<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Syailendra Capital &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/syailendra-capital/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Dec 2025 15:44:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Syailendra Capital &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>Cuan Lovers Community Gandeng Syailendra Capital Perkuat Literasi Investor Ritel melalui Forum “360° Market View: What to Watch &#038; Where to Play in 2026”</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-83740/cuan-lovers-community-gandeng-syailendra-capital-perkuat-literasi-investor-ritel-melalui-forum-360-market-view-what-to-watch-where-to-play-in-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 15:44:08 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cuan Lovers Community]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Syailendra Capital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-83740/cuan-lovers-community-gandeng-syailendra-capital-perkuat-literasi-investor-ritel-melalui-forum-360-market-view-what-to-watch-where-to-play-in-2026</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Cuan Lovers Community (CLC), salah satu komunitas saham ritel terbesar dan paling aktif di Indonesia, kembali mempertegas komitmennya dalam meningkatkan kualitas literasi pasar modal nasional melalui penyelenggaraan forum edukasi “360° Market View: What to Watch &#38; Where to Play in 2026”. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Gran Melia Jakarta dan dihadiri lebih dari 100 investor ritel dari berbagai daerah di Indonesia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Cuan Lovers Community (CLC), salah satu komunitas saham ritel terbesar dan paling aktif di Indonesia, kembali mempertegas komitmennya dalam meningkatkan kualitas literasi pasar modal nasional melalui penyelenggaraan forum edukasi “360° Market View: What to Watch &amp; Where to Play in 2026”. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Gran Melia Jakarta dan dihadiri lebih dari 100 investor ritel dari berbagai daerah di Indonesia.</p>
<p>Forum ini digagas oleh CLC sebagai bagian dari misinya membentuk investor ritel yang lebih memiliki pemahaman yang lebih baik, kritis, dan mampu mengambil keputusan secara mandiri. Dengan menghadirkan sudut pandang riset yang komprehensif, forum ini diharapkan dapat membantu investor memahami dinamika pasar dan peluang investasi yang relevan memasuki tahun 2026. Selain didukung oleh Syailendra Capital sebagai sponsor utama, acara ini juga mendapat dukungan dari PT Menetas Indonesia, PT Multi Medika International Tbk (MMIX), PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR), dan PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO), yang semuanya turut berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan forum tersebut.</p>
<p>Pertumbuhan investor ritel yang pesat semakin menegaskan urgensi edukasi yang kredibel dan berkelanjutan. Berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), per November 2025 jumlah Single Investor Identification (SID) di Indonesia telah mencapai 19,32 juta tumbuh sekitar 30 persen year-to-date dibanding akhir 2024. Lonjakan jumlah investor ini dinilai perlu diimbangi pemahaman fundamental yang kuat agar partisipasi pasar tidak sekadar bersifat spekulatif, melainkan berorientasi jangka panjang.
CLC sendiri didirikan oleh edukator pasar modal Rita Efendy, yang sejak awal berupaya mengembangkan ekosistem pembelajaran investasi berbasis komunitas. Rita konsisten mendorong investor ritel untuk tidak terjebak euforia pasar (FOMO), tetapi mengedepankan riset, pemahaman kondisi ekonomi, serta disiplin dalam manajemen risiko.</p>
<p>Sebagai komunitas saham ritel yang berkembang pesat, CLC memandang bahwa edukasi berbasis riset merupakan fondasi untuk membangun keputusan investasi yang bertanggung jawab. Rita Efendy, Founder CLC, menyampaikan, “Pertumbuhan investor ritel tentu hal yang positif, tetapi kualitas pemahaman tetap menjadi faktor yang paling menentukan. Melalui forum ini, kami ingin menyediakan ruang belajar yang objektif, relevan, dan bisa langsung diterapkan dalam pengambilan keputusan sehari-hari. Fokus kami bukan sekadar mengikuti tren, tetapi membantu investor memahami risiko dan membaca arah pasar dengan lebih jernih.”</p>
