<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Krakatau Steel Tbk &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/krakatau-steel-tbk/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Apr 2026 06:37:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Krakatau Steel Tbk &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>Restrukturisasi Keuangan Perkuat Kinerja 2025: Krakatau Steel Catat Laba USD 339,6 Juta dan Penguatan Ekuitas</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-89032/restrukturisasi-keuangan-perkuat-kinerja-2025-krakatau-steel-catat-laba-usd-3396-juta-dan-penguatan-ekuitas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 06:37:16 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Krakatau Steel Tbk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-89032/restrukturisasi-keuangan-perkuat-kinerja-2025-krakatau-steel-catat-laba-usd-3396-juta-dan-penguatan-ekuitas</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (“Perseroan”) / Krakatrau Steel Group (KRAS) resmi mengumumkan pembalikan kinerja keuangan (financial turnaround) yang impresif pada tahun buku 2025. Emiten baja kebanggaan nasional ini sukses membukukan laba bersih sebesar USD 339,64 juta (setara Rp5,68 triliun), menunjukkan efektivitas strategi transformasi dan penguatan fundamental perusahaan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (“Perseroan”) / Krakatrau Steel Group (KRAS) resmi mengumumkan pembalikan kinerja keuangan (financial turnaround) yang impresif pada tahun buku 2025. Emiten baja kebanggaan nasional ini sukses membukukan laba bersih sebesar USD 339,64 juta (setara Rp5,68 triliun), menunjukkan efektivitas strategi transformasi dan penguatan fundamental perusahaan.</p>
<p>Pencapaian luar biasa ini didorong oleh keberhasilan restrukturisasi utang, penguatan operasional, serta dukungan penuh dari para pemangku kepentingan. Tahun 2025 menjadi momentum kebangkitan operasional seiring dengan kembali beroperasinya fasilitas strategis pabrik Hot Strip Mill (HSM) sebagai tulang punggung produksi baja nasional.</p>
<p>Amanah Transformasi dan Dukungan Stakeholders</p>
<p>Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menyampaikan bahwa hasil positif ini tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah melalui Danantara serta kepercayaan para kreditur dan mitra bisnis.</p>
<p>&#8220;Kami sangat mensyukuri capaian ini sebagai bentuk amanah dari para pemangku kepentingan. Dukungan pendanaan dan kepercayaan dari Danantara menjadi pendorong utama bagi kami untuk terus berbenah. Laba ini adalah titik awal yang kami sikapi dengan rendah hati untuk terus memastikan keberlanjutan industri baja nasional,&#8221; ujar Akbar Djohan</p>
<p>Sepanjang tahun 2025, Perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar USD 959,84 juta (Rp16,05 triliun). Total volume penjualan produk baja mencapai 944.562 ton, meningkat tajam sebesar 29,0% dibandingkan tahun sebelumnya.</p>
<p>Penguatan Struktur Neraca dan Tata Kelola</p>
<p>Ketangguhan Krakatau Steel di tahun 2025 tidak hanya tercermin pada angka laba, tetapi juga terlihat jelas dari struktur neracanya yang kian sehat dan kokoh. Perseroan berhasil memperkuat posisi keuangannya dengan mencatatkan total aset sebesar USD 2,77 miliar atau setara dengan Rp46,24 triliun. Di saat yang sama, komitmen Perseroan dalam menyelesaikan kewajiban utang membuahkan hasil nyata, di mana total liabilitas berhasil ditekan turun sebesar 17,04% menjadi USD 2,04 miliar (Rp34,11 triliun).</p>
<p>Efek positif dari perbaikan kinerja ini membawa pertumbuhan yang sangat signifikan pada sisi ekuitas perusahaan. Tercatat, nilai ekuitas Perseroan melonjak hingga lebih dari dua kali lipat menjadi USD 725,51 juta atau sekitar Rp12,13 triliun, sebuah indikator bahwa Krakatau Steel kini memiliki landasan finansial yang jauh lebih kuat untuk ekspansi di masa depan.</p>
<p>Melengkapi kesehatan finansial tersebut, Perseroan juga meneguhkan komitmennya pada aspek transparansi dan tata kelola. Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 Krakatau Steel sukses meraih opini Wajar Tanpa Modifikasian (WTM) dari Auditor Independen. Direktur Utama Krakatau Steel, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa predikat WTM ini merupakan jaminan kepercayaan bagi seluruh pemegang saham maupun mitra bisnis.</p>
