<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Perlindungan &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/perlindungan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Oct 2024 07:23:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Perlindungan &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>Webinar “Gajahlah Way Kambas” Soroti Perlindungan Gajah Sumatera dan Peran Masyarakat Indonesia</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-65745/webinar-gajahlah-way-kambas-soroti-perlindungan-gajah-sumatera-dan-peran-masyarakat-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Oct 2024 07:23:54 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Gajah Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Gajahlah Way Kambas]]></category>
		<category><![CDATA[LindungiHutan]]></category>
		<category><![CDATA[Peran Masyarakat Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[start-up lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-65745/webinar-gajahlah-way-kambas-soroti-perlindungan-gajah-sumatera-dan-peran-masyarakat-indonesia</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; LindungiHutan telah menggelar webinar bertajuk “Gajahlah Way Kambas” yang didukung oleh ASEAN Foundation dalam program ASEAN Social Enterprise Development Programme 3.0 (ASEAN SEDP 3.0) pada 10 Oktober 2024.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; LindungiHutan telah menggelar webinar bertajuk “Gajahlah Way Kambas” yang didukung oleh ASEAN Foundation dalam program ASEAN Social Enterprise Development Programme 3.0 (ASEAN SEDP 3.0) pada 10 Oktober 2024.</p>
<p>LindungiHutan telah menggelar webinar bertajuk “Gajahlah Way Kambas” yang didukung oleh ASEAN Foundation dalam program ASEAN <i>Social Enterprise Development Programme</i> 3.0 (ASEAN SEDP 3.0) (10/10).  Webinar ini menghadirkan dua pakar konservasi, yaitu Humas Taman Nasional Way Kambas, Sukatmoko, dan Koordinator Lapangan Wildlife Conservation Society Indonesia Program (WCS-IP), Sugiyo.</p>
<p>Keduanya, memaparkan situasi terkini dan tantangan dalam pelestarian gajah Sumatera di Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Dalam webinar tersebut, pakar konservasi menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi, dan masyarakat dalam menjaga populasi gajah serta melestarikan ekosistem.</p>
<h2>Penurunan Populasi dan Tantangan Konservasi Gajah Sumatera</h2>
<p>Sukatmoko mengungkapkan adanya penurunan populasi gajah Sumatera pada periode 2010-2020. Melalui survei DNA kotoran gajah di tahun 2010, diperkirakan terdapat 240 individu gajah Sumatera di TNWK. Sementara itu, melalui perhitungan langsung pada tahun 2020, jumlahnya hanya sekitar 180-200 individu.</p>
<p>&#8220;Dalam kurun waktu 10 tahun ada penurunan populasi. Perburuan gajah masih menjadi salah satu ancaman serius di kawasan ini,&#8221; jelas Sukatmoko.</p>
<p>Taman Nasional Way Kambas memiliki 66 ekor gajah jinak, dimana sebanyak 33 gajah jinak berada di pusat konservasi gajah. Sementara itu, sisanya tersebar di 4 <i>Camp Elephant Response Unit</i> (ERU) untuk mitigasi konflik gajah dengan manusia.</p>
<p>Meskipun tidak ada permukiman di dalam TNWK, kegiatan ilegal seperti perburuan liar menggunakan jerat masih sering terjadi di sekeliling kawasan. Jerat tersebut dipasang untuk satwa liar seperti babi hutan dan rusa, namun secara tidak sengaja juga menjerat para gajah.</p>
<p>Sukatmoko kemudian menyoroti kasus Erin, seekor anak gajah yang harus kehilangan belalainya akibat terkena jerat.</p>
