<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Pangan &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/pangan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Dec 2025 06:06:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Pangan &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>Dorong Hilirisasi Riset Energi dan Pangan, Pertamina Kukuhkan 25 Pemenang Kompetisi PFsains</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-83421/dorong-hilirisasi-riset-energi-dan-pangan-pertamina-kukuhkan-25-pemenang-kompetisi-pfsains</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Dec 2025 06:06:50 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Hilirisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-83421/dorong-hilirisasi-riset-energi-dan-pangan-pertamina-kukuhkan-25-pemenang-kompetisi-pfsains</guid>

					<description><![CDATA[<b>JAKARTA</b>,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmennya dalam memperkuat fokus riset pada bidang pangan dan energi melalui ajang kompetisi PFsains 2025. Tahun ini, Pertamina melalui Pertamina Foundation menetapkan 25 pemenang kompetisi dengan memberikan total dukungan dana pengembangan mencapai 3 miliar rupiah, mentoring intensif, dan peluang kolaborasi bersama Pertamina Grup.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>JAKARTA</b>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmennya dalam memperkuat fokus riset pada bidang pangan dan energi melalui ajang kompetisi PFsains 2025. Tahun ini, Pertamina melalui Pertamina Foundation menetapkan 25 pemenang kompetisi dengan memberikan total dukungan dana pengembangan mencapai 3 miliar rupiah, mentoring intensif, dan peluang kolaborasi bersama Pertamina Grup.</p>
<p>VP CSR &amp; SMEPP Management PT Pertamina (Persero) Rudi Ariffianto menyatakan harapannya agar inovasi hasil riset para pemenang membawa dampak berkelanjutan untuk kemajuan pembangunan Indonesia. “Kompetisi PFsains hadir sebagai bagian dari proses hilirisasi atas hasil riset para akademisi di Indonesia yang sesungguhnya memiliki potensi besar untuk diimplementasikan di masyarakat. Dengan fokus pada riset di bidang pangan dan energi, kami berharap inovasi mereka dapat langsung dimanfaatkan dan menjawab kebutuhan masyarakat yang sejalan dengan arah pembangunan dalam Astacita Pemerintah,” ujar Rudi, Rabu (3/12).</p>
<p>Salah satu pemenang, tim Bintang Laut, menghadirkan penerapan sistem energi hybrid yang ditempatkan pada ponton apung dan diintegrasikan dengan Sistem Pemantauan Laut (Sea Monitoring System) untuk mendukung ketahanan pangan komunitas pesisir.
Berkat dukungan PFsains, hasil riset dan prototipe tim ini akan diimplementasikan di Desa Ujungpangkah, Gresik, Jawa Timur.</p>
<p>“Sistem ini menggabungkan panel surya yang dipasang di atas ponton dan turbin angin vertikal Darrieus-Savonius untuk menghasilkan energi sebesar 2-3 kWh/hari yang kemudian dimanfaatkan untuk menghidupkan alat-alat penting pada bagan ikan yaitu lampu penerangan bagan dan sensor monitoring kualitas air laut meliputi berbagai parameter penting seperti pH, salinitas, DO, turbiditas, temperatur, dsb sehingga aktivitas budidaya nelayan pesisir tidak terganggu,” ujar Dr. Dendy Satrio selaku ketua tim Bintang Laut.</p>
<p>Kemudian juga ada tim Prolowchol yang menghadirkan solusi terpadu probiotik EcoGreenWaste, berbasis circular zerowaste farming system, untuk mengatasi pencemaran amonia, limbah pertanian, dan mengurangi kadar kolesterol telur hingga 60–78%. Selain itu, tim ini juga mengembangkan Photovoltaic Egg Pasteurize Electric Field, alat pengawet telur berbasis tenaga surya yang memadukan uap antiseptik dan kejut listrik yang memperpanjang umur simpan telur dari 7 hari menjadi 42 hari.</p>
<p>“Melalui inovasi probiotik yang kami kembangkan dari limbah pertanian, kami ingin menunjukkan bahwa masalah lingkungan justru bisa menjadi sumber solusi. Probiotik ini terbukti mampu menekan pencemaran amonia di kandang ayam sekaligus menurunkan kadar kolesterol pada telur. Dengan pendekatan sirkular ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat nyata,” ungkap Ketua Tim Prolowchol, Ir. Brahmadhita Pratama Mahardhika.</p>
<p>Terakhir ialah inovasi Rain-to-Drink dari Eco Jawara Indonesia yang menawarkan sebuah sistem ultrafiltrasi air hujan menjadi air bersih dan air minum melalui pengolahan air hujan yang diolah dari air yang ditampung dengan metode roofbased-system dan/atau landbased-system.</p>
<p>Inovasi ini dirancang portabel dan berbasis tenaga panel surya untuk menggerakkan pompa dan unit ultraviolet (UV). “Sistem kami dirancang untuk mengatasi krisis air bersih dan air minum, di mana proses pengolahannya melibatkan beberapa tahapan, termasuk penyaringan awal, Manganese Zeolite, Ultrafiltrasi Membran, Karbon Aktif, Spun Filter, dan diakhiri dengan Sterilisasi Ultraviolet (UV), menghasilkan air yang teruji memenuhi baku mutu kesehatan sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan,” ujar ketua tim Eco Jawara Indonesia Niko Abdian.</p>
