<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos RS Siloam &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/rs-siloam/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Apr 2026 03:48:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos RS Siloam &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>Siloam Gelar Simposium Uro-Nephro 360 di Balikpapan Untuk Perkuat Kompetensi Penanganan Ginjal di Indonesia</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-90363/siloam-gelar-simposium-uro-nephro-360-di-balikpapan-untuk-perkuat-kompetensi-penanganan-ginjal-di-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 03:48:08 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[RS Siloam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-90363/siloam-gelar-simposium-uro-nephro-360-di-balikpapan-untuk-perkuat-kompetensi-penanganan-ginjal-di-indonesia</guid>

					<description><![CDATA[<div class="article-container css-1i68010">
<div class="css-1yvie82">
<b>BALIKPAPAN,</b>  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO<b> &#8211; </b>Siloam International Hospitals melalui <b>Siloam Hospitals Balikpapan </b>bekerja sama dengan <b>Siloam Hospitals Lippo Village </b>dan <b>Siloam Hospitals ASRI </b>kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan edukasi medis berkelanjutan dengan menyelenggarakan <b>Siloam Simposium Balikpapan 2026 </b>bertema <b>“Uro-Nephro 360: From Emergency to Advanced Care”</b>. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 18 April 2026, dan dihadiri oleh tenaga medis dari Balikpapan dan wilayah sekitarnya.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[

<p><b>BALIKPAPAN,</b> <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a><b> &#8211; </b>Siloam International Hospitals melalui <b>Siloam Hospitals Balikpapan </b>bekerja sama dengan <b>Siloam Hospitals Lippo Village </b>dan <b>Siloam Hospitals ASRI </b>kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan edukasi medis berkelanjutan dengan menyelenggarakan <b>Siloam Simposium Balikpapan 2026 </b>bertema <b>“Uro-Nephro 360: From Emergency to Advanced Care”</b>. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 18 April 2026, dan dihadiri oleh tenaga medis dari Balikpapan dan wilayah sekitarnya.</p>
<p>Simposium ini mengangkat isu strategis seputar Urologi dan Nefrologi, dua bidang medis yang saling berkaitan erat dalam penanganan kondisi akut hingga perawatan lanjutan pada sistem saluran kemih dan ginjal. Urologi berfokus pada diagnosis dan tata laksana gangguan pada saluran kemih serta organ reproduksi pria, sementara nefrologi berperan dalam penanganan fungsi ginjal, termasuk penyakit ginjal kronis hingga terapi dialisis. Dengan meningkatnya prevalensi penyakit ginjal dan gangguan urologi di masyarakat, pendekatan multidisiplin dan penanganan komprehensif dari fase emergensi hingga <i>advanced care </i>menjadi sangat penting guna meningkatkan kualitas hidup pasien.</p>
<p>Acara dibuka oleh <b>dr. Kevin Chrisanta B., MARS</b>, <i>Hospital Director </i>Siloam Hospitals Balikpapan, bersama <b>Angelia Agustine</b>, <i>Associate Director Commercial </i>Siloam International Hospitals. Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan kota Balikpapan, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Balikpapan, Ketua Ikatan Ahli Urologi Indonesia (IAUI) Balikpapan, dan Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Balikpapan, yang semakin memperkuat sinergi antara rumah sakit swasta, asosiasi profesi, dan komunitas medis daerah.</p>
<p>“Dalam Siloam Simposium Balikpapan 2026 bertema <i>Uro-Nephro 360: From Emergency to Advanced Care</i>, kami membahas pendekatan komprehensif penanganan kasus urologi mulai dari kondisi kegawatdaruratan hingga perawatan lanjutan, termasuk inovasi dalam terapi, pencegahan, dan teknik minimal invasif. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas disiplin serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, dan berbasis bukti bagi masyarakat,” ujar Angelia Agustine, <i>Associate Director Commercial, </i>Siloam International Hospitals.</p>
<p><b>Prof. Dr. dr. Irfan Wahyudi, Sp.U(K) </b>menyampaikan bahwa perkembangan teknik bedah urologi, khususnya dalam bidang rekonstruksi, terus mengalami kemajuan signifikan. “Perkembangan <i>minimal invasive surgery </i>dalam rekonstruksi urologi merupakan terobosan</p>
<p>penting yang memungkinkan tindakan dilakukan dengan tingkat trauma yang lebih rendah. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi nyeri pascaoperasi dan mempercepat pemulihan pasien, tetapi juga memberikan hasil fungsional yang optimal dengan tingkat keberhasilan yang tetap tinggi,” ujarnya dalam sesi bertajuk <b><i>Perkembangan Minimal Invasif Surgery di Bidang Rekonstruksi Urologi</i>.</b></p>
<p>“Pencegahan batu saluran kemih berulang memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif dan berbasis evaluasi metabolik. Melalui pemeriksaan <i>24-hour urine</i>, kita dapat mengidentifikasi faktor risiko spesifik pada setiap pasien sehingga strategi pencegahan dapat dilakukan secara lebih personal dan tepat sasaran. Pendekatan ini diharapkan tidak hanya menurunkan angka kekambuhan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup pasien secara jangka panjang,” ujar <b>dr. Jeremia Immanuel Siregar, Sp.PD, Subsp.G.H. (K), FINASIM</b>.</p>
<p>“Dalam praktik sehari-hari, kasus urologi emergensi seperti urosepsis obstruktif, retensi urin, hematuria masif, hingga trauma urogenital menuntut respons yang cepat sekaligus keputusan klinis yang presisi. Ketepatan dalam menentukan kapan melakukan dekompresi, intervensi bedah, atau perawatan intensif di ICU menjadi faktor kunci dalam menyelamatkan fungsi organ bahkan nyawa pasien. Karena itu, pemahaman terhadap <i>time-critical decision </i>dan alur penanganan di IGD menjadi sangat esensial untuk meningkatkan luaran klinis,” jelas <b>dr. Indra Yudha Pramono, Sp.U., FICS.</b></p>
<p>Sementara itu, <b>dr. Harris Oetama, Sp.U., FICS, AIFO-K </b>menyoroti pentingnya pendekatan menyeluruh dalam penanganan batu saluran kemih. “Penatalaksanaan tidak berhenti pada fase akut, tetapi harus berlanjut hingga pasien mencapai kondisi <i>stone-free</i>. Pemilihan terapi—baik ESWL, URS/RIRS, maupun PCNL—perlu disesuaikan secara individual berdasarkan kondisi klinis pasien agar memberikan hasil yang optimal sekaligus meminimalkan risiko komplikasi,” ungkapnya.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, Siloam International Hospitals kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong praktik <b><i>evidence-based medicine</i></b>, sekaligus memperkuat kompetensi tenaga medis di berbagai daerah. Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan berkualitas tinggi yang selaras dengan standar internasional. Simposium ini juga menjadi ruang strategis untuk mempererat kolaborasi lintas disiplin, sehingga berbagai inovasi medis dapat diimplementasikan secara langsung dalam praktik klinis guna meningkatkan keselamatan serta kualitas hidup pasien.</p>
<p>Di sisi lain, Siloam International Hospitals mengembangkan empat jaringan layanan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pasien yang beragam. Jaringan tersebut meliputi <i>Premium Specialist </i>yang berfokus sebagai pusat rujukan layanan spesialis dan subspesialis berstandar internasional, <i>Premium Generalist </i>dengan layanan medis umum dan spesialis yang komprehensif, <i>Value Seeker </i>yang menghadirkan layanan berkualitas dengan biaya lebih terjangkau, serta <i>Community Generalist </i>yang menitikberatkan pada layanan kesehatan primer dan upaya preventif bagi masyarakat luas.</p>
<p>Keempat jaringan ini saling terintegrasi, memungkinkan kolaborasi dalam hal keilmuan, sumber daya, hingga akses layanan spesialis di seluruh ekosistem Siloam International Hospitals. Dengan dukungan jaringan tersebut, pasien di berbagai wilayah Indonesia dapat</p>
<p>memperoleh layanan yang menyeluruh, sementara tenaga medis mendapatkan akses terhadap pengembangan profesional dan dukungan klinis berkelanjutan. Sinergi ini semakin memperkuat peran Siloam International Hospitals sebagai jaringan layanan kesehatan terintegrasi yang berorientasi pada inovasi dan peningkatan kualitas pelayanan pasien.</p>



<h3 class="css-1fe22q1">Tentang RS Siloam</h3>
PT Siloam International Hospitals Tbk (“Siloam”) merupakan jaringan rumah sakit swasta terkemuka yang berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan berkualitas tinggi di Indonesia. Berdiri sejak 1996, saat ini Siloam mengelola dan mengoperasikan 41 rumah sakit. Terdiri dari 15 rumah sakit di kawasan Jabodetabek dan 26 rumah sakit yang tersebar di pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, dan Ambon. Selain itu, grup RS Siloam juga mengoperasikan 75 unit Siloam Clinic untuk memaksimalkan layanan kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Berlandaskan kasih Ilahi, Siloam memiliki visi untuk menyediakan pelayanan kesehatan berkualitas internasional yang dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, Sejalan dengan itu, Siloam juga menjadi pilihan terpercaya dalam memaksimalkan layanan kesehatan holistik berkelas dunia serta pendidikan dan riset kesehatan yang berkelanjutan. Dengan didukung oleh tim medis yang terdiri lebih dari 2000 dokter umum dan spesialis, serta 10.000 perawat dan staf profesional, tim medis Siloam Hospitals bekerja tanpa henti untuk memberikan pelayanan terbaik, merawat hampir dua juta pasien setiap tahunnya di seluruh Indonesia. Siloam merupakan pelopor akreditasi Joint Commission International (JCI) untuk rumah sakit di Indonesia. JCI merupakan lembaga akreditasi internasional berpusat di Amerika Serikat yang fokus menetapkan standar tertinggi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien. Tahun 2025, Siloam meraih pengakuan internasional dari Newsweek sebagai salah satu dari World’s Most Trustworthy Companies 2025. serta berhasil meraih Silver Medal dari EcoVadis dengan skor 71, meningkat 7 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Pencapaian ini menempatkan Siloam dalam 15% perusahaan dengan kinerja ESG (Environment, Social and Governance) terbaik secara global, dari lebih dari 130.000 perusahaan yang dinilai EcoVadis. Dalam industri Human Health Activities, Siloam menempati Top 3% perusahaan global —sebuah bukti konsistensi dalam menghadirkan layanan kesehatan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Siloam juga mencatat kinerja unggul pada setiap pilar penilaian, termasuk Top 5% untuk Environment, Top 10% untuk Labor &amp; Human Rights, Top 12% untuk Ethics, dan Top 1% untuk Sustainable Procurement. Pada tahun 2026, Siloam International Hospitals kembali meraih empat penghargaan bergengsi pada ajang Healthcare Asia Awards 2026, yaitu Hospital Group of the Year – Indonesia dan Service Delivery Innovation of the Year – Indonesia untuk Siloam International Hospitals; Specialty Hospital of the Year (Cardiology) – Indonesia untuk Siloam Heart Hospital; serta Medical Tourism Hospital of the Year – Indonesia untuk Bali International Medical Center (BIMC) Siloam Nusa Dua. Pengakuan internasional ini menegaskan konsistensi Siloam dalam menghadirkan layanan kesehatan yang terintegrasi, inovatif, aman, dan berstandar global, sekaligus memperkuat perannya sebagai pemimpin transformasi layanan kesehatan di Indonesia.

<strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. </strong>

</p>]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/04/29/public-1-1.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="801">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[RS Siloam]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/04/29/public-1-1-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[RS Siloam]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Implan Koklea Pintar Terbaru di Indonesia Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-90354/implan-koklea-pintar-terbaru-di-indonesia-tingkatkan-kualitas-hidup-pasien</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 03:01:15 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[RS Siloam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-90354/implan-koklea-pintar-terbaru-di-indonesia-tingkatkan-kualitas-hidup-pasien</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Inovasi terbaru di bidang kesehatan pendengaran dan Cochlear Ltd dengan bangga menghadirkan teknologi ini ke Indonesia, yang dapat memberikan manfaat bagi para pengguna implan koklea kami selama bertahun-tahunkedepan. Karena implan koklea pintar terbaru, Cochlear™ Nucleus® Nexa™System, memungkinkan pengguna untuk tetap terhubung dengan perkembangan teknologi masadepan melalui pembaruan perangkat lunak langsung pada alat implan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Inovasi terbaru di bidang kesehatan pendengaran dan Cochlear Ltd dengan bangga menghadirkan teknologi ini ke Indonesia, yang dapat memberikan manfaat bagi para pengguna implan koklea kami selama bertahun-tahunkedepan. Karena implan koklea pintar terbaru, Cochlear™ Nucleus® Nexa™System, memungkinkan pengguna untuk tetap terhubung dengan perkembangan teknologi masadepan melalui pembaruan perangkat lunak langsung pada alat implan.</p>
<p>Berbeda dengan teknologi sebelumnya, sistem ini merupakan implan koklea pertamayang dilengkapi dengan memori internal dan firmware yang dapat diperbarui. Sehingga pengguna dapat mengakses inovasi baik melalui prosesor suara maupun implanitusendiri, dan memungkinkan akses terhadap lebih banyak inovasi seiring waktu.</p>
<p>Ashish Joshi – Marketing Director, Cochlear (Asian Growth Markets), menyampaikan: “Nexa System merupakan implan koklea pintar pertama dan satu-satunya di dunia yangmenghadirkan terobosan signifikan dalam solusi pendengaran. Cochlear bangga dapat menghadirkan inovasi ini di kawasan ASEAN, termasuk Indonesia, sebagai bagiandari komitmen kami dalam memperluas akses terhadap teknologi pendengaran yang lebihcanggih dan berkelanjutan.</p>
<p>Melalui inovasi ini, kami berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi parapengguna, sekaligus mendukung transformasi dalam penanganan gangguan pendengaran di Indonesia.</p>
<p>”Sebagai distributor resmi di Indonesia, Kasoem Hearing Center menyambut hadirnya inovasi ini sebagai langkah besar dalam meningkatkan layanan bagi masyarakat dengan gangguan pendengaran.</p>
<p>Trista Kasoem, perwakilan dari Kasoem Hearing Center, menyampaikan : “Teknologi ini merupakan lompatan besar dalam dunia implan pendengaran. Dengan adanya sistem yang dapat terus diperbarui, pasien tidak hanya mendapatkan solusi untuk saat ini, tetapi juga akses terhadap inovasi di masa depan. Ini sejalan dengan komitmen kami untuk memberikan layanan terbaik dan berkelanjutan bagi pasien di Indonesia.”</p>
<p>Salah satu keunggulan utama dari Nucleus Nexa sistem ini adalah kemampuan untuk menyimpan pengaturan prosesor suara secara personal (MAP’s) tersimpan di dalam implan sehingga pasien dapat kembali terhubung dengan cepat jika membutuhkan prosesor suara baru atau pengganti.</p>
<p>Di Indonesia, implementasi teknologi ini telah dilakukan melalui prosedur operasi pertama di Siloam Hospitals Lippo Village.</p>
<p>dr. Eko Teguh Prianto, Sp.THT-KL, sebagai dokter yang melakukan tindakan operasi, menjelaskan : “Nucleus Nexa System merupakan inovasi terbaru Implan Koklea yang dapat memberikan kualitas pendengaran yang lebih optimal untuk jangka panjang pada pasien dengan gangguan pendengaran. Hal ini tentunya dapat meningkatkan kualitas hidup para pengguna. Tidak kalah penting, sistem ini didukung oleh tingkat keandalan implanyang telah terbukti tinggi, mencapai 99,76%, sehingga memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi pengguna”.</p>
<p>Sementara itu, perwakilan dari Siloams Lippo Village, Alexander Mutak menjelaskan sebagai rumah sakit pertama yang melakukan prosedur ini menyatakan : “Kami bangga dapat menjadi bagian dari pengenalan teknologi implan koklea pintar di Indonesia. Inovasi ini membuka peluang lebih luas bagi pasien dengan gangguan pendengaran untuk mendapatkan penanganan yang lebih modern dan efektif.”</p>
<p>Secara global, gangguan pendengaran masih menjadi tantangan besar, dengan ratusan juta orang terdampak. Teknologi implan koklea berperan penting dalam membantu meningkatkan kejelasan suara dengan cara merangsang langsung saraf pendengaran, berbeda dengan alat bantu dengar yang hanya memperkuat suara.</p>
<p>Hadirnya Cochlear™ Nucleus® Nexa™ System di Indonesia diharapkan membuka peluang baru bagi pasien untuk mendapatkan kualitas pendengaran yang lebih modern dan efektif.</p>
<h3><strong>About RS Siloam</strong></h3>
<p>Siloam Hospitals Lippo Village merupakan fasilitas kesehatan yang berlokasi di Tangerang, Banten, dan menjadi bagian dari Siloam International Hospitals Group. Rumah sakit ini dikenal sebagai salah satu penyedia layanan kesehatan berstandar Internasional di Indonesia. Siloam Hospitals Lippo Village merupakan salah satu rumah sakit pertama di Indonesiayang telah meraih akreditasi internasional dari Joint Commission International (JCI) secara berulang 7 kali berturut-turut, serta mengantongi akreditasi nasional dari KARS. Selain itu, Siloam Hospitals Lippo Villagejuga memperoleh berbagai pengakuan internasional,termasuk dari International Hospital Federation, serta dikenal memiliki keunggulan dalam layanan neuroscience dan cardiovascular yang didukung oleh dokter spesialis berpengalaman, teknologi medisterkini, serta pendekatan penanganan yang komprehensif dan terintegrasi.</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/04/29/Implan-Koklea-Pintar-Terbaru-Hadir-di-Indonesia-Tingkatkan-Kualitas-Hidup-Pasien-Gangguan-Pendengaran.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="525">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/04/29/Implan-Koklea-Pintar-Terbaru-Hadir-di-Indonesia-Tingkatkan-Kualitas-Hidup-Pasien-Gangguan-Pendengaran-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-90294/nyeri-lutut-sering-diabaikan-perempuan-ini-resiko-yang-perlu-diwaspadai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 03:32:31 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[RS Siloam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-90294/nyeri-lutut-sering-diabaikan-perempuan-ini-resiko-yang-perlu-diwaspadai</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Nyeri lutut masih sering dianggap keluhan ringan oleh banyak perempuan, padahal kondisi ini dapat menjadi indikasi awal gangguan muskuloskeletal yang lebih serius. Dalam momentum Hari Kartini dan Hari Perawat, Siloam Hospitals Mampang mengangkat isu ini melalui edukasi kesehatan kepada masyarakat sekaligus memberikan apresiasi terhadap tenaga kesehatan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA,</strong> <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Nyeri lutut masih sering dianggap keluhan ringan oleh banyak perempuan, padahal kondisi ini dapat menjadi indikasi awal gangguan muskuloskeletal yang lebih serius. Dalam momentum Hari Kartini dan Hari Perawat, Siloam Hospitals Mampang mengangkat isu ini melalui edukasi kesehatan kepada masyarakat sekaligus memberikan apresiasi terhadap tenaga kesehatan.</p>
<p>Momentum ini tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, tetapi juga sebagai sarana edukasi kesehatan yang menyasar isu-isu yang kerap terabaikan, khususnya pada perempuan di usia produktif.</p>
<p>Di tengah meningkatnya gaya hidup aktif, banyak perempuan menjalani berbagai peran sekaligus—sebagai profesional, ibu, maupun individu yang aktif secara fisik. Namun di balik itu, terdapat risiko kesehatan yang sering tidak disadari, yaitu gangguan pada tulang dan sendi yang dapat berkembang secara bertahap sejak usia muda.</p>
<p>Keluhan seperti nyeri lutut saat naik tangga, pegal berkepanjangan, atau ketidaknyamanan saat berolahraga kerap dianggap sebagai hal yang wajar. Padahal, secara klinis, gejala tersebut dapat menjadi indikasi awal gangguan muskuloskeletal yang memerlukan perhatian medis lebih lanjut.</p>
<p>Perempuan diketahui memiliki risiko lebih tinggi terhadap beberapa kondisi tertentu, seperti cedera ligamen lutut dan osteoporosis. Hal ini berkaitan dengan faktor hormonal, khususnya peran estrogen dalam memengaruhi kekuatan ligamen dan kepadatan tulang, serta faktor anatomi dan biomekanik, termasuk perbedaan struktur panggul dan pola gerakan tubuh.</p>
<p>“Secara medis, perempuan memiliki risiko lebih tinggi terhadap beberapa gangguan muskuloskeletal tertentu, seperti cedera ligamen lutut dan osteoporosis. Hal ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor hormonal, seperti peran estrogen terhadap kekuatan ligamen dan kepadatan tulang, serta faktor anatomi dan biomekanik, termasuk perbedaan struktur panggul dan pola gerakan tubuh. Karena itu, keluhan seperti nyeri lutut tidak boleh dianggap sebagai kelelahan biasa dan perlu dievaluasi sejak dini,” ujar dr. I Made Yudi Mahardika, Sp.OT, Dokter Spesialis Ortopaedi dan Traumatologi Siloam Hospitals Mampang.</p>
<p>Lebih lanjut, keterlambatan dalam mengenali dan menangani gejala awal dapat berujung pada kondisi yang lebih kompleks, termasuk penurunan fungsi sendi hingga kebutuhan intervensi medis yang lebih lanjut. Oleh karena itu, peningkatan kesadaran dan deteksi dini menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas hidup perempuan dalam jangka panjang.</p>
<p>Sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi kesehatan, Siloam Hospitals Mampang menghadirkan pendekatan edukasi yang lebih interaktif melalui booth kesehatan yang terbuka bagi masyarakat. Inisiatif ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara informasi medis dan pemahaman publik, dengan cara yang lebih komunikatif dan mudah diakses.</p>
<p>Pengunjung tidak hanya mendapatkan informasi seputar kesehatan tulang dan sendi, tetapi juga dapat berpartisipasi dalam berbagai aktivitas dan games edukatif yang dikemas secara menarik. Melalui kegiatan ini, masyarakat berkesempatan memperoleh voucher kesehatan sekaligus memahami pentingnya pencegahan dan penanganan dini gangguan muskuloskeletal.</p>
<p>Pendekatan ini mencerminkan komitmen Siloam Hospitals Mampang dalam menghadirkan layanan kesehatan yang tidak hanya kuratif, tetapi juga promotif dan preventif, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.</p>
<p>Dalam rangka memperluas dampak kegiatan, Siloam Hospitals Mampang juga melibatkan berbagai pelaku usaha lokal melalui kehadiran booth UMKM. Partisipasi ini tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga memperkuat keterlibatan komunitas dalam ekosistem kesehatan yang lebih luas.</p>
<p>Kegiatan ini turut didukung oleh berbagai mitra strategis dengan rangkaian Pre-Event yang telah berlangsung sejak 21 April 2026 dengan campaign Apresiasi Nakes pada Hari Kartini. Dukungan juga datang dari media-media perempuan yang melihat inisiatif ini sebagai langkah positif dalam mengangkat isu kesehatan perempuan sekaligus peran perempuan di berbagai sektor. Selain itu, kehadiran atlet dari Pelita Jaya, seperti Reza Guntara dan Russel Nyoo, turut memperkuat pesan pentingnya menjaga kesehatan fisik melalui pendekatan yang tepat dan terarah.</p>
<h3>Tentang RS Siloam</h3>
<p>Siloam Hospitals Mampang merupakan bagian dari jaringan rumah sakit Siloam International Hospitals yang berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan berkualitas tinggi, aman, dan berstandar internasional. Terletak strategis di kawasan Jakarta Selatan, Siloam Hospitals Mampang menghadirkan layanan medis lengkap mulai dari layanan gawat darurat 24 jam, rawat jalan, rawat inap, hingga berbagai klinik spesialis seperti orthopedi, Sport Medicine, penyakit dalam, saraf, anak, kebidanan &amp; kandungan, paru, jantung, mata, gigi, THT serta rehabilitasi medik.</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/04/28/Nyeri-Lutut-Sering-Diabaikan-Perempuan-Ini-Resiko-yang-Perlu-Diwaspadai-1.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="800">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai (1)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/04/28/Nyeri-Lutut-Sering-Diabaikan-Perempuan-Ini-Resiko-yang-Perlu-Diwaspadai-1-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai (1)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Jangan Anggap Remeh Gangguan Irama Jantung (Aritmia)</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-88122/jangan-anggap-remeh-gangguan-irama-jantung-aritmia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2026 06:02:21 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[RS Siloam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-88122/jangan-anggap-remeh-gangguan-irama-jantung-aritmia</guid>

					<description><![CDATA[

JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211;  Berdasarkan data WHO tahun 2022 penyakit kardiovaskular merupakan salah satu penyebab kematian di dunia, yaitu dengan estimasi sebesar 19,8 juta kematian. Salah satu penyakit jantung adalah gangguan irama jantung (aritmia) dimana Atrial Fibrilation (AF) merupakan aritmia yang paling umum. AF yang tidak terdeteksi dan tidak tertangani dapat meningkatkan risiko komplikasi serius seperti stroke atau gagal jantung dan meningkatkan risiko suddent cardiac death.

