tetapi itu belum cukup. Yang perlu dijaga adalah agar likuiditas dan volume perdagangan tetap berada di dalam negeri. Jika tidak, kita hanya akan menjadi pasar pengguna, bukan pusat aktivitas perdagangan,” jelasnya.</p>
<p>Kondisi Indonesia saat ini kontras dengan pendekatan sejumlah negara lain. Thailand, misalnya, memilih menghapus pajak capital gain kripto hingga 2029 dan membebaskan PPN untuk transaksi di bursa berlisensi guna menjaga likuiditas domestik. Uni Emirat Arab bahkan tidak mengenakan pajak atas perdagangan kripto dan berhasil memposisikan diri sebagai salah satu hub kripto global.</p>
<p>Sementara itu, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa nilai transaksi aset kripto Indonesia sepanjang 2025 lebih rendah dibandingkan 2024 yang mencapai Rp650,61 triliun, serta masih jauh dari puncak transaksi pada 2021. Meski demikian, jumlah konsumen kripto nasional terus meningkat hingga mencapai 19,56 juta per November 2025.</p>
<h2>Tantangan Kebijakan di Tengah Pertumbuhan Jumlah Konsumen</h2>


<p>Menurut Calvin, fakta ini menunjukkan adanya ketimpangan antara pertumbuhan basis pengguna dan kualitas aktivitas pasar.</p>
<p>“Indonesia memiliki potensi besar dari sisi jumlah pengguna. Tantangannya sekarang adalah bagaimana menciptakan struktur biaya dan regulasi yang mendorong perdagangan aktif, bukan justru mendorong likuiditas keluar dari ekosistem domestik,” katanya.</p>
<p>Hadirnya bursa kripto baru yang teregulasi memang memperkuat infrastruktur pasar. Namun tanpa evaluasi menyeluruh terhadap struktur biaya dan kebijakan fiskal, langkah tersebut berisiko hanya menambah kompleksitas tanpa memperbaiki daya saing.</p>
<p>Pada akhirnya, angka Rp482,23 triliun perlu dibaca lebih kritis. Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, jauh dari puncak siklus 2021, dan tidak sejalan dengan tren pertumbuhan perdagangan kripto global. Data ini memberikan sinyal jelas bahwa peningkatan biaya perdagangan berbanding lurus dengan menyusutnya peran Indonesia di pasar global.</p>
<p>“Ke depan, kuncinya adalah keseimbangan,” tutup CEO Tokocrypto.</p>
<p>“Regulasi penting untuk perlindungan konsumen, tetapi daya saing juga harus dijaga. Jika Indonesia ingin menjadi pemain penting di industri kripto global, kebijakan yang mendukung efisiensi pasar menjadi hal yang tidak bisa ditunda.”</p>



<h3 class="css-1fe22q1">Tentang Tokocrypto</h3>
Tokocrypto adalah pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang berdiri sejak 2018 dan terdaftar di OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto menawarkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah digunakan. Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$30 juta, menyediakan lebih dari 400 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 4 juta pengguna di Indonesia. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.

<strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. </strong>

</p>]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/01/23/public-8-5.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Tokocrypto]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/01/23/public-8-5-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Tokocrypto]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
