<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Telkom AI Connect &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/telkom-ai-connect/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 Oct 2026 15:12:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Telkom AI Connect &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>Telkom AI Center Dukung AI Hackathon Aceh 2026, Dorong Inovasi Digital Berbasis AI di Kalangan Mahasiswa</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-102036/telkom-ai-center-dukung-ai-hackathon-aceh-2026-dorong-inovasi-digital-berbasis-ai-di-kalangan-mahasiswa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2026 15:12:27 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Telkom AI Connect]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-102036/telkom-ai-center-dukung-ai-hackathon-aceh-2026-dorong-inovasi-digital-berbasis-ai-di-kalangan-mahasiswa</guid>

					<description><![CDATA[BANDA ACEH, CILACAP.INFO — Sebanyak 11 tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mengikuti AI Hackathon Aceh 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Informatika (HMIF) Universitas Syiah Kuala, Telkom AI Center Aceh, dan Pemerintah Kota Banda Aceh. Kegiatan yang berlangsung pada 17–18 Oktober 2026 ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide, membangun aplikasi berbasis teknologi, dan menguji gagasan mereka melalui kompetisi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDA ACEH</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> — Sebanyak 11 tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mengikuti AI Hackathon Aceh 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Informatika (HMIF) Universitas Syiah Kuala, Telkom AI Center Aceh, dan Pemerintah Kota Banda Aceh. Kegiatan yang berlangsung pada 17–18 Oktober 2026 ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide, membangun aplikasi berbasis teknologi, dan menguji gagasan mereka melalui kompetisi.</p>
<p>Dari total 24 tim yang mendaftar, panitia melakukan proses kurasi untuk menentukan tim yang mengikuti kegiatan final secara langsung di Banda Aceh. Peserta yang terpilih berasal dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Syiah Kuala, UIN Ar-Raniry, Politeknik Negeri Lhokseumawe, Universitas Serambi Mekkah, Universitas Samudra Langsa, Universitas Sumatera Utara, dan perguruan tinggi lainnya.</p>
<p>Keterlibatan mahasiswa dari berbagai daerah tersebut memperlihatkan besarnya minat generasi muda terhadap pengembangan teknologi dan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI). Lebih dari sekadar kompetisi, AI Hackathon Aceh 2026 memberikan ruang bagi peserta untuk mengubah gagasan yang berkembang di lingkungan kampus menjadi produk digital yang dapat dipresentasikan dan dinilai secara langsung.</p>
<h2>Dua Puluh Jam Membangun Aplikasi, Dua Puluh Menit Meyakinkan Juri</h2>
<p>Salah satu peserta dari Universitas Sumatera Utara (USU) menyampaikan bahwa AI Hackathon Aceh merupakan kali kedua dirinya mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai pengalaman mengikuti kompetisi ini sangat menarik, terutama karena peserta ditantang bekerja secara intensif bersama anggota tim dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.</p>
<p>Dalam kompetisi ini, peserta menjalani tantangan pengembangan aplikasi selama 20 jam. Dalam rentang waktu tersebut, setiap tim perlu menyusun ide, membagi peran, mengembangkan aplikasi, dan mempersiapkan hasil pekerjaannya. Setelah proses pengembangan selesai, masing-masing tim memperoleh waktu 20 menit untuk melakukan pitching di hadapan dewan juri.</p>
<p>Bagi peserta, format kompetisi tersebut memberikan pengalaman yang berbeda dari proses pembelajaran di kelas. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami aspek teknis pengembangan aplikasi, tetapi juga mengelola waktu, berkolaborasi, mengambil keputusan, dan mengomunikasikan solusi yang dibangun secara terstruktur.</p>
<p>Pengalaman ini sekaligus menjadi kesempatan bagi peserta untuk menguji kemampuan dalam menghadapi keterbatasan waktu, menyelesaikan persoalan secara kolaboratif, serta mempertanggungjawabkan gagasan yang mereka ajukan.</p>
<h2>Validasi Ide Kampus Melalui Kompetisi</h2>
<p>Peserta dari UIN Ar-Raniry menilai kegiatan seperti AI Hackathon Aceh penting untuk memberikan arah dan motivasi bagi ide-ide yang lahir di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, gagasan mahasiswa perlu memperoleh ruang untuk diuji, dikembangkan, dan divalidasi melalui kompetisi agar memiliki tolok ukur yang lebih konkret.</p>
<p>Kompetisi teknologi dapat menjadi salah satu jalur untuk mempertemukan proses pembelajaran akademik dengan tantangan pengembangan produk di dunia nyata. Melalui proses tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk melihat sejauh mana ide yang dikembangkan dapat diterjemahkan menjadi aplikasi, sekaligus menerima penilaian dan masukan atas solusi yang mereka tawarkan.</p>
<p>Pendekatan ini juga mendorong mahasiswa untuk tidak berhenti pada tahap konseptual. Ide yang muncul dari tugas perkuliahan, riset, maupun pengamatan terhadap persoalan di masyarakat dapat dikembangkan lebih lanjut melalui proses eksperimen, kolaborasi, dan pengujian.</p>
<h2>Telkom AI Center Aceh Dukung Ruang Tumbuh Talenta Digital</h2>
<p>Telkom AI Center Aceh mendukung berbagai kegiatan kreatif digital di Aceh melalui penyediaan ruang kolaborasi, fasilitasi pelatihan, serta perluasan eksposur bagi tim dan talenta lokal agar dapat menunjukkan karya serta inovasinya kepada khalayak yang lebih luas.</p>
<p>Dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem digital yang tidak hanya berorientasi pada pengenalan teknologi, tetapi juga mendorong masyarakat, komunitas, mahasiswa, dan pengembang muda untuk menghasilkan karya yang dapat dikembangkan lebih lanjut.</p>
<p>“Telkom AI Center Aceh ingin menjadi bagian dari ekosistem yang memberikan ruang bagi talenta muda untuk belajar, berkolaborasi, dan menghasilkan karya. Dukungan kami tidak hanya melalui penyediaan tempat untuk berkegiatan, tetapi juga pelatihan dan kesempatan bagi tim untuk mendapatkan eksposur, memperluas jejaring, serta memperkenalkan inovasi yang mereka kembangkan,” ujar Jurnalis Hius, Business and Community Lead Telkom AI Connect Aceh.</p>
<p>Menurutnya, pengembangan ekosistem digital membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari perguruan tinggi, komunitas, pemerintah, hingga industri. Kolaborasi tersebut diperlukan agar potensi talenta muda dapat berkembang melalui pengalaman praktis, akses terhadap pengetahuan dan teknologi, serta kesempatan untuk mempertemukan inovasi dengan kebutuhan yang lebih luas.</p>
<p>AI Hackathon Aceh 2026 menjadi salah satu bentuk kolaborasi tersebut. Keterlibatan mahasiswa lintas perguruan tinggi menunjukkan pentingnya menyediakan ruang yang memungkinkan talenta dari berbagai latar belakang untuk bertemu, bertukar gagasan, dan mengembangkan solusi bersama.</p>
<p>Melalui kegiatan seperti ini, penguatan ekosistem digital Aceh diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan, dengan perguruan tinggi sebagai sumber gagasan dan talenta, komunitas sebagai penggerak kolaborasi, serta dukungan pemerintah dan industri sebagai bagian dari upaya memperluas kesempatan pengembangan inovasi.</p>
<p><strong>Tentang Telkom AI Connect</strong>
Telkom AI Connect merupakan bagian dari inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang diinisiasi oleh PT Telkom Indonesia. Program ini menghadirkan pembelajaran, showcase inovasi, dan konsultasi bisnis untuk mendorong adopsi AI serta mempercepat transformasi digital. Telkom AI Connect hadir di sembilan kota di Indonesia dengan komitmen membangun kapabilitas AI yang merata, relevan, dan berkelanjutan.</p>
<p><strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/10/23/AI-Hackathon-Aceh-2026-2-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[AI Hackathon Aceh 2026 (2)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/10/23/AI-Hackathon-Aceh-2026-2-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[AI Hackathon Aceh 2026 (2)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Perluas Literasi AI, Telkom AI Center Malang Ajak Perempuan Ojol Manfaatkan AI Secara Produktif</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-100812/perluas-literasi-ai-telkom-ai-center-malang-ajak-perempuan-ojol-manfaatkan-ai-secara-produktif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2026 15:26:14 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Telkom AI Connect]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-100812/perluas-literasi-ai-telkom-ai-center-malang-ajak-perempuan-ojol-manfaatkan-ai-secara-produktif</guid>

