<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Momentum &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/momentum/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Apr 2026 10:37:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Momentum &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>PTPP Perkuat Momentum Awal Tahun, Raih Kontrak Baru Rp3,87 Triliun hingga Februari 2026</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-89275/ptpp-perkuat-momentum-awal-tahun-raih-kontrak-baru-rp387-triliun-hingga-februari-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 10:37:16 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Momentum]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[PTPP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-89275/ptpp-perkuat-momentum-awal-tahun-raih-kontrak-baru-rp387-triliun-hingga-februari-2026</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia berhasil membukukan perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp3,87 Triliun hingga Februari 2026. Capaian tersebut tumbuh sebesar 32,96% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (Year on Year/YoY), mencerminkan kinerja Perseroan yang tetap solid serta konsisten dalam menjaga tren pertumbuhan positif di awal tahun 2026.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia berhasil membukukan perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp3,87 Triliun hingga Februari 2026. Capaian tersebut tumbuh sebesar 32,96% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (Year on Year/YoY), mencerminkan kinerja Perseroan yang tetap solid serta konsisten dalam menjaga tren pertumbuhan positif di awal tahun 2026.</p>
<p>Perolehan kontrak baru tersebut didominasi oleh proyek dengan sumber dana pemerintah sebesar 73%, diikuti oleh proyek BUMN sebesar 18%, serta proyek swasta sebesar 9%. Berdasarkan lini bisnis, kontribusi terbesar berasal dari sektor Gedung sebesar 33%, Jalan dan Jembatan sebesar 30%, Smelter dan Pertambangan sebesar 18%, Rumah Sakit sebesar 10%, Pelabuhan sebesar 6%, serta Pengolahan Air dan Limbah sebesar 3%, dan sisanya berasal dari sektor Infrastruktur Air serta Fasilitas Oil &amp; Gas.</p>
<p>Sejumlah proyek strategis dengan nilai signifikan yang berhasil diraih PTPP hingga Februari 2026 di antaranya Proyek RSU Adhyaksa Daerah Khusus Jakarta senilai Rp266,5 Miliar, Proyek Penanganan Bencana Sumatera Utara (Sibolga–Barus) senilai Rp263,7 Miliar, Proyek Jetty dan Prasarana Pantai Lamongan senilai Rp234 Miliar, Proyek Penanganan Bencana Aceh (Bireuen–Takengon) sebesar Rp148,3 Miliar, serta Proyek RS PHTC Tulang Bawang senilai Rp112,7 Miliar.</p>
<p>Capaian ini menunjukkan keberhasilan strategi Perseroan dalam menjaga keseimbangan portofolio proyek di berbagai sektor unggulan, sekaligus memperkuat daya saing PTPP dalam menangkap peluang proyek-proyek strategis di tengah dinamika industri konstruksi nasional. Sejalan dengan program Asta Cita Pemerintah, PTPP terus mengoptimalkan kinerja operasional serta memperkuat peran aktif dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, peningkatan konektivitas, dan pemerataan ekonomi di berbagai wilayah Indonesia guna mendukung pencapaian target Perseroan di tahun 2026.</p>
<p>Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan bagian dari komitmen Perseroan untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional. “Perolehan kontrak baru hingga Februari 2026 ini menjadi bukti bahwa PTPP mampu menjaga kinerja secara optimal di tengah tantangan industri. Perseroan akan terus mengedepankan prinsip selektivitas proyek, tata kelola perusahaan yang baik (GCG), serta manajemen risiko yang prudent dalam setiap lini operasional. Selain itu, PTPP juga berkomitmen untuk menghadirkan kualitas terbaik melalui pelaksanaan proyek yang tepat waktu dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja (zero accident),” ujar Joko.</p>