 

Oleh karena itu, sejalan dengan Pulse Day Campaign yang diselenggarakan oleh Asia-Pacific Heart Rhytm Society (APHRS) dan Indonesian Heart Rythm Society (InaHRS), Siloam Hospitals TB Simatupang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI, meluncurkan kampanye edukatif Lets Check The Beat untuk mengajak masyarakat mengenal aritmia, faktor risikonya dan melakukan deteksi dini dengan EKG Screening.

 

Atrial Fibrilasi yang tidak ditangani dapat meningkatkan risiko stroke hingga 5 kali, risiko gagal jantung hingga 5 kali, risiko serangan jantung hingga 2 kali, risiko kematian jantung mendadak hingga 2,5 kali.1 Di Asia sendiri diprediksi akan ada 75 juta kasus pada tahun 2050. Pada 2024 – 2025, Siloam Hospitals TB Simatupang menemukan fakta bahwa 33% dari pasien stroke yang dilakukan deteksi dengan monitor ambulatori (holter) terbukti memiliki aritmia. 37% dari pasien stroke di Siloam Hospitals TB Simatupang merupakan usia produktif. Selain itu, saat ini sudah ada sekitar 1723 pasien aritmia yang berhasil dideteksi dan ditangani dengan baik. Pemantauan kondisi jantung secara berkelanjutan sangat penting karena atrial fibrilasi (AF) terdeteksi pada lebih dari 20% penyintas stroke dalam tiga tahun dibandingkan sekitar 2.5% melalui pelayanan reguler.

 

Direktur Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, Ibu Dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, dalam sambutannya menyampaikan, “Penyakit jantung sudah menjadi tantangan besar kesehatan global dan nasional.. Seperti diketahui, penyakit jantung merupakan salah satu penyakit pembunuh nomor satu di dunia dan di Indonesia. Karena itu, pengendaliannya menjadi prioritas dalam kebijakan transformasi kesehatan, khususnya pada penguatan upaya promotif, dan preventif.

 

Salah satu bentuk gangguan jantung yang perlu mendapat perhatian serius adalah Atrial Fibrilasi (AF). Sekitar sepertiga pasien AF tidak menunjukkan gejala, sehingga banyak kasus tidak terdeteksi sampai terjadi komplikasi seperti stroke atau gagal jantung. Padahal, AF yang tidak tertangani dapat meningkatkan risiko stroke secara signifikan. Inilah mengapa skrining dan deteksi dini menjadi sangat penting.

 

Pemerintah telah melakukan berbagai langkah konkret, antara lain penguatan edukasi masyarakat melalui kampanye gaya hidup sehat dengan pesan CERDIK, pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk meningkatkan skrining dan deteksi dini faktor risiko dan penyakit jantung serta penyediaan alat EKG di Puskesmas guna mendukung diagnosis penyakit jantung di layanan primer.

 

Upaya ini diperkuat dengan peningkatan kapasitas dokter agar mampu melakukan interpretasi awal dan tata laksana sesuai kewenangan. Berdasarkan data ASIK CKG sejak Februari s/d Desember 2025 tercatat sudah 2.415.198 peserta usia ≥ 40 tahun dengan hipertensi dan/atau DM dari 11.033.438 peserta atau sudah melampaui target program sebesar 20% atau 2.206.687 orang  yang dilakukan pemeriksaan EKG.

 

Kami memandang kampanye Lets Check The Beat yang akan dilakukan oleh Siloam Hospitals TB Simatupang sebagai inisiatif yang sejalan dengan arah kebijakan nasional, karena menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk mengenali irama jantungnya dan melakukan pemeriksaan sejak dini. Harapannya, program ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat terus berlanjut serta berkontribusi nyata dalam menurunkan angka prevalensi kesakitan dan kematian akibat penyakit jantung dan stroke, termasuk mencegah terjadinya stroke pada usia yang semakin muda.”

 

dr. Erika Maharani, Sp.JP(K) &#8211; Ketua Indonesian Heart Rhythm Society (InaHRS) dalam sambutannya mengatakan, ”Data menunjukkan bahwa jumlah pasien aritmia terus meningkat, sementara sistem pelayanan masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan infrastruktur, distribusi tenaga subspesialis aritmia yang belum merata, akses terhadap terapi definitif seperti ablasi jantung dan perangkat implan yang masih terbatas, serta dukungan pembiayaan yang belum sepenuhnya optimal.

 

Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, Perhimpunan Aritmia Indonesia (PERITMI/InaHRS) menyusun Cetak Biru Rencana Pengembangan Aritmia Nasional yang selaras dengan enam pilar Transformasi Kesehatan, dengan fokus pada penguatan deteksi dini, perluasan akses layanan, pembentukan registri nasional berbasis data, penguatan pembiayaan berkelanjutan, serta kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi digital.

 

Inisiatif ini diharapkan dapat menghadirkan layanan aritmia yang lebih merata, mudah diakses, dan berbasis bukti di seluruh Indonesia, sehingga berkontribusi pada penurunan angka stroke dan kematian jantung mendadak sekaligus memperkuat ketahanan sistem kesehatan nasional. Sejalan dengan semangat Pulse Day 2026, kami juga menyampaikan apresiasi kepada Siloam Hospitals atas inisiatif kampanye kesadaran aritmia “Let’s Check The Beat”, yang menunjukkan pentingnya kolaborasi antara organisasi profesi dan penyedia layanan kesehatan dalam meningkatkan deteksi dini serta edukasi masyarakat.”

 

dr Grace Frelita, MM, Chief of Medical Officer Siloam International Hospitals, menyampaikan komitmen Siloam International Hospitals terhadap penyakit jantung, “Kami berkomitmen memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat melalui ketersediaan layanan komprehensif kelas dunia, teknologi canggih dan terkini, serta tim multidisipliner untuk layanan jantung. Kami memiliki 14 pusat pelayanan jantung terpadu, lebih dari 250 dokter spesialis dan subspesialis jantung, dan telah melakukan lebih dari 2.100 operasi jantung dan lebih dari 15.800 prosedur Cath Lab setiap tahunnya. Komitmen ini terus kami jaga sebagai upaya mendukung masyarakat Indonesia lebih sehat. Kami bangga, salah satu pusat pelayanan jantung ada di Siloam Hospitals TB Simatupang yang fokus pada artimia.”

 

Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, SpJP (K), FIHA, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dan Kepala Staf Medis Fungsional Bidang Kardiologi Siloam Hospitals TB Simatupang serta ahli aritmia di Indonesia, menjelaskan, ““Secara global data menunjukkan hingga 40% pasien stroke iskemik berhubungan dengan AF. Khususnya stroke pada orang muda, umumnya berkaitan dengan AF. Data studi Optima yang dilakukan di 25 senter di seluruh Indonesia, menemukan bahwa penderita AF di Indonesia lebih muda dibanding negara maju, dan cakupan pencegahan stroke bagi mereka masih sangat rendah.

 

Terapi AF meliputi tata laksana faktor risiko dan komorbid, pencegahan stroke, kendali laju atau irama jantung, dan evaluasi berkala karena dinamisitas AF. Kendali irama yaitu mengembalikan irama AF ke irama normal (irama sinus) merupakan upaya ideal yang menjadi pilihan para ahli aritmia. Ablasi kateter pada AF terbukti lebih efektif dan aman dari pada obat-obatan. Melakukan ablasi pada AF dini yaitu kurang dari 1 tahun terbukti bukan hanya memperbaiki kualitas hidup tetapi juga dapat mencegah stroke dan memperpanjang harapan hidup.

 

Di Siloam Hospitals TB  Simatupang, prosedur ablasi dengan teknologi terkini seperti RFA (Radio Frequency Ablation), CBA (Cryo Ballon Ablation) dan PFA (Pulse Field Ablation) telah menjadi prosedur standar dalam tata laksana aritmia. Sebaliknya, ablasi juga kini bermanfaat untuk pasien dengan laju jantung yang terlalu rendah yang sering menyebabkan sinkop/pingsan karena aktivitas saraf vagus yang berlebihan. Dulu pasien seperti ini memerlukan pemasangan alat pacu jantung.”

 

Siloam Hospitals TB  Simatupang telah melakukan penanganan berbagai prosedur diagnosis dan intervensi pada jantung dan pembuluh darah. Meskipun belum lama berdiri, pusat aritmia SHTB telah berhasil melakukan tindakan ablasi pada 110 kasus aritmia kompleks, Terobosan terkini pada tata laksana aritmia SHTB adalah ablasi tanpa pemakaian X-ray yaitu  non fluoroscopic ablation. Prosedur ini mengeliminasi paparan radiasi sehingga lebih aman bagi pasien.

 

Aritmia bisa dideteksi dan dapat ditangani sejak dini. Untuk itu, edukasi menjadi sangat penting. Hal ini yang menjadi latar belakang kampanye edukatif Let’s Check The Beat.

 

Ibu Mada Shinta Dewi- CEO Siloam Hospitals TB Simatupang, menjelaskan, “Tujuan kampanye Let’s Check The Beat adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus membantu pemerintah dalam menurunkan beban yang ditimbulkan akibat aritmia.

 

Pada 2024 – 2025, Siloam Hospitals TB Simatupang menemukan fakta bahwa 33% dari pasien stroke yang dilakukan deteksi dengan monitor ambulatori(holter) terbukti memiliki aritmia. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat untuk lebih paham mengenai aritmia supaya tidak memandang remeh kondisi ini karena mempunyai risiko yang tinggi terhadap stroke bahkan dapat menyebabkan kematian mendadak.”

 

Kampanye Lets Check The Beat menyediakan deteksi dini risiko aritmia melalui EKG Screening setiap hari Kamis dan Jumat jam 10.00 – 12.0 WIB dan Sabtu di jam 09.00 – 11.00 WIB di Siloam Hospitals TB Simatupang. Selain itu, juga akan ada edukasi ke masyarakat dan dokter-dokter spesialis mengenai terobosan terkini penanganan aritmia. Kampanye ini dimulai sejalan dengan Global Arrhythmia Awareness Week pada Maret hingga berakhir di September 2026, bertepatan dengan World Heart Day.

 

Iwet Ramadan, Penyintas Stroke dan Campaign Ambassador mengatakan, “Sebagai penyintas stroke, saya sangat berhati-hati dalam menjaga kesehatan. Mengetahui fakta bahwa stroke bisa berulang dan aritmia bisa menyebabkan stroke berulang, maka saya berinisiatif melakukan deteksi dini aritmia. Saya mengajak semua yang berisiko maupun yang tidak berisiko stroke untuk mencari informasi mengenai artimia, lakukan deteksi dini artimia terutama di RS yang memberikan layanan komprehensif untuk artimia, seperti manfaatkan EKG Screening gratis yang ada di Siloam Hospitals TB Simatupang.”