					<description><![CDATA[MALANG, CILACAP.INFO — Perkembangan Artificial Intelligence (AI) semakin memengaruhi cara masyarakat memperoleh informasi, bekerja, berkomunikasi, dan menghasilkan karya. Di tengah perubahan tersebut, kemampuan memahami dan memanfaatkan AI secara tepat menjadi bagian penting dari literasi digital.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> — Perkembangan Artificial Intelligence (AI) semakin memengaruhi cara masyarakat memperoleh informasi, bekerja, berkomunikasi, dan menghasilkan karya. Di tengah perubahan tersebut, kemampuan memahami dan memanfaatkan AI secara tepat menjadi bagian penting dari literasi digital.</p>
<p>Sebagai upaya memperluas akses pembelajaran AI kepada masyarakat, Telkom AI Center Malang bersama Nortis AI Academy menyelenggarakan program AI for Productivity bersama komunitas Gerakan Sayang Perempuan Ojol (GASPOL) Kota Malang (27/8). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Sosial Sulfat, Malang ini diikuti oleh lebih dari 85 peserta.</p>
<p>“Kolaborasi dengan komunitas menjadi bagian penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap pembelajaran AI. Melalui kegiatan seperti ini, kami dapat menghadirkan materi yang lebih dekat dengan kebutuhan peserta dan mendorong pemanfaatan AI secara praktis dalam aktivitas sehari-hari,” ujar M. Ziaelfikar Albaba, BCL (Business and Community Lead) Telkom AI Center Malang.</p>
<p>Pembelajaran dipandu oleh Hari Obbie, Content Creator, yang mengajak peserta memahami bahwa AI sebenarnya telah menjadi bagian dari berbagai teknologi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Salah satu contohnya adalah Google Maps, yang menunjukkan bagaimana AI telah diterapkan untuk membantu aktivitas masyarakat jauh sebelum istilah AI semakin populer.</p>
<p>Peserta kemudian mendapatkan pemahaman mengenai cara mengenali perbedaan antara konten yang dihasilkan AI dan konten nyata. Selain itu, peserta diperkenalkan pada berbagai pemanfaatan AI untuk kebutuhan kreatif, mulai dari membuat poster, menghasilkan video, hingga mengolah foto.</p>
<p>Pada sesi praktik, peserta menggunakan Gemini untuk mengubah latar belakang foto sesuai keinginan. Peserta dapat bereksperimen dengan berbagai latar, seperti pantai, pegunungan, dan tempat wisata.</p>
<p>Praktik ini memberikan pengalaman langsung mengenai bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan kreatif dengan proses yang sederhana dan mudah diterapkan.</p>
<p>Antusiasme peserta juga terlihat dalam sesi diskusi yang membahas dampak AI terhadap kehidupan dan pekerjaan. Sejumlah peserta menyampaikan kekhawatiran mengenai potensi ketergantungan terhadap AI, khususnya terhadap generasi muda, serta dampak perkembangan AI terhadap pekerja di bidang seni dan profesi kreatif.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Hari Obbie menjelaskan bahwa setiap perkembangan teknologi membawa perubahan terhadap cara manusia bekerja. Seperti halnya peralihan dari buku tulis menuju laptop dan perangkat digital, perkembangan AI juga menuntut manusia untuk terus beradaptasi.</p>
<p>Dalam konteks tersebut, AI sebaiknya diposisikan sebagai asisten yang membantu meningkatkan produktivitas, bukan sebagai pengganti kemampuan manusia. Ide, kreativitas, pengambilan keputusan, serta kemampuan manusia dalam menentukan bagaimana teknologi digunakan tetap menjadi bagian penting dalam menghasilkan nilai.</p>
<p>Melalui kolaborasi bersama komunitas GASPOL, Telkom AI Center Malang dan Nortis AI Academy terus mendorong perluasan literasi AI melalui pembelajaran yang praktis, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu peserta mengenali peluang pemanfaatan AI sekaligus membangun kemampuan untuk menggunakannya secara bijak dan produktif.</p>
<p>Program AI for Productivity ini merupakan bagian dari AI Opportunity Funding: Asia Pacific, yang diinisiasi oleh AVPN dan didukung oleh Google.org serta Asian Development Bank (ADB).</p>
<p><strong>Tentang Telkom AI Connect</strong>
Telkom AI Connect merupakan bagian dari inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang diinisiasi oleh PT Telkom Indonesia. Program ini menghadirkan pembelajaran, showcase inovasi, dan konsultasi bisnis untuk mendorong adopsi AI serta mempercepat transformasi digital. Telkom AI Connect hadir di sembilan kota di Indonesia dengan komitmen membangun kapabilitas AI yang merata, relevan, dan berkelanjutan.</p>
<p><strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/10/01/AI-for-Productivity-bersama-komunitas-Gerakan-Sayang-Perempuan-Ojol-GASPOL-Kota-Malang-2-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[AI for Productivity bersama komunitas Gerakan Sayang Perempuan Ojol (GASPOL) Kota Malang (2)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/10/01/AI-for-Productivity-bersama-komunitas-Gerakan-Sayang-Perempuan-Ojol-GASPOL-Kota-Malang-2-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[AI for Productivity bersama komunitas Gerakan Sayang Perempuan Ojol (GASPOL) Kota Malang (2)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Dari Masalah di Sekitar, Telkom AI Center Bandung Himpun Ide untuk Local AI Use Case</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-100576/dari-masalah-di-sekitar-telkom-ai-center-bandung-himpun-ide-untuk-local-ai-use-case</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2026 01:07:47 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Telkom AI Connect]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-100576/dari-masalah-di-sekitar-telkom-ai-center-bandung-himpun-ide-untuk-local-ai-use-case</guid>

					<description><![CDATA[BANDUNG, CILACAP.INFO &#8211; Telkom AI Center Bandung mengajak peserta mengidentifikasi pain point dan merumuskannya menjadi gagasan AI use case untuk kebutuhan lokal.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDUNG</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Telkom AI Center Bandung mengajak peserta mengidentifikasi pain point dan merumuskannya menjadi gagasan AI use case untuk kebutuhan lokal.</p>
<p>Telkom AI Center Bandung mengajak peserta melihat peluang pemanfaatan <i>Artificial Intelligence</i> (AI) bukan dari teknologi yang sedang populer, melainkan dari permasalahan nyata yang dihadapi di lingkungan kerja, bisnis, organisasi, maupun kehidupan sehari-hari. Pendekatan tersebut menjadi fokus dalam sesi kedua “AI Connect Bandung: How AI Fits You” bertajuk “AI Opportunity: Discovering AI Use Cases” yang digelar pada 29 Agustus 2026.</p>


