<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Mikirduit &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/mikirduit/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Jan 2026 12:17:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Mikirduit &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>Riset Mikirduit: Sektor Perkapalan Jadi &#8220;Kuda Hitam&#8221; Investasi 2026-2027, Ini Saham Pilihannya</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-85397/riset-mikirduit-sektor-perkapalan-jadi-kuda-hitam-investasi-2026-2027-ini-saham-pilihannya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2026 12:17:55 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Mikirduit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-85397/riset-mikirduit-sektor-perkapalan-jadi-kuda-hitam-investasi-2026-2027-ini-saham-pilihannya</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Di tengah fluktuasi pasar saham dan ketidakpastian ekonomi global, platform edukasi dan analisis investasi, Mikirduit, merilis riset terbaru mengenai proyeksi sektor yang berpotensi menjadi primadona pada periode 2026-2027. Hasil analisis mendalam Mikirduit menyoroti sektor perkapalan (shipping) sebagai instrumen investasi yang menarik untuk dicermati saat ini, terutama bagi investor bervisi jangka menengah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA,</strong> <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Di tengah fluktuasi pasar saham dan ketidakpastian ekonomi global, platform edukasi dan analisis investasi, Mikirduit, merilis riset terbaru mengenai proyeksi sektor yang berpotensi menjadi primadona pada periode 2026-2027. Hasil analisis mendalam Mikirduit menyoroti sektor perkapalan (shipping) sebagai instrumen investasi yang menarik untuk dicermati saat ini, terutama bagi investor bervisi jangka menengah.</p>
<p>Founder dan CEO Mikirduit, Surya Rianto, mengungkapkan bahwa daya tarik sektor perkapalan tidak bisa dilepaskan dari siklus komoditas. Meskipun kinerja mayoritas emiten perkapalan hingga Kuartal III/2025 masih terlihat tertekan dari sisi pendapatan, justru di sinilah letak peluang emas bagi investor yang jeli.</p>
<p>Momentum &#8220;Buy on Weakness&#8221; di Dasar Siklus</p>
<p>Surya menjelaskan bahwa kondisi harga komoditas yang saat ini relatif rendah menandakan siklus sedang berada di bawah (bottom). Secara historis, pemulihan siklus ini memakan waktu 1 hingga 3 tahun.</p>
<p>&#8220;Skema investasi di saham kapal ini menggunakan asumsi adanya potensi kenaikan permintaan komoditas saat produksi mulai melandai. Ketika harga komoditas bangkit, aktivitas produksi meningkat, dan permintaan kapal pun melonjak. Biasanya ada periode lagging (jeda waktu), sehingga saat ini adalah waktu yang tepat untuk mulai mengakumulasi sebelum momentum puncak terjadi di 2026-2027,&#8221; ujar Surya Rianto dalam keterangannya.</p>
<p>Mikirduit membagi analisisnya ke dalam beberapa kategori kapal: Tongkang (batu bara/nikel), Bulk Carrier (curah/pertanian), Tanker (minyak/LNG), hingga Kontainer.</p>
<p>Saham-Saham Pilihan dengan Valuasi &#8220;Diskon&#8221;</p>
<p>Berdasarkan analisis fundamental yang ketat—dengan menyaring emiten yang memiliki neraca keuangan sehat dan client base yang kuat—Mikirduit mengerucutkan pilihan pada beberapa nama besar yang dinilai memiliki valuasi murah namun prospek cerah.</p>
<p>Surya menyoroti pentingnya diversifikasi klien untuk meminimalisir risiko. &#8220;Kami menyarankan investor melirik saham-saham yang tidak hanya bergantung pada satu jenis komoditas, tetapi memiliki diversifikasi klien yang kuat, mulai dari sektor energi, kertas, hingga nikel,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Beberapa highlight dari riset Mikirduit meliputi:</p>
<p>SMDR (Samudera Indonesia): Dinilai menarik karena memiliki armada yang sangat terdiversifikasi (peti kemas, tanker, hingga curah). Katalis positif datang dari potensi beroperasinya Pelabuhan Patimban pada 2026 yang dapat mendongkrak volume angkut.</p>
<p>NELY (Pelayaran Nelly Dwi Putri): Masuk dalam radar karena fundamental yang solid dengan rasio utang yang sangat rendah dan rencana ekspansi yang selektif. NELY juga memiliki basis klien beragam, mulai dari industri pulp &amp; paper hingga pertambangan nikel.</p>
<p>TPMA (Trans Power Marine): Sebagai salah satu pemain tongkang terbesar dengan 120 armada, TPMA memiliki valuasi yang murah. Rencana ekspansi belanja modal sebesar USD 118 juta menjadi sinyal optimisme manajemen terhadap pertumbuhan masa depan.</p>
<p>SOCI (Soechi Lines): Menarik dari sisi ekspansi internasional. Langkah SOCI mendirikan anak usaha di luar negeri dan akuisisi kapal LNG baru membuka peluang pendapatan dari pasar global yang lebih luas, menyeimbangkan fluktuasi pasar domestik.</p>
<p>Pentingnya Strategi Masuk Bertahap</p>
<p>Meskipun prospeknya cerah, Surya Rianto mengingatkan investor untuk tetap bijak dalam mengatur strategi masuk. Mengingat beberapa harga saham sudah mengalami volatilitas kenaikan, strategi buy on retracement (membeli saat koreksi wajar) sangat disarankan.</p>
<p>&#8220;Kunci dari investasi di sektor siklikal seperti perkapalan adalah kesabaran dan timing. Kita membeli argumen masa depan di harga masa kini yang masih terdiskon,&#8221; tutup Surya.</p>
<p>Analisis lengkap mengenai bedah laporan keuangan, rasio profitabilitas, hingga detail profil klien raksasa seperti Pertamina dan Freeport yang menjadi pelanggan emiten-emiten tersebut, dapat diakses dalam laporan lengkap Mikirduit dengan klik di sini.</p>
<h3>Tentang Mikirduit</h3>