<p>Lebih lanjut, PTPP menegaskan perannya sebagai salah satu pelaku utama dalam pembangunan infrastruktur nasional melalui kontribusi aktif dalam menghadirkan proyek-proyek strategis yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan strategi yang adaptif dan berkelanjutan, Perseroan optimistis dapat terus menjaga tren pertumbuhan positif serta mencapai target kinerja yang telah ditetapkan sepanjang tahun 2026.</p>
<p>&#8211;SELESAI&#8211;</p>
<h4>About PT PP (Persero) Tbk</h4>
<p>PT PP (Persero) Tbk (kode emiten: PTPP) merupakan salah satu perusahaan konstruksi dan terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1953. Saat ini, PTPP memiliki 7 (tujuh) lini bisnis yang terintegrasi mulai dari Upstream, Middlestream sampai dengan Downstream, yang meliputi: Energi, Properti, Infrastruktur, Jasa Konstruksi, Engineering, Procurement and Construction (EPC), Peralatan Berat dan Pracetak. PTPP memiliki jejak rekam yang solid dan berhasil memenangkan penghargaan atas proyek-proyek konstruksi Pelabuhan, Pembangkit Listrik, Airport, Bendungan, dan Gedung di Indonesia.</p>
<p>PTPP merupakan pionir untuk konsep Eco-Friendly Green Building di Indonesia yang telah memenangkan beberapa penghargaan lokal dan internasional atas hasil karyanya. PTPP mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Februari 2010, dengan kepemilikan publik sebesar 49%. Pada tahun 2015, PTPP mencatatkan saham entitas anak PT PP Properti Tbk (kode emiten: PPRO) di Bursa Efek Indonesia sebanyak 35%. Untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan, PTPP berekspansi di sektor Energi dan Infrastruktur di tahun 2016. Pada tahun 2017, entitas anak yang bergerak sebagai kontraktor berbasis peralatan berat PT PP Presisi Tbk (kode emiten: PPRE) melantai di Bursa Efek Indonesia dengan melepas 23% saham ke publik.</p>
<p>Untuk menghadapi era Industry 4.0, PTPP melakukan strategi operasional excellence dengan menerapkan sistem informasi yang handal, yaitu ERP sebagai enterprise system utama yang didukung berbagai aplikasi penunjang operasional dalam menjawab tantangan dan kebutuhan perusahaan kedepan. PTPP juga menerapkan penggunaan Building Information Modeling (BIM) serta penguasaan teknologi baru lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, akurasi dan efisiensi serta menjadi perusahaan yang unggul serta excellence.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/04/12/PTPP-Perkuat-Momentum-Awal-Tahun-Raih-Kontrak-Baru-Rp3-87-Triliun-hingga-Februari-2026-2.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ilustrasi Berita (Sumber: PT PP (Persero) Tbk)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/04/12/PTPP-Perkuat-Momentum-Awal-Tahun-Raih-Kontrak-Baru-Rp3-87-Triliun-hingga-Februari-2026-2-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ilustrasi Berita (Sumber: PT PP (Persero) Tbk)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Penurunan Nvidia (NVDA) di Akhir Pekan: Momentum ‘Super Bowl of AI’ Gagal Dimanfaatkan</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-73099/penurunan-nvidia-nvda-di-akhir-pekan-momentum-super-bowl-of-ai-gagal-dimanfaatkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Mar 2025 14:41:47 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Akhir Pekan]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Marketplace]]></category>
		<category><![CDATA[Momentum]]></category>
		<category><![CDATA[nanovest]]></category>
		<category><![CDATA[NVDA]]></category>
		<category><![CDATA[NVIDIA]]></category>
		<category><![CDATA[Platform]]></category>
		<category><![CDATA[PT Tumbuh Bersama Nano]]></category>
		<category><![CDATA[Saham Nvidia]]></category>