 

“Siloam Hospitals TB Simatupang sebagai Pusat Artimia didukung oleh berbagai layanan seperti CT Scan 512 Slice generasi terbaru, Cath Lab yang dilengkapi dengan intracardiac echocardiography (ICE) yang mendukung tindakan non-fluoroscopic cardiac ablation dan dokter ahli aritmia terbaik di Indonesia serta perawat-perawat yang tersertifikasi.  Dengan unggulan tersebut, kami berharap bisa menjadi mitra kesehatan bagi masyarakat serta rujukan bagi rumah sakit sekitar dalam penanganan artimia yang tepat dan cepat,” tutup Ibu Mada. Kunjungi IG dan Youtube @siloamtbsimatupangofficial untuk informasi edukatif mengenai kesehatan lainnya.

 

About RS Siloam

 

Tentang Siloam Hospitals TB Simatupang Berlokasi strategis di kawasan bisnis Jakarta Selatan, Siloam Hospitals TB Simatupang telah menjadi fasilitas kesehatan swasta pilihan bagi penduduk lokal dan ekspatriat yang tinggal di area Jakarta Selatan. Rumah sakit ini menyediakan layanan kesehatan di semua bidang medis dengan fokus khusus pada kardiologi, neuroscience, dan ortopedi. Siloam Hospitals TB Simatupang juga menyediakan layanan hemodialisis. Dengan didukung oleh peralatan medis canggih seperti CT scan 512 Slices dan MRI 3 Tesla, dokter, spesialis, perawat, dan staf pendukung di Siloam Hospitals TB Simatupang berkomitmen untuk memberikan standar perawatan pasien dan layanan kesehatan terbaik.

 

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[

<strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211;  Berdasarkan data WHO tahun 2022 penyakit kardiovaskular merupakan <strong>salah satu penyebab kematian di dunia, yaitu dengan estimasi sebesar 19,8 juta kematian. Salah satu penyakit jantung adalah gangguan irama jantung (aritmia) dimana Atrial Fibrilation (AF) merupakan aritmia yang paling umum. AF yang tidak terdeteksi dan tidak tertangani dapat meningkatkan risiko komplikasi serius seperti stroke atau gagal jantung dan meningkatkan risiko suddent cardiac death</strong>.

 

Oleh karena itu, sejalan dengan Pulse Day Campaign yang diselenggarakan oleh Asia-Pacific Heart Rhytm Society (APHRS) dan Indonesian Heart Rythm Society (InaHRS), Siloam Hospitals TB Simatupang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI, meluncurkan kampanye edukatif Lets Check The Beat untuk mengajak masyarakat mengenal aritmia, faktor risikonya dan melakukan deteksi dini dengan EKG Screening.

 

Atrial Fibrilasi yang tidak ditangani dapat meningkatkan risiko stroke hingga 5 kali, risiko gagal jantung hingga 5 kali, risiko serangan jantung hingga 2 kali, risiko kematian jantung mendadak hingga 2,5 kali.1 Di Asia sendiri diprediksi akan ada 75 juta kasus pada tahun 2050. Pada 2024 – 2025, Siloam Hospitals TB Simatupang menemukan fakta bahwa 33% dari pasien stroke yang dilakukan deteksi dengan monitor ambulatori (holter) terbukti memiliki aritmia. 37% dari pasien stroke di Siloam Hospitals TB Simatupang merupakan usia produktif. Selain itu, saat ini sudah ada sekitar 1723 pasien aritmia yang berhasil dideteksi dan ditangani dengan baik. Pemantauan kondisi jantung secara berkelanjutan sangat penting karena atrial fibrilasi (AF) terdeteksi pada lebih dari 20% penyintas stroke dalam tiga tahun dibandingkan sekitar 2.5% melalui pelayanan reguler.

 

<strong>Direktur Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, Ibu Dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid,</strong> dalam sambutannya menyampaikan, “Penyakit jantung sudah menjadi tantangan besar kesehatan global dan nasional.. Seperti diketahui, penyakit jantung merupakan salah satu penyakit pembunuh nomor satu di dunia dan di Indonesia. Karena itu, pengendaliannya menjadi prioritas dalam kebijakan transformasi kesehatan, khususnya pada penguatan upaya promotif, dan preventif.

 

Salah satu bentuk gangguan jantung yang perlu mendapat perhatian serius adalah Atrial Fibrilasi (AF). <strong>Sekitar sepertiga pasien AF tidak menunjukkan gejala, sehingga banyak kasus tidak terdeteksi sampai terjadi komplikasi seperti stroke atau gagal jantung. Padahal, AF yang tidak tertangani dapat meningkatkan risiko stroke secara signifikan</strong>. Inilah mengapa skrining dan deteksi dini menjadi sangat penting.

 

Pemerintah telah melakukan berbagai langkah konkret, antara lain penguatan edukasi masyarakat melalui kampanye gaya hidup sehat dengan pesan CERDIK, pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk meningkatkan skrining dan deteksi dini faktor risiko dan penyakit jantung serta penyediaan alat EKG di Puskesmas guna mendukung diagnosis penyakit jantung di layanan primer.

 

Upaya ini diperkuat dengan peningkatan kapasitas dokter agar mampu melakukan interpretasi awal dan tata laksana sesuai kewenangan. Berdasarkan data ASIK CKG sejak Februari s/d Desember 2025 tercatat sudah 2.415.198 peserta usia ≥ 40 tahun dengan hipertensi dan/atau DM dari 11.033.438 peserta atau sudah melampaui target program sebesar 20% atau 2.206.687 orang  yang dilakukan pemeriksaan EKG.

 

Kami memandang kampanye Lets Check The Beat yang akan dilakukan oleh Siloam Hospitals TB Simatupang sebagai inisiatif yang sejalan dengan arah kebijakan nasional, karena menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk mengenali irama jantungnya dan melakukan pemeriksaan sejak dini. Harapannya, program ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat terus berlanjut serta berkontribusi nyata dalam menurunkan angka prevalensi kesakitan dan kematian akibat penyakit jantung dan stroke, termasuk mencegah terjadinya stroke pada usia yang semakin muda.”

 

<strong>dr. Erika Maharani, Sp.JP(K) &#8211; Ketua Indonesian Heart Rhythm Society (InaHRS)</strong> dalam sambutannya mengatakan, ”Data menunjukkan bahwa jumlah pasien aritmia terus meningkat, sementara sistem pelayanan masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan infrastruktur, distribusi tenaga subspesialis aritmia yang belum merata, akses terhadap terapi definitif seperti ablasi jantung dan perangkat implan yang masih terbatas, serta dukungan pembiayaan yang belum sepenuhnya optimal.

 

Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, Perhimpunan Aritmia Indonesia (PERITMI/InaHRS) menyusun Cetak Biru Rencana Pengembangan Aritmia Nasional yang selaras dengan enam pilar Transformasi Kesehatan, dengan fokus pada penguatan deteksi dini, perluasan akses layanan, pembentukan registri nasional berbasis data, penguatan pembiayaan berkelanjutan, serta kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi digital.

 

Inisiatif ini diharapkan dapat menghadirkan layanan aritmia yang lebih merata, mudah diakses, dan berbasis bukti di seluruh Indonesia, sehingga berkontribusi pada penurunan angka stroke dan kematian jantung mendadak sekaligus memperkuat ketahanan sistem kesehatan nasional. Sejalan dengan semangat Pulse Day 2026, kami juga menyampaikan apresiasi kepada Siloam Hospitals atas inisiatif kampanye kesadaran aritmia “Let’s Check The Beat”, yang menunjukkan pentingnya kolaborasi antara organisasi profesi dan penyedia layanan kesehatan dalam meningkatkan deteksi dini serta edukasi masyarakat.”

 

<strong>dr Grace Frelita, MM, Chief of Medical Officer Siloam International </strong>Hospitals, menyampaikan komitmen Siloam International Hospitals terhadap penyakit jantung, “Kami berkomitmen memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat melalui ketersediaan layanan komprehensif kelas dunia, teknologi canggih dan terkini, serta tim multidisipliner untuk layanan jantung. Kami memiliki 14 pusat pelayanan jantung terpadu, lebih dari 250 dokter spesialis dan subspesialis jantung, dan telah melakukan lebih dari 2.100 operasi jantung dan lebih dari 15.800 prosedur Cath Lab setiap tahunnya. Komitmen ini terus kami jaga sebagai upaya mendukung masyarakat Indonesia lebih sehat. Kami bangga, salah satu pusat pelayanan jantung ada di Siloam Hospitals TB Simatupang yang fokus pada artimia.”

 

<strong>Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, SpJP (K), FIHA, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dan Kepala Staf Medis Fungsional Bidang Kardiologi Siloam Hospitals TB Simatupang serta ahli aritmia di Indonesia</strong>, menjelaskan, ““Secara global data menunjukkan hingga 40% pasien stroke iskemik berhubungan dengan AF. Khususnya stroke pada orang muda, umumnya berkaitan dengan AF. Data studi Optima yang dilakukan di 25 senter di seluruh Indonesia, menemukan bahwa penderita AF di Indonesia lebih muda dibanding negara maju, dan cakupan pencegahan stroke bagi mereka masih sangat rendah.

 

Terapi AF meliputi tata laksana faktor risiko dan komorbid, pencegahan stroke, kendali laju atau irama jantung, dan evaluasi berkala karena dinamisitas AF. Kendali irama yaitu mengembalikan irama AF ke irama normal (irama sinus) merupakan upaya ideal yang menjadi pilihan para ahli aritmia. Ablasi kateter pada AF terbukti lebih efektif dan aman dari pada obat-obatan. Melakukan ablasi pada AF dini yaitu kurang dari 1 tahun terbukti bukan hanya memperbaiki kualitas hidup tetapi juga dapat mencegah stroke dan memperpanjang harapan hidup.

 

Di Siloam Hospitals TB  Simatupang, prosedur ablasi dengan teknologi terkini seperti RFA (Radio Frequency Ablation), CBA (Cryo Ballon Ablation) dan PFA (Pulse Field Ablation) telah menjadi prosedur standar dalam tata laksana aritmia. Sebaliknya, ablasi juga kini bermanfaat untuk pasien dengan laju jantung yang terlalu rendah yang sering menyebabkan sinkop/pingsan karena aktivitas saraf vagus yang berlebihan. Dulu pasien seperti ini memerlukan pemasangan alat pacu jantung.”

 

Siloam Hospitals TB  Simatupang telah melakukan penanganan berbagai prosedur diagnosis dan intervensi pada jantung dan pembuluh darah. Meskipun belum lama berdiri, pusat aritmia SHTB telah berhasil melakukan tindakan ablasi pada 110 kasus aritmia kompleks, Terobosan terkini pada tata laksana aritmia SHTB adalah ablasi tanpa pemakaian X-ray yaitu  non fluoroscopic ablation. Prosedur ini mengeliminasi paparan radiasi sehingga lebih aman bagi pasien.

 

Aritmia bisa dideteksi dan dapat ditangani sejak dini. Untuk itu, edukasi menjadi sangat penting. Hal ini yang menjadi latar belakang kampanye edukatif Let’s Check The Beat.

 

<strong>Ibu Mada Shinta Dewi- CEO Siloam Hospitals TB Simatupang</strong>, menjelaskan, “Tujuan kampanye Let’s Check The Beat adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus membantu pemerintah dalam menurunkan beban yang ditimbulkan akibat aritmia.

 

<strong>Pada 2024 – 2025, Siloam Hospitals TB Simatupang menemukan fakta bahwa 33% dari pasien stroke yang dilakukan deteksi dengan monitor ambulatori(holter) terbukti memiliki aritmia</strong>. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat untuk lebih paham mengenai aritmia supaya tidak memandang remeh kondisi ini karena mempunyai risiko yang tinggi terhadap stroke bahkan dapat menyebabkan kematian mendadak.”

 

Kampanye Lets Check The Beat menyediakan deteksi dini risiko aritmia melalui EKG Screening setiap hari Kamis dan Jumat jam 10.00 – 12.0 WIB dan Sabtu di jam 09.00 – 11.00 WIB di Siloam Hospitals TB Simatupang. Selain itu, juga akan ada edukasi ke masyarakat dan dokter-dokter spesialis mengenai terobosan terkini penanganan aritmia. Kampanye ini dimulai sejalan dengan Global Arrhythmia Awareness Week pada Maret hingga berakhir di September 2026, bertepatan dengan World Heart Day.