<p>PT Mikir Duit Indonesia (Mikirduit.com) adalah media komunitas yang fokus memberikan edukasi tentang pengelolaan keuangan yang didirikan oleh Surya Rianto, CFP, berlisensi Wakil Manajer Investasi dari OJK, dan mantan jurnalis ekonomi, pada Januari 2023. Dalam tahap awal pengembangannya, Mikirduit fokus mengedukasi investor saham di Indonesia untuk membantu meningkatkan literasi pasar modal setelah dari survey OJK 2022, tingkat literasi pasar modal turun ketika inklusi meningkat. MIkirduit memiliki 1 program berlangganan, yakni Mikirsaham, yang memberikan ulasan dan tempat berdiskusi saham dengan tujuan investasi. Para member Mikirsaham akan mendapatkan insight seperti saham dividen yang menarik untuk jangka panjang, saham value investing, growth investing, hingga contrarian investing. Serta, ada Grup diskusi saham dengan ratusan investor, dan Event Online bulanan yang topiknya bisa di-request sesuai dengan kebutuhan member. Lalu,Mikirduit juga memiliki program terbatas, yakni Grup Eksklusif Mikirduit, yang maksimal anggota 30 member. Grup Eksklusif Mikirduit lebih mengedukasi secara intens ke seluruh jenis aset investasi, konsultasi keuangan dari investasi dan kebutuhan lainnya, serta trading signal seminggu sekali untuk menghindari overtrading dan dilakukan dengan aturan manajemen risiko yang ketat. Selain website, Mikirduit juga mengembangkan channel Youtube Mikirduit untuk mengakomodir audiens yang lebih suka menonton video dibandingkan dengan teks. Mikirduit juga melakukan edukasi di setiap channel media sosial seperti, Instagram dan Thread (@mikirduit), Tiktok (@Mikirduitcom), dan Twitter (@Mikirduitcom)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/01/18/Mikirduit.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Mikirduit]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/01/18/Mikirduit-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Mikirduit]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Peluang Saham Batu Bara Pada 2026 di Tengah Tekanan Permintaan Hingga Kebijakan Pemerintah</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-85350/peluang-saham-batu-bara-pada-2026-di-tengah-tekanan-permintaan-hingga-kebijakan-pemerintah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 13:23:07 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Mikirduit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-85350/peluang-saham-batu-bara-pada-2026-di-tengah-tekanan-permintaan-hingga-kebijakan-pemerintah</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Saham batu bara pernah menjadi primadona saat 2022 ketika Rusia melancarkan serangan ke Ukraina dan dalam situasi China butuh lebih banyak batu bara. Harga batu bara meroket ke 400 dolar AS per ton. Lalu, setelahnya harga batu bara terus turun hingga 2026. Jadi, apakah akan ada momen kebangkitan untuk saham batu bara selanjutnya?]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Saham batu bara pernah menjadi primadona saat 2022 ketika Rusia melancarkan serangan ke Ukraina dan dalam situasi China butuh lebih banyak batu bara. Harga batu bara meroket ke 400 dolar AS per ton. Lalu, setelahnya harga batu bara terus turun hingga 2026. Jadi, apakah akan ada momen kebangkitan untuk saham batu bara selanjutnya?</p>
<p>Sektor batu bara menjadi salah satu yang dinilai berpotensi bisa bangkit sekitar 2026-2027. Begini, gambaran prospek saham batu bara di 2026.</p>
<p>Tren saham batu bara terus mengalami penurunan dari segi kinerja keuangan hingga harga saham sejak booming terbesar pada 2022 ketika harga batu bara tembus 400 dolar AS per ton. Setelahnya, harga batu bara sesuai dengan ekspektasi mengalami normalisasi hingga saat ini berkisar di 90-100 dolar AS per ton.</p>
<p>Founder dan CEO Mikirduit memaparkan pihaknya melakukan riset terhadap 25 saham batu bara yang ada di IDX hingga kinerja kuartal III/2025. Hasilnya 24 saham batu bara mengalami penurunan laba bersih, sedangkan ada 1 saham batu bara yang mencatatkan kenaikan laba bersih, yakni SMMT.</p>
<p>&#8220;Kenaikan kinerja SMMT juga didorong oleh kenaikan produksi sebesar 93 persen menjadi 2,8 juta ton. Sehingga kinerja pendapatannya meroket signifikan dibandingkan saham batu bara lainnya. Hal itu terjadi sejak SMMT diakuisisi oleh Geo Energy Group pada 2023. Jadi, secara keseluruhan bisa dibilang emiten batu bara masih tertekan penurunan harga batu bara,&#8221; ujarnya dalam keterangan resmi pada 12 Januari 2026.</p>
<p>Dalam risetnya, Mikirduit mencatat ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk potensi pemulihan kinerja emiten batu bara.</p>
<p>Pertama, mayoritas penambang batu bara di dunia sudah mulai tidak melakukan eksplorasi baru secara besar-besaran. Faktornya, sulit mendapatkan pendanaan bank maupun obligasi, sehingga mereka cenderung mengakuisisi tambang batu bara eksisting yang sudah berproduksi.</p>
<p>Kedua, dengan kondisi pertama, jika ada kenaikan permintaan batu bara dari China atau India hingga Asean yang konsumsinya cukup besar, bisa membuat anomali dalam jumlah pasokan yang tersedia.</p>
<p>Ketiga, hal tersebut bisa terjadi jika proyeksi adanya El nino di 2027 bisa mempengaruhi beberapa pembangkit listrik batu bara dihidupkan lagi untuk menggantikan pembangkit listrik tenaga air yang melemah karena surutnya kondisi air. (sifatnya baru potensi risiko)</p>
<p>Surya mengatakan, pihaknya menilai harga batu bara berpotensi mencatatkan kenaikan yang lumayan sebelum 2030, yang mana setelahnya diperkirakan ada kenaikan porsi pembangkit listrik tenaga energi yang lebih berkelanjutan. &#8220;Meski kenaikannya tidak bisa setinggi 2022 yang mencapai 400 dolar AS per ton, tapi 130-180 dolar AS per ton tetap sudah menarik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Namun, itu gambaran peluang dari global, sedangkan dari domestik, saham batu bara justru mendapatkan beberapa tantangan.</p>
<p>Pemerintah Indonesia beberapa kali mengeluarkan kebijakan yang cenderung membebani sektor tersebut. Misalnya, perubahan skema royalti untuk beberapa jenis kontrak pada 2025. Lalu, kabar pengenaan bea ekspor sekitar 1-5 persen per 2026, rencana menaikkan porsi domestic market obligation untuk batu bara dengan harga jual 70 dolar AS untuk pembangkit listrik dan 90 dolar AS untuk industri semen.</p>
<p>Teranyar, pemerintah juga mengumbar rencana pemangkasan produksi batu bara domestik sebesar 24 persen menjadi sekitar 600 juta ton. Meski, Menteri ESDM Bahlil Lahadia mengatakan angkanya belum fix, bisa di atas atau lebih rendah dari perkiraan 600 juta ton tersebut.</p>