<p>Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan Syailendra Capital dilakukan untuk memastikan peserta mendapatkan perspektif dari institusi yang kuat dalam analisis riset. “Dengan dukungan Syailendra, forum ini menjadi lebih komprehensif mulai dari makro, sektor, hingga strategi manajemen risiko. Ini membantu investor ritel lebih percaya diri dalam menyusun strategi.”</p>
<p>Chief Executive Officer Syailendra Capital, Fajar. R. Hidayat, menilai inisiatif CLC ini memiliki kontribusi besar terhadap peningkatan literasi serta perkembangan pasar modal yang lebih sehat. “CLC memiliki peran penting dalam membangun budaya investasi yang sehat. Kami senang dapat turut mendukung upaya menghadirkan edukasi berbasis riset dan relevan bagi investor ritel. Investasi yang sehat dimulai dari pemahaman yang tepat, dan kolaborasi seperti ini memperkuat ekosistem pasar modal secara keseluruhan,” ujarnya.</p>
<p>Fajar menambahkan, “Dengan informasi yang tersampaikan secara jelas dan terstruktur, kami berharap lebih banyak investor ritel dapat mengambil keputusan dengan lebih percaya diri menghadapi pasar tahun depan.” Forum ini menghadirkan rangkaian sesi edukatif yang membahas outlook pasar saham 2026, potensi sektor unggulan, dinamika ekonomi global dan domestik, hingga strategi menghadapi volatilitas dan risiko pasar. Materi disampaikan oleh berbagai lembaga riset dan institusi profesional, termasuk Danantara Indonesia, Algo Research, dan Revalue Academy. Selain itu, sejumlah emiten seperti BRPT, EMAS, dan SSIA turut serta memberikan perspektif korporasi dalam menghadapi ekonomi tahun depan.</p>
<p>Pada sesi “Past, Present, and Future”, Jos Parengkuan, Founder Syailendra Capital sekaligus figur senior di industri pasar modal, menyampaikan pandangannya mengenai perjalanan siklus pasar dan dinamika perilaku investor. Ia menegaskan bahwa fase pasar yang penuh optimisme, seperti saat IHSG mencetak all-time high, justru membutuhkan kewaspadaan dan disiplin lebih tinggi.
“Keberhasilan investasi tidak hanya ditentukan oleh kondisi pasar, tetapi oleh bagaimana investor mematuhi prinsip-prinsip dasar yang kuat. Konsistensi strategi dan manajemen risiko adalah kunci untuk bertahan di pasar yang terus berubah,” ujar Jos.</p>
<p>Wawasan yang dibagikan memperkuat pemahaman peserta bahwa keberhasilan investasi tidak hanya bergantung pada momentum pasar, tetapi juga pada konsistensi strategi dan pengelolaan risiko yang matang.</p>
<p>Melalui penyelenggaraan 360° Market View 2026, CLC kembali menegaskan posisinya sebagai penggerak utama edukasi pasar modal untuk investor ritel di Indonesia. CLC bersama Syailendra Capital berkomitmen melanjutkan kolaborasi edukatif sepanjang 2026 melalui kelas tematik, workshop sektoral, dan program pembelajaran lainnya untuk memperluas akses literasi ke berbagai lapisan masyarakat.</p>
<h4>About Syailendra Capital</h4>
<p>Tentang Syailendra Capital</p>
<p>Syailendra Capital adalah salah satu perusahaan Manajer Investasi dengan dana kelolaan terbesar yang ada di Indonesia. Selama hampir dua dekade, Syailendra berpegang teguh untuk tidak terikat pada afiliasi bisnis tertentu demi menghadirkan produk investasi terbaik bagi partnernya.</p>
<p>Syailendra Capital menghadirkan reksa dana untuk berbagai macam profil risiko dan tujuan keuangan investor. Dalam menghadirkan pengalaman berinvestasi yang optimal, Syailendra Capital bekerja sama dengan berbagai saluran distribusi meliputi bank lokal dan internasional, jajaran sekuritas ternama, fintech yang lekat dan dekat dengan milenial hingga marketplace terbesar di Indonesia. Semua ini dilakukan untuk memberikan akses yang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mewujudkan iklim ekonomi yang inklusif dan menjangkau semua kalangan.</p>
<p>Tentang Cuan Lovers Community</p>