 

<strong>Iwet Ramadan, Penyintas Stroke dan Campaign Ambassador</strong> mengatakan, “Sebagai penyintas stroke, saya sangat berhati-hati dalam menjaga kesehatan. Mengetahui fakta bahwa stroke bisa berulang dan aritmia bisa menyebabkan stroke berulang, maka saya berinisiatif melakukan deteksi dini aritmia. Saya mengajak semua yang berisiko maupun yang tidak berisiko stroke untuk mencari informasi mengenai artimia, lakukan deteksi dini artimia terutama di RS yang memberikan layanan komprehensif untuk artimia, seperti manfaatkan EKG Screening gratis yang ada di Siloam Hospitals TB Simatupang.”

 

<strong>“Siloam Hospitals TB Simatupang sebagai Pusat Artimia didukung oleh berbagai layanan seperti CT Scan 512 Slice generasi terbaru, Cath Lab yang dilengkapi dengan intracardiac echocardiography (ICE) yang mendukung tindakan non-fluoroscopic cardiac ablation dan dokter ahli aritmia terbaik di Indonesia serta perawat-perawat yang tersertifikasi.</strong>  Dengan unggulan tersebut, kami berharap bisa menjadi mitra kesehatan bagi masyarakat serta rujukan bagi rumah sakit sekitar dalam penanganan artimia yang tepat dan cepat,” tutup Ibu Mada. Kunjungi IG dan Youtube @siloamtbsimatupangofficial untuk informasi edukatif mengenai kesehatan lainnya.

 

<strong>About RS Siloam</strong>

 

Tentang Siloam Hospitals TB Simatupang Berlokasi strategis di kawasan bisnis Jakarta Selatan, Siloam Hospitals TB Simatupang telah menjadi fasilitas kesehatan swasta pilihan bagi penduduk lokal dan ekspatriat yang tinggal di area Jakarta Selatan. Rumah sakit ini menyediakan layanan kesehatan di semua bidang medis dengan fokus khusus pada kardiologi, neuroscience, dan ortopedi. Siloam Hospitals TB Simatupang juga menyediakan layanan hemodialisis. Dengan didukung oleh peralatan medis canggih seperti CT scan 512 Slices dan MRI 3 Tesla, dokter, spesialis, perawat, dan staf pendukung di Siloam Hospitals TB Simatupang berkomitmen untuk memberikan standar perawatan pasien dan layanan kesehatan terbaik.

 

<strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong>

</p>]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/03/08/kampanye-edukatif-Lets-Check-The-Beat.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="466">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[kampanye edukatif Lets Check The Beat]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/03/08/kampanye-edukatif-Lets-Check-The-Beat-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[kampanye edukatif Lets Check The Beat]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Siloam Hospitals TB Simatupang Hadirkan Layanan Komprehensif untuk Kanker Lambung dan Kanker Kolorektal dengan Pendekatan Deteksi Dini dan Bedah Digestif</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-87226/siloam-hospitals-tb-simatupang-hadirkan-layanan-komprehensif-untuk-kanker-lambung-dan-kanker-kolorektal-dengan-pendekatan-deteksi-dini-dan-bedah-digestif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2026 19:47:04 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[RS Siloam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-87226/siloam-hospitals-tb-simatupang-hadirkan-layanan-komprehensif-untuk-kanker-lambung-dan-kanker-kolorektal-dengan-pendekatan-deteksi-dini-dan-bedah-digestif</guid>

					<description><![CDATA[<b>JAKARTA,</b>  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO<b> &#8211;</b> Deteksi dini gangguan lambung dan saluran pencernaan dengan Urea Breath Test dan Endoskopi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>JAKARTA,</b> <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a><b> &#8211;</b> Deteksi dini gangguan lambung dan saluran pencernaan dengan Urea Breath Test dan Endoskopi.</p>


<p>Siloam Hospitals TB Simatupang sebagai fasilitas kesehatan swasta pilihan yang menyediakan layanan kesehatan di semua bidang medis dengan fokus khusus pada kardiologi, neuroscience, dan ortopedi, meningkatkan pelayanan di area deteksi dini dan bedah, kali ini pada area kanker.</p>
<p>World Cancer Day yang jatuh pada 4 Februari mengangkat tema United by Unique, yang artinya memahami perjalanan kanker dan melihat kebutuhan spesifik dari tiap pasien. Dengan pemahaman tersebut, Siloam Hospitals TB Simatupang menyediakan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien mulai dari pendekatan deteksi dini gangguan lambung dan saluran pencernaan dengan Urea Breath Test dan Endoskopi, serta kesiapan layanan spesialis gastroenterohepatologi dan bedah digestif bagi kondisi khusus yang membutuhkan prosedur lebih lanjut.</p>
<p>Lebih dari setengah populasi dunia terinfeksi Helicobacter pylori (H.pylor) dengan prevalensi yang berbeda-beda di berbagai belahan dunia. Bakteri H.pylori berkoloni di mukosa lambung dan memproduksi enzim urease yang mengakibatkan berbagai keluhan seperti dispepsia, gastritis, ulkus lambung, hingga komplikasi tahap lanjutan seperti Mucosa-Associated Lymphoid Tissue lymphoma (limfoma MALT), hingga kanker lambung. Maka dari itu, H.pylori telah diklasifikasikan sebagai bakteri karsinogenik kelas I oleh International Agency for Research on Cancer.</p>
<p>Kanker lambung terdiagnosis pada satu juta individu setiap tahunnya, dengan angka kematian 700.000 di seluruh dunia. Gejala yang tidak spesifik pada awal perjalanan penyakit menyebabkan diagnosis kanker lambung sering terlambat dengan angka kesintasan 5 tahun sebesar 15% di Amerika Serikat. Pasien dengan infeksi H.pylori menunjukkan 3% angka kejadian kanker lambung yang lebih tinggi dibandingkan pasien yang tidak terinfeksi. Maka dari itu, penting sekali melakukan deteksi dini infeksi H.pylori, terlebih pada pasien yang sudah sering mengalami gangguan lambung atau pencernaan lainnya.</p>
<p><b>dr. David Reinhard Sumantri Samosir, SpPD-KGEH, Spesialis Penyakit Dalam, Subspesialis Gastroenterohepatologi</b> mengatakan “Diagnosis infeksi H.pylori dapat dilakukan dengan pemeriksaan non-invasif yaitu Urea Breath Test (UBT), atau pemeriksaan invasif yaitu prosedur endoskopi dan biopsi lambung. Urea breath test (UBT) menjadi pilihan utama dari berbagai pemeriksaan non-invasif untuk mendeteksi infeksi H.pylori dengan tingkat sensitivitas dan spesifisitas yang tinggi. Selain berfungsi untuk mendeteksi ada atau tidaknya infeksi H.pylori pada pasien dengan keluhan lambung, UBT juga berperan dalam mengevaluasi keberhasilan terapi eradikasi atau terjadinya kekambuhan infeksi H.pylori.”</p>
<p>Lebih lanjut dr David menjelaskan, “Penelitian terbaru menunjukkan bahwa infeksi bakteri H. pylori dapat meningkatkan risiko terbentuknya polip di usus besar, termasuk jenis polip tertentu yang bisa menjadi awal kanker lambung. Deteksi dan pengobatan dini sangat penting karena bisa membantu mencegah polip usus besar pada orang dewasa.”</p>
<p>“Pemeriksaan endoskopi di Siloam Hospitals TB Simatupang tersedia dengan lengkap, seperti untuk saluran cerna atas (gastroskopi) dan bawah (kolonoskopi), serta prosedur khusus seperti kapsul endoskopi (tanpa bius/selang) dan nasal endoskopi”, tambah dr David.</p>
<p>Pada pasien dengan kondisi khusus, seperti pada pasien kanker kolorektal, diperlukan tindakan operasi yang ditangani oleh subspesialis bedah digestif.</p>
<p><b>dr. Mudatsir, M. Ked(Surg), SpB, Subsp. BD(K), FINACS, Spesialis Bedah Subspesialis Digestif/Saluran Cerna</b> menjelaskan, “Penanganan kanker saluran cerna bersifat sangat individual. Pada kasus tertentu, dokter akan menentukan strategi terapi berdasarkan kondisi pasien, ukuran tumor, serta luas penyebarannya — apakah hanya ada tumor primer atau sudah terjadi penyebaran ke organ lain (metastasis). Selama penyebaran belum mengenai organ lain secara luas, operasi dapat dilakukan secara kuratif termasuk pengangkatan jaringan tumor beserta usus yang terlibat dan cabang pangkal dari pembuluh darahnya sehingga dapat menurunkan risiko kekambuhan.”</p>
<p>Lebih lanjut dr Mudatsir mengatakan, “Di sisi lain, deteksi dini berperan besar dalam meningkatkan keberhasilan terapi. Seperti contoh pada Pada kanker lambung, pemeriksaan Urea Breath Test (UBT) membantu mendeteksi keberadaan bakteri Helicobacter pylori dimana menjadi salah satu faktor risiko terbentuknya lesi pre kanker. Pada kasus lain seperti kanker kolon, skrining dapat dilakukan melalui pemeriksaan darah samar pada feses (fecal occult blood test), dan penanda tumor CEA. Bila ditemukan kecurigaan keganasan dapat dilanjutkan dengan salah satu prosedur endoskopi yaitu kolonoskopi agar kondisi saluran cerna dapat terlihat jelas sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat. “</p>
<p><b>Dr Dewi Wiguna, M.Sc – Hospital Director Siloam Hospitals TB</b> Simatupang menyampaikan, “Ketersediaan layanan diagnostik dan kesiapan doter dari multi disiplin, mendukung Siloam Hospitals TB Simatupang sebagai one-stop solution untuk penanganan penyakit terkait digestif/pencernaan. Mulai dari pemilihan deteksi dini yang cocok hingga prosedur lanjutan dengan dukungan multi disiplin, memastikan layanan bersifat individualized dan berfokus pada patient safety. Khusus untuk pemeriksaan Kanker Lambung &amp; Kanker Kolorektal Siloam Hospitals TB Simatupang menyediakan layanan komprehensif yang mengkombinasikan pemeriksaan UBT, endoskopi, dan tumor marker saluran cerna seperti CEA dan CA 72-4. Layanan UBT dan endoskopi di Siloam Hospitals TB Simatupang juga menerima rujukan bagi rumah sakit non Siloam. Harapan kami, semakin banyak orang yang menjadi lebih sehat dengan layanan medis yang ada di Siloam Hospitals TB Simatupang,” tutup Dr Dewi.</p>
<p><b>Cara pemeriksaan UBT</b></p>
<p><b></b>Pemeriksaan UBT relatif mudah dilakukan dan nyaman bagi pasien.</p>
<p>Adapun persiapan pasien sebelum pemeriksaan UBT yaitu berpuasa dengan tidak makan apapun selama minimal 4 jam sebelum prosedur, dan boleh minum air putih. Dianjurkan untuk menghentikan penggunaan obat-obatan Proton Pump Inhibitor (PPI) (Co. Omeprazole, Lanzoprazole, Pantoprazole) minimal 14 hari sebelum prosedur, menghentikan penggunaan antibiotik anti-H.pylori (Co. Amoxicilin, Klaritromisin, dan Tetrasiklin) minimal 30 hari sebelum prosedur, dan menghentikan terapi bismuth minimal 30 hari sebelum prosedur. Pasien sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terkait hal ini.</p>
<p>Prosedur UBT diawali dengan pasien meniup kantung sampel baseline dalam 1 kali hembusan, kemudian pasien akan diberikan tablet urea yang diminum dengan segelas air. Pasien kemudian berbaring ke sebelah kiri selama 5 menit, yang diikuti dengan posisi duduk tegak selama 15 menit. Pasien kemudian akan diberikan kantung sampel ke-2 yang ditiup dalam 1 kali hembusan. Kedua kantung sampel UBT kemudian akan diperiksa di laboratorium.</p>
<p>Pemeriksaan UBT di Siloam Hospitals TB Simatupang dilakukan setiap hari pukul 07.00-20.00 dengan lama hasil ±4 jam.</p>
<p><b>Cara pemeriksaan Endoskopi</b></p>
<p>Endoskopi adalah prosedur medis untuk memeriksa dan mengevaluasi kondisi saluran pencernaan pasien. Agar tindakannya dapat dilakukan secara efektif, terdapat beberapa persiapan endoskopi yang perlu diperhatikan oleh pasien. Adapun langkah-langkah persiapan endoskopi tersebut, di antaranya sebagai berikut:</p>
<p>1. Berdiskusi dengan dokter mengenai kondisi medis yang dialami</p>
<p>2. Menginformasikan riwayat alergi dan obat-obatan yang dikonsumsi</p>
<p>3. Memahami risiko dan efek samping prosedur</p>
<p>4. Berpuasa pada malam hari sekitar 8 jam sebelum prosedur</p>
<p>5. Mengenakan pakaian yang nyaman</p>
<p>6. Memiliki pengantar untuk pulang ke rumah setelah prosedur</p>
<p>7. Mempersiapkan waktu pemulihan</p>
<p>Kunjungi ig dan youtube @siloamtbsimatupangofficial untuk informasi edukatif mengenai kesehatan lainnya</p>



