<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos rantai pasok global &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/rantai-pasok-global/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Jun 2026 08:31:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos rantai pasok global &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>ESDM: Standar ESG Kini Jadi Penentu Akses Ekosistem Industri EV Global</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-94211/esdm-standar-esg-kini-jadi-penentu-akses-ekosistem-industri-ev-global</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 02:50:17 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[ESG]]></category>
		<category><![CDATA[industri kendaraan listrik]]></category>
		<category><![CDATA[mineral kritis]]></category>
		<category><![CDATA[pertambangan berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[rantai pasok global]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-94211/esdm-standar-esg-kini-jadi-penentu-akses-ekosistem-industri-ev-global</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) kini tidak lagi sekadar menjadi standar kepatuhan di sektor pertambangan, tetapi telah berkembang menjadi faktor penentu dalam akses ekosisstem industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV) global.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) kini tidak lagi sekadar menjadi standar kepatuhan di sektor pertambangan, tetapi telah berkembang menjadi faktor penentu dalam akses ekosisstem industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV) global.</p>
<p>Di tengah meningkatnya kebutuhan mineral kritis untuk mendukung transisi energi, pasar internasional semakin selektif dalam memilih sumber pasokan tidak hanya berdasarkan kualitas, tetapi juga proses produksi yang berkelanjutan.</p>
<p>Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa tuntutan terhadap implementasi standar ini menjadi menjadi peluang bagi Indonesia sebagai salah satu produsen utama mineral dunia.</p>
<p>Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM Cecep Mochammad Yasin mengatakan, mineral yang diproduksi secara bertanggung jawab dan memenuhi standar ESG memiliki nilai tambah sekaligus peluang pasar yang lebih besar, terutama dalam rantai pasok industri kendaraan listrik, energi bersih, dan manufaktur global.</p>
<p>&#8220;Pasar global saat ini tidak hanya menilai kualitas produk mineral yang dihasilkan, tetapi juga menilai bagaimana mineral tersebut diproduksi,&#8221; kata Cecep dalam Seri Dialog Mineral Kritis INDEF-GTI bertajuk Menavigasi Ketegangan Geopolitik dan Mengamankan Peran Indonesia dalam Rantai Pasok Mineral Kritis Menuju Kedaulatan Energi, Rabu (17/6/2026).</p>
<p>Pernyataan tersebut mencerminkan pergeseran penting dalam industri global. Bagi produsen kendaraan listrik dan manufaktur teknologi, standar ESG kini menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan mitra rantai pasok.</p>
<p>Tanpa pemenuhan standar keberlanjutan, akses terhadap pasar global berisiko semakin terbatas.</p>
<p>Menurut Cecep, pemerintah pun terus memperkuat penerapan ESG dalam tata kelola pertambangan nasional. Komitmen tersebut mulai diintegrasikan dalam proses evaluasi dan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan tambang.</p>
<p>Dari aspek sosial, perusahaan diwajibkan menjalankan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang disusun bersama pemerintah daerah.</p>
<p>Sementara dari aspek lingkungan, perusahaan didorong meningkatkan efisiensi energi, mengurangi emisi, memperkuat pengelolaan limbah dan air tambang, serta melaksanakan reklamasi dan pascatambang secara bertanggung jawab.</p>
<p>&#8220;Di beberapa tambang juga telah menerapkan ESG melalui standar seperti IRMA serta melakukan efisiensi energi dan pengurangan emisi melalui elektrifikasi alat berat maupun penggunaan sumber energi yang lebih bersih,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Cecep menjelaskan bahwa Ditjen Minerba saat ini tengah melakukan kajian untuk menyelaraskan standar nasional dengan praktik ESG global melalui analisis kesenjangan antara regulasi domestik dan standar internasional.</p>
<p>Langkah ini dinilai krusial mengingat semakin banyak perusahaan global yang mensyaratkan standar keberlanjutan sebagai bagian dari kontrak pasokan bahan baku.</p>
<p>Sebagai contoh, perusahaan tambang yang memasok kebutuhan industri kendaraan listrik harus mampu memenuhi standar ESG yang ditetapkan produsen otomotif dunia.</p>