<p>Surya menilai pemangkasan produksi batu bara bisa jadi pedang bermata dua untuk Indonesia. Memang, Indonesia adalah negara eksportir batu bara, tapi posisinya bukan yang paling kuat, melainkan juga bersama Australia. Berbeda dengan nikel yang mana Indonesia menjadi faktor penyebab oversupply karena pembangunan smelter yang masif. Jika ada pemangkasan produksi, efek ke harga nikel maupun sektor nikel juga signifikan.</p>
<p>&#8220;Sehingga, pemangkasan produksi batu bara memang berpotensi meningkatkan harga batu bara, tapi daya gedor-nya tidak begitu besar. Pasalnya, Australia juga bisa jadi alternatif pembelian. Hal itu sempat terjadi ketika China memutuskan tidak beli batu bara dari Australia dan mengalihkan ke Indonesia. Sehingga, ada potensi penambang batu bara Indonesia kehilangan market share,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Untuk menakar pilihan saham batu bara yang menarik, Mikirduit sudah merilis laporan yang disusun berdasarkan karakter saham batu baranya mulai dari:</p>
<p>1. Saham batu bara yang harganya bergerak by fundamental</p>
<p>2. Saham batu bara dengan sentimen potensi turnaround secara kinerja keuangan (tingkat risiko cukup tinggi)</p>
<p>3. Saham batu bara yang diversifikasi bisnisnya sudah mulai menghasilkan</p>
<p>4. Saham batu bara yang ada potensi aksi korporasi</p>
<p>5. Saham batu bara yang lagi memiliki momentum besar</p>
<p>6. Saham batu bara jenis metalurgi</p>
<p>Rilis laporan saham batu bara by Mikirduit bisa kamu dapatkan dengan join mikirsaham, caranya bisa klik di sini</p>
<p>Laporan ringkasannya bisa dibaca free di link ini</p>
<p>Tentang Mikirduit</p>
<p>PT Mikir Duit Indonesia (Mikirduit.com) adalah media komunitas yang fokus memberikan edukasi tentang pengelolaan keuangan yang didirikan oleh Surya Rianto, CFP, berlisensi Wakil Manajer Investasi dari OJK, dan mantan jurnalis ekonomi, pada Januari 2023. Dalam tahap awal pengembangannya, Mikirduit fokus mengedukasi investor saham di Indonesia untuk membantu meningkatkan literasi pasar modal setelah dari survey OJK 2022, tingkat literasi pasar modal turun ketika inklusi meningkat.</p>
<p>MIkirduit memiliki 1 program berlangganan, yakni Mikirsaham, yang memberikan ulasan dan tempat berdiskusi saham dengan tujuan investasi. Para member Mikirsaham akan mendapatkan insight seperti saham dividen yang menarik untuk jangka panjang, saham value investing, growth investing, hingga contrarian investing. Serta, ada Grup diskusi saham dengan ratusan investor, dan Event Online bulanan yang topiknya bisa di-request sesuai dengan kebutuhan member.</p>
<p>Lalu,Mikirduit juga memiliki program terbatas, yakni Grup Eksklusif Mikirduit, yang maksimal anggota 30 member. Grup Eksklusif Mikirduit lebih mengedukasi secara intens ke seluruh jenis aset investasi, konsultasi keuangan dari investasi dan kebutuhan lainnya, serta trading signal seminggu sekali untuk menghindari overtrading dan dilakukan dengan aturan manajemen risiko yang ketat.</p>
<p>Selain website, Mikirduit juga mengembangkan channel Youtube Mikirduit untuk mengakomodir audiens yang lebih suka menonton video dibandingkan dengan teks. Mikirduit juga melakukan edukasi di setiap channel media sosial seperti, Instagram dan Thread (@mikirduit), Tiktok (@Mikirduitcom), dan Twitter (@Mikirduitcom)</p>
<p>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/01/14/Mikirduit-1.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="394">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Mikirduit]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/01/14/Mikirduit-1-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Mikirduit]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Strategi Investasi Saham 2026, Berburu Saham Bluechip or Konglo? Begini Kata Founder Mikirduit</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-84993/strategi-investasi-saham-2026-berburu-saham-bluechip-or-konglo-begini-kata-founder-mikirduit</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 15:49:09 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Mikirduit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-84993/strategi-investasi-saham-2026-berburu-saham-bluechip-or-konglo-begini-kata-founder-mikirduit</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, </strong><a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211;</p>
<p>IHSG mencatatkan rekor setelah  24 kali mencatatkan all time high sepanjang 2025 dengan kenaikan sebesar 21,92 persen. Ini adalah kenaikan tertinggi sejak 2011.</p>
<p>Founder dan CEO Mikirduit Surya Rianto mengatakan, IHSG memang banyak mencatatkan rekor bagus seperti market cap tembus Rp16.000 triliun dan all time high sebanyak 24 kali. Namun, catatannya kenaikan IHSG didorong deretan saham konglomerat yang dulunya tidak likuid, tapi digerakkan naik sehingga market capnya cukup raksasa.</p>
<p>&#8220;Beberapa saham yang meroket tinggi dan bisa dianggap jadi penopang IHSG antara lain, DSSA, DCII, BRPT, MORA, CUAN, hingga IMPC yang skala market cap jumbo, tapi kenaikan dalam setahun lebih dari 100 persen. Selain itu, kenaikan market cap IHSG juga didorong oleh beberapa IPO jumbo dari CDIA, EMAS, hingga SUPA,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Euforia saham konglomerat memang mencapai puncaknya pada 2025. Dari Prajogo Pangestu, Bakrie, hingga Happy Hapsoro.</p>
<p>Di sisi lain, saham-saham klasik dengan fundamental oke dan bobot ke IHSG besar seperti big bank, yakni BBCA, BBRI, BMRI, BBNI, hingga ASII mulai tersisih dari top market cap.</p>
<p>BBCA disalip BREN dari posisi nomor satu, BBRI terdepak ke peringkat 5, BMRI ke peringkat 8, TLKM ke-10, dan ASII turun ke-13.</p>
<p>Surya mengingatkan, secara historis, ketika IHSG naik cukup signifikan dalam satu tahun terutama di atas 20 persen. Pada tahun selanjutnya berpotensi koreksi.</p>
<p>Hal itu terjadi pada 2014 ketika IHSG dalam setahun naik 21,71 persen, kemudian di 2015 turun 11,3 persen. Begitu juga pada 2017 ketika IHSG naik 20,14 persen, lalu pada 2018 turun 2,7 persen.</p>
<p>&#8220;Intinya, investor harus tetap rasional terhadap harga saham konglomerat yang naik tinggi. Narasi MSCI masih ada, tapi indeks global itu lagi mewacanakan mengubah skema yang lebih ketat untuk saham Indonesia yang diumumkan pada akhir Januari 2026,&#8221; ujarnya.</p>