<h3 class="css-1fe22q1">Tentang RS Siloam</h3>
Siloam Hospitals TB Simatupang berlokasi strategis di kawasan bisnis Jakarta Selatan, Siloam Hospitals Simatupang telah menjadi fasilitas kesehatan swasta pilihan bagi penduduk lokal dan ekspatriat yang tinggal di area Jakarta Selatan. Rumah sakit ini menyediakan layanan kesehatan di semua bidang medis dengan fokus khusus pada kardiologi, neuroscience, dan ortopedi. Siloam Hospitals Simatupang juga menyediakan layanan hemodialisis. Dengan didukung oleh peralatan medis canggih seperti CT scan 512 Slices dan MRI 3 Tesla, dokter, spesialis, perawat, dan staf pendukung di Siloam Hospitals TB Simatupang berkomitmen untuk memberikan standar perawatan pasien dan layanan kesehatan terbaik.

<strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. </strong>

]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/02/20/public-99.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="576"
				height="768">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[RS Siloam]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/02/20/public-99-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[RS Siloam]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Siloam Hospitals TB Simatupang Hadirkan Alat TEG untuk Diagnostik Kardiovaskular</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-84703/siloam-hospitals-tb-simatupang-hadirkan-alat-teg-untuk-diagnostik-kardiovaskular</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2025 18:13:51 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[RS Siloam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-84703/siloam-hospitals-tb-simatupang-hadirkan-alat-teg-untuk-diagnostik-kardiovaskular</guid>

					<description><![CDATA[<b>JAKARTA</b>,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Siloam Hospitals TB Simatupang sebagai fasilitas kesehatan swasta pilihan yang menyediakan layanan kesehatan di semua bidang medis dengan fokus khusus pada kardiologi, neuroscience, dan ortopedi, meningkatkan layanan laboratorium dengan menghadirkan Thromboelastography (TEG). Saat ini, Siloam Hospitals TB Simatupang merupakan satu-satunya rumah sakit swasta di Jakarta yang menyediakan layanan diagnostik dengan TEG. Kehadiran layanan ini semakin meningkatkan kualitas layanan secara holistik, terutama dalam hal diagnostik, monitoring efektivitas terapi, dan keselamatan pasien yang berobat di layanan kardiologi, obstetri ginekologi, dan intensive care unit.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>JAKARTA</b>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Siloam Hospitals TB Simatupang sebagai fasilitas kesehatan swasta pilihan yang menyediakan layanan kesehatan di semua bidang medis dengan fokus khusus pada kardiologi, neuroscience, dan ortopedi, meningkatkan layanan laboratorium dengan menghadirkan Thromboelastography (TEG). Saat ini, Siloam Hospitals TB Simatupang merupakan satu-satunya rumah sakit swasta di Jakarta yang menyediakan layanan diagnostik dengan TEG. Kehadiran layanan ini semakin meningkatkan kualitas layanan secara holistik, terutama dalam hal diagnostik, monitoring efektivitas terapi, dan keselamatan pasien yang berobat di layanan kardiologi, obstetri ginekologi, dan intensive care unit.</p>
<p><b>Dr Dewi Wiguna, M.Sc – Hospital Director Siloam Hospitals TB Simatupang </b>menyampaikan, “Ketersediaan TEG di Siloam TB Simatupang merupakan bagian dari komitmen terhadap layanan yang berbasis data klinis, sehingga hasil prosedur yang lakukan benar-benar sesuai kebutuhan medis pasien. Selain itu, pemeriksaan TEG juga mendukung Siloam Hospitals TB Simatupang sebagai one-stop solution untuk pengobatan penyakit jantung. Mulai dari pencegahan, pemeriksaan jantung, Prosedur lanjutan, hingga monitoring paska prosedur dengan memastikan terapi yang diberikan bersifat individualized dan berfokus pada patient safety.”</p>
<p><b>dr.Petty Atmadja, Sp.PK, spesialis Patologi Klinik dari Siloam Hospitals TB Simatupang</b> menjelaskan, “TEG adalah metode pemeriksaan pembekuan darah menggunakan metode viscoelastometric yang dapat mengevaluasi fungsi pembekuan darah secara real-time dengan menilai kaskade koagulasi, aggregasi trombosit, interaksi trombosit-fibrin, kekuatan bekuan darah, hingga peluruhannya.”</p>
<p>Pemeriksaan TEG mampu mendeteksi risiko perdarahan abnormal dan penyumbatan pembuluh darah dengan akurat, sehingga bermanfaat dalam:</p>
<ul>
<li>mendiagnosis kelainan pembekuan darah kompleks,</li>
<li>mengawasi pemberian terapi anti-koagulan dan anti-platelet pada pasien dengan gangguan jantung dan pembuluh darah,</li>
<li>pemantauan kondisi koagulasi sebelum dan setelah operasi secara komprehensif,</li>
<li>skrining kelainan pembekuan darah pada kehamilan dan lanjut usia,</li>
<li>perawatan kondisi sistemik global pada rawatan intensif.</li>
</ul>
<p>Pasien-pasien dengan gangguan jantung maupun pembuluh darah yang telah menjalani operasi jantung, kemungkinan besar akan mendapatkan terapi antikoagulan maupun antiplatelet untuk mencegah terjadinya episode serangan berulang di kemudian hari. Pemeriksaan TEG dapat dilakukan sebelum menjalani operasi untuk memberi gambaran global pembekuan darah pasien, setelah menjalani operasi untuk menilai efektivitas tindakan dan juga pengawasan terapi obat yang akan diberikan. Sehingga dengan hadirnya TEG dalam perjalanan penyakit pasien, kita dapat memastikan bahwa keseluruhan proses pengobatan pasien dipastikan aman, akurat, dan individualized.</p>
<p><b>dr. Isabella Lalenoh, SpJP, Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Siloam Hospitals TB Simatupang</b> menyampaikan, “Di bidang kardiologi, TEG dapat membantu dokter mendapatkan informasi proses pembekuan darah secara cepat, sehingga dapat merekomendasikan terapi yang dikustomisasi sesuai kondisi pasien, contohnya penggunaan obat pengencer darah pada pasien yang dipasang ring jantung. Selain itu, pemeriksaan TEG juga berguna untuk memantau pembekuan darah pada pasien sedang menjalani cardiac assist device support dan sudah terpasang jantung buatan (total artificial hearts). Pemeriksaan ini juga membantu dokter saat melakukan tindakan medis pada pasien dengan penyakit jantung, untuk memperkirakan risiko perdarahan, serta menentukan apakah pasien di ruang perawatan intensif bisa menjalani operasi kecil dengan aman meskipun hasil tes darahnya menunjukkan risiko perdarahan yang lebih tinggi.</p>
<p><b>dr. Andre Viscountie Saputra, SpOG, FMAS, FICS &#8211; Spesialis Obstetri dan Ginekologi dari Siloam Hospitals TB Simatupang</b> mengatakan, “Pemeriksaan TEG memberikan informasi yang lebih jelas dan membedakan kondisi pembekuan darah yang normal pada ibu hamil dengan kondisi pembekuan darah yang tidak normal akibat preeklamsia. Dengan begitu, gangguan pembekuan darah bisa diketahui lebih dini. Selain itu, hasil TEG juga dapat memberikan gambaran seberapa berat kondisi preeklamsia yang dialami, sehingga bisa digunakan oleh dokter untuk memantau perkembangan penyakit dan memperkirakan risikonya.”</p>
<p>“Proses diagnostic TEG relatif mudah. Pasien dapat lakukan pemeriksaan TANPA persiapan puasa. Alat TEG juga bisa menerima sampel 24 jam setiap harinya. Sehingga mampu menangani kebutuhan pemeriksaan pasien dari Siloam maupun rujukan dari rumah sakit non-Siloam di Jakarta. Hasil pemeriksaan 8 jam setelah sampel diterima oleh laboratorium,” tambah dr Petty.</p>
<p>“Di Siloam Hospitals TB Simatupang juga tersedia layanan medis yang komprehensif dimana hal ini memudahkan pasien bisa tetap berkonsultasi dengan multi disiplin dalam satu fasilitas kesehatan. Harapan kami, semakin banyak orang yang menjadi lebih sehat dengan layanan medis yang ada di Siloam Hospitals TB Simatupang,” tutup Dr Dewi.</p>
<p>Kunjungi IG dan Youtube @siloamtbsimatupangofficial untuk informasi edukatif mengenai kesehatan lainnya.</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/12/30/Alat-Laboratorium-TEG.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="395">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Alat Laboratorium TEG]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/12/30/Alat-Laboratorium-TEG-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Alat Laboratorium TEG]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Program ‘Sahabat Ibu’: Dari Siloam untuk Mendukung Para Ibu Hamil Hingga Persalinan</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-84221/program-sahabat-ibu-dari-siloam-untuk-mendukung-para-ibu-hamil-hingga-persalinan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2025 13:15:25 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[RS Siloam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-84221/program-sahabat-ibu-dari-siloam-untuk-mendukung-para-ibu-hamil-hingga-persalinan</guid>

					<description><![CDATA[<div class="article-container css-1i68010">
<div class="css-1yvie82">
<b>JAKARTA</b>,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Menuju Hari Ibu yang diperingati setiap 22 Desember, Siloam International Hospitals terus mewujudkan komitmennya dalam memberikan pelayanan berkualitas terhadap ibu hamil dengan menghadirkan rasa aman dan nyaman selama masa kehamilan hingga persalinan. Masa kehamilan, mulai dari trimester pertama hingga pascapersalinan, merupakan periode krusial yang membutuhkan perhatian ekstra, baik dari sisi keamanan medis maupun dukungan emosional. Ibu hamil juga membutuhkan proses persalinan yang nyaman, mulai dari perawatan, kunjungan dokter untuk pemeriksaan kehamilan (Antenatal Care/ANC) pertama, hingga tahap pemulihan pascapersalinan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[