<p>&#8220;Salah satu contohnya adalah kerja sama Vale Indonesia dengan Ford dan Volkswagen yang menerapkan standar ESG global dalam rantai pasoknya,&#8221; kata Cecep.</p>
<p>Perkembangan ini menunjukkan bahwa ESG telah bergeser dari sekadar prinsip tata kelola menjadi instrumen strategis dalam persaingan industri.</p>
<p>Bagi Indonesia, yang memiliki cadangan nikel, tembaga, timah, dan bauksit yang besar, tantangan utamanya bukan lagi pada ketersediaan sumber daya, melainkan pada kemampuan memenuhi standar keberlanjutan yang ditetapkan pasar global.</p>
<p>Sejalan dengan itu, pelaku industri pertambangan nasional juga mulai menjadikan ESG sebagai bagian integral dari strategi bisnis.</p>
<p>Holding industri pertambangan MIND ID bersama anggota grupnya terus memperkuat implementasi ESG melalui berbagai inisiatif, mulai dari pengurangan emisi, reklamasi dan rehabilitasi lahan pascatambang, konservasi lingkungan, hingga peningkatan tata kelola dan transparansi pelaporan keberlanjutan.</p>
<p>Menurut Cecep, tren ini menegaskan bahwa industri pertambangan global tengah bergerak menuju standar baru, di mana keberhasilan bisnis tidak lagi hanya ditentukan oleh besarnya cadangan mineral atau kapasitas produksi, tetapi juga kemampuan perusahaan dalam memenuhi tuntutan keberlanjutan di seluruh rantai pasok.</p>
<p>Dengan dinamika tersebut, ESG kini tidak hanya menjadi faktor reputasi, tetapi telah menjadi prasyarat untuk menjaga akses pasar dan memenangkan kontrak di industri kendaraan listrik global.</p>
<p>&#8220;Pasar global saat ini bergerak ke arah yang semakin menuntut praktik pertambangan berkelanjutan. Karena itu ESG bukan lagi sekadar kepatuhan, tetapi telah menjadi faktor penentu daya saing dan akses pasar bagi industri mineral,&#8221; ujar Cecep.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/23/Standar-ESG-Kini-Jadi-Penentu-Akses-Ekosistem-Industri-EV-Global-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Standar ESG Kini Jadi Penentu Akses Ekosistem Industri EV Global]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/23/Standar-ESG-Kini-Jadi-Penentu-Akses-Ekosistem-Industri-EV-Global-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Standar ESG Kini Jadi Penentu Akses Ekosistem Industri EV Global]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Ketahanan Rantai Pasok Jadi Fokus Strategi Operasional di Tengah Geopolitik Global</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-92193/ketahanan-rantai-pasok-jadi-fokus-strategi-operasional-di-tengah-geopolitik-global</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2026 03:42:38 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Hilirisasi Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Baja Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Ekonomi Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Krakatau Steel]]></category>
		<category><![CDATA[rantai pasok global]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-92193/ketahanan-rantai-pasok-jadi-fokus-strategi-operasional-di-tengah-geopolitik-global</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) terus memperkuat strategi rantai pasok dan operasional.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) terus memperkuat strategi rantai pasok dan operasional.</p>
<p>Yakni guna menghadapi meningkatnya ketidakpastian geopolitik global, termasuk dinamika konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada distribusi logistik dan pasokan bahan baku industri baja.</p>
<p>Direktur Infrastruktur &amp; Operasi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Sidik Darusulistyo, menyampaikan bahwa perusahaan telah melakukan reassessment strategi rantai pasok melalui supply chain mapping yang lebih komprehensif.</p>
<p>&#8220;Krakatau Steel juga memperkuat sistem pemantauan logistik berbasis data pelayaran global dan meningkatkan koordinasi dengan mitra logistik untuk mendeteksi lebih dini potensi gangguan distribusi maupun lonjakan biaya logistik,&#8221; ujar Sidik.</p>
<p>Selain menerapkan diversifikasi pemasok, Krakatau Steel Group juga secara berkala melakukan stress test dan analisis sensitivitas terhadap fluktuasi harga komoditas strategis guna menjaga stabilitas biaya produksi dan keberlanjutan operasional perusahaan.</p>
<p><strong>Mandat Hilirisasi Nasional Perkuat Ketahanan Rantai Pasok</strong> </p>