<p>&#8220;Kami menyadari masih banyak tantangan di depan. Oleh karena itu, Perseroan akan terus melakukan evaluasi portofolio secara aktif dan meninjau kembali kerja sama yang belum memberikan nilai optimal, demi menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh seluruh stakeholders,&#8221; tutup Akbar Djohan.</p>
<p>Proyeksi Strategis dan Optimalisasi Portofolio Masa Depan</p>
<p>Menatap masa depan, Krakatau Steel memandang optimis kelanjutan tren pertumbuhan ini melalui peningkatan utilisasi fasilitas produksi dan penguatan pangsa pasar domestik. Fokus strategis Perseroan tetap tertuju pada pemenuhan kebutuhan sektor infrastruktur dan otomotif yang terus berkembang, selaras dengan semangat pembangunan nasional serta percepatan hilirisasi industri menuju visi Indonesia Emas.</p>
<p>Sebagai bagian dari upaya memperkuat fundamental perusahaan, Perseroan secara aktif melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh portofolio bisnis, termasuk meninjau kembali sejumlah kerja sama modal ventura (joint venture) guna memastikan keselarasan dengan target pertumbuhan. Perseroan meyakini bahwa apabila kinerja seluruh unit JV menunjukkan tren positif—terutama PT Krakatau Posco sebagai mitra strategis utama—maka hal tersebut dipastikan akan memberikan kontribusi yang jauh lebih besar dan berkelanjutan terhadap kinerja keuangan konsolidasi Krakatau Steel secara keseluruhan.</p>
<p>Sejalan dengan komitmen pada tata kelola yang lebih baik dan disiplin investasi yang ketat, Krakatau Steel terus melakukan langkah strategis untuk mengoptimalkan setiap kerja sama agar sejalan dengan arah bisnis jangka panjang. Keputusan ini diambil demi memperkokoh struktur keuangan serta memastikan bahwa setiap inisiatif bisnis mampu memberikan nilai tambah yang maksimal bagi ekosistem bisnis Krakatau Steel dan seluruh pemangku kepentingan.</p>
<p>About Krakatau Steel Tbk
Sekilas Tentang PT Krakatau Steel (Persero) Tbk PT Krakatau Steel (Persero) Tbk merupakan perusahaan manufaktur baja terintegrasi yang didirikan pada 31 Agustus 1970. Selain bergerak di sektor industri baja, Krakatau Steel Group juga mengembangkan bisnis kawasan industri terpadu, kepelabuhanan, logistik, penyediaan air industri, penyediaan energi melalui pembangkit listrik, serta sejumlah ventura bersama dengan perusahaan Korea dan Jepang. Saat ini, Krakatau Steel berkomitmen menjalankan transformasi perusahaan melalui program KS Reborn yang difokuskan pada penguatan tata kelola, transparansi, pengembangan human capital, penguatan bisnis hilir, serta optimalisasi bisnis infrastruktur guna membangun kepercayaan pemangku kepentingan dan menarik investor.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/04/06/Restrukturisasi-Keuangan.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1152"
				height="768">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Restrukturisasi Keuangan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/04/06/Restrukturisasi-Keuangan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Restrukturisasi Keuangan]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>PT Krakatau Tirta Industri Tegaskan Komitmen ESG melalui Program Satu Juta Pohon</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-88842/pt-krakatau-tirta-industri-tegaskan-komitmen-esg-melalui-program-satu-juta-pohon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 01:04:03 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Krakatau Steel Tbk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-88842/pt-krakatau-tirta-industri-tegaskan-komitmen-esg-melalui-program-satu-juta-pohon</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; PT Krakatau Tirta Industri (KTI) menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya air melalui pelaksanaan Program Satu Juta Pohon, yang telah dijalankan secara berkelanjutan sejak tahun 2007. Program ini merupakan bagian dari kontribusi nyata KTI dalam menjaga kelestarian daerah aliran sungai (DAS) dan mendukung keberlangsungan siklus air di tengah tantangan perubahan iklim global.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; PT Krakatau Tirta Industri (KTI) menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya air melalui pelaksanaan Program Satu Juta Pohon, yang telah dijalankan secara berkelanjutan sejak tahun 2007. Program ini merupakan bagian dari kontribusi nyata KTI dalam menjaga kelestarian daerah aliran sungai (DAS) dan mendukung keberlangsungan siklus air di tengah tantangan perubahan iklim global.</p>