		<category><![CDATA[Super Bowl of AI]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-73099/penurunan-nvidia-nvda-di-akhir-pekan-momentum-super-bowl-of-ai-gagal-dimanfaatkan</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Saham Nvidia mengalami penurunan lebih dari 3% setelah konferensi teknologi tahunan GTC 2025 yang dijuluki sebagai &#8220;Super Bowl of AI&#8221; tidak mampu memenuhi harapan investor. Meskipun CEO Jensen Huang mempresentasikan berbagai inisiatif baru, termasuk pengumuman chip AI terbaru bernama Vera Rubin, serta kemitraan strategis dengan raksasa teknologi seperti Disney dan Google DeepMind, pasar tampaknya kurang terkesan. Para investor yang telah menantikan terobosan besar dari konferensi ini kecewa, karena mereka berharap ada inovasi yang lebih mencolok yang dapat mendorong pertumbuhan lebih lanjut bagi perusahaan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Saham Nvidia mengalami penurunan lebih dari 3% setelah konferensi teknologi tahunan GTC 2025 yang dijuluki sebagai &#8220;Super Bowl of AI&#8221; tidak mampu memenuhi harapan investor. Meskipun CEO Jensen Huang mempresentasikan berbagai inisiatif baru, termasuk pengumuman chip AI terbaru bernama Vera Rubin, serta kemitraan strategis dengan raksasa teknologi seperti Disney dan Google DeepMind, pasar tampaknya kurang terkesan. Para investor yang telah menantikan terobosan besar dari konferensi ini kecewa, karena mereka berharap ada inovasi yang lebih mencolok yang dapat mendorong pertumbuhan lebih lanjut bagi perusahaan.</p>
<p>Pada konferensi tersebut, Huang membeberkan berbagai perkembangan yang seharusnya menjadi titik terang bagi masa depan Nvidia. Namun, meskipun pengumuman chip AI Vera Rubin dan kolaborasi dengan dua perusahaan besar di industri digital tersebut, pasar justru memberikan reaksi yang lebih dingin daripada yang diharapkan. Para analis menilai bahwa meskipun langkah-langkah ini penting, mereka tidak cukup kuat untuk memberikan dorongan besar yang dapat mengubah dinamika pasar dalam waktu dekat. Hal ini memicu aksi jual di kalangan investor, yang lebih memilih untuk menarik diri sementara waktu.</p>
<p>Kekecewaan pasar juga mencerminkan ekspektasi tinggi yang semakin meningkat terhadap Nvidia sebagai pemimpin industri AI. Meskipun perusahaan ini telah lama menjadi pemain dominan di sektor chip dan kecerdasan buatan, banyak yang berharap agar Nvidia dapat menunjukkan lebih banyak inovasi yang dapat mengubah arah perkembangan teknologi. Dengan turunnya harga saham ini, investor kini menunggu langkah-langkah lebih konkret yang dapat membuktikan bahwa Nvidia masih berada di jalur yang tepat untuk memimpin revolusi AI, dan mampu mengatasi tantangan yang semakin kompleks di pasar global.</p>
<p>Penurunan saham Nvidia mencerminkan sentimen pasar yang lebih luas terhadap saham-saham teknologi besar yang dikenal dengan sebutan &#8220;Magnificent Seven.&#8221; Saham-saham dari tujuh perusahaan terkemuka ini, yang terdiri dari Nvidia, Apple, Microsoft, Amazon, Google, Meta, dan Tesla, juga mengalami pelemahan dalam beberapa waktu terakhir. Penyebab utama dari penurunan ini adalah kekhawatiran yang terus berkembang terkait kebijakan tarif yang diterapkan oleh mantan Presiden AS, Donald Trump, serta ancaman persaingan yang semakin sengit, khususnya dari model AI baru yang dikembangkan oleh perusahaan-perusahaan China seperti DeepSeek. Dengan latar belakang ini, pasar tampak lebih berhati-hati dalam menghadapi dinamika di industri teknologi.</p>
<p>Bersamaan dengan ketidakpastian mengenai kebijakan tarif yang mungkin membatasi ekspansi global perusahaan-perusahaan teknologi, persaingan dari perusahaan teknologi asal China semakin memperburuk situasi. DeepSeek, misalnya, telah meluncurkan model AI yang dapat mengancam posisi dominan perusahaan-perusahaan besar seperti Nvidia dalam pasar kecerdasan buatan. Model AI yang dikembangkan oleh perusahaan-perusahaan China ini semakin diakui memiliki kemampuan yang sebanding dengan produk-produk AI terkemuka dari AS, yang menambah tekanan bagi perusahaan-perusahaan seperti Nvidia untuk tetap berada di garis depan inovasi.</p>