<p><b>JAKARTA</b>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Menuju Hari Ibu yang diperingati setiap 22 Desember, Siloam International Hospitals terus mewujudkan komitmennya dalam memberikan pelayanan berkualitas terhadap ibu hamil dengan menghadirkan rasa aman dan nyaman selama masa kehamilan hingga persalinan. Masa kehamilan, mulai dari trimester pertama hingga pascapersalinan, merupakan periode krusial yang membutuhkan perhatian ekstra, baik dari sisi keamanan medis maupun dukungan emosional. Ibu hamil juga membutuhkan proses persalinan yang nyaman, mulai dari perawatan, kunjungan dokter untuk pemeriksaan kehamilan (Antenatal Care/ANC) pertama, hingga tahap pemulihan pascapersalinan.</p>
<p>Untuk memastikan efektivitas perawatan ibu hamil, Siloam International Hospitals melalui 16 rumah sakit Siloam yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, meluncurkan Program &#8216;Sahabat Ibu&#8217; secara serentak pada Rabu (10/12/2025). Program ini ditujukan bagi pasien ibu hamil Siloam dan terintegrasi dengan layanan pemeriksaan kehamilan, proses persalinan, hingga perawatan pascapersalinan, didukung oleh dokter spesialis, bidan profesional, serta fasilitas yang lengkap.</p>
<p>Program ‘Sahabat Ibu’ dari Siloam International Hospitals menghadirkan pendampingan bidan khusus 24/7 untuk memberikan dukungan psikologis dan emosional ibu hamil dari masa persiapan, hingga pasca persalinan dengan empat keunggulan utama. Pertama, pendampingan bidan berpengalaman yang menyambut pasien saat kunjungan ke rumah sakit dan menjadi teman terpercaya. Kedua, konsultasi 24 jam setiap hari (24/7) melalui WhatsApp dengan respons cepat untuk menjawab berbagai pertanyaan pasien. Ketiga, sistem pintar yang personal, didukung teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memberikan edukasi dan informasi sesuai usia kehamilan serta pengingat jadwal pemeriksaan. Keempat, pemantauan proaktif melalui notifikasi otomatis jika pasien melewatkan kunjungan yang dijadwalkan.</p>
<p>Inisiatif Siloam melalui Program ‘Sahabat Ibu’ sejalan dengan upaya pemerintah dalam menurunkan angka kematian ibu. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, angka kematian ibu (AKI) di Indonesia tahun 2024 sebanyak 4.150 kasus. Kendati mengalami penurunan dibandingkan tahun 2023 yang sebanyak 4.482 kasus, angka ini masih lebih tinggi dibandingkan negara-negara ASEAN seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, dan Vietnam. Pemerintah Indonesia terus berupaya menekan angka kematian ibu agar sesuai target Sustainable Development Goals (SDGs) tahun 2030 yaitu kurang dari 70 kematian per 100.000 kelahiran hidup.</p>
<p>&#8220;Siloam International Hospitals terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka kematian ibu. Seluruh rumah sakit Siloam kini memiliki fokus layanan ibu dan anak, memastikan setiap ibu mendapatkan perawatan terbaik. Dalam momentum menuju Hari Ibu, Siloam menghadirkan Program ‘Sahabat Ibu’—sebuah layanan komprehensif bagi ibu hamil, mulai dari pemeriksaan kehamilan hingga perawatan pascapersalinan yang aman, nyaman, dan didampingi di setiap tahap. Komitmen ini diwujudkan melalui kombinasi keunggulan medis, sentuhan hangat, serta pemanfaatan teknologi AI untuk konsultasi dan pendampingan real-time 24/7. Dengan jaringan rumah sakit yang tersebar dari pusat kota seperti Jakarta hingga wilayah terpencil seperti Ambon, pasien tetap memperoleh pelayanan yang sama.” kata CEO Siloam International Hospitals Caroline Riady, Senin (15/12/2025).</p>
<p>Layanan untuk ibu hamil di Siloam terintegrasi dalam Premium Maternity Program yang mencakup pendampingan 24/7 melalui Program ‘Sahabat Ibu’, paket pemeriksaan kehamilan, serta paket persalinan premium. Paket pemeriksaan kehamilan meliputi pemantauan lengkap dari trimester pertama hingga persalinan dengan tiga pilihan (Basic, Essential, Premium) yang dilengkapi paket vitamin. Program ini juga menawarkan solusi satu atap sehingga pasien tidak perlu berpindah tempat, termasuk penerapan pedoman ANC standar dan pembaruan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).</p>
<p>Untuk paket persalinan premium, ibu hamil akan mendapatkan layanan komprehensif, mulai dari rawat inap hingga pasca pemulangan, lebih dari 12 konsultasi dengan dokter spesialis, obat-obatan, pemeriksaan laboratorium untuk ibu dan bayi, persalinan dengan nyeri minimal (ERACS atau ILA) yang mendukung mobilisasi lebih cepat, serta fasilitas ruang operasi lengkap. Paket ini juga mencakup skrining bayi baru lahir, vaksin bayi, manajemen laktasi, pelatihan baby care, perawatan kulit untuk ibu dan bayi, korset kehamilan, popok bayi dan tas popok, sesi foto bayi, video persalinan, makan malam romantis, hingga layanan creambath dan pijat di rumah sakit untuk meningkatkan kenyamanan dan relaksasi ibu pasca melahirkan.</p>
<p>Siloam International Hospitals percaya bahwa kenyamanan selama kehamilan berawal dari pengetahuan, termasuk memahami tanda-tanda risiko tinggi untuk mengurangi rasa khawatir. Selain itu, tidak ada ibu yang seharusnya menjalani masa kehamilan sendirian. Karena itu, Siloam menyediakan pendampingan 24/7, baik di Jakarta maupun di kota lainnya.</p>



<strong>About RS Siloam</strong>
PT Siloam International Hospitals Tbk (“Siloam”) merupakan jaringan rumah sakit swasta terkemuka yang berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan berkualitas tinggi di Indonesia. Berdiri sejak 1996, saat ini Siloam mengelola dan mengoperasikan 41 rumah sakit. Terdiri dari 15 rumah sakit di kawasan Jabodetabek dan 26 rumah sakit yang tersebar di pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, dan Ambon. Selain itu, grup RS Siloam juga mengoperasikan 73 unit Siloam Clinic untuk memaksimalkan layanan kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia.


<strong>Press Release ini  juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/12/20/Program-‘Sahabat-Ibu-Dari-Siloam.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="878">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Program ‘Sahabat Ibu’ Dari Siloam]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/12/20/Program-‘Sahabat-Ibu-Dari-Siloam-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Program ‘Sahabat Ibu’ Dari Siloam]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Hadirkan Dr. Laurent Lafosse, Siloam Hospitals Kebon Jeruk Jadi Pusat Rujukan Ortopedi Berstandar Global</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-84024/hadirkan-dr-laurent-lafosse-siloam-hospitals-kebon-jeruk-jadi-pusat-rujukan-ortopedi-berstandar-global</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 14:24:13 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[RS Siloam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-84024/hadirkan-dr-laurent-lafosse-siloam-hospitals-kebon-jeruk-jadi-pusat-rujukan-ortopedi-berstandar-global</guid>