<p>Program Satu Juta Pohon dimana telah dilakukan penanaman pohon ke-1 juta yang dilaksanakan pada Desember 2025 lalu di sekitar Waduk Nadra Krenceng, Kota Cilegon dan semangatnya terus digaungkan karena merupakan wujud komitmen KTI dalam menerapkan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) secara berkelanjutan. Adapun penanaman pohon di wilayah resapan air diharapkan mampu menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan daya dukung lingkungan, serta memastikan keberlanjutan sumberdaya air untuk generasi mendatang.</p>
<p>Pelaksanaan program ini merupakan hasil sinergi antara KTI dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Krakatau Steel Group, mitra usaha, pelanggan, dan para pemangku kepentingan lainnya. Dalam hal ini KTI menyampaikan apresiasi atas partisipasi dan dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program tersebut sejak awal pelaksanaannya.</p>
<p>Ke depan, KTI menegaskan bahwa pencapaian Program Satu Juta Pohon tidak menjadi titik akhir komitmen perusahaan. KTI akan terus mengembangkan berbagai program konservasi dan pelestarian lingkungan lainnya yang memberikan nilai tambah bagi keberlanjutan sumber daya air serta mendukung pertumbuhan industri yang bertanggung jawab</p>
<p>Direktur Utama KTI, Dendin Hermawan, menyampaikan bahwa ketersediaan air merupakan faktor krusial bagi keberlangsungan industri dan masyarakat, khususnya di Kota Cilegon dan sekitarnya. KTI memandang konservasi lingkungan sebagai tanggung jawab bersama yang tidak terpisahkan dari peran perusahaan sebagai penyedia solusi air bagi industri dan publik. “Program Satu Juta Pohon yang puncaknya kita laksanakan hari ini merupakan representasi dari cita-cita besar kita semua untuk memastikan setiap air yang kita nikmati telah kita upayakan agar siklusnya dapat senantiasa berjalan dengan baik,” terang beliau.</p>
<p>Hal tersebut diatas juga diperkuat dengan dukungan Dr. Akbar Djohan,  Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sebagai holding dari Krakatau Steel Group menyatakan “Selamat kepada KTI dan tetap terus menjadi salah satu motor social movement dan juga merupakan komitmen kuat untuk kebaikan ke depan”. Selanjutnya Akbar yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesian Iron &amp; Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik &amp; Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) menyatakan bahwa ke depannya harus makin luas gerakannya sehingga social impact nya makin luas.</p>
<p>Saat ini Krakatau Steel Group mendapatkan dukungan dari Danantara untuk meningkatkan performanya dan hal ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk kemakmuran bangsa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>About Krakatau Steel Tbk
Tentang PT Krakatau Tirta Industri: PT Krakatau Tirta Industri (KTI) adalah anak perusahaan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang bergerak di bidang layanan air terintegrasi untuk sektor industri dan masyarakat. Berdiri sejak 1996, KTI menjadi pionir penyedia air industri di Indonesia dan kini menyediakan layanan pengelolaan air bersih, air demin, air daur ulang, serta pengolahan air limbah. Untuk menjawab kebutuhan air yang terus meningkat di kawasan industri, KTI mengoperasikan berbagai fasilitas seperti Water Recycle Plant, Wastewater Treatment Plant, dan Instalasi Air Demin menggunakan teknologi membrane, ultrafiltrasi, ion exchanger, serta biological treatment. KTI juga menghadirkan layanan O&amp;M dan EPC untuk mendukung keberlanjutan dan efisiensi sistem air industri Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/03/30/PT-Krakatau-Tirta-Industri.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1366"