<p>Akibat dari berbagai faktor ini, saham Nvidia telah turun sekitar 15% sepanjang tahun 2025, mencatatkan penurunan yang signifikan dibandingkan dengan performa sahamnya di tahun-tahun sebelumnya. Investor yang sebelumnya optimistis terhadap potensi pertumbuhan perusahaan ini kini merasakan kekhawatiran yang lebih besar. Dengan adanya ketidakpastian mengenai tarif yang akan datang dan meningkatnya persaingan dari pemain global lainnya, banyak yang mulai meragukan apakah Nvidia masih dapat mempertahankan keunggulannya dalam industri AI yang sangat kompetitif ini. Sebagai hasilnya, saham-saham dalam sektor teknologi, termasuk Nvidia, kini menghadapi tantangan yang lebih besar di pasar yang semakin volatile.</p>
<p>Pergerakan harga saham Nvidia dan saham Amerika Serikat lainnya bisa kamu cek di aplikasi Nanovest, selain itu ada juga Aset Kripto dan Emas Digital. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham &amp; kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena aset yang kamu miliki akan terjamin oleh perlindungan asuransi Sinar Mas sehingga terlindungi dari risiko cybercrime. Dan Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, sehingga aman untuk digunakan. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.</p>
<p><strong>Tentang NANOVEST</strong></p>
<p>Nanovest (PT Tumbuh Bersama Nano) merupakan platform digital marketplace berbasis aplikasi yang mempermudah akses para pengguna untuk memperdagangkan aset digital baik dalam bentuk saham global, aset kripto, maupun emas digital. Kami memiliki tujuan untuk merevolusi cara anak muda dalam berinvestasi agar dapat mencapai kebebasan finansial. Nanovest secara resmi telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) sebagai calon pedagang fisik aset kripto. Informasi lebih lanjut silahkan kunjungi web kami di www.nanovest.io.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/03/26/Ilustrasi-Logo-Nvidia-NVDA-NANOVEST.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="465">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ilustrasi Logo Nvidia (NVDA) NANOVEST]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/03/26/Ilustrasi-Logo-Nvidia-NVDA-NANOVEST-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ilustrasi Logo Nvidia (NVDA), NANOVEST]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Bitcoin Pasca Pelantikan Trump: Apakah Momentum Kenaikan Akan Terjadi?</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-70329/bitcoin-pasca-pelantikan-trump-apakah-momentum-kenaikan-akan-terjadi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Feb 2025 10:59:31 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Aset]]></category>
		<category><![CDATA[Bitcoin]]></category>
		<category><![CDATA[Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[industri kripto]]></category>
		<category><![CDATA[Kenaikan]]></category>
		<category><![CDATA[kripto]]></category>
		<category><![CDATA[Momentum]]></category>
		<category><![CDATA[Pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Amerika]]></category>
		<category><![CDATA[Tokocrypto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-70329/bitcoin-pasca-pelantikan-trump-apakah-momentum-kenaikan-akan-terjadi</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Pelantikan Presiden Amerika Serikat ke-47, Donald Trump, telah menjadi perhatian utama bagi para investor kripto. Kedekatan Trump dengan beberapa pelaku industri kripto serta kebijakan pro-kripto yang diharapkan dari pemerintahannya menciptakan harapan baru untuk pertumbuhan industri ini.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pelantikan Presiden Amerika Serikat ke-47, Donald Trump, telah menjadi perhatian utama bagi para investor kripto. Kedekatan Trump dengan beberapa pelaku industri kripto serta kebijakan pro-kripto yang diharapkan dari pemerintahannya menciptakan harapan baru untuk pertumbuhan industri ini.</p>
<p>Namun, perjalanan awal ini tidak sepenuhnya mulus, seperti yang terlihat dari fluktuasi harga Bitcoin saat pelantikan berlangsung.</p>
<p>Bitcoin sempat mencetak rekor harga tertinggi baru di atas US$109.000 menjelang pelantikan Trump. Namun, euforia ini tidak bertahan lama. Ketika pidato pelantikan Trump tidak menyebutkan kripto, harga Bitcoin langsung terkoreksi mendekati level US$100.000. Fluktuasi ini menunjukkan sensitivitas pasar terhadap sinyal kebijakan dari pemimpin baru.</p>