<p>Cuan Lovers Community (CLC) adalah komunitas investor ritel yang berfokus pada peningkatan literasi dan kapasitas investasi melalui pendekatan berbasis riset dan edukasi yang terstruktur. Didirikan oleh edukator pasar modal Rita Efendy, CLC tumbuh menjadi salah satu komunitas investasi ritel aktif yang menjangkau ribuan anggota dari berbagai kota di Indonesia. Anggotanya mencakup profesional muda, pekerja industri finansial, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum yang ingin mengembangkan pemahaman komprehensif mengenai pasar modal.</p>
<p>CLC hadir dengan tujuan utama mempersempit kesenjangan antara pertumbuhan jumlah investor dan kesiapan pengetahuan mereka. Dalam beberapa tahun terakhir, lonjakan investor ritel tidak selalu diikuti pemahaman yang memadai terkait fundamental pasar, risk management, dan strategi jangka panjang. CLC melihat kebutuhan ini sebagai momentum untuk menghadirkan edukasi yang lebih terarah, kredibel, dan mudah dipahami.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/12/11/Cuan-Lovers-Community-Gandeng-Syailendra-Capital-Perkuat-Literasi-Investor-Ritel-melalui-Forum-360-Market-View-What-to-Watch-Where-to-Play-in-2026.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ilustrasi Berita (Sumber: Syailendra Capital)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/12/11/Cuan-Lovers-Community-Gandeng-Syailendra-Capital-Perkuat-Literasi-Investor-Ritel-melalui-Forum-360-Market-View-What-to-Watch-Where-to-Play-in-2026-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ilustrasi Berita (Sumber: Syailendra Capital)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan, Syailendra Capital Berkolaborasi dengan Bank Victoria</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-69954/tingkatkan-literasi-dan-inklusi-keuangan-syailendra-capital-berkolaborasi-dengan-bank-victoria</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jan 2025 08:33:21 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Syailendra Capital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-69954/tingkatkan-literasi-dan-inklusi-keuangan-syailendra-capital-berkolaborasi-dengan-bank-victoria</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Angka literasi keuangan di Indonesia menunjukkan kenaikan secara konsisten sejak 2013 hingga 2024. Melansir data dari OJK, tingkat literasi keuangan per 2024 berada di level 65,43% (vs. 2022 : 49,68%) &#8211; menunjukkan peningkatan yang signifikan. Di sisi lain, tingkat inklusi pada 2024 malah menurun ke level 75,02% (vs. 2022 : 85,10%). Angka ini juga menunjukkan gap yang cukup besar dari target 90% yang diatur pada Peraturan Presiden Nomor 114 Tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, </strong><a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Angka literasi keuangan di Indonesia menunjukkan kenaikan secara konsisten sejak 2013 hingga 2024. Melansir data dari OJK, tingkat literasi keuangan per 2024 berada di level 65,43% (vs. 2022 : 49,68%) &#8211; menunjukkan peningkatan yang signifikan. Di sisi lain, tingkat inklusi pada 2024 malah menurun ke level 75,02% (vs. 2022 : 85,10%). Angka ini juga menunjukkan gap yang cukup besar dari target 90% yang diatur pada Peraturan Presiden Nomor 114 Tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI).</p>
<p>Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa tingkat ketersediaan akses masyarakat terhadap lembaga, produk dan layanan berbagai jasa keuangan masih perlu untuk ditingkatkan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah rendahnya tingkat literasi dan inklusi keuangan di bidang pasar modal yang hanya sebesar 4,11% dan 5,19% (berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2022).</p>
<p>Berangkat dari kondisi tersebut, Syailendra Capital bersama dengan PT Bank Victoria International, Tbk berkolaborasi untuk mendongkrak tingkat literasi dan inklusi pasar modal.</p>
<p>Kolaborasi ini diwujudkan dengan hadirnya empat produk reksa dana unggulan milik Syailendra Capital yang bisa diakses secara langsung di jaringan Bank Victoria.</p>
<p>“Syailendra Capital berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, termasuk di wilayah-wilayah yang selama ini memiliki akses terbatas terhadap produk investasi. Dengan menyediakan instrumen investasi yang aman, terpercaya, dan terjangkau serta mudah diakses, kami berharap dapat mendorong pertumbuhan jumlah investor reksa dana secara signifikan di seluruh Indonesia,” ujar Chief Marketing Officer Syailendra Capital, Harnugama.</p>