				height="768">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[PT Krakatau Tirta Industri]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/03/30/PT-Krakatau-Tirta-Industri-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[PT Krakatau Tirta Industri]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Krakatau Steel Gelar &#8220;Simfoni Ramadhan&#8221; Pererat Sinergi Lintas Sektoral Di Banten</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-87797/krakatau-steel-gelar-simfoni-ramadhan-pererat-sinergi-lintas-sektoral-di-banten</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 08:39:12 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Krakatau Steel Tbk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-87797/krakatau-steel-gelar-simfoni-ramadhan-pererat-sinergi-lintas-sektoral-di-banten</guid>

					<description><![CDATA[CILEGON,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) menyelenggarakan agenda silaturahmi akbar bertajuk &#8220;Simfoni Ramadhan: Istighosah dan Buka Puasa Sinergi Lintas Sektoral&#8221; di Convention Hall, The Royale Krakatau Hotel Cilegon, Rabu (25/02). Mengusung tema &#8220;Sinergi dalam Doa, Berbagi dalam Keberkahan&#8221;, acara ini menjadi momentum penguatan kolaborasi antara korporasi, pemerintah daerah, ulama, serta masyarakat di bulan suci Ramadhan 1447 H.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CILEGON</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) menyelenggarakan agenda silaturahmi akbar bertajuk &#8220;Simfoni Ramadhan: Istighosah dan Buka Puasa Sinergi Lintas Sektoral&#8221; di Convention Hall, The Royale Krakatau Hotel Cilegon, Rabu (25/02). Mengusung tema &#8220;Sinergi dalam Doa, Berbagi dalam Keberkahan&#8221;, acara ini menjadi momentum penguatan kolaborasi antara korporasi, pemerintah daerah, ulama, serta masyarakat di bulan suci Ramadhan 1447 H.</p>
<p>Acara dibuka dengan suasana khidmat melalui pembacaan ayat suci Al-Qur&#8217;an oleh Muhammad Alvino Dinofa Tirta Atmaja dan Febriera Aisyah Romanza, murid Program Tahfidz Quran SMA Islam Al Azhar 6. Agenda utama dilanjutkan dengan sesi Istighosah yang dipimpin oleh Ustadz Muchtar Fatawi untuk memohon keberkahan dan keteduhan bagi masa depan industri serta kesejahteraan bangsa.</p>
<p>Komitmen Sinergi Lintas Sektoral</p>
<p>Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa agenda &#8220;Simfoni Ramadhan&#8221; yang tahun lalu pertama kalinya diselenggarakan adalah tradisi silaturahmi tahunan dalam merajut kembali kedekatan antara Krakatau Steel dengan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat Banten.</p>
<p>“Melalui penguatan sinergi lintas sektoral, kami optimis Krakatau Steel Group sebagai BUMN yang sudah berusia 56 tahun di kota Cilegon dapat terus memberikan manfaat, nilai tambah, dan kemaslahatan kepada masyarakat provinsi Banten, kota Cilegon, dan tentunya kontribusi untuk pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron &amp; Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik &amp; Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).</p>
<p>Lebih lanjut Dr. Akbar Djohan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh stakeholder dan berharap agar sinergi lintas sektoral terus terjaga di masa mendatang.</p>
<p>Penyaluran Santunan dan Program Pemberdayaan: Investasi Sosial untuk Masa Depan</p>
<p>Sebagai wujud nyata kepedulian sosial yang berkelanjutan, acara &#8220;Simfoni Ramadhan&#8221; menjadi momentum utama bagi prosesi penyerahan bantuan secara simbolis yang dilakukan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas dan Krakatau Steel Group.</p>
<p>Program ini dirancang bukan sekadar sebagai donasi satu arah, melainkan sebagai bentuk investasi sosial yang terukur untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di wilayah Banten secara jangka panjang.</p>
<p>Kepedulian tersebut diwujudkan melalui penyaluran santunan kepada 1.499 anak yatim dan dhuafa, sebuah angka yang mencerminkan besarnya semangat kebersamaan kolektif di bulan yang penuh berkah. Tak berhenti pada santunan, Krakatau Steel Group juga menaruh perhatian besar pada penguatan kemandirian ekonomi bagi komunitas disabilitas di Kota Cilegon. Dukungan ini diwujudkan melalui pemberian pelatihan keterampilan yang komprehensif serta bantuan sepuluh unit mesin jahit, dengan harapan para penyandang disabilitas dapat memiliki kedaulatan ekonomi dan berdaya secara mandiri di tengah masyarakat.</p>