					<description><![CDATA[<b>JAKARTA</b>,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Siloam Hospitals Kebon Jeruk menyelenggarakan Simposium Ortopedi atau Siloam Orthopedic Sympsium di Jakarta, Rabu – Kamis (10 &#8211; 11 Desember 2025). Simposium dihadiri salah satu tokoh paling berpengaruh dalam dunia bedah bahu internasional sekaligus pendiriAlps Surgery InstituteDr. med. Laurent Lafosse.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>JAKARTA</b>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Siloam Hospitals Kebon Jeruk menyelenggarakan Simposium Ortopedi atau Siloam Orthopedic Sympsium di Jakarta, Rabu – Kamis (10 &#8211; 11 Desember 2025). Simposium dihadiri salah satu tokoh paling berpengaruh dalam dunia bedah bahu internasional sekaligus pendiriAlps Surgery InstituteDr. med. Laurent Lafosse.</p>
<p>Dr. Lafosse memimpin simposium ilmiah berjudul35 Tahun Mengembangkan Seni dan Ilmu Bedah &amp; Rekonstruksi Bahu. Pakar yang menjadi pencetus dan penyelenggara kursus lanjutan bedah bahu internasional Annecy Live Surgery sejak 2005 ini juga mengisi sesi diskusi interaktif tentang artroskopi bahu (bedah minimal invasif), artroplasti(operasi memperbaiki atau mengganti sendi rusak), dan kasus-kasus rekonstruksi kompleks. Pakar bedah ternama di dunia yang menulis lebih dari 90 publikasi ilmiah berpengaruh, ratusan presentasi internasional, dan kontributor berbagai buku referensi global ini juga memimpin diskusi mendalam tentang teknik operasi, evaluasi kasus, dan komplikasi bedah bahu.</p>
<p><b>Andal Menangani Bedah Bahu</b></p>
<p>Dikenal sebagai salah satu pelopor utama artroskopi bahu, Dr. Laurent Lafosse adalah ahli bedah ortopedi yang telah mendedikasikan lebih dari 35 tahun kariernya pada pembedahan ekstremitas atas, terutama bahu. Dia merupakan pelopor teknik-teknik kunci seperti prosedur latarjet arthroscopic, perbaikan tendon rotator cuff dua baris, jahitan lasso-loop, pelepasan saraf endoskopik, dan berbagai inovasi rekonstruksi bahu lainnya. Selain itu, Lafosse menjadi pembicara dan instruktur di lebih dari 380 konferensi internasional di 31 negara.</p>
<p>Prestasi dan inovasi Dr. Lafosse menjadikannya salah satu ahli yang paling dicari di dunia untuk pelatihan bedah bahu, serta menjelaskan mengapa kehadirannya di Indonesia menjadi tonggak penting bagi komunitas ortopedi nasional. Oleh sebab itu, kehadiran Lafosse dalam Siloam Orthopedic Sympsium menjadi kesempatan berharga bagi para dokter ortopedi Indonesia untuk mengakses pengetahuan langsung dari ahli kelas dunia tanpa harus mengikuti pelatihan di Eropa atau Amerika.</p>
<p>Kunjungan ini menjadi momen bersejarah karena pertama kalinya Lafosse melakukan visitasi klinis, pengajaran, dan diskusi bedah secara langsung di Indonesia—khusus melalui Siloam Hospitals Kebon Jeruk.</p>
<p><b>Pusat Rujukan Ortopedi Standar Global</b></p>
<p>Melalui simposium ini, Siloam Hospitals Kebon Jeruk menegaskan komitmennya untuk menjadi pusat rujukan ortopedi berstandar global untuk dokter-dokter Indonesia. Program ini berfokus pada edukasi mendalam mengenai perkembangan terkini dalam artroskopi dan artrosplasti bahu, rekonstruksi bahu, dan teknik-teknik endoskopik tingkat lanjut, termasuk inovasi hasil pengembangan langsung Dr. Lafosse.</p>
<p>“Menghadirkan Dr. Laurent Lafosse ke Indonesia, khususnya ke Siloam Hospitals Kebon Jeruk, adalah bagian dari visi kami untuk memastikan bahwa dokter-dokter Indonesia dapat belajar langsung dari inovator global dan mengadopsi standar praktik terbaik dunia,” ujar Inge Samadi, Executive Director Siloam Hospitals Kebon Jeruk saat membuka Siloam Orthopedic Sympsium, Rabu (10/12/2025).</p>
<p>Sebagai salah satu pusat layanan ortopedi terdepan, Siloam Hospitals Kebon Jerukberkomitmen untuk: 1) Menghadirkan pembelajaran berkelanjutan bagi dokter Indonesia. 2) Membangun center of excellence untuk bedah bahu dan teknik minimal invasif yang canggih dan modern. 3) Mengundang pakar internasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan pasien. 4) Mendorong adopsi teknologi modern dan standar bedah global.</p>
<p>Dengan kehadiran Dr. Lafosse, Siloam Hospitals Kebon Jeruk memperkuat posisinya sebagai rumah sakit yang tidak hanya memberikan pelayanan terbaik kepada pasien, tetapi juga menjadi pusat edukasi dan pelatihan bagi tenaga medis nasional.</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/12/16/Pakar-Bedah-Bahu-Terkemuka-Dunia-Dr.-Laurent-Lafosse.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="525">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Pakar Bedah Bahu Terkemuka Dunia Dr Laurent Lafosse]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/12/16/Pakar-Bedah-Bahu-Terkemuka-Dunia-Dr.-Laurent-Lafosse-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Pakar Bedah Bahu Terkemuka Dunia Dr Laurent Lafosse]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Siloam International Hospitals Peduli Bencana Sumatera, Kirim Obat, Alat Kesehatan, dan Tenaga Medis</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-83708/siloam-international-hospitals-peduli-bencana-sumatera-kirim-obat-alat-kesehatan-dan-tenaga-medis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 06:17:11 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[RS Siloam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-83708/siloam-international-hospitals-peduli-bencana-sumatera-kirim-obat-alat-kesehatan-dan-tenaga-medis</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Siloam International Hospitals turut berduka dan berempati atas bencana banjir dan longsor yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, Siloam International Hospitals segera merespons dengan mengirimkan bantuan berupa donasi, obat-obatan, alat-alat kesehatan, dan tenaga medis/kesehatan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Siloam International Hospitals turut berduka dan berempati atas bencana banjir dan longsor yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, Siloam International Hospitals segera merespons dengan mengirimkan bantuan berupa donasi, obat-obatan, alat-alat kesehatan, dan tenaga medis/kesehatan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana.</p>
<p>Siloam International Hospitals berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam pengiriman bantuan kemanusiaan itu. Melalui Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), sebagai organisasi yang menjadi wadah pelaku usaha, Siloam mendonasikan Rp200 juta. Presiden Direktur Siloam International Hospitals David Utama menyerahkan secara langsung donasi kemanusiaan itu kepada Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie pada Selasa (2/12/2025).</p>
<p>Selain dana, Siloam juga mengirimkan bantuan dalam bentuk ribuan obat-obatan, alat kesehatan, dan tenaga medis untuk meringankan beban korban bencana banjir dan longsor. Obat-obatan itu antara lain berupa antibiotik, obat alergi, obat batuk, demam, pereda nyeri, obat diare, obat kulit dan gatal-gatal. Sementara alat-alat kesehatan yang dikirimkan di antaranya kasa steril, plester, dan infus set. Siloam International Hospitals melalui Siloam Dhirga Surya Medan bekerja sama dengan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) untuk pengiriman obat-obatan dan alat-alat kesehatan.</p>
<p>Bantuan obat-obatan dan peralatan kesehatan diserahkan oleh Hartono Teguh Wijaya selaku Executive Director Siloam Dhirga Surya Medan bersama dr. Maria Christina, MARS. selaku Hospital Director Siloam Dhirga Surya Medan kepada perwakilan dari KAGAMA Budi Siswoyo dan Winner Sinaga selaku Sekjen dan Wakil Bendahara III KAGAMA di Medan, Kamis (4/12/2025). Selanjutnya, bantuan obat-obatan dan alat-alat kesehatan langsung dikirim melalui jalur udara menuju Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, yang juga menjadi fokus kegiatan penanganan bencana Siloam. Rencananya, tenaga kesehatan yang terdiri atas 6 dokter spesialis dan 2 dokter umum akan dikerahkan ke Sibolga dan Tapanuli Tengah mulai Rabu (10/12/2025). Terbukanya akses jalan darat akan mempermudah pengerahan tenaga medis Siloam ke lokasi-lokasi yang membutuhkan. Lebih lanjut, Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan pun menyiapkan diri untuk menerima korban bencana banjir dan tanah longsor yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dengan pelayanan unggulan.</p>
<p>&#8220;Siloam International Hospitals turut merasakan duka atas bencana banjir yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sebagai sesama anak bangsa, kami ikut terpanggil untuk mengulurkan tangan guna meringankan beban korban bencana Sumatera. Kami masih akan terus berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk bersama-sama membantu meringankan beban korban bencana. Kami berharap dan berdoa semoga proses pemulihan pasca-bencana bisa berjalan cepat dan para korban bencana bisa segera mendapatkan pertolongan dan bantuan,&#8221; ujar CEO Siloam International Hospitals Caroline Riady, Kamis (4/12/2025).</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/12/11/Siloam-International-Hospitals-Peduli-Bencana-Sumatera-Kirim-Bantuan-Kemanusian-Obat-Alat-Kesehatan-Tenaga-Medis.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="525">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Siloam International Hospitals Peduli Bencana Sumatera, Kirim Obat, Alat Kesehatan, dan Tenaga Medis]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/12/11/Siloam-International-Hospitals-Peduli-Bencana-Sumatera-Kirim-Bantuan-Kemanusian-Obat-Alat-Kesehatan-Tenaga-Medis-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Siloam International Hospitals Peduli Bencana Sumatera, Kirim Obat, Alat Kesehatan, dan Tenaga Medis]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Siloam Hospitals TB Simatupang Capai Keberhasilan Baru di bidang Kardiologi dan Neurologi</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-83167/siloam-hospitals-tb-simatupang-capai-keberhasilan-baru-di-bidang-kardiologi-dan-neurologi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Nov 2025 04:48:30 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[RS Siloam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-83167/siloam-hospitals-tb-simatupang-capai-keberhasilan-baru-di-bidang-kardiologi-dan-neurologi</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Siloam Hospitals TB Simatupang sebagai fasilitas kesehatan swasta pilihan yang menyediakan layanan kesehatan di semua bidang medis dengan fokus khusus pada kardiologi, neuroscience, dan ortopedi, kembali membukukan prestasi. Keberhasilan ini membuktikan keunggulan unit kardiologi dan unit neuroscience yang ada di Siloam Hospitals TB Simatupang.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Siloam Hospitals TB Simatupang sebagai fasilitas kesehatan swasta pilihan yang menyediakan layanan kesehatan di semua bidang medis dengan fokus khusus pada kardiologi, neuroscience, dan ortopedi, kembali membukukan prestasi. Keberhasilan ini membuktikan keunggulan unit kardiologi dan unit neuroscience yang ada di Siloam Hospitals TB Simatupang.</p>
<p>⦁ Siloam Hospitals TB Simatupang Sukses Tangani Lebih dari 100 Prosedur Ablasi di Unit Kardiologi hingga November 2025</p>
<p>⦁ Siloam Hospitals TB Simatupang Kembali Raih Diamond Status ANGELS Awards dari World Stroke Organization untuk Kuartal ke-3 tahun 2025, perkuat posisi sebagai Stroke Ready Hospitals.</p>
<p>Hingga bulan November 2025 ini, Siloam TB Simatupang meraih prestasi di bidang kardiologi untuk penanganan berbagai prosedur diagnosis dan intervensi pada jantung dan pembuluh darah. Khususnya untuk tindakan ablasi, dimana Siloam Hospitals TB Simatupang telah melakukan lebih dari 100 prosedur ablasi. Selain itu, Siloam Hospitals TB Simatupang juga telah melakukan Cardioneuroablation (CNA)/kardioneuroablasi yaitu prosedur ablasi kateter jantung yang bertujuan untuk menenangkan saraf otonom yang terlalu aktif dan mengganggu irama jantung. Dengan kardioneuroablasi, aktivitas saraf otonom bisa menjadi lebih baik.</p>
<p>Atrial Fibrilasi (AF), salah satu bentuk aritmia (gangguan irama jantung) yang menyebabkan stroke sumbatan hingga 40%. Khususnya stroke pada orang muda, umumnya berkaitan dengan AF. Melakukan ablasi sedini mungkin pada AF dapat mencegah stroke dan memperpanjang harapan hidup. Di Siloam Hospitals TB Simatupang, AF dapat dihilangkan melalui tindakan ablasi.</p>
<p><strong>Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, SpJP (K), FIHA, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dan Kepala Staf Medis Fungsional Bidang Kardiologi Siloam Hospitals TB Simatupang serta ahli aritmia di Indonesia,</strong> menjelaskan, “Di Siloam Hospitals TB Simatupang, prosedur ablasi dengan teknologi terkini seperti RFA (Radio Frequency Ablation), CBA (Cryo Ballon Ablation) dan PFA (Pulse Field Ablation) telah menjadi pilihan dalam tata laksana aritmia. Di Siloam TB Simatupang, kami juga telah melakukan prosedur kardioneuro ablasi pada pasien mengalami Syncope/pingsan karena aktivitas saraf vagus yang berlebihan dan berhasil membantu pasien beraktivitas dengan normal.”</p>
<p>Ablasi dilakukan dengan memasukkan kateter kecil melalui pembuluh darah ke jantung, untuk memetakan jaringan jantung yang terlalu aktif. Kemudian, energi khusus (radio frequency, cryo atau pulse field) diberikan untuk “menenangkan” jaringan tersebut. Prosedur dilakukan dengan bius lokal dan luka yang minimal sehingga pasien dapat pulang dalam waktu singkat.</p>
<p>Selain unit kardiologi, unit neuroscience juga membukukan prestasi dimana sejak tahun 2020, Siloam Hospitals TB Simatupang secara konsisten mendapatkan ANGELS Awards. Kali ini, Siloam Hospitals TB Simatupang kembali meraih Status Diamond ANGELS Awards dari World Stroke Organization untuk kuartal ke-3 tahun 2025. Ini merupakan yang ke-11 kalinya Siloam Hospitals TB Simatupang meraih Status Diamond secara konsisten sejak tahun 2022. Diamond Status merupakan penghargaan tertinggi dalam penanganan kasus stroke.</p>
<p><strong>dr. Peter Gunawan Ng, SpS, Spesialis Neurologi dari Siloam Hospitals TB Simatupang</strong> menyampaikan, “Layanan untuk penanganan stroke di Siloam TB Simatupang termasuk yang terbaik di Indonesia. Kami telah mampu menangani stroke kurang dari 60 menit. Salah satu yang kami lakukan adalah penggunan terapi trombolitik yang melarutkan gumpalan darah yang menyumbat aliran darah sehingga mencegah kerusakan organ dan jaringan. Tim yang menangani stroke juga sangat terlatih. Ini karena penanganan stroke membutuhkan teknik khusus dan waktu penanganan yang sangat terbatas, mengingat golden period untuk stroke tidak lebih dari 4,5 jam. Capaian terbaik penangan pasien stroke dengan trombolisis yang pernah ditangani di Siloam Hospitals TB Simatupang adalah 13 menit.”</p>
<p><strong>dr. Dewi Wiguna, M.Sc, Hospitals Director Siloam Hospitals TB Simatupang</strong> menjelaskan, “Keberhasilan ini menunjukkan komitmen tanpa henti dari manajemen dan tenaga medis Siloam Hospitals TB Simatupang. Selain itu, kami didukung dengan peralatan medis canggih untuk mendiagnosis dan mengobati penyakit jantung dan gangguan lainnya yang terkait dengan jantung, seperti stroke. Khusus untuk stroke, tim Stroke Ready Hospitals kami telah mengikuti Basic Neuro Life Support yaitu training khusus yang diadakan oleh World Stroke Organization (WSO) Angels Initiative. Kami juga telah mengadopsi protokol penanganan stroke secara cepat dan tepat yang berstandar internasional. Selain itu, Siloam Hospitals TB Simatupang dilengkapi dengan fasilitas helipad untuk layanan medical evacuation. Layanan ini bisa mempercepat penanganan stroke“</p>
<p>Lebih lanjut, Dr Dewi menyampaikan, “Di Siloam Hospitals TB Simatupang, tersedia layanan medis yang komprehensif dimana hal ini memudahkan pasien bisa tetap berkonsultasi dengan multi disiplin dalam satu fasilitas kesehatan. Harapan kami, semakin banyak orang yang menjadi lebih sehat dengan layanan medis yang ada di Siloam Hospitals TB Simatupang.”</p>
<p>Kunjungi IG dan Youtube @siloamtbsimatupangofficial untuk informasi edukatif mengenai kesehatan lainnya.</p>
<p><strong>About RS Siloam</strong></p>
<p>Siloam Hospitals TB Simatupang Berlokasi strategis di kawasan bisnis Jakarta Selatan, Siloam Hospitals Simatupang telah menjadi fasilitas kesehatan swasta pilihan bagi penduduk lokal dan ekspatriat yang tinggal di area Jakarta Selatan. Rumah sakit ini menyediakan layanan kesehatan di semua bidang medis dengan fokus khusus pada kardiologi, neuroscience, dan ortopedi. Siloam Hospitals Simatupang juga menyediakan layanan hemodialisis. Dengan didukung oleh peralatan medis canggih seperti CT scan 256 Slices dan MRI 3 Tesla, dokter, spesialis, perawat, dan staf pendukung di Siloam Hospitals TB Simatupang berkomitmen untuk memberikan standar perawatan pasien dan layanan kesehatan terbaik.</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/11/29/Siloam-Hospitals-TB-Simatupang-Capai-Keberhasilan-Baru-di-bidang-Kardiologi-dan-Neurologi.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="997">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Siloam Hospitals TB Simatupang Capai Keberhasilan Baru di bidang Kardiologi dan Neurologi]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/11/29/Siloam-Hospitals-TB-Simatupang-Capai-Keberhasilan-Baru-di-bidang-Kardiologi-dan-Neurologi-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Siloam Hospitals TB Simatupang Capai Keberhasilan Baru di bidang Kardiologi dan Neurologi]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