<p>Kegiatan ini melanjutkan sesi sebelumnya yang membahas AI readiness dan peluang pemanfaatan AI. Pada sesi kedua, peserta diarahkan untuk mengidentifikasi <i>pain point</i> atau masalah yang dihadapi, kemudian mengeksplorasi kemungkinan penggunaan AI sebagai bagian dari proses perumusan AI <i>use case</i>.</p>
<p>Pendekatan tersebut menempatkan masalah sebagai titik awal dalam mencari solusi berbasis AI. Peserta tidak diarahkan untuk langsung memilih <i>tools, </i>melainkan terlebih dahulu memahami siapa yang menghadapi masalah, apa kendalanya, serta nilai apa yang dapat diberikan apabila masalah tersebut diselesaikan atau dioptimalkan.</p>
<h2>Menemukan Peluang AI dari Masalah</h2>
<p>Sesi “AI Opportunity: Discovering AI Use Cases” dikemas dalam format<i> workshop</i> dan<i> interactive session</i> dengan menghadirkan Adelia Octavian Mandasari, Business Development Telkom Indonesia, sebagai narasumber.</p>
<p>Adelia menjelaskan bahwa kemampuan melihat masalah dari sudut pandang yang berbeda menjadi salah satu langkah penting dalam menemukan peluang penggunaan AI.</p>
<p><i>“AI use case </i>seharusnya lahir dari masalah yang ada. Karena itu, kita perlu membiasakan diri melihat permasalahan di sekitar sebagai peluang untuk menciptakan nilai, bukan sekadar mencari teknologi yang sedang tren,” ujar Adelia.</p>
<p>Peserta kemudian diperkenalkan pada kerangka sederhana untuk mengidentifikasi <i>pain point, </i>mengeksplorasi peluang penggunaan AI, dan merumuskannya menjadi <i>AI use case.</i> Proses tersebut membantu peserta membedakan permasalahan yang memang membutuhkan AI dengan masalah yang dapat diselesaikan menggunakan pendekatan lain.</p>
<p>Menurut Adelia, kemampuan tersebut menjadi penting agar penggunaan AI tidak berhenti pada pemanfaatan teknologi, tetapi benar-benar memberikan manfaat terhadap kebutuhan pengguna.</p>
<h2>Belajar dari Kasus di Berbagai Sektor</h2>
<p>Untuk memperkuat pemahaman, peserta juga diajak melihat sejumlah contoh pemanfaatan AI di berbagai sektor, mulai dari UMKM, pendidikan, kesehatan, pemerintahan, hingga industri kreatif.</p>
<p>Studi kasus tersebut menunjukkan bahwa peluang penggunaan AI tidak selalu berasal dari persoalan yang kompleks. Proses manual yang berulang, kesulitan mengolah informasi, kebutuhan meningkatkan efisiensi, hingga kebutuhan memberikan layanan yang lebih personal dapat menjadi titik awal untuk mengeksplorasi penggunaan AI.</p>
<p>Dari contoh tersebut, peserta belajar bahwa bentuk <i>AI use case </i>sangat bergantung pada konteks permasalahan, kebutuhan pengguna, sumber daya yang tersedia, serta dampak yang ingin dihasilkan. Dengan demikian, AI tidak ditempatkan sebagai tujuan akhir, tetapi sebagai salah satu alternatif untuk menjawab kebutuhan tertentu.</p>
<h2>Peserta Mulai Merumuskan AI Use Case</h2>
<p>Pemahaman yang diperoleh kemudian diterapkan dalam sesi ideasi. Peserta diminta mengidentifikasi permasalahan yang mereka temui secara langsung di lingkungan kerja, bisnis, organisasi, maupun kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Dari <i>pain point</i> tersebut, peserta mulai merumuskan kemungkinan solusi dengan mempertimbangkan peran AI dalam menyelesaikan atau mengoptimalkan permasalahan. Tahapan ini mendorong peserta untuk melihat hubungan antara kebutuhan pengguna, proses yang berjalan saat ini, dan potensi nilai yang dapat dihasilkan melalui pemanfaatan AI.</p>
<p>Proses ideasi juga menunjukkan bahwa menemukan <i>AI use case </i>membutuhkan beberapa tahapan, mulai dari mengamati masalah, memahami kebutuhan, mengeksplorasi solusi, hingga menilai relevansi AI sebagai pendekatan.</p>
<h2>Menghimpun Gagasan dalam Local AI Use Case</h2>
<p>Ide yang muncul dari sesi tersebut kemudian dihimpun sebagai bagian dari <i>Local AI Use Case,</i> sebuah upaya untuk mendokumentasikan gagasan implementasi AI yang berangkat dari permasalahan dan kebutuhan yang dekat dengan lingkungan masyarakat.</p>
<p>Penghimpunan tersebut diharapkan dapat memperlihatkan beragam kebutuhan AI yang muncul dari konteks lokal. Dengan pendekatan berbasis permasalahan, gagasan yang dikumpulkan tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga mempertimbangkan relevansi dan potensi dampaknya bagi pengguna.</p>
<p>Kehadiran <i>Local AI Use Case </i>sekaligus membuka perspektif bahwa inovasi AI dapat berangkat dari persoalan sehari-hari. Masalah sederhana yang ditemui secara berulang dapat menjadi bahan untuk mengembangkan gagasan solusi apabila diidentifikasi dan dirumuskan secara tepat.</p>
<h2>AI Dimulai dari Memahami Masalah</h2>
<p>Sesi “AI Opportunity: Discovering AI Use Cases” menjadi bagian dari rangkaian AI Connect Bandung: How AI Fits You yang membawa peserta dari tahap mengenali kesiapan AI menuju proses menemukan peluang pemanfaatannya.</p>
<p>Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya belajar mengenai AI dan berbagai tools yang tersedia, tetapi juga dilatih untuk mengembangkan cara berpikir berbasis masalah. Kemampuan mengidentifikasi kebutuhan, merumuskan pain point, dan menilai relevansi AI menjadi fondasi sebelum sebuah ide dikembangkan menjadi solusi.</p>
<p>Bagi Telkom AI Center Bandung, pendekatan berbasis masalah tersebut menjadi penting agar pemanfaatan AI tetap dekat dengan kebutuhan nyata. Dari masalah yang ditemukan di lingkungan sekitar, berbagai gagasan AI use case dapat mulai dirumuskan, dikembangkan, dan dipertimbangkan untuk menghasilkan nilai yang lebih relevan.</p>



<h3 class="css-1fe22q1">Tentang Telkom AI Connect</h3>
Telkom AI Connect merupakan bagian dari inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang diinisiasi oleh PT Telkom Indonesia. Program ini menghadirkan pembelajaran, showcase inovasi, dan konsultasi bisnis untuk mendorong adopsi AI serta mempercepat transformasi digital. Telkom AI Connect hadir di sembilan kota di Indonesia dengan komitmen membangun kapabilitas AI yang merata, relevan, dan berkelanjutan.

<strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. </strong>

</p>]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/09/28/Telkom-AI-Connect.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Telkom AI Connect]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/09/28/Telkom-AI-Connect-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Telkom AI Connect]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>FIKOM UNASMAN Perkuat Kompetensi Mahasiswa Melalui Studi Banding Telkom AI Center</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-100489/fikom-unasman-perkuat-kompetensi-mahasiswa-melalui-studi-banding-telkom-ai-center</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 07:24:09 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Telkom AI Connect]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-100489/fikom-unasman-perkuat-kompetensi-mahasiswa-melalui-studi-banding-telkom-ai-center</guid>