<p>MSCI memang sempat mengutarakan rencana untuk mengubah ketentuan free float di saham Indonesia dengan menggunakan data KSEI, serta mengecualikan free float berbasis perseroan terbatas domestik, serta lainnya. Lalu, berencana memperkata pembulatan saham Indonesia. Pihak IDX sudah memberikan masukkan ke pihak MSCI, tapi pilihan akhir ada di tangan pemilik indeks global tersebut.</p>
<p>Surya menyarankan, investor bisa memantau perkembangan dulu sebelum jor-joran masuk ke pasar saham di 2026.”Bisa menggunakan strategi manajemen risiko dengan masuk bertahap, serta analisis prospek saham-saham yang akan dibeli. Apakah punya momentum jangka menengah atau tidak, serta apakah volatilitasnya sudah terlampau tinggi atau masih dalam tahap wajar,” ujarnya.</p>
<p>Mikirduit juga sudah update analisis saham terbaru serta realisasi kinerja sepanjang 2025 yang ringkasannya bisa diakses di sini , untuk akses full bisa daftar di sini</p>
<h3>Tentang Mikirduit</h3>
<p>PT Mikir Duit Indonesia (Mikirduit.com) adalah media komunitas yang fokus memberikan edukasi tentang pengelolaan keuangan yang didirikan oleh Surya Rianto, CFP, seorang praktisi financial planner dan mantan jurnalis ekonomi, pada Januari 2023. Dalam tahap awal pengembangannya, Mikirduit fokus mengedukasi investor saham di Indonesia untuk membantu meningkatkan literasi pasar modal setelah dari survey OJK 2022, tingkat literasi pasar modal turun ketika inklusi meningkat. MIkirduit memiliki 1 program berlangganan, yakni Mikirsaham, yang memberikan ulasan dan tempat berdiskusi saham dengan tujuan investasi. Para member Mikirsaham akan mendapatkan insight seperti saham dividen yang menarik untuk jangka panjang, saham value investing, growth investing, hingga contrarian investing. Serta, ada Grup diskusi saham dengan ratusan investor, dan Event Online bulanan yang topiknya bisa di-request sesuai dengan kebutuhan member. Lalu,Mikirduit juga memiliki program terbatas, yakni Grup Eksklusif Mikirduit, yang maksimal anggota 30 member. Grup Eksklusif Mikirduit lebih mengedukasi secara intens ke seluruh jenis aset investasi, konsultasi keuangan dari investasi dan kebutuhan lainnya, serta trading signal seminggu sekali untuk menghindari overtrading dan dilakukan dengan aturan manajemen risiko yang ketat. Selain website, Mikirduit juga mengembangkan channel Youtube Mikirduit untuk mengakomodir audiens yang lebih suka menonton video dibandingkan dengan teks. Mikirduit juga melakukan edukasi di setiap channel media sosial seperti, Instagram dan Thread (@mikirduit), Tiktok (@Mikirduitcom), dan Twitter (@Mikirduitcom)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/01/06/Mikirduit.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Mikirduit]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/01/06/Mikirduit-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Mikirduit]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Menakar Peluang Sektor Booming 2026: Sinyal Saham Bank Bangkit, Begini Peluangnya</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-84677/menakar-peluang-sektor-booming-2026-sinyal-saham-bank-bangkit-begini-peluangnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2025 10:57:15 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Mikirduit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-84677/menakar-peluang-sektor-booming-2026-sinyal-saham-bank-bangkit-begini-peluangnya</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO  &#8211;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, </strong><a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a>  &#8211;</p>
<p>Sepanjang 2025, ada beberapa sektor saham yang tercatat booming mulai dari awal tahun ada teknologi, berlanjut dengan sektor tambang emas, hingga minyak kelapa sawit atau CPO. Lalu, apa sektor saham yang berpotensi booming pada 2026?</p>
<p>Founder dan CEO Mikirduit Surya Rianto mengatakan, sektor saham yang berpotensi booming bisa datang dari sektor saham yang sudah cukup undervalue, tapi ada faktor pendukung yang bisa mendorong kinerja-nya dalam jangka pendek.</p>
<p>&#8220;Kami mencatat, ada 6 sub-sektor bisnis yang berpotensi menarik pada medio 2026-2027 dengan asumsi ada pemulihan ekonomi. Salah satunya, adalah sektor banking,&#8221; ujarnya dalam keterangan resmi pada 16 Desember 2025.</p>
<p>Sektor banking menarik karena penurunan suku bunga Bank Indonesia yang terjadi sepanjang 2025 cukup agresif. BI mencatat telah menurunkan suku bunga 125 bps sepanjang 2025 sehingga menjadi 4,25 persen.</p>
<p>Secara teknis, penurunan suku bunga akan berdampak terhadap penurunan cost of fund perbankan. Pasalnya, tingkat likuiditas yang meningkat sehingga operasional bisnis utama bank berpotensi lebih efisien pada 2026 dibandingkan dengan 2025.</p>
<p>Adapun, kami melakukan riset terhadap 49 saham bank yang ada di IDX berdasarkan kinerja kuartal III/2025. Hasilnya, 25 dari 49 saham bank di IDX mencatatkan penurunan pendapatan bunga bersih.</p>
<p>PT Bank Artha Graha International Tbk. (INPC) mencatatkan penurunan pendapatan bunga bersih terbesar, yakni 25 persen menjadi Rp534 miliar pada kuartal III/2025. Tekanan pendapatan bunga bersih INPC didorong oleh kenaikan beban bunga hingga 39 persen menjadi Rp735 miliar ketika pendapatan bunga gross hanya naik 2,3 persen.</p>
<p>Secara umum, tekanan pendapatan bunga bersih pada saham bank sepanjang 2025 disebabkan oleh kenaikan beban bunga tersebut. Sehingga, harapannya dengan suku bunga BI yang sudah turun 125 bps dengan periode lagging 3-6 bulan bisa memberikan dampak positif dari segi perbaikan beban bunga yang lebih rendah.</p>
<p>Sementara itu, kami juga mencatat ada 24 saham bank di IDX yang mencatatkan penurunan laba bersih hingga kuartal III/2025. Tekanan laba bersih disebabkan oleh beberapa faktor seperti:</p>
<p>1. Kenaikan tingkat pencadangan atau impairment untuk antisipasi rasio kredit bermasalah. Seperti PT Bank Mayapada International Tbk. (MAYA) yang dari segi pendapatan bunga bersih naik 30,54 persen menjadi Rp2,4 triliun, tapi laba bersih turun 16 persen menjadi Rp41 miliar karena adanya kenaikan pencadangan 84 persen menjadi Rp141 miliar.</p>