<p>Komitmen Krakatau Steel Group dalam memperkuat ketahanan industri nasional juga tercermin melalui keterlibatan perusahaan dalam Proyek Hilirisasi Nasional Fase 2 yang diresmikan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.</p>
<p>Proyek strategis nasional tersebut diarahkan untuk memperkuat ketahanan industri dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasar luar negeri. Inisiatif hilirisasi ini juga merupakan langkah taktis Pemerintah dalam merespons dinamika geopolitik global.</p>
<p>Krakatau Steel Group di bawah pimpinan Direktur Utama Dr. Akbar Djohan hadir sebagai pilar utama melalui dua proyek investasi strategis, yakni melalui kepercayaan dari Danantara untuk melaksanakan 2 program hilirisasi yaitu carbon steel dan stainless steel.</p>
<p>Secara strategis, proyek tersebut diarahkan untuk mengurangi importasi secara bertahap, mengantisipasi risiko keterbatasan pasokan global, serta mengoptimalkan aset Krakatau Steel Group agar lebih produktif.</p>
<p>Melalui langkah ini, Krakatau Steel Group terus membangun ekosistem industri baja terintegrasi dari hulu hingga hilir sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global yang berkelanjutan.</p>
<p>Adapun Dr. Akbar Djohan, Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang juga sebagai menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron &amp; Steel Industry Association (IISIA) serta Chairman Asosiasi Logistik &amp; Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) menegaskan penguatan industri baja nasional sebagai bagian penting dari implementasi Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto, khususnya dalam mendorong hilirisasi industri, penguatan ketahanan ekonomi, serta pembangunan industri strategis nasional yang mandiri dan berdaya saing global.</p>
<p>&#8220;Krakatau Steel juga memperkuat sistem pemantauan logistik berbasis data pelayaran global dan meningkatkan koordinasi dengan mitra logistik untuk mendeteksi lebih dini potensi gangguan distribusi maupun lonjakan biaya logistik,&#8221; ujar Sidik.</p>
<p>Selain menerapkan diversifikasi pemasok, Krakatau Steel Group juga secara berkala melakukan stress test dan analisis sensitivitas terhadap fluktuasi harga komoditas strategis guna menjaga stabilitas biaya produksi dan keberlanjutan operasional perusahaan.</p>
<p><strong>Mandat Hilirisasi Nasional Perkuat Ketahanan Rantai Pasok</strong> </p>
<p>Komitmen Krakatau Steel Group dalam memperkuat ketahanan industri nasional juga tercermin melalui keterlibatan perusahaan dalam Proyek Hilirisasi Nasional Fase 2 yang diresmikan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.</p>
<p>Proyek strategis nasional tersebut diarahkan untuk memperkuat ketahanan industri dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasar luar negeri.</p>
<p>Inisiatif hilirisasi ini juga merupakan langkah taktis Pemerintah dalam merespons dinamika geopolitik global.</p>
<p>Krakatau Steel Group di bawah pimpinan Direktur Utama Dr. Akbar Djohan hadir sebagai pilar utama melalui dua proyek investasi strategis, yakni melalui kepercayaan dari Danantara untuk melaksanakan 2 program hilirisasi yaitu carbon steel dan stainless steel.</p>
<p>Secara strategis, proyek tersebut diarahkan untuk mengurangi importasi secara bertahap, mengantisipasi risiko keterbatasan pasokan global, serta mengoptimalkan aset Krakatau Steel Group agar lebih produktif.</p>
<p>Melalui langkah ini, Krakatau Steel Group terus membangun ekosistem industri baja terintegrasi dari hulu hingga hilir sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global yang berkelanjutan.</p>
<p>Adapun Dr. Akbar Djohan, Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang juga sebagai menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron &amp; Steel Industry Association (IISIA) serta Chairman Asosiasi Logistik &amp; Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) menegaskan penguatan industri baja nasional sebagai bagian penting dari implementasi Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto, khususnya dalam mendorong hilirisasi industri, penguatan ketahanan ekonomi, serta pembangunan industri strategis nasional yang mandiri dan berdaya saing global.