					<description><![CDATA[MAKASSAR, CILACAP.INFO &#8211; AI Center of Excellence Makassar memperluas akses pembelajaran AI dan inovasi digital melalui kunjungan 35 mahasiswa UNASMAN untuk mengenal ekosistem teknologi serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAKASSAR</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; AI Center of Excellence Makassar memperluas akses pembelajaran AI dan inovasi digital melalui kunjungan 35 mahasiswa UNASMAN untuk mengenal ekosistem teknologi serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Telkom AI Center of Excellence Makassar menerima kunjungan studi banding dari Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN) pada 31 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengenal perkembangan Artificial Intelligence (AI), inovasi digital, serta bagaimana teknologi dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan nyata di dunia industri dan masyarakat.</p>
<p>Sebanyak 35 mahasiswa semester V dari Program Studi Sistem Informasi dan Teknik Informatika mengikuti kegiatan tersebut bersama Dekan Fakultas Ilmu Komputer dan dosen pendamping. Melalui kunjungan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan wawasan mengenai perkembangan teknologi, tetapi juga diperkenalkan dengan ekosistem yang mendorong lahirnya talenta dan solusi digital yang relevan.</p>
<p>Dalam sesi sharing, mahasiswa diajak memahami bahwa pengembangan kompetensi di bidang teknologi tidak berhenti pada kemampuan mempelajari atau menggunakan teknologi baru. Proses tersebut perlu dilanjutkan dengan kemampuan mengidentifikasi masalah nyata, membangun solusi, berkolaborasi, menguji solusi kepada pengguna, hingga mendokumentasikan hasilnya menjadi portofolio.</p>
<p>Sunarti M.R., selaku Business and Community Lead Telkom AI Connect Makassar, menyampaikan bahwa mahasiswa perlu memiliki proses belajar yang berorientasi pada penyelesaian masalah dan kebutuhan pengguna. “Belajar teknologi saja tidak cukup. Mahasiswa perlu naik tahap, mulai dari mengidentifikasi masalah nyata, membangun dan menguji solusi, berkolaborasi, hingga menghasilkan portofolio. Dengan proses tersebut, harapannya mahasiswa tidak hanya lulus sebagai sarjana, tetapi juga tumbuh menjadi talenta yang siap memahami kebutuhan industri dan menyelesaikan masalah nyata,” ujar Sunarti.</p>
<p>Menurutnya, kemampuan tersebut menjadi penting di tengah perkembangan AI yang semakin cepat. Mahasiswa perlu membangun keseimbangan antara pemahaman teknologi, kemampuan problem solving, kolaborasi, serta kemampuan menunjukkan hasil kerja yang dapat menjadi bukti kompetensi.</p>
<p>Pendekatan tersebut kemudian diperkenalkan melalui sebuah peta jalan pengembangan kompetensi mahasiswa menuju talenta siap industri. Tahapannya dimulai dari belajar teknologi baru, kemudian mengidentifikasi masalah, membangun proyek, berkolaborasi, menguji solusi kepada pengguna, hingga menghasilkan portofolio. Seluruh proses tersebut diarahkan agar mahasiswa mampu menciptakan dampak yang terukur.</p>
<p>Kunjungan studi banding ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat bahwa teknologi dan AI tidak berdiri sendiri. Pemanfaatannya membutuhkan pemahaman terhadap konteks permasalahan, kebutuhan pengguna, serta kemampuan mengubah ide menjadi solusi yang dapat diuji dan dikembangkan.</p>
<p>Bagi Telkom AI Center of Excellence Makassar, kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari upaya memperluas akses pembelajaran dan memperkuat pengembangan talenta digital. Melalui interaksi langsung dengan mahasiswa, AI Center Makassar membuka ruang bagi generasi muda untuk mengenal perkembangan AI sekaligus memahami bagaimana kompetensi tersebut dapat dikembangkan melalui pengalaman dan proyek nyata.</p>
<p>Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri, sekaligus mendorong mahasiswa untuk lebih aktif mengeksplorasi teknologi, membangun karya, dan mengembangkan portofolio sejak masa perkuliahan. Pada akhirnya, kesiapan mahasiswa menghadapi dunia industri tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak teknologi yang mereka kuasai, tetapi juga oleh kemampuan memahami masalah, membangun solusi, bekerja bersama orang lain, menguji hasil, dan menghasilkan dampak nyata.</p>
<p><strong>Tentang Telkom AI Connect</strong></p>
<p>Telkom AI Connect merupakan bagian dari inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang diinisiasi oleh PT Telkom Indonesia. Program ini menghadirkan pembelajaran, showcase inovasi, dan konsultasi bisnis untuk mendorong adopsi AI serta mempercepat transformasi digital. Telkom AI Connect hadir di sembilan kota di Indonesia dengan komitmen membangun kapabilitas AI yang merata, relevan, dan berkelanjutan.</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/09/24/Menjembatani-Kampus-dan-Industri-FIKOM-UNASMAN-Perkuat-Kompetensi-Mahasiswa-melalui-Studi-Banding-ke-Telkom-AI-Center-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[FIKOM UNASMAN Perkuat Kompetensi Mahasiswa Melalui Studi Banding Telkom AI Center]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/09/24/Menjembatani-Kampus-dan-Industri-FIKOM-UNASMAN-Perkuat-Kompetensi-Mahasiswa-melalui-Studi-Banding-ke-Telkom-AI-Center-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[FIKOM UNASMAN Perkuat Kompetensi Mahasiswa Melalui Studi Banding Telkom AI Center]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Telkom AI Center Aceh Dorong Akademisi Gunakan AI Secara Etis</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-100481/telkom-ai-center-aceh-dorong-akademisi-gunakan-ai-secara-etis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 03:48:45 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Telkom AI Connect]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-100481/telkom-ai-center-aceh-dorong-akademisi-gunakan-ai-secara-etis</guid>

					<description><![CDATA[BANDA ACEH, CILACAP.INFO &#8211; Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang semakin cepat membawa peluang besar bagi dunia pendidikan dan penelitian. Namun, di balik kemudahan tersebut, penggunaan AI juga menghadirkan tantangan baru terkait integritas akademik, privasi data, akurasi informasi, hingga kemampuan berpikir kritis mahasiswa.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDA ACEH</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Perkembangan kecerdasan artifisial <i>(Artificial Intelligence/AI</i>) yang semakin cepat membawa peluang besar bagi dunia pendidikan dan penelitian. Namun, di balik kemudahan tersebut, penggunaan AI juga menghadirkan tantangan baru terkait integritas akademik, privasi data, akurasi informasi, hingga kemampuan berpikir kritis mahasiswa.</p>