<p>Meskipun demikian, beberapa langkah yang diambil oleh Trump memberikan harapan bagi pelaku industri. Kejelasan terkait eksekusi kebijakan pro-crypto dalam 100 hari pertama pemerintahannya masih menjadi perhatian pasar untuk menggerakan Bitcoin di masa depan.</p>
<p><b>Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur,</b> menyampaikan pandangannya terkait dinamika ini. Menurutnya, koreksi harga Bitcoin yang terjadi pasca pelantikan adalah reaksi wajar dari pasar yang terlalu optimis. “Investor harus bersikap realistis dan tetap tenang. Fluktuasi harga adalah bagian dari dinamika pasar kripto, terlebih dalam situasi seperti ini di mana kebijakan konkret belum diumumkan,” ujar Fyqieh.</p>
<p>Ia juga menambahkan bahwa penunjukan figur pro-kripto seperti David Sacks merupakan langkah positif, namun eksekusi kebijakan yang ramah kripto akan menjadi penentu utama kepercayaan pasar ke depan. &#8220;Dalam waktu dekat, pasar kemungkinan akan bergerak dalam kisaran konsolidasi US$100.000 hingga US$110.000 hingga ada kepastian dari kebijakan ekonomi, seperti hasil pertemuan FOMC mendatang,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Langkah awal pemerintahan Trump yang memberikan sinyal positif adalah pengumuman dari Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) yang menyatakan sedang mempersiapkan kerangka regulasi baru untuk kripto. Pengumuman ini berhasil memicu kenaikan harga di seluruh sektor, meskipun dampak jangka panjangnya masih harus dilihat. Salah satu aset yang ikut terdampak adalah memecoin yang diluncurkan Trump, $TRUMP, yang menunjukkan kenaikan setelah peluncurannya.</p>
<h2>Analisis dan Prospek ke Depan</h2>
<p>Berdasarkan analisis, Bitcoin kemungkinan akan bergerak dalam kisaran $100.000 hingga $110.000 hingga pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada akhir Januari. Pertemuan ini dapat memberikan kejelasan terkait kebijakan moneter, termasuk kemungkinan pelonggaran suku bunga yang bisa menjadi katalis positif bagi pasar crypto.</p>
<p>Selain itu, data menunjukkan bahwa likuiditas di pasar Bitcoin masih tipis meskipun ada kenaikan harga. Perubahan posisi bersih kapitalisasi pasar Bitcoin yang terealisasi juga menunjukkan penurunan signifikan sejak Desember 2024, mengindikasikan bahwa pasar sedang kembali ke keseimbangan penawaran dan permintaan.</p>
<p>Momentum pelantikan Donald Trump membuka babak baru bagi pasar kripto, meskipun diwarnai dengan volatilitas awal. Para investor perlu mencermati langkah-langkah kebijakan pemerintah AS ke depan dan bersikap realistis terhadap dinamika pasar. Seperti yang disampaikan Fyqieh, penting bagi para pelaku pasar untuk tetap tenang dan melihat peluang dalam konsolidasi harga yang terjadi saat ini. Dengan langkah strategis dan kesabaran, prospek pertumbuhan pasar kripto di bawah pemerintahan Trump tetap menjanjikan.</p>
<p><strong>Tentang Tokocrypto</strong></p>
Didirikan pada 2018, Tokocrypto adalah pedagang aset kripto no. 1 di Indonesia yang telah mendapatkan lisensi penuh Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK), dengan lebih dari 4,5 juta pengguna dan nilai rata-rata transaksi harian mencapai US$ 23 juta, serta mendapatkan dukungan penuh dari Binance, platform global exchange no.1 di dunia.
<p>Tokocrypto bertujuan untuk menjadi bursa aset digital terkemuka di Asia Tenggara dengan menyediakan platform yang mudah, sederhana, instan dan aman bagi pelanggan untuk bertransaksi dengan nyaman. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/02/02/Ilustrasi-Pergerakan-Harga-Bitcoin-BTC-Tokocrypto.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ilustrasi Pergerakan Harga Bitcoin (BTC) Tokocrypto]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/02/02/Ilustrasi-Pergerakan-Harga-Bitcoin-BTC-Tokocrypto-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ilustrasi Pergerakan Harga Bitcoin (BTC), Tokocrypto]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