<p>2. Kenaikan biaya operasional (kurang efisien) sehingga menekan kinerja laba bersih. Seperti, saham PT Bank Multiarta Sentosa Tbk. (MASB). Saham bank KBMI 1 ini mencatatkan pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 9,76 persen menjadi Rp689 miliar. Namun, laba bersihnya turun 1,46 persen menjadi Rp156 miliar. Padahal, dari segi pencadangan tidak ada kenaikan signifikan (hanya naik di bawah 1 persen) menjadi Rp42,56 miliar. Namun, ternyata penekan laba bersih karena operasional yang kurang efisien. MASB mencatatkan kenaikan rasio beban operasional dibandingkan dengan pendapatan operasional (BOPO) menjadi 86,62 persen dibandingkan dengan 84,88 persen.</p>
<p>3. Adanya tekanan di pendapatan bunga bersih serta kenaikan pencadangan yang cukup signifikan. Hal ini dialami oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.(BBRI) yang mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 12,07 persen menjadi Rp36,64 triliun pada kuartal III/2025. Tekanan laba bersih BBRI disebabkan dari segi pendapatan bunga bersih turun 0,64 persen menjadi Rp84,49 triliun, serta pencadangan naik 19,5 persen menjadi Rp30,35 triliun,</p>
<p>Surya mengatakan dengan realita kinerja keuangan beberapa saham bank yang tertekan akibat beban bunga atau cost of fund, kenaikan pencadangan, atau operasional yang kurang efisien jika dibandingkan dengan pendapatan yang didapatkan, artinya jika ada perbaikan ekonomi dari efek penurunan suku bunga bank sentral bisa jadi akumulasi perbaikan kinerja saham bank yang juga tertekan oleh beban bunga yang cukup tinggi di 2025.</p>
<p>Sederhananya, jika ada bank dengan kondisi laba bersih di 2025 tertekan karena faktor kenaikan pencadangan yang signifikan, serta beban bunga yang tinggi sehingga bisa mencatatkan kinerja laba yang rendah. Lalu, pada 2026, bank tersebut sudah lebih confidence untuk memangkas anggaran pencadangan, dengan kondisi beban bunga yang lebih rendah. Hasilnya, ada potensi pertumbuhan laba bersih di 2026 dari level low base di 2025.</p>
<p>“Namun, tantangannya adalah periode kapan suku bunga bank sentral dipangkas hingga mentok di dasar. Jika hal ini terjadi di 2026, bisa terasa di semester II/2026 atau mundur hingga 2027. Faktor lainnya adalah tinggal bagaimana pemerintah bisa mengatasi dampak bencana Sumatra agar bisa cepat pulih sehingga bisa mendorong perekonomian dengan era suku bunga rendah saat ini,” ujarnya.</p>
<p>Strategi Investasi di Saham Bank</p>
<p>Dengan posisi harga saham beberapa bank sedang terdiskon, periode saat ini (akhir 2025 hingga awal 2026) menjadi periode yang tepat untuk mulai melakukan strategi dollar cost averaging di saham bank dengan fundamental bagus dan penguasaan pasar cukup besar, serta dividen menarik.</p>
<p>Secara sederhana, keempat saham big bank yang menguasai hampir 50 persen pasar kredit di Indonesia bisa jadi pilihan. Keempat saham big bank itu, seperti BBRI, PT  Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) tengah mengalami tekanan harga sepanjang 2025 yang disebabkan oleh risiko perlambatan ekonomi dan berdampak ke perlambatan kinerja keempat bank tersebut hingga adanya pengurangan bobot pasar saham Indonesia di Indeks MSCI sehingga adanya arus keluar dari pasar saham Indonesia, yang mana cukup besar terjadi di keempat big bank tersebut.</p>
<p>Ke depannya, ada faktor eksternal yang bisa menekan kinerja saham big bank tersebut seperti, rencana MSCI menyesuaikan kategori free float (kepemilikan saham di bawah 5 persen) dengan mengecualikan pihak Perseroan terbatas domestik dan lainnya, serta pengetatan pembulatan yang berpotensi mendorong arus modal keluar dari pasar saham Indonesia. Meski, keputusan ini belum bulat, pihak MSCI masih berkonsultasi dengan para pelaku pasar. Targetnya, akhir Januari 2026 akan diumumkan keputusannya, serta akan langsung diterapkan untuk perhitungan saham yang masuk rebalancing di Februari 2026. Lalu, untuk saham yang sudah di dalam indeks, akan disesuaikan pada rebalancing Mei 2026.</p>
<p>Surya mengatakan dengan berbagai potensi risiko itu, saham big bank cocok untuk kamu yang mau mengumpulkan secara bertahap (Jangan pernah all in) dalam jangka panjang (lebih dari 2 tahun) dengan target capital gain dan dividen.</p>
<p>&#8220;Dengan perhitungan proyeksi dividen 2025-2026 dari proyeksi laba bersih per saham hasil konsensus analis, BMRI dan BBRI menjadi yang menarik. Proyeksi kami, BMRI dan BBRI berpotensi memberikan tingkat yield sekitar 8 &#8211; 8,5 persen di 2025, sedangkan dengan asumsi hold dari harga per 16 Desember 2025, bisa mendapatkan potensi yield sekitar 8,5 &#8211; 9,4 persen. Jika tidak ada perubahan dividend payout ratio yang signifikan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Mikirduit juga sudah merilis analisis sektor yang berpotensi bangkit di 2026 edisi pertama terkait saham bank khusus untuk mikirsaham pro. Kamu bisa join ke mikirsaham pro dengan klik di sini atau mendapatkan insight saham gratis dengan langsung mengunjungi Mikirduit.com</p>
<h3>Tentang Mikirduit</h3>
<p>PT Mikir Duit Indonesia (Mikirduit.com) adalah media komunitas yang fokus memberikan edukasi tentang pengelolaan keuangan yang didirikan oleh Surya Rianto, CFP, seorang praktisi financial planner dan mantan jurnalis ekonomi, pada Januari 2023. Dalam tahap awal pengembangannya, Mikirduit fokus mengedukasi investor saham di Indonesia untuk membantu meningkatkan literasi pasar modal setelah dari survey OJK 2022, tingkat literasi pasar modal turun ketika inklusi meningkat. MIkirduit memiliki 1 program berlangganan, yakni Mikirsaham, yang memberikan ulasan dan tempat berdiskusi saham dengan tujuan investasi. Para member Mikirsaham akan mendapatkan insight seperti saham dividen yang menarik untuk jangka panjang, saham value investing, growth investing, hingga contrarian investing. Serta, ada Grup diskusi saham dengan ratusan investor, dan Event Online bulanan yang topiknya bisa di-request sesuai dengan kebutuhan member. Lalu,Mikirduit juga memiliki program terbatas, yakni Grup Eksklusif Mikirduit, yang maksimal anggota 30 member. Grup Eksklusif Mikirduit lebih mengedukasi secara intens ke seluruh jenis aset investasi, konsultasi keuangan dari investasi dan kebutuhan lainnya, serta trading signal seminggu sekali untuk menghindari overtrading dan dilakukan dengan aturan manajemen risiko yang ketat. Selain website, Mikirduit juga mengembangkan channel Youtube Mikirduit untuk mengakomodir audiens yang lebih suka menonton video dibandingkan dengan teks. Mikirduit juga melakukan edukasi di setiap channel media sosial seperti, Instagram dan Thread (@mikirduit), Tiktok (@Mikirduitcom), dan Twitter (@Mikirduitcom)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/12/30/Mikirduit-1.