<p>Melengkapi ikhtiar pemberdayaan tersebut, perusahaan juga menegaskan komitmennya terhadap masa depan generasi muda melalui investasi pendidikan bagi mahasiswa yatim dan dhuafa berprestasi di Kota Cilegon. Penyerahan beasiswa dengan total nilai mencapai Rp100.000.000,- ini menjadi langkah konkret perusahaan untuk memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi putra-putri daerah dalam meraih pendidikan tinggi. Melalui rangkaian program ini, Krakatau Steel Group mempertegas semangatnya untuk terus memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi kemajuan Kota Cilegon dan Provinsi Banten di masa depan.</p>
<p>Sinergi Spiritual dan Kemandirian Industri</p>
<p>Tokoh ulama kharismatik Banten, KH. Embay Mulya Syarief, dalam tausiyahnya menekankan pentingnya bulan Ramadan sebagai momen pembentukan karakter, disiplin, dan peningkatan ketakwaan.</p>
<p>Dirinya menekankan keistimewaan Ramadan, seperti pahala yang dilipatgandakan dan adanya malam Lailatul Qadar. Tausiah diakhiri dengan ajakan untuk memanfaatkan Ramadan sebaik-baiknya, memperbanyak doa, dan berharap agar keberkahan Ramadan membawa manfaat luas bagi masyarakat.</p>
<p>“Kita juga ingin seperti yang disampaikan Pak Dirut bahwa Krakatau Steel Group sebagai lokomotif ekonomi khusus di Provinsi Banten bisa kembali lagi reborn, kembali meraih kejayaan sehingga manfaatnya bukan hanya untuk masyarakat Banten, tapi juga seluruh bangsa Indonesia,” jelas KH. Embay Mulya Syarief.</p>
<p>Sebagai informasi, turut berpartisipasi pada kegiatan ini di antaranya Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten, Kota Cilegon, Kabupaten Serang, Tokoh Ulama/Kyai, organisasi keagamaan, akademisi, tokoh adat, organisasi pengusaha, kepemudaan, dan kemahasiswaan.</p>
<p><strong>About Krakatau Steel Tbk</strong></p>
<p>Sekilas Tentang PT Krakatau Steel (Persero) Tbk</p>
<p>PT Krakatau Steel (Persero) Tbk merupakan perusahaan manufaktur baja terintegrasi yang didirikan pada 31 Agustus 1970. Selain bergerak di sektor industri baja, Krakatau Steel Group juga mengembangkan bisnis kawasan industri terpadu, kepelabuhanan, logistik, penyediaan air industri, penyediaan energi melalui pembangkit listrik, serta sejumlah ventura bersama dengan perusahaan Korea dan Jepang.</p>
<p>Saat ini, Krakatau Steel berkomitmen menjalankan transformasi perusahaan melalui program KS Reborn dengan semangat “Revolutionary Movements: Committed to Transform”, yang difokuskan pada penguatan tata kelola, transparansi, pengembangan human capital, penguatan bisnis hilir, serta optimalisasi bisnis infrastruktur guna membangun kepercayaan pemangku kepentingan dan menarik investor.</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/03/02/Krakatau-Steel-Gelar.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="467">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Krakatau Steel Gelar "Simfoni Ramadhan" Pererat Sinergi Lintas Sektoral Di Banten]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/03/02/Krakatau-Steel-Gelar-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Krakatau Steel Gelar "Simfoni Ramadhan" Pererat Sinergi Lintas Sektoral Di Banten]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Krakatau Steel Perkuat Ketahanan Energi Nasional Lewat Pengiriman Perdana Pipa Proyek Dumai–Sei Mangkei</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-87547/krakatau-steel-perkuat-ketahanan-energi-nasional-lewat-pengiriman-perdana-pipa-proyek-dumai-sei-mangkei</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2026 04:18:59 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Krakatau Steel Tbk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-87547/krakatau-steel-perkuat-ketahanan-energi-nasional-lewat-pengiriman-perdana-pipa-proyek-dumai-sei-mangkei</guid>

					<description><![CDATA[CILEGON,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS), melalui anak usahanya PT Krakatau Pipe Industries (Krakatau Pipe), secara resmi memulai pengiriman perdana pipa baja untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) Pipa Gas Transmisi Dumai–Sei Mangkei (Dusem). Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen perseroan dalam mempercepat penguatan infrastruktur energi nasional dengan material lokal berkualitas dunia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CILEGON,</strong> <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS), melalui anak usahanya PT Krakatau Pipe Industries (Krakatau Pipe), secara resmi memulai pengiriman perdana pipa