<p>Tiga pemenang tersebut merupakan bagian dari 25 pemenang tahun ini yang meningkat dari tahun sebelumnya, yakni 16 pemenang. Mereka telah melewati berbagai tahapan seleksi, mulai dari seleksi administrasi, pitching, in-depth interview, dan final interview yang melibatkan ekspertis dari Pertamina Grup dan eksternal hingga angel investor. Bergulir sejak 2020, Pertamina melalui Pertamina Foundation turut mengembangkan 47 hasil riset.</p>
<p>“Lewat kompetisi ini, kami menjalankan peran sebagai katalis lahirnya inovasi berkelanjutan di Indonesia yang mampu menjadi fondasi ketahanan energi dan pangan Indonesia. Kami juga akan menghubungkan inovasi mereka dengan Pertamina Grup untuk mendukung program Community Involvement &amp; Development serta capaian PROPER,” tutup President Director Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/12/07/Dorong-Hilirisasi-Riset-Energi-dan-Pangan-Pertamina-Kukuhkan-25-Pemenang-Kompetisi-PFsains-1.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ilustrasi Berita (Sumber; Pertamina Foundation)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/12/07/Dorong-Hilirisasi-Riset-Energi-dan-Pangan-Pertamina-Kukuhkan-25-Pemenang-Kompetisi-PFsains-1-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ilustrasi Berita (Sumber; Pertamina Foundation)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Ikuti Jejak Kapitalis Dunia, Garuda Ventrue Capital Masuk ke Industri Pangan</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-79598/ikuti-jejak-kapitalis-dunia-garuda-ventrue-capital-masuk-ke-industri-pangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2025 14:01:53 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[GARUDA VENTRUE CAPITAL]]></category>
		<category><![CDATA[Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-79598/ikuti-jejak-kapitalis-dunia-garuda-ventrue-capital-masuk-ke-industri-pangan</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Ventrue Capital mulai masuk ke sektor Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) melalui strategi merger dan akuisisi, diawali dengan merger bersama pabrik beras di Karawang.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Ventrue Capital mulai masuk ke sektor Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) melalui strategi merger dan akuisisi, diawali dengan merger bersama pabrik beras di Karawang.</p>
<p>Langkah ini dilakukan untuk memperkuat rantai pasok pangan pokok sekaligus mendukung agenda ketahanan pangan nasional, sejalan dengan tren global para kapitalis dunia yang mulai menaruh perhatian pada sektor pertanian serta prioritas Presiden Prabowo dalam menjaga ketersediaan pangan bagi 284 juta penduduk Indonesia.</p>
<p>Tren investasi global menunjukkan pergeseran menarik: sejumlah kapitalis dunia, mulai dari Bill Gates, Elon Musk hingga Mark Zuckerberg, dikenal mulai menaruh perhatian pada sektor pertanian dan ketahanan pangan. Setelah merevolusi dunia melalui teknologi, mereka melihat pangan sebagai isu strategis jangka panjang.</p>
<p>Arah serupa kini terlihat di Indonesia. Ventrue Capital, perusahaan investasi dengan portofolio lintas sektor, mulai masuk ke industri Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) melalui strategi merger dan akuisisi (M&amp;A). Langkah awal ditandai dengan merger bersama salah satu pabrik beras di Karawang pada bulan lalu.</p>
<p>Masuknya Garuda Ventrue Capital ke sektor FMCG sejalan dengan meningkatnya fokus pemerintah terhadap ketahanan pangan. Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan bahwa dengan populasi Indonesia mencapai lebih dari 284 juta jiwa, ketersediaan pangan yang stabil dan terjangkau merupakan prioritas utama pembangunan nasional.</p>
<p>“FMCG adalah sektor dengan daya tahan kuat sekaligus prospek pertumbuhan yang stabil. Konsumsi masyarakat yang besar membuka peluang untuk memperkuat rantai pasok, mulai dari produsen hingga distribusi,” kata Denia Yuniarti Abdussamad, CEO Garuda Ventrue Capital.</p>
<p>Ventrue Capital menyatakan fokus awal M&amp;A akan diarahkan pada kategori pangan pokok seperti beras, tepung, minyak goreng, bumbu dapur, dan rempah. Perusahaan menilai penguatan rantai pasok di sektor tersebut tidak hanya penting secara komersial, tetapi juga mendukung agenda ketahanan pangan nasional.</p>
<p>Sejumlah emiten besar dunia maupun domestik telah lebih dahulu menjadikan pangan sebagai pilar bisnis utama, seperti Nestlé, Unilever, PepsiCo, ADM, Bunge, hingga Indofood. Masuknya Ventrue Capital diharapkan memperkuat konsolidasi industri sekaligus membuka peluang ekspansi baru di sektor distribusi dan ritel modern.</p>
<p>Dengan langkah ini, Ventrue Capital menempatkan dirinya dalam arus besar investasi pangan yang tengah menjadi perhatian global, dengan dampak langsung pada ekonomi nasional dan stabilitas pangan rakyat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/08/27/Ikuti-Jejak-Kapitalis-Dunia-Garuda-Ventrue-Capital-Masuk-ke-Industri-Pangan-2.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ilustrasi Berita (Sumber: Garuda Ventrue Capital)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/08/27/Ikuti-Jejak-Kapitalis-Dunia-Garuda-Ventrue-Capital-Masuk-ke-Industri-Pangan-2-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ilustrasi Berita (Sumber: Garuda Ventrue Capital)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