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Mikirduit]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/12/30/Mikirduit-1-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Mikirduit]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>3 Saham Bank dengan Top Performance yang Berkualitas di 2025, Berikut Penjelasannya</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-84215/3-saham-bank-dengan-top-performance-yang-berkualitas-di-2025-berikut-penjelasannya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2025 04:19:18 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Mikirduit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-84215/3-saham-bank-dengan-top-performance-yang-berkualitas-di-2025-berikut-penjelasannya</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Kami merekap 48 saham bank di IDX dari laporan keuangan kuartal III/2025, serta menggunakan 7 metriks yang bisa menggambarkan pertumbuhan berkualitas. Lalu, siapa yang berada di peringkat 1-3?]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kami merekap 48 saham bank di IDX dari laporan keuangan kuartal III/2025, serta menggunakan 7 metriks yang bisa menggambarkan pertumbuhan berkualitas. Lalu, siapa yang berada di peringkat 1-3?</p>
<p>JAKARTA – Saham sektor perbankan memang dalam siklus yang tidak terlalu bagus dalam 1,5 tahun terakhir. Tren penurunan suku bunga dari level tinggi menimbulkan asumsi perlambatan ekonomi yang terjadi hingga ada faktor eksternal. Meski begitu, ada 3 bank yang dinilai memiliki performa bertumbuh berkualitas meski secara sektoral lagi kurang oke.</p>
<p><strong>CEO dan Founder Mikirduit Surya Rianto</strong> mengatakan kami mengelaborasi 48 saham bank yang sudah listing di IDX (termasuk Superbank IDX: SUPA yang baru IPO pada 17 Desember 2025). Dari situ, kami menggunakan indikator pertumbuhan kinerja keuangan secara laba-rugi dan pendapatan bunga bersih, hingga kualitas pertumbuhan dari segi rasio kredit bermasalah, tren net interest margin (NIM), cost to income ratio (CIR), dan pertumbuhan kredit.</p>
<p><em>“Ketujuh metriks ini diharapkan bisa memberikan gambaran saham bank yang memiliki pertumbuhan secara fundamental yang paling agresif, tapi tetap berkualitas. Meski, dalam eksekusinya, kami menyarankan untuk investor menganalisis lagi risiko likuiditas, valuasi, dan prospek secara lebih mendetail,”</em> ujarnya dalam keterangan resmi pada 17 Desember 2025.</p>
<p>Secara spesial, edisi rating sektor saham part 1 yang membahas sektor perbankan ini masih menggunakan laporan keuangan kuartal III/2025, yang nantinya akan diperbarui ketika laporan tahunan 2025 sudah rilis.</p>
<p>Dari total 48 saham, kami akan spill 3 besar saham bank yang termasuk memiliki kinerja terbaik sepanjang 2025. Menariknya, 3 bank teratas ini berasal dari bisnis bank digital.</p>
<p>Surya mengatakan, 3 bank teratas dengan skor peringkat tertinggi ini adalah bank digital. Kinerja bank digital memang berlawanan dengan bank tradisional karena mereka terus berkonsolidasi sejak 2021 hingga saat ini. “Lalu, pada 2024-2025 menjadi momentum turnaround para bank digital menjalankan bisnis selayaknya bank dengan tingkat loan to deposit ratio yang sudah di bawah 100 persen [Kecuali BBSI], bukan dari suntikan modal. Serta, permasalahan rasio kredit bermasalah di masa lalu yang perlahan selesai sehingga kondisi NPL membaik,” ujarnya.</p>
<p>Berikut ini ulasan ke-3 saham bank dengan peringkat pertumbuhan kinerja terbesar, serta kualitas pertumbuhan yang positif.</p>
<h2><strong>Saham Allo Bank (BBHI)</strong></h2>
<p>Untuk posisi ketiga ada saham BBHI yang dimiliki oleh CT Corp bersama Salim dan BUKA. BBHI mencatatkan poin dari kinerja kuartal III/2025 sebesar 277.</p>
<p>BBHI mencatatkan rapor hijau dari segala indikator, kecuali NPL net yang mencatatkan rapor kuning. (bukan hal buruk dan cenderung netral).</p>
<p>Jika melihat rasio keuangannya, BBHI sudah mulai normalisasi menjadi bank dengan tingkat LDR sudah di bawah 100 persen. Meski catatannya, tingkat NPL gross (baru bukan bawaan Bank Harda) mencatatkan kenaikan menjadi 1,52 persen dibandingkan 0,55 persen. Kenaikan ini selaras dengan ekspansi kredit yang tumbuh 13,39 persen menjadi Rp8,47 triliun.</p>
<p>Dari segi kinerja laba bersih, BBHI mencatatkan kenaikan 25 persen menjadi Rp379 miliar. Kenaikan kinerja BBHI bisa dibilang agresif yang normal mengingat pendapatan bunga bersih naik 28 persen menjadi Rp1 triliun, sedangkan pencadangan naik 410 persen menjadi Rp274 miliar.</p>
<p>Adapun, kinerja BBHI hingga November 2025 menunjukkan perlambatan dibandingkan dengan September 2025. Laba bersih BBHI hanya tumbuh 21,47 persen menjadi Rp447 miliar, sedangkan pendapatan bunga tumbuh 28,9 persen menjadi Rp1,3 triliun. Dari segi pencadangan naik 328 persen menjadi Rp367 miliar.</p>
<h2><strong>Krom Bank (BBSI)</strong></h2>
<p>BBSI menjadi bank dengan pertumbuhan kinerja paling agresif dan berkualitas kedua sepanjang kuartal III/2025 dengan poin sebesar 289. BBSI mencatatkan hampir seluruhnya dengan rapor hijau kecuali NPL gross dan laba bersih.</p>
<p>Jika dilihat, dari segi pertumbuhan kredit cukup agresif dengan adanya kenaikan 87 persen menjadi Rp7,96 triliun. Anomali pertumbuhan kredit itu didorong optimalisasi suntikan dana right issue (hal itu terlihat dari LDR masih di atas 100 persen).</p>
<p>Dari pertumbuhan kredit yang agresif itu, BBSI mencatatkan pendapatan bunga bersih naik 87,14 persen menjadi Rp1,26 triliun. Namun, laba bersihnya hanya tumbuh 17,7 persen menjadi Rp126 miliar.</p>
<p>Kami menilai, hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti:</p>