<p>Merespons tantangan tersebut, Telkom AI Center Aceh menyelenggarakan<i> workshop </i>bertema “Etika AI dalam Dunia Akademik” yang mempertemukan akademisi, praktisi teknologi, mahasiswa, dan peserta dari berbagai latar belakang untuk membahas bagaimana AI dapat dimanfaatkan secara produktif tanpa mengorbankan integritas akademik (12/9) .</p>
<p><i>Workshop </i>ini menghadirkan Mulkan Fadhli, dosen UIN Ar-Raniry, serta Ikhwan Reza, Solution Architect Telkom Indonesia, sebagai narasumber. Diskusi tidak hanya membahas peluang pemanfaatan AI dalam proses pembelajaran dan penelitian, tetapi juga mengupas risiko penggunaan AI secara tidak bertanggung jawab.</p>
<p>Dalam pemaparannya, Mulkan Fadhli menekankan bahwa kehadiran AI seharusnya tidak membuat manusia kehilangan peran dalam proses berpikir. Menurutnya, mahasiswa dan akademisi tetap harus menjadi pihak yang memegang kendali terhadap proses dan hasil pekerjaan yang menggunakan bantuan AI.</p>
<p>“AI boleh membantu kita berpikir, tetapi jangan sampai AI menggantikan proses berpikir kita. Yang paling penting adalah transparansi, verifikasi, dan tanggung jawab manusia terhadap hasil akhir,” ujar Mulkan Fadhli.</p>
<p>Mulkan juga memperkenalkan pendekatan lampu lalu lintas <i>(traffic light</i>) sebagai cara sederhana untuk memahami batasan penggunaan AI dalam kegiatan akademik. Zona hijau mencakup penggunaan AI untuk aktivitas seperti <i>brainstorming </i>dan pengembangan ide. Zona kuning mencakup penggunaan AI untuk pekerjaan tertentu, seperti penerjemahan atau penyuntingan, yang tetap membutuhkan verifikasi manusia. Sementara zona merah mencakup penggunaan AI yang berpotensi melanggar integritas akademik, termasuk menjadikan AI sebagai <i>ghost writer</i> untuk menghasilkan karya yang kemudian diakui sepenuhnya sebagai karya sendiri.</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya transparansi penggunaan AI dalam pekerjaan akademik, termasuk kemungkinan penerapan jejak audit dan pengungkapan penggunaan AI sehingga institusi dapat mengetahui sejauh mana teknologi tersebut digunakan dalam proses penelitian maupun pembelajaran.</p>
<p>Sementara itu, Ikhwan Reza, Solution Architect Telkom Indonesia, membawa perspektif praktis mengenai berbagai tantangan teknologi AI yang perlu dipahami oleh lingkungan akademik. Ia menjelaskan bahwa salah satu persoalan utama dalam pemanfaatan AI adalah <i>hallucination</i>, yaitu kondisi ketika AI menghasilkan informasi yang terlihat meyakinkan tetapi sebenarnya tidak akurat atau tidak memiliki dasar yang valid.</p>
<p>“AI itu sangat membantu, tetapi jangan pernah menganggap semua jawaban AI sebagai kebenaran. Kita tetap harus melakukan <i>cross-check</i> terhadap sumber, memahami konteks, dan memastikan informasi yang digunakan benar-benar dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Ikhwan.</p>
<p>Selain akurasi informasi, Ikhwan juga menyoroti aspek privasi dan keamanan data. Menurutnya, sivitas akademika perlu memahami bahwa tidak semua data dapat begitu saja dimasukkan ke dalam layanan AI, khususnya data pribadi, data penelitian yang bersifat sensitif, maupun informasi institusi yang memiliki batasan akses.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Ikhwan turut memperkenalkan perkembangan solusi AI berdaulat yang dikembangkan Telkom untuk konteks Indonesia. Pendekatan tersebut memungkinkan organisasi dan institusi mempertimbangkan penggunaan AI dengan memperhatikan aspek kedaulatan data, keamanan, kebutuhan lokal, serta tata kelola teknologi.</p>
<p>Diskusi semakin berkembang ketika peserta mengajukan pertanyaan mengenai kemungkinan integrasi AI dengan repositori kampus, pengembangan model AI yang lebih sesuai dengan kebutuhan lokal, serta penerapan AI untuk mendukung penelitian dan pengelolaan pengetahuan di perguruan tinggi.</p>
<p>Salah satu gagasan yang muncul adalah pemanfaatan AI untuk mengembangkan portal pengetahuan dan sejarah Aceh, dengan AI berperan membantu proses pencarian, pengolahan, dan eksplorasi informasi tanpa menghilangkan kebutuhan terhadap sumber yang terverifikasi.</p>
<h3>AI sebagai Mitra, Bukan Pengganti</h3>
<p>Business &amp; Community Lead Telkom AI Center Aceh, Jurnalis JH, mengatakan bahwa diskusi mengenai AI di lingkungan pendidikan tidak seharusnya berhenti pada pertanyaan tentang “boleh atau tidak boleh menggunakan AI”.</p>
<p>Menurutnya, pertanyaan yang lebih penting adalah bagaimana AI digunakan secara tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, produktivitas, dan kemampuan manusia tanpa menghilangkan proses berpikir kritis.</p>
<p>“Kami melihat AI bukan sebagai pengganti manusia, tetapi sebagai mitra untuk meningkatkan kemampuan manusia. Karena itu, yang ingin kami dorong melalui kegiatan ini bukan sekadar kemampuan menggunakan AI, tetapi kemampuan menggunakan AI dengan kritis, etis, dan bertanggung jawab,” ujar Jurnalis JH</p>
<p>Ia menambahkan bahwa perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam membentuk budaya penggunaan AI yang sehat. Dosen tidak hanya perlu memahami teknologi AI, tetapi juga perlu merancang proses pembelajaran dan penugasan yang tetap mendorong mahasiswa untuk melakukan analisis, argumentasi, verifikasi, dan menghasilkan pemikiran orisinal.</p>
<p>“Kalau mahasiswa hanya diminta menghasilkan jawaban, AI mungkin bisa mengerjakan sebagian besar prosesnya. Tetapi kalau mahasiswa diminta menjelaskan bagaimana mereka sampai pada sebuah kesimpulan, menguji data, membandingkan sumber, dan mempertahankan argumentasinya, maka AI justru bisa menjadi alat yang memperkuat pembelajaran,” tambahnya.</p>
<h3>Mendorong Tata Kelola AI di Perguruan Tinggi</h3>
<p>Telkom AI Center Aceh melihat kebutuhan terhadap pedoman penggunaan AI di tingkat institusi sebagai salah satu hal yang semakin penting. Pedoman tersebut dapat mengatur penggunaan AI oleh mahasiswa, dosen, peneliti, maupun tenaga kependidikan, termasuk aspek transparansi, privasi data, verifikasi informasi, hak cipta, dan integritas akademik.</p>
<p>Ke depan, Telkom AI Center Aceh juga membuka peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi di Aceh untuk mengeksplorasi pemanfaatan AI dalam penelitian, pengembangan talenta, pengembangan solusi AI lokal, serta pemanfaatan infrastruktur AI yang sesuai dengan kebutuhan institusi.</p>
<p><i>Workshop </i>ini menjadi bagian dari upaya Telkom AI Center Aceh dalam membangun ekosistem AI di Aceh yang tidak hanya berorientasi pada adopsi teknologi, tetapi juga pada literasi, etika, inovasi, dan kesiapan sumber daya manusia.</p>
<p>Melalui ekosistem tersebut, AI diharapkan dapat menjadi teknologi yang memperkuat pendidikan dan penelitian di Indonesia, sekaligus tetap menempatkan manusia sebagai pihak yang memegang kendali, tanggung jawab, dan keputusan akhir.</p>



<h3 class="css-1fe22q1">Tentang Telkom AI Connect</h3>
Telkom AI Connect merupakan bagian dari inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang diinisiasi oleh PT Telkom Indonesia. Program ini menghadirkan pembelajaran, showcase inovasi, dan konsultasi bisnis untuk mendorong adopsi AI serta mempercepat transformasi digital. Telkom AI Connect hadir di sembilan kota di Indonesia dengan komitmen membangun kapabilitas AI yang merata, relevan, dan berkelanjutan.
<strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong>

</p>]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/09/24/Telkom-AI-Center-Aceh-Dorong-Akademisi-Gunakan-AI-Secara-Etis-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Telkom AI Center Aceh Dorong Akademisi Gunakan AI Secara Etis]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/09/24/Telkom-AI-Center-Aceh-Dorong-Akademisi-Gunakan-AI-Secara-Etis-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Telkom AI Center Aceh Dorong Akademisi Gunakan AI Secara Etis]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Telkom AI Center Malang dan Nortis AI Bahas Tantangan Desain di Era Generative AI</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-100470/telkom-ai-center-malang-dan-nortis-ai-bahas-tantangan-desain-di-era-generative-ai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 19:46:41 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Telkom AI Connect]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-100470/telkom-ai-center-malang-dan-nortis-ai-bahas-tantangan-desain-di-era-generative-ai</guid>

					<description><![CDATA[MALANG, CILACAP.INFO &#8211; Telkom AI Center Malang bersama Nortis AI membahas tantangan desain di era Generative AI serta pentingnya memanfaatkan AI secara kreatif tanpa kehilangan kualitas dan karakter karya.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG, </strong><a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Telkom AI Center Malang bersama Nortis AI membahas tantangan desain di era Generative AI serta pentingnya memanfaatkan AI secara kreatif tanpa kehilangan kualitas dan karakter karya.</p>