<p>&#8220;Karena terjerat diujung belalainya, kemudian infeksi, dan tidak bisa pulih kembali. Dokter akhirnya mengambil keputusan untuk mengamputasi belalai anak gajah tersebut (Erin). Kehilangan belalai yang berfungsi sebagai tangan itu telah menyebabkan Erin kesulitan untuk makan dan minum,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sugiyo juga menambahkan bahwa sekitar 78% gajah Sumatera di Indonesia hidup di luar kawasan konservasi. Mayoritas hidup gajah berada di dekat manusia. Oleh karena itu, kita perlu  menyeimbangkan kehidupan karena manusia hidup berdampingan dengan makhluk lain (gajah) yang juga memiliki hak untuk hidup.</p>
<p>Tantangan dalam upaya perlindungan gajah Sumatera adalah masih ada <i>demand</i> terhadap aksesoris yang berasal dari tubuh gajah, sehingga banyak gajah yang diburu dan dibunuh. Peredaran gading di Indonesia, terpantau ada yang bukan berasal dari gajah Sumatera, melainkan spesies gajah dari negara lain.</p>
<p>&#8220;Sebagian besar habitat gajah berada di luar kawasan konservasi, sehingga mereka rentan terhadap gangguan akibat perubahan fungsi lahan dan konflik dengan manusia,&#8221; ujar Sugiyo.</p>
<p>Tantangan ini diperparah dengan ancaman jerat, listrik, dan racun yang digunakan untuk melindungi ladang masyarakat dari gajah.</p>
<h2>Upaya Bersama untuk Perlindungan Gajah</h2>
<p>Berbagai upaya telah dilakukan untuk melindungi gajah Sumatera, mulai dari pemantauan dan monitoring menggunakan GPS <i>Collar</i>, patroli, upaya penegakan hukum, hingga koordinasi komunikasi para pihak untuk menangani konflik gajah. Di Lampung Timur, istilah &#8220;konflik gajah&#8221; kini diganti dengan istilah &#8220;hidup berdampingan,&#8221; untuk mendorong toleransi antara manusia dan gajah.</p>
<p>Untuk merespon konflik antara gajah dengan manusia, Balai Taman Nasional Way Kambas melakukan penjagaan kebun bersama masyarakat. TNWK juga melakukan upaya rutin dengan patroli menggunakan gajah jinak dan evakuasi gajah yang terjebak jerat.</p>
<p>Sukatmoko dan Sugiyo sepakat bahwa peran masyarakat sangat penting dalam konservasi gajah. Keterlibatan masyarakat dalam mitigasi konflik dan penanaman nilai hidup berdampingan menjadi kunci keberhasilan dalam perlindungan dan konservasi gajah.</p>
<p>&#8220;Masyarakat perlu diberdayakan, ditingkatkan kemampuan dan pengetahuannya tentang hidup berdampingan dengan makhluk hidup lainnya, dalam hal ini gajah. Ketika masyarakat tidak membakar dan menebang pohon, serta tidak memasang jerat itu bentuk konkret dari partisipasi masyarakat,” ucap Sugiyo.</p>
<p>Selain itu, Sugiyo meminta generasi muda di Indonesia untuk membantu mengkampanyekan upaya perlindungan gajah melalui media sosial.</p>
<p>“Yuk bantu kampanyekan melalui media sosial, bahwa jerat ini darurat bahaya terhadap keselamatan satwa liar, dan membakar hutan itu  turut andil mempercepat proses kepunahan satwa liar,&#8221; ajak Sugiyo.</p>
<p>Webinar “Gajahlah Way Kambas” menjadi momentum bagi semua pihak untuk semakin peduli terhadap keberadaan gajah Sumatera dan mengambil peran aktif dalam menjaga keberlanjutan ekosistem. Sebagai makhluk dengan peran penting dalam penyebaran benih tanaman dan keseimbangan ekosistem, keberadaan gajah Sumatera juga memberikan manfaat ekonomi (wisata konservasi) dan edukasi bagi masyarakat sekitar.</p>
<p><strong>Tentang LindungiHutan</strong></p>
LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 886 ribu pohon telah ditanam bersama 566 brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 50 lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti The Green CSR, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.