<p>Adanya kenaikan pencadangan sebesar 117 persen menjadi Rp902 miliar</p>
<p>Tingkat beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) perseroan yang naik menjadi 89 persen dibandingkan dengan 81 persen pada periode sebelumnya</p>
<p>Sementara itu, tingkat NPL gross perseroan sekitar 2,64 persen. Posisi NPL gross ini sudah membaik dibandingkan dengan sebelumnya 2,7 persen. Lalu, untuk NPL net-nya masih cukup baik hanya 0,1 persen dan mengalami penurunan dari sebelumnya 0,24 persen.</p>
<p>Untuk NIM terlihat sangat besar, yakni mencapai 20 persen selaras dengan karakter bank digital yang memberikan kredit dengan bunga kredit dalam berbagai bentuk.</p>
<p>Kinerja BBSI per Oktober 2025 juga mulai mengalami perlambatan dari segi laba bersih yang hanya tumbuh 10,92 persen menjadi Rp133 miliar. Meski, pendapatan bunga bersih tumbuh 88,64 persen menjadi Rp1,46 triliun. Faktornya sama seperti yang kami paparkan sebelumnya, salah satunya adanya kenaikan pencadangan 120 persen menjadi Rp1,05 triliun.</p>
<h2><strong>Bank Jago (ARTO)</strong></h2>
<p>ARTO menjadi bank dengan tingkat ekspansi dan kualitas kinerja dengan poin tertinggi sepanjang kuartal III/2025. Satu-satunya rapor kuning ARTO hanya ada di CIR yang masih sekitar 58 persen.</p>
<p>Secara kinerja per kuartal III/2025, ARTO mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 32 persen menjadi Rp23,46 triliun. Dari pertumbuhan kredit itu, ARTO mampu me-maintain-nya dengan pendapatan bunga bersih tumbuh 64 persen menjadi Rp1,77 triliun.</p>
<p>Lalu, dengan kondisi pencadangan ARTO naik 267 persen menjadi Rp623 miliar, perseroan masih mampu mendorong laba bersih naik 131 persen menjadi Rp199 miliar.</p>
<p>Dari segi rasio keuangan, tingkat NPL ARTO juga ter-maintain dengan baik. NPL gross memang naik menjadi 0,38 persen dibandingkan dengan 0,23 persen, tapi masih di bawah 1 persen. Begitu juga dengan NPL net yang sebesar 0,04 persen.</p>
<p>Sementara itu, NIM ARTO sekitar 8,31 persen yang lebih tinggi dari periode sama pada tahun sebelumnya sekitar 7,1 persen. Walaupun, tingkat NIM itu masih di bawah rata-rata karakter bank digital.</p>
<p>Sementara itu, jika dilihat dari kinerja bulanan per Oktober 2025, laba bersih ARTO agak melambat jadi hanya tumbuh 124 persen menjadi Rp223 miliar. Meski, pertumbuhan pendapatan bunga bersih lebih agresif dengan naik 65 persen menjadi Rp2 triliun dan pencadangan naik lebih lambat hanya 261 persen menjadi Rp705 miliar.</p>
<p>Kami merekap peringkat 48 saham bank berdasarkan kinerja kuartal III/2025 yang bisa dibaca di report ini</p>
<h3><strong>About Mikirduit</strong></h3>
<p>PT Mikir Duit Indonesia (Mikirduit.com) adalah media komunitas yang fokus memberikan edukasi tentang pengelolaan keuangan yang didirikan oleh Surya Rianto, CFP, seorang praktisi financial planner dan mantan jurnalis ekonomi, pada Januari 2023. Dalam tahap awal pengembangannya, Mikirduit fokus mengedukasi investor saham di Indonesia untuk membantu meningkatkan literasi pasar modal setelah dari survey OJK 2022, tingkat literasi pasar modal turun ketika inklusi meningkat.</p>
<p>MIkirduit memiliki 1 program berlangganan, yakni Mikirsaham, yang memberikan ulasan dan tempat berdiskusi saham dengan tujuan investasi. Para member Mikirsaham akan mendapatkan insight seperti saham dividen yang menarik untuk jangka panjang, saham value investing, growth investing, hingga contrarian investing. Serta, ada Grup diskusi saham dengan ratusan investor, dan Event Online bulanan yang topiknya bisa di-request sesuai dengan kebutuhan member.</p>
<p>Lalu,Mikirduit juga memiliki program terbatas, yakni Grup Eksklusif Mikirduit, yang maksimal anggota 30 member. Grup Eksklusif Mikirduit lebih mengedukasi secara intens ke seluruh jenis aset investasi, konsultasi keuangan dari investasi dan kebutuhan lainnya, serta trading signal seminggu sekali untuk menghindari overtrading dan dilakukan dengan aturan manajemen risiko yang ketat.</p>
<p>Selain website, Mikirduit juga mengembangkan channel Youtube Mikirduit untuk mengakomodir audiens yang lebih suka menonton video dibandingkan dengan teks. Mikirduit juga melakukan edukasi di setiap channel media sosial seperti, Instagram dan Thread (@mikirduit), Tiktok (@Mikirduitcom), dan Twitter (@Mikirduitcom)</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/12/20/3-Saham-Bank-dengan-Top-Performance-yang-Berkualitas-di-2025-Berikut-Penjelasannya.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="394">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[3 Saham Bank dengan Top Performance yang Berkualitas di 2025 Berikut Penjelasannya]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/12/20/3-Saham-Bank-dengan-Top-Performance-yang-Berkualitas-di-2025-Berikut-Penjelasannya-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[3 Saham Bank dengan Top Performance yang Berkualitas di 2025 Berikut Penjelasannya]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Musim Dividen 2025 Usai, Berikut Pilihan Saham Dividen Jumbo 2026</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-75975/musim-dividen-2025-usai-berikut-pilihan-saham-dividen-jumbo-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2025 00:47:19 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Mikirduit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-75975/musim-dividen-2025-usai-berikut-pilihan-saham-dividen-jumbo-2026</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Juni menjadi periode terakhir pembagian dividen final tahun buku tahun sebelumnya. Setelah Juni berakhir, investor harus mulai bergerak mencari saham-saham dividen menarik yang bakal dibagikan di semester II/2025 hingga semester I/2026. Lalu, apa saham dividen terbesar yang menarik saat ini?]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Juni menjadi periode terakhir pembagian dividen final tahun buku tahun sebelumnya. Setelah Juni berakhir, investor harus mulai bergerak mencari saham-saham dividen menarik yang bakal dibagikan di semester II/2025 hingga semester I/2026. Lalu, apa saham dividen terbesar yang menarik saat ini?</p>