<p>Perkembangan <i>Generative AI </i>membawa perubahan pada proses kerja di berbagai bidang kreatif, termasuk desain. Kemampuan AI dalam menghasilkan visual secara cepat memberikan peluang baru bagi desainer, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan untuk menjaga kualitas dan karakter sebuah karya. Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam &#8220;<b>No Slop AI: Vibe Design with GPT</b>&#8220;, yang diselenggarakan oleh Nortis AI dengan dukungan Telkom AI Center Malang secara <i>online</i> melalui Zoom.</p>
<p>Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan desainer grafis yang ingin memperluas kemampuan dalam memanfaatkan AI untuk kebutuhan desain. Kalingga, Content Creator, membawakan materi mengenai AI Mindset &amp; Anti AI Slop, teknik <i>prompting</i> untuk desain, penggunaan ChatGPT dan Canva, serta berbagai<i> AI tools</i> yang tersedia di Canva. Peserta juga mempelajari penerapan AI untuk kebutuhan <i>marketing</i> melalui pembuatan poster dan <i>copywriting</i> dengan struktur <b>Hook &#8211; Value &#8211; Proof &#8211; CTA</b>, kemudian dilanjutkan dengan penggunaan Google Flow untuk pembuatan video berbasis AI.</p>
<p>Dalam sesi praktik, peserta mempelajari<i> video prompting,</i> penggunaan<i> ingredients</i> dan<i> reference,</i> serta <i>workflow</i> <b>ChatGPT → Canva → Flow</b>. Proses tersebut memberikan pengalaman kepada peserta untuk menentukan konsep, memberikan arahan kepada AI, mengevaluasi hasil, hingga melakukan penyempurnaan sesuai kebutuhan.</p>
<p>M. Ziaelfikar Albaba selaku Business and Community Lead Telkom AI Center Malang menekankan pentingnya peran manusia dalam pemanfaatan AI untuk proses kreatif. “AI seharusnya menjadi alat bantu untuk mempercepat proses eksplorasi dan produksi, bukan menggantikan proses berpikir kreatif. Kita tetap perlu menentukan konsep, memberikan arahan, mengevaluasi hasil, dan melakukan penyempurnaan agar karya yang dihasilkan tetap memiliki kualitas dan karakter,” ujar Ziaelfikar.</p>
<p>Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat aktif berinteraksi dan mengikuti proses praktik. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan <i>Generative AI </i>tidak hanya membutuhkan kemampuan menggunakan <i>tools</i>, tetapi juga kemampuan dalam menentukan konsep, memberikan arahan, mengevaluasi, dan menyempurnakan hasil. Melalui dukungan terhadap kegiatan ini, Telkom AI Center Malang turut mendorong peningkatan <i>skill</i> digital yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri kreatif.</p>
<p>No Slop AI: Vibe Design with GPT diselenggarakan oleh Nortis AI dengan dukungan Telkom AI Center of Excellence, Indiekraf, dan Stasion sebagai bagian dari upaya memperluas pembelajaran dan pemanfaatan teknologi AI dalam pengembangan<i> skill </i>digital dan industri kreatif. Kolaborasi ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa dan desainer grafis untuk memahami bagaimana AI dapat diintegrasikan ke dalam workflow kreatif secara lebih efektif.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, pemahaman mengenai penggunaan <i>Generative AI</i> diharapkan dapat menjadi salah satu bekal bagi mahasiswa dan desainer grafis untuk beradaptasi dengan perubahan workflow di dunia kerja, sekaligus mendorong pemanfaatan AI secara kreatif, efektif, dan tetap mempertahankan peran manusia dalam menghasilkan karya.</p>



<h3 class="css-1fe22q1">Tentang Telkom AI Connect</h3>
Telkom AI Connect merupakan bagian dari inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang diinisiasi oleh PT Telkom Indonesia. Program ini menghadirkan pembelajaran, showcase inovasi, dan konsultasi bisnis untuk mendorong adopsi AI serta mempercepat transformasi digital. Telkom AI Connect hadir di sembilan kota di Indonesia dengan komitmen membangun kapabilitas AI yang merata, relevan, dan berkelanjutan.
<strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. </strong>

</p>]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/09/24/Telkom-AI-Connect.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Telkom AI Connect]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/09/24/Telkom-AI-Connect-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Telkom AI Connect]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Telkom AI Center Malang Dukung Internal Thursina International Islamic Boarding School Eksplorasi Generative AI melalui AI for Everyone Batch 28</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-99800/telkom-ai-center-malang-dukung-internal-thursina-international-islamic-boarding-school-eksplorasi-generative-ai-melalui-ai-for-everyone-batch-28</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 04:35:32 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Telkom AI Connect]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-99800/telkom-ai-center-malang-dukung-internal-thursina-international-islamic-boarding-school-eksplorasi-generative-ai-melalui-ai-for-everyone-batch-28</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Lebih dari 60 peserta Thursina IIBS belajar memanfaatkan AI untuk mendukung produktivitas, proses belajar, dan kreativitas melalui AI for Everyone: Productivity Learning Batch 28.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Lebih dari 60 peserta Thursina IIBS belajar memanfaatkan AI untuk mendukung produktivitas, proses belajar, dan kreativitas melalui AI for Everyone: Productivity Learning Batch 28.</p>
<p>Sebanyak lebih dari 60 peserta internal Thursina International Islamic Boarding School mengikuti kegiatan AI for Everyone: Productivity Learning Batch 28 di Thursina IIBS Kampus Putra (13/8). Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta untuk mengenal dan mencoba pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung proses belajar, mengembangkan ide, hingga menghasilkan karya kreatif.</p>
<p>Menghadirkan M. Ziaelfikar Albaba dan Hari Obbie sebagai mentor, kegiatan dirancang dengan pendekatan berbasis praktik. Peserta tidak hanya diperkenalkan pada berbagai tools AI, tetapi juga diajak mengeksplorasi pemanfaatannya untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas dalam aktivitas sehari-hari.</p>
<p>Pada sesi pembelajaran, M. Ziaelfikar Albaba membahas pentingnya Responsible AI sebagai dasar dalam menggunakan teknologi AI. “Pemanfaatan AI bukan hanya tentang kemampuan menggunakan berbagai tools, tetapi juga bagaimana kita memahami cara menggunakannya secara tepat dan bertanggung jawab sesuai dengan kebutuhan. Karena itu, AI perlu digunakan sebagai alat bantu, dengan tetap mempertimbangkan batasan dan dampaknya,” ujar Ziaelfikar.</p>
<p>Sementara itu, Hari Obbie mengajak peserta mengenal pemanfaatan Generative AI untuk mendukung produktivitas dan proses kreatif. Peserta juga diajak memahami pentingnya penggunaan AI secara bijak melalui pemahaman, pendampingan, dan pengawasan yang sesuai agar teknologi tetap menjadi alat bantu dalam proses belajar dan berkarya.</p>
<p>Pengalaman pembelajaran dilanjutkan melalui praktik menggunakan berbagai tools AI, seperti ChatGPT, Gemini, Google Flow, CapCut, dan NotebookLM. Peserta mencoba memanfaatkan NotebookLM untuk membantu membuat slide presentasi, serta menggunakan Generative AI untuk mengembangkan ide dan konsep menjadi video kreatif.</p>
<p>Dalam sesi praktik, peserta diberikan ruang untuk menentukan konsep dan mengeksplorasi kreativitas masing-masing. Antusiasme terlihat selama kegiatan berlangsung, menunjukkan bahwa AI tidak hanya dapat digunakan untuk menghasilkan konten secara instan, tetapi juga membantu proses belajar, eksplorasi ide, dan pengembangan kreativitas.</p>
<p>Sebagai partner kegiatan, Telkom AI Center Malang turut mendukung terselenggaranya ruang pembelajaran AI bagi berbagai komunitas dan institusi. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pembelajaran AI sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi secara produktif dan bertanggung jawab.</p>
<p>AI for Everyone: Productivity Learning Batch 28 merupakan bagian dari AI Upskilling Program yang melibatkan Remote Skills Academy dan Nortis AI, serta bagian dari AI Opportunity Funding: Asia Pacific yang diinisiasi AVPN dengan dukungan Google.org dan Asian Development Bank (ADB), serta ekosistem Telkom AI Center of Excellence. Melalui kolaborasi lintas institusi dan komunitas, kegiatan ini diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi berbagai kalangan untuk memahami dan memanfaatkan AI secara produktif dan bertanggung jawab.</p>
<p>About Telkom AI Connect
Telkom AI Connect merupakan bagian dari inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang diinisiasi oleh PT Telkom Indonesia. Program ini menghadirkan pembelajaran, showcase inovasi, dan konsultasi bisnis untuk mendorong adopsi AI serta mempercepat transformasi digital. Telkom AI Connect hadir di sembilan kota di Indonesia dengan komitmen membangun kapabilitas AI yang merata, relevan, dan berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/09/08/Telkom-AI-Center-Malang-Dukung-Internal-Thursina-International-Islamic-Boarding-School-Eksplorasi-Generative-AI-melalui-AI-for-Everyone-Batch-28-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Telkom AI Center Malang Dukung Internal Thursina International Islamic Boarding School Eksplorasi Generative AI melalui AI for Everyone Batch 28]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/09/08/Telkom-AI-Center-Malang-Dukung-Internal-Thursina-International-Islamic-Boarding-School-Eksplorasi-Generative-AI-melalui-AI-for-Everyone-Batch-28-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Telkom AI Center Malang Dukung Internal Thursina International Islamic Boarding School Eksplorasi Generative AI melalui AI for Everyone Batch 28]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Telkom AI Center Malang Perkuat Kapabilitas AI melalui AI for Everyone</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-99661/telkom-ai-center-malang-perkuat-kapabilitas-ai-melalui-ai-for-everyone</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 04:35:43 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Telkom AI Connect]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-99661/telkom-ai-center-malang-perkuat-kapabilitas-ai-melalui-ai-for-everyone</guid>