<p>Turut menambahkan, President Director Bank Victoria, Achmad Friscantono mengatakan, “Kami percaya bahwa kehadiran produk reksa dana Syailendra Capital di seluruh cabang Bank Victoria akan semakin memudahkan nasabah sebagai alternatif investasi mereka. Hal ini sejalan dengan visi kami untuk menjadi bank pilihan nasabah yang terpercaya, sehat, efisien dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan.”</p>
<p>Harnugama dari Syailendra Capital menjelaskan bahwa ada 4 produk reksa dana unggulan dari Syailendra Capital. Keempat produk tersebut antara lain:</p>
<p>1. Reksa Dana Pasar Uang &#8211; Syailendra Dana Kas. Produk ini fokus berinvestasi 100% pada instrumen pasar uang yang memiliki tingkat risiko relatif rendah dan likuiditas tinggi, namun tetap memberikan imbal hasil menarik sehingga cocok bagi investor dengan profil risiko konservatif dengan tujuan investasi jangka waktu pendek (kurang dari 1 tahun).</p>
<p>2. Reksa Dana Saham &#8211; Syailendra Equity Opportunity Fund (SEOF) Kelas A yang memiliki alokasi aset mayoritas instrumen saham. Produk ini  dikelola dengan strategi aktif. Per 1 Desember 2024, SEOF dikelola dengan strategi yang lebih agresif dan mengurangi komponen indexing. Produk ini cocok untuk investor dengan profil risiko agresif untuk tujuan investasi jangka panjang.</p>
<p>3. Reksa Dana Pendapatan Tetap &#8211; Syailendra Fixed Income Fund (SFIF) yang memiliki alokasi aset mayoritas instrumen Surat Utang Negara (SUN), Sukuk dan Obligasi Korporasi. Per 31 Desember 2024, sebanyak 93,3% portofolio difokuskan ke Obligasi Pemerintah dan 3,42% ke Obligasi Korporasi serta 3,29% ke Kas dan Setara Kas. SFIF cocok untuk investor dengan profil risiko moderat dan tujuan keuangan jangka menengah-panjang.</p>
<p>4. Reksa Dana Indeks berbasis Saham &#8211; Syailendra MSCI Value Index Fund (SMSCI) Kelas A dan fokus pada saham berkapitalisasi besar yang undervalued (murah), sehingga berpotensi memberikan performa optimal dalam jangka panjang. SMSCI cocok untuk investor dengan profil risiko agresif untuk tujuan keuangan jangka panjang.</p>
<p>Kedua pihak optimis bahwa kerja sama ini akan membuat aktivitas transaksi reksa dana nasabah Bank Victoria terus tumbuh, khususnya nasabah yang berada di luar kota Jakarta.</p>
<p>Lebih jauh, Fajar R. Hidajat selaku Chief Executive Officer Syailendra Capital memaparkan, “Kami berharap dengan adanya kolaborasi strategis bersama Bank Victoria ini memungkinkan masyarakat Indonesia dapat lebih mudah mengakses produk-produk reksa dana unggulan kami, bahkan bagi nasabah yang berada di luar Jakarta seperti di Surabaya, Bandung, Manado, Bali, Makassar, Solo, dan Medan.”</p>
<h3><strong>Tentang Syailendra Capital</strong></h3>
<p>Syailendra Capital adalah salah satu perusahaan Manajer Investasi dengan dana kelolaan terbesar yang ada di Indonesia. Selama hampir dua dekade, Syailendra berpegang teguh untuk tidak terikat pada afiliasi bisnis tertentu demi menghadirkan produk investasi terbaik bagi partnernya. Syailendra Capital menghadirkan reksa dana untuk berbagai macam profil risiko dan tujuan keuangan investor. Dalam menghadirkan pengalaman berinvestasi yang optimal, Syailendra Capital bekerja sama dengan berbagai saluran distribusi meliputi bank lokal dan internasional, jajaran sekuritas ternama, fintech yang lekat dan dekat dengan milenial hingga marketplace terbesar di Indonesia. Semua ini dilakukan untuk memberikan akses yang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mewujudkan iklim ekonomi yang inklusif dan menjangkau semua kalangan.</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/01/21/Lisensi-dan-inklusi-keuangan.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Lisensi dan inklusi keuangan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/01/21/Lisensi-dan-inklusi-keuangan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Lisensi dan inklusi keuangan]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