<p>Musim dividen tahun 2025 (untuk tahun buku 2024) akan berakhir pada Juni 2025. Salah satu sorotan tahun ini adalah tren dividen jumbo dari saham-saham bank BUMN yang sejalan dengan pembentukan sovereign wealth fund baru, Danantara. Kini, perhatian investor mulai beralih: saham mana yang berpotensi memberikan dividen terbesar untuk tahun 2026 (tahun buku 2025)? Dan bagaimana strategi terbaik untuk memanfaatkannya?</p>
<p>Secara siklus, banyak investor dan trader memburu saham dividen menjelang RUPS tahunan atau cum date, dengan harapan mendapat keuntungan dari pembagian dividen. Sayangnya, tak sedikit yang melupakan risiko koreksi harga saat ex-date — saat harga saham umumnya turun sebesar nilai dividen (dividend yield) setelah periode cum-date berakhir.</p>
<p><em>Cum-date Dividend</em> adalah periode investor yang membeli saham masih berhak mendapatkan dividen, sedangkan yang menjual tidak berhak atas dividen.</p>
<p><strong>Ex-date Dividend</strong> adalah periode investor yang membeli saham sudah tidak berhak dapat dividen, sedangkan yang jual masih berhak atas dividen.</p>
<p><strong>Surya Rianto, Founder Mikirduit</strong>, mengingatkan bahwa strategi dividend investing sebaiknya tidak dijadikan alat untuk mencari untung cepat.</p>
<p><em>“Dividend investing bukan strategi jangka pendek. Harga saham biasanya terkoreksi saat ex-date. Justru, waktu beli terbaik adalah setelah harga terkoreksi serta kondisi valuasi yang lebih murah, yaitu saat atau setelah ex-date. Dengan begitu, investor berpeluang meraih dividen sekaligus capital gain di tahun selanjutnya,”</em> jelas Surya dalam keterangannya.</p>
<h3><strong>Strategi Memilih Saham Dividen Jumbo</strong></h3>
<p>Investor yang ingin serius menjalankan dividend investing perlu memperhatikan fundamental dan proyeksi kinerja keuangan emiten, bukan sekadar melihat histori dividen.</p>
<p>Beberapa indikator penting yang perlu dianalisis antara lain, Proyeksi Laba Bersih Tahun Buku 2025, Rata-rata Dividend Payout Ratio (DPR) dalam 5 tahun terakhir, Kesehatan Neraca: rasio utang, tren margin laba, arus kas operasional, Model Bisnis &amp; Sumber Pendapatan, hinggaLikuiditas dan tren kinerja saham</p>
<p>Setelah menemukan emiten dengan fundamental kuat dan prospek dividen besar, investor bisa menyusun strategi jual-beli dan rencana waktu investasi (holding period) sesuai tujuan finansialnya.</p>
<h3><strong>26 Saham Dividen Terbaik Versi Mikirsaham</strong></h3>
<p>Tak semua investor memiliki waktu dan kemampuan untuk menganalisis 900+ emiten di BEI. Untuk itu, Mikirduit merilis “Laporan Saham Dividend Investing Mikirsaham Edisi Full Year 2025” yang berisi 26 saham pilihan dengan potensi dividend yield terbesar dan fundamental solid.</p>
<p>Saham-saham ini dipilih menggunakan Mikirduit Score, metode pemeringkatan yang menilai berbagai aspek, seperti, Kesehatan, Neraca &amp; Risiko Utang, Tren Kinerja Pendapatan &amp; Laba, Margin Keuntungan dan Arus Kas, Likuiditas Saham dan Prospek Industri</p>
<p>Lalu, ada Indikator Khusus Sektor Perbankan: LDR (Loan to Deposit Ratio), CASA Ratio atau Dana Murah, NIM (Net Interest Margin), NPL (Non-Performing Loan), CIR (Cost to Income Ratio) hingga tren pencadangan</p>
<p>Hasilnya, 26 saham tersebut dibagi ke dalam tiga kategori, yakni Large Caps (Market cap &gt; Rp10 triliun), Mid Caps (Rp1–9,99 triliun), Small Caps (&lt; Rp1 triliun).</p>
<p>“Melalui laporan ini, kami ingin mempermudah investor menemukan saham dividen potensial tanpa harus repot mengumpulkan dan menganalisis data sendiri. Proyeksi kami memiliki tingkat akurasi lebih dari 75%,” tambah Surya.</p>
<p>Sebagai gambaran, Mikirduit juga membagikan analisis 3 saham yang diproyeksikan memberikan dividen terbesar tahun depan yang bisa dibaca dengan klik link di sini.</p>
<p>Jika ingin mendapatkan laporan 26 saham dividen yang lebih lengkap, serta mendapatkan update saham value investing, growth investing, hingga contrarian investing setiap bulan, kamu bisa klik di sini untuk informasi lebih lanjut.</p>
<h3><strong>About Mikirduit</strong></h3>
<p>PT Mikir Duit Indonesia (Mikirduit.com) adalah media komunitas yang fokus memberikan edukasi tentang pengelolaan keuangan yang didirikan oleh Surya Rianto, CFP, seorang praktisi financial planner dan mantan jurnalis ekonomi, pada Januari 2023. Dalam tahap awal pengembangannya, Mikirduit fokus mengedukasi investor saham di Indonesia untuk membantu meningkatkan literasi pasar modal setelah dari survey OJK 2022, tingkat literasi pasar modal turun ketika inklusi meningkat.</p>
<p>MIkirduit memiliki 1 program berlangganan, yakni Mikirsaham, yang memberikan ulasan dan tempat berdiskusi saham dengan tujuan investasi. Para member Mikirsaham akan mendapatkan insight seperti saham dividen yang menarik untuk jangka panjang, saham value investing, growth investing, hingga contrarian investing. Serta, ada Grup diskusi saham dengan ratusan investor, dan Event Online bulanan yang topiknya bisa di-request sesuai dengan kebutuhan member.</p>
<p>Lalu,Mikirduit juga memiliki program terbatas, yakni Grup Eksklusif Mikirduit, yang maksimal anggota 30 member. Grup Eksklusif Mikirduit lebih mengedukasi secara intens ke seluruh jenis aset investasi, konsultasi keuangan dari investasi dan kebutuhan lainnya, serta trading signal seminggu sekali untuk menghindari overtrading dan dilakukan dengan aturan manajemen risiko yang ketat.</p>
<p>Selain website, Mikirduit juga mengembangkan channel Youtube Mikirduit untuk mengakomodir audiens yang lebih suka menonton video dibandingkan dengan teks. Mikirduit juga melakukan edukasi di setiap channel media sosial seperti, Instagram dan Thread (@mikirduit), Tiktok (@Mikirduitcom), dan Twitter (@Mikirduitcom)</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/06/05/Musim-Dividen-2025-Usai-1.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="394">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Musim Dividen 2025 Usai, Berikut Pilihan Saham Dividen Jumbo 2026]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/06/05/Musim-Dividen-2025-Usai-1-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Musim Dividen 2025 Usai, Berikut Pilihan Saham Dividen Jumbo 2026]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
