<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos M.Si &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/m-si/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Jul 2026 00:27:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos M.Si &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>Budaya Organisasi Kunci Penguatan E-Government BSKDN, Temuan Riset Fahsul Falah</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-95862/budaya-organisasi-kunci-penguatan-e-government-bskdn-temuan-riset-fahsul-falah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 22:21:11 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dr. T.R. Fahsul Falah]]></category>
		<category><![CDATA[M.Si]]></category>
		<category><![CDATA[S.Sos.]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-95862/budaya-organisasi-kunci-penguatan-e-government-bskdn-temuan-riset-fahsul-falah</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Transformasi digital pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia dan budaya kerja di dalam organisasi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Transformasi digital pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia dan budaya kerja di dalam organisasi.</p>
<p>Hal tersebut menjadi temuan utama dalam penelitian Dr. T.R. Fahsul Falah, S.Sos., M.Si. yang mengkaji pengaruh learning organization, kompetensi pegawai, dan budaya organisasi terhadap e-government serta implikasinya pada efektivitas Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di BSKDN Kemendagri.</p>
<p>Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan digitalisasi birokrasi membutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif, tidak hanya berbasis infrastruktur teknologi, tetapi juga pada aspek kelembagaan dan perilaku organisasi.</p>
<p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel utama learning organization, kompetensi pegawai, dan budaya organisasi secara simultan memberikan kontribusi sebesar 61 persen terhadap penguatan e-government di lingkungan organisasi yang diteliti.</p>
<p>Dari ketiga variabel tersebut, budaya organisasi menjadi faktor dengan pengaruh paling besar, yakni 22,22 persen, disusul learning organization sebesar 21,33 persen dan kompetensi pegawai sebesar 19,58 persen.</p>
<p>Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan digital di sektor pemerintahan sangat dipengaruhi oleh pola pikir, nilai, dan kebiasaan kerja aparatur, selain kemampuan teknis dan sistem pembelajaran organisasi.</p>
<p>“Transformasi digital tidak bisa dipahami hanya sebagai pengadaan sistem atau aplikasi. Yang lebih penting adalah bagaimana organisasi membangun budaya kerja yang adaptif, kolaboratif, dan terbuka terhadap perubahan,” ujar Fahsul Falah.</p>
<p><strong>E-Government sebagai Penghubung Transformasi SPBE</strong></p>
<p>Penelitian ini juga menempatkan e-government sebagai variabel mediasi yang menjembatani hubungan antara faktor internal organisasi dengan efektivitas SPBE.</p>
<p>Hasil analisis menunjukkan seluruh hubungan antarvariabel bersifat positif, yang berarti peningkatan pada learning organization, kompetensi pegawai, dan budaya organisasi akan memperkuat implementasi e-government, yang pada akhirnya berdampak pada efektivitas SPBE.</p>
<p>Model ini memperlihatkan bahwa e-government memiliki peran strategis sebagai penghubung antara kapasitas organisasi dengan keberhasilan transformasi digital pemerintahan.</p>
<p>“SPBE yang efektif membutuhkan keselarasan antara teknologi, manusia, dan budaya organisasi. Tanpa itu, digitalisasi hanya berhenti pada penggunaan sistem, bukan perubahan tata kelola,” tambahnya.</p>
<p><strong>Urutan Transformasi Organisasi</strong></p>
<p>Dalam analisis konseptualnya, penelitian ini juga menegaskan bahwa transformasi birokrasi paling realistis dilakukan melalui tiga tahap berurutan: penguatan kompetensi pegawai, pembentukan budaya organisasi adaptif, dan pengembangan learning organization.</p>
<p>Tahap pertama dimulai dari peningkatan kompetensi ASN sebagai fondasi utama. Tahap ini mencakup kompetensi teknis, manajerial, digital, dan sosial-kultural.</p>
<p>Tahap kedua adalah membangun budaya organisasi yang mendukung kolaborasi, inovasi, dan keterbukaan terhadap perubahan. Peran kepemimpinan menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi transformasi.</p>
<p>Tahap ketiga adalah membangun organisasi pembelajar yang mampu menginstitusionalisasikan proses pembelajaran melalui berbagi pengetahuan, mentoring, evaluasi pengalaman, dan pengelolaan pengetahuan secara berkelanjutan.</p>
<p><strong>Relevansi bagi Pemerintah Daerah</strong></p>
<p>Penelitian ini juga menyoroti implementasi pada pemerintah daerah yang memiliki keterbatasan anggaran, infrastruktur, dan kompetensi pegawai.</p>
<p>Dalam konteks tersebut, mekanisme learning organization tidak selalu harus berbasis teknologi tinggi, tetapi dapat dilakukan melalui pendekatan sederhana seperti coaching, mentoring, komunitas praktik, dan evaluasi rutin.</p>
<p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kondisi keterbatasan, budaya organisasi adaptif justru menjadi faktor yang semakin menentukan keberhasilan transformasi digital.</p>
<p>“Daerah dengan sumber daya terbatas tetap dapat mendorong transformasi jika mampu membangun budaya kerja yang adaptif dan memaksimalkan pembelajaran berbasis pengalaman,” jelas Fahsul.</p>
<p><strong>Metodologi dan Validasi</strong></p>
<p>Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode sensus terhadap seluruh ASN di BSKDN. Analisis data dilakukan menggunakan path analysis untuk menguji hubungan antarvariabel.</p>
<p>Instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel, dengan nilai Cronbach Alpha di atas 0,7. Hasil kuantitatif juga diperkuat melalui expert judgement dari akademisi, praktisi, dan pengambil kebijakan.</p>
<p>Menurut Fahsul, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi akademik sekaligus rujukan praktis dalam memperkuat implementasi SPBE di Indonesia.</p>
<p>“Intinya, keberhasilan transformasi digital bukan hanya soal sistem, tetapi soal bagaimana organisasi belajar, beradaptasi, dan membangun budaya kerja yang tepat,” tutupnya.</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/09/Budaya-Organisasi-Jadi-Faktor-Kunci-Penguatan-E-Government-di-BSKDN-Temuan-Riset-Fahsul-Fala.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="1600">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Budaya Organisasi Kunci Penguatan E-Government BSKDN, Temuan Riset Fahsul Falah]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/09/Budaya-Organisasi-Jadi-Faktor-Kunci-Penguatan-E-Government-di-BSKDN-Temuan-Riset-Fahsul-Fala-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Budaya Organisasi Kunci Penguatan E-Government BSKDN, Temuan Riset Fahsul Falah]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