					<description><![CDATA[MALANG, CILACAP.INFO &#8211; Perkembangan Artificial Intelligence (AI) membuka berbagai peluang baru dalam mendukung produktivitas, proses belajar, hingga kebutuhan bisnis. Untuk memperluas pemahaman dan akses masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi tersebut, Telkom AI Center Malang hadir sebagai Community Partner dalam kegiatan AI for Everyone: Productivity &#38; Learning Batch 27 (12/8) yang diselenggarakan oleh Nortis AI dengan kolaborasi dan dukungan Telkom AI Center of Excellence.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Perkembangan <i>Artificial Intelligence</i> (AI) membuka berbagai peluang baru dalam mendukung produktivitas, proses belajar, hingga kebutuhan bisnis. Untuk memperluas pemahaman dan akses masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi tersebut, Telkom AI Center Malang hadir sebagai Community Partner dalam kegiatan AI for Everyone: Productivity &amp; Learning Batch 27 (12/8) yang diselenggarakan oleh Nortis AI dengan kolaborasi dan dukungan Telkom AI Center of Excellence.</p>


<p>Bertempat di Ruang Kriya Lantai 4 Malang Creative Center (MCC), kegiatan ini diikuti oleh sekitar 40 peserta yang terdiri dari masyarakat umum dan peserta program<i> internship</i> Malang Creative Center. Melalui sesi pembelajaran dan praktik langsung, peserta diajak mengenal konsep dasar AI, teknik <i>prompting</i>, serta berbagai peluang penerapannya untuk mendukung produktivitas kerja dan kebutuhan bisnis.</p>
<p>Kegiatan menghadirkan M. Ziaelfikar Albaba sebagai narasumber yang membawakan materi dengan pendekatan yang menggabungkan pemahaman <i>fundamental</i> dan praktik langsung. Materi yang disampaikan mencakup <i>Fundamental AI</i> &amp; Teknik <i>Prompting</i>, AI untuk Produktivitas Kerja &amp; Bisnis, Praktik <i>Generative AI</i> &amp; <i>Problem Solving</i>, serta <i>Responsible AI</i> &amp; <i>AI Adoption</i>. Dalam sesi pembelajaran, Ziaelfikar mengajak peserta memahami bagaimana AI dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mengembangkan ide, menyelesaikan permasalahan, dan mendukung berbagai aktivitas sehari-hari.</p>
<p>“AI dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mengembangkan ide, menyelesaikan permasalahan, dan mendukung berbagai aktivitas sehari-hari. Karena itu, penting untuk memahami cara menyusun <i>prompt</i> yang lebih terarah agar AI dapat menghasilkan output yang relevan dengan kebutuhan,” ujar Ziaelfikar.</p>
<p>Pemahaman tersebut kemudian dilanjutkan melalui sesi praktik <i>Generative AI.</i> Peserta menggunakan ChatGPT dan Google Flow untuk mengembangkan ide serta membuat desain poster dan video bertema Agustus. Melalui praktik ini, peserta mencoba secara langsung proses pemanfaatan AI, mulai dari pengembangan ide, penyusunan <i>prompt</i>, hingga menghasilkan konten yang dapat digunakan sebagai bagian dari kebutuhan kreatif.</p>
<p>Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan melalui sesi diskusi dan praktik yang berlangsung interaktif. Peserta tidak hanya mengikuti materi, tetapi juga diberikan ruang untuk mengeksplorasi berbagai ide dan melihat bagaimana teknologi AI dapat menghasilkan beragam bentuk konten melalui tools yang tersedia.</p>
<p>Keterlibatan Telkom AI Center Malang sebagai <i>partner</i> dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk memperluas ekosistem pembelajaran dan adopsi AI di berbagai kalangan. Kolaborasi dengan komunitas, institusi, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat membuka lebih banyak ruang bagi masyarakat untuk mengenal, mempelajari, dan memanfaatkan AI sesuai dengan kebutuhan masing-masing.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, Telkom AI Center of Excellence bersama Nortis AI berharap pengalaman yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam aktivitas setelah kelas. Bagi peserta program <i>internship </i>Malang Creative Center, pembelajaran ini diharapkan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan produktivitas dan mendukung pelaksanaan berbagai tugas selama menjalankan program <i>internship</i>. Sementara itu, bagi peserta dari masyarakat umum, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memahami dan memanfaatkan AI secara tepat serta bertanggung jawab dalam pekerjaan maupun aktivitas sehari-hari.</p>
<p>Kegiatan AI for Everyone: Productivity &amp; Learning – Batch 27 merupakan bagian dari AI Opportunity Funding: Asia Pacific yang diinisiasi oleh AVPN dan didukung oleh Google.org serta Asian Development Bank (ADB). Melalui kolaborasi bersama berbagai mitra, Telkom AI Center Malang akan terus mendukung hadirnya ruang pembelajaran dan pengembangan kapabilitas AI yang relevan, inklusif, dan dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat.</p>
<p>Ke depan, kolaborasi lintas komunitas dan ekosistem akan terus menjadi bagian penting dalam mendorong pemanfaatan AI yang produktif dan bertanggung jawab, sekaligus mempersiapkan masyarakat dan talenta digital untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi di masa depan.</p>



<h3 class="css-1fe22q1">Tentang Telkom AI Connect</h3>
Telkom AI Connect merupakan bagian dari inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang diinisiasi oleh PT Telkom Indonesia. Program ini menghadirkan pembelajaran, showcase inovasi, dan konsultasi bisnis untuk mendorong adopsi AI serta mempercepat transformasi digital. Telkom AI Connect hadir di sembilan kota di Indonesia dengan komitmen membangun kapabilitas AI yang merata, relevan, dan berkelanjutan.
<strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong>

</p>]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/09/03/Telkom-AI-Center-Malang-Perkuat-Kapabilitas-AI-melalui-AI-for-Everyone-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Telkom AI Center Malang Perkuat Kapabilitas AI melalui AI for Everyone]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/09/03/Telkom-AI-Center-Malang-Perkuat-Kapabilitas-AI-melalui-AI-for-Everyone-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Telkom AI Center Malang Perkuat Kapabilitas AI melalui AI for Everyone]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Telkom AI Center Makassar Dorong UMKM Optimalkan Konten Instagram dengan AI</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-99384/telkom-ai-center-makassar-dorong-umkm-optimalkan-konten-instagram-dengan-ai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 08:21:57 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Telkom AI Connect]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-99384/telkom-ai-center-makassar-dorong-umkm-optimalkan-konten-instagram-dengan-ai</guid>