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/05/26/Ketahanan-Rantai-Pasok-Jadi-Fokus-Strategi-Operasional-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ketahanan Rantai Pasok Jadi Fokus Strategi Operasional]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/05/26/Ketahanan-Rantai-Pasok-Jadi-Fokus-Strategi-Operasional-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ketahanan Rantai Pasok Jadi Fokus Strategi Operasional]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Optimisme di Tengah Kenaikan: Harga ATK Diprediksi Normal Seiring Meredanya Konflik Global</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-92189/optimisme-di-tengah-kenaikan-harga-atk-diprediksi-normal-seiring-meredanya-konflik-global</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2026 03:37:54 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[efisiensi anggaran perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[harga bahan baku plastik]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan harga ATK]]></category>
		<category><![CDATA[pengadaan kantor]]></category>
		<category><![CDATA[rantai pasok global]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-92189/optimisme-di-tengah-kenaikan-harga-atk-diprediksi-normal-seiring-meredanya-konflik-global</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Kondisi geopolitik internasional yang tidak menentu berdampak pada rantai pasok industri alat tulis kantor (ATK) di Indonesia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kondisi geopolitik internasional yang tidak menentu berdampak pada rantai pasok industri alat tulis kantor (ATK) di Indonesia.</p>
<p>Kenaikan harga bahan baku utama, khususnya biji plastik, telah memicu penyesuaian harga jual dari para produsen dan prinsipal yang kini mulai berlaku efektif di tingkat distributor dan toko penyedia kebutuhan kantor korporat.</p>
<p>Sebagai mitra yang melayani kebutuhan operasional berbagai perusahaan, penyedia layanan ATK melaporkan adanya tren kenaikan harga yang bervariasi pada sejumlah merek terkemuka.</p>
<p>Berdasarkan data rekapitulasi pasar, penyesuaian signifikan terjadi pada merek Jenia sebesar 25% dan Bindex sebesar 11%.Merek-merek yang menjadi standar kebutuhan kantor seperti Diamond, Gema, Max Stapler, Airmail, Origin, Combo, Zebra Pen, Nachi Tape, Sakana Whiteboard, dan Deli juga mengalami kenaikan merata sebesar 10%.</p>
<p>Sementara itu, merek lain seperti Fox (8%), Joyko (8%), Bantex (7%), Bola Dunia (6%), Felix (6%), serta Standard Pen (3%) dan Paperline (3%) turut menyesuaikan harga guna menjaga ketersediaan stok di pasar.</p>
<p>&#8220;Sebagai penyedia yang berinteraksi langsung dengan bagian pengadaan perusahaan, kami melihat penyesuaian harga dari pihak produsen ini merupakan dampak tak terelakkan dari tingginya biaya produksi global saat ini. Kami merasa penting untuk menginformasikan kondisi ini lebih awal agar para pelanggan korporat kami dapat melakukan manajemen anggaran yang lebih presisi,&#8221; ujar Dona Nurliana, Marketing Communication TOKOJADI.</p>
<p>Langkah Strategis bagi Bagian Purchasing Menyikapi kenaikan ini, perusahaan-perusahaan diimbau untuk lebih cermat dalam mengelola pengadaan alat tulis kantor. Berikut adalah beberapa saran strategis bagi bagian purchasing:</p>
<ul>
<li>Pembaruan Penawaran Harga: Segera meminta penawaran harga (quotation) terbaru sebelum melakukan pembelian untuk memastikan kesesuaian dengan anggaran yang tersedia.</li>
<li>Perbandingan Supplier: Lakukan evaluasi berkala dengan membandingkan harga dari beberapa suplier untuk mendapatkan nilai kontrak yang paling efisien.</li>
<li>Eksplorasi Merek Alternatif: Pertimbangkan untuk beralih ke merek alternatif yang menawarkan spesifikasi dan kualitas serupa namun dengan struktur harga yang lebih kompetitif di tengah kondisi pasar saat ini.</li>
</ul>
<p>Meskipun harga saat ini tengah bergejolak, terdapat indikasi positif seiring meredanya ketegangan geopolitik di beberapa wilayah utama.</p>
<p>Hal ini diharapkan dapat memulihkan stabilitas rantai pasok biji plastik dunia dalam waktu dekat.</p>
<p>&#8220;Kami optimis bahwa jika situasi dunia terus membaik, harga akan bergerak menuju titik normal kembali. Kami berkomitmen untuk terus memberikan transparansi harga dan solusi terbaik bagi efisiensi operasional setiap klien korporat kami,&#8221; tutup Dona Nurliana.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/05/26/Optimisme-di-Tengah-Kenaikan-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Optimisme di Tengah Kenaikan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/05/26/Optimisme-di-Tengah-Kenaikan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Optimisme di Tengah Kenaikan]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