</p>]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/10/28/Webinar-Gajahlah-Way-Kambas-LindungiHutan.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Webinar Gajahlah Way Kambas LindungiHutan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/10/28/Webinar-Gajahlah-Way-Kambas-LindungiHutan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Webinar Gajahlah Way Kambas, LindungiHutan]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Manulife Indonesia Meluncurkan Solusi Berbasis Syariah</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-57014/manulife-indonesia-meluncurkan-solusi-berbasis-syariah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Dec 2023 08:39:45 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Manulife]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-57014/manulife-indonesia-meluncurkan-solusi-berbasis-syariah</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; 6 Desember 2023, Manulife Indonesia meluncurkan solusi asuransi berbasis syariah dengan peluncuran Manulife Perlindungan Diri Syariah (MPDS). Produk ini dirancang untuk mempersiapkan generasi muda, dimulai dari usia 18 tahun, untuk menghadapi berbagai tahapan kehidupan dewasa.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; 6 Desember 2023, Manulife Indonesia meluncurkan solusi asuransi berbasis syariah dengan peluncuran Manulife Perlindungan Diri Syariah (MPDS). Produk ini dirancang untuk mempersiapkan generasi muda, dimulai dari usia 18 tahun, untuk menghadapi berbagai tahapan kehidupan dewasa.</p>
<p>MPDS mencakup perlindungan individu dengan kontribusi terjangkau mulai dari Rp250.000 per bulan, dan menawarkan pilihan jangka waktu pembayaran yang dapat disesuaikan, yaitu lima dan 12 tahun. MPDS juga dilengkapi dengan uang pertanggungan diperkirakan hingga 675 kali jumlah kontribusi bulanan sebagai pertanggungan jika terjadi risiko kehidupan pada nasabah dalam waktu periode perlindungan.</p>
<p>MPDS diluncurkan di tengah tantangan rendahnya penetrasi syariah di Indonesia. Menurut data yang dirilis oleh Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) pada Desember 2022, solusi syariah berkontribusi sebesar 16,38% dari total kontribusi pasar. Namun, dari segi penetrasi pasar, asuransi syariah hanya berperan sebesar 0,13% dari total pasar asuransi di Indonesia.</p>
<p>Novita Rumngangun, Wakil Presiden Direktur dan GM Agency Manulife Indonesia menyatakan, &#8220;Manulife Indonesia berkomitmen untuk mendorong inovasi yang bertujuan untuk memenuhi berbagai kebutuhan nasabah kami.&#8221; Katanya.</p>
<p>&#8220;Kami menyadari bahwa generasi muda membutuhkan perlindungan yang tepat untuk mengamankan masa depan mereka, oleh karena itu, kami membantu mereka membuat keputusan lebih mudah dan kehidupan lebih baik dengan asuransi berbasis syariah serta menjaga kesejahteraan mereka selama momen signifikan seperti pernikahan, pembelian rumah pertama, memastikan pendidikan anak, dan wakaf.&#8221; Tambahnya.</p>
<p>Karjadi Pranoto, Direktur &#038; Chief of Sharia Officer Manulife Indonesia menambahkan, &#8220;Kami senang sekali dapat meluncurkan produk yang mencakup manfaat kematian dan manfaat hidup berdasarkan prinsip syariah.&#8221; Ujarnya.</p>
<p>&#8220;Dengan semua manfaat yang diberikan oleh MPDS dalam memenuhi kebutuhan yang terus berkembang dari generasi muda, kami yakin bahwa mereka akan merasa lebih percaya diri mengenai masa depan mereka dan memiliki ketenangan pikiran dalam menghadapi tahapan hidup selanjutnya.&#8221; Sambungnya.</p>
<p>Pada tahun 2023, AASI menargetkan pertumbuhan kontribusi asuransi syariah dari sekitar 9 persen menjadi 11 persen. Melalui peluncuran ini, MPDS menunjukkan komitmen kuat Manulife Indonesia untuk meningkatkan fokus pada pertumbuhan bisnis syariah dan memberikan kontribusi lebih lanjut pada industri asuransi syariah di Indonesia.</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut mengenai Manulife Perlindungan Diri Syariah (MPDS), silakan hubungi Life Planners Manulife Indonesia di kantor cabang kami di kota Anda atau kunjungi laman berikut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/12/06/manulife-indonesia-meluncurkan-solusi-berbasis-syariah.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[manulife indonesia meluncurkan solusi berbasis syariah]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/12/06/manulife-indonesia-meluncurkan-solusi-berbasis-syariah-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[manulife indonesia meluncurkan solusi berbasis syariah]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