					<description><![CDATA[MAKASSAR, CILACAP.INFO &#8211; Telkom AI Center Makassar menggelar “AI Clinic for Business: Ngonten di Instagram Lebih Mudah dengan AI” di Telkom AI Center of Excellence Makassar, Kamis (20/8). Kegiatan ini menghadirkan pelaku UMKM, startup founder, dan mahasiswa untuk mempraktikkan pemanfaatan kecerdasan buatan dalam membuat konten promosi Instagram secara lebih cepat dan efisien.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAKASSAR</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Telkom AI Center Makassar menggelar “AI Clinic for Business: Ngonten di Instagram Lebih Mudah dengan AI” di Telkom AI Center of Excellence Makassar, Kamis (20/8). Kegiatan ini menghadirkan pelaku UMKM, startup founder, dan mahasiswa untuk mempraktikkan pemanfaatan kecerdasan buatan dalam membuat konten promosi Instagram secara lebih cepat dan efisien.</p>
<p>Rangkaian kegiatan turut diramaikan dengan showcase AI Connect Innovation Lab yang memberikan kesempatan kepada tujuh tim untuk mendemonstrasikan inovasi berbasis AI yang telah dikembangkan, yaitu ASPIRA AI, T-Save, AgriVision AI, GrowMate AI, EksporIn, AI Order, dan Fitcheck AI.</p>
<p>Beragam solusi tersebut menunjukkan pemanfaatan AI untuk menjawab kebutuhan di berbagai bidang, sekaligus menjadi ruang bagi peserta untuk memperoleh apresiasi dan masukan sebagai bahan pengembangan proyek.</p>
<p>Kegiatan diikuti oleh 29 peserta yang membawa perangkat kerja masing-masing untuk mengikuti sesi praktik secara langsung. Peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai pemanfaatan AI, tetapi juga diajak merancang ide kampanye digital, menyusun pesan promosi (copywriting), hingga menghasilkan materi visual untuk Instagram secara lebih cepat dan aplikatif.</p>
<p>Rangkaian acara diawali dengan keynote session dari Executive General Manager Divisi Digital Product Telkom Indonesia, Dr. Komang Budi Aryasa, S.T., M.Eng. Dalam sesi tersebut, ia menyampaikan apresiasi terhadap keberlanjutan ruang akselerasi talenta AI, khususnya Telkom AI Connect Makassar yang dinilai konsisten menghadirkan berbagai kegiatan bagi talenta digital.</p>
<p>“Saya senang melihat ruang akselerasi AI talent ini masih terus berjalan sampai sekarang, terutama AI Connect Makassar yang terus aktif membuat kegiatan,” ujar Dr. Komang. Ia juga menekankan pentingnya penguasaan AI di tengah perubahan teknologi yang semakin cepat. “Di era digital seperti sekarang, AI talent atau orang-orang yang menguasai AI akan menjadi mereka yang paling kuat untuk bertahan dan beradaptasi,” lanjutnya.</p>
<p>Sesi praktik kemudian dipandu oleh Akhmad Furqan, Founder &amp; Trainer Skillforcuan, melalui bimbingan langsung dan studi kasus. Peserta diarahkan untuk mengeksplorasi penggunaan AI dalam proses produksi konten, mulai dari pengembangan ide hingga penyusunan materi promosi, sehingga proses produksi konten yang sebelumnya membutuhkan waktu lebih panjang dapat dilakukan secara lebih efisien.</p>
<p>Pemanfaatan AI dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan teknologi yang lebih aplikatif bagi pelaku usaha, khususnya dalam mendukung aktivitas pemasaran digital. Di tengah perkembangan transformasi digital, kemampuan memanfaatkan teknologi secara tepat dapat membantu UMKM mengoptimalkan proses kerja sekaligus mengeksplorasi pendekatan baru dalam membangun komunikasi dengan pelanggan.</p>
<p>Melalui AI Clinic for Business, Telkom AI Center Makassar terus mendorong pemanfaatan AI yang aplikatif sekaligus mempertemukan talenta, inovasi, dan kebutuhan bisnis dalam satu ruang pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu UMKM mengadopsi teknologi secara lebih mandiri serta mendorong tumbuhnya ekosistem bisnis digital lokal yang adaptif dan berdaya saing.</p>
<p><strong>Tentang Telkom AI Connect</strong>
Telkom AI Connect merupakan bagian dari inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang diinisiasi oleh PT Telkom Indonesia. Program ini menghadirkan pembelajaran, showcase inovasi, dan konsultasi bisnis untuk mendorong adopsi AI serta mempercepat transformasi digital. Telkom AI Connect hadir di sembilan kota di Indonesia dengan komitmen membangun kapabilitas AI yang merata, relevan, dan berkelanjutan.</p>
<p><strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/08/31/Sesi-pemaparan-materi-oleh-Akhmad-Furqan-Founder-Trainer-Skillforcuan-3-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Sesi pemaparan materi oleh Akhmad Furqan Founder &amp; Trainer Skillforcuan (3)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/08/31/Sesi-pemaparan-materi-oleh-Akhmad-Furqan-Founder-Trainer-Skillforcuan-3-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Sesi pemaparan materi oleh Akhmad Furqan, Founder &amp; Trainer Skillforcuan]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Telkom AI Connect Dorong Talenta Kuasai Problem Solving dengan AI</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-99389/telkom-ai-connect-dorong-talenta-kuasai-problem-solving-dengan-ai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 06:49:55 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Telkom AI Connect]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-99389/telkom-ai-connect-dorong-talenta-kuasai-problem-solving-dengan-ai</guid>

					<description><![CDATA[MAKASSAR, CILACAP.INFO &#8211; HumanNext Institute bersama Telkom AI Connect menggelar HumanNext Circle Forum bertajuk “AI Beyond the Hype” pada Sabtu (22/8). Menghadirkan Mizan Lazuardi, Program Lead Telkom AI Connect sebagai narasumber. Forum ini membahas pengembangan talenta, ekosistem pembelajaran, dan adopsi AI di dunia industri serta dinamika ayang ada di dalamnya.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAKASSAR</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; HumanNext Institute bersama Telkom AI Connect menggelar HumanNext Circle Forum bertajuk “AI Beyond the Hype” pada Sabtu (22/8). Menghadirkan Mizan Lazuardi, Program Lead Telkom AI Connect sebagai narasumber. Forum ini membahas pengembangan talenta, ekosistem pembelajaran, dan adopsi AI di dunia industri serta dinamika ayang ada di dalamnya.</p>
<p>Dalam sesi bertajuk AI Talent, Learning Ecosystems, and Enterprise AI Adoption, Mizan menyoroti cepatnya perkembangan AI yang membuat talenta dihadapkan pada semakin banyak model,<i> tools</i>, dan kemampuan baru yang perlu dipelajari. Untuk memberikan arah yang lebih jelas, AI Connect memperkenalkan konsep <i>AI Talent Leveling,</i> yang menggambarkan perkembangan talenta dari <i>AI Aware, AI Adapter, AI Builder, </i>hingga<i> AI Innovator.</i></p>
<p>Menurut Mizan, perkembangan teknologi tidak berarti talenta harus mengejar setiap <i>tools AI</i> yang muncul. Kemampuan memahami persoalan dan menentukan cara menyelesaikannya justru menjadi bekal yang lebih penting. “Yang penting sebenarnya adalah <i>mindset</i> teman-teman, <i>how to solve the problems</i>,” ujar Mizan.</p>
<p>Perspektif tersebut menempatkan AI sebagai<i> tools</i> untuk memperkuat kemampuan yang sudah dimiliki, bukan sebagai tujuan akhir. “AI bukan industri, AI hanya<i> tools</i> untuk memperkuat keahlian manusia,” jelas Mizan. Karena itu, talenta didorong untuk membangun <i>domain expertise</i> sekaligus memahami bagaimana AI dapat digunakan untuk menyelesaikan persoalan di bidang masing-masing. Kombinasi keduanya menjadi penting untuk memperkecil kesenjangan keterampilan antara kebutuhan industri dan kompetensi talenta.</p>
<p>Selain kompetensi, forum juga membahas pentingnya <i>human-in-the-loop</i> dalam penerapan AI. Konsep ini menempatkan manusia tetap terlibat dalam proses validasi dan pengambilan keputusan, terutama ketika AI digunakan untuk membantu pekerjaan yang membutuhkan pertimbangan. Dengan demikian, kemampuan AI dapat dimanfaatkan untuk memperkuat proses kerja tanpa menghilangkan peran manusia dalam menentukan keputusan akhir.</p>
<p>Melalui HumanNext Circle Forum – AI Beyond the Hype, peserta diajak melihat kesiapan menghadapi era AI dari perspektif yang lebih luas. Bukan sekadar menguasai sebanyak mungkin<b> tools,</b> tetapi membangun kemampuan <i>problem solving, </i>memperkuat <i>domain expertise</i>, dan memahami cara menggunakan AI secara tepat menjadi bagian penting dalam membentuk talenta yang relevan dengan kebutuhan industri. Forum ini sejalan dengan upaya mendorong pengembangan talenta digital Indonesia agar lebih siap menghadapi perubahan kebutuhan industri di tengah perkembangan AI yang semakin cepat.</p>
<p><strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/08/31/Telkom-AI-Connect-Dorong-Talenta-Kuasai-Problem-Solving-dengan-A-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Telkom AI Connect Dorong Talenta Kuasai Problem Solving dengan A]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/08/31/Telkom-AI-Connect-Dorong-Talenta-Kuasai-Problem-Solving-dengan-A-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Telkom AI Connect Dorong Talenta Kuasai Problem Solving dengan A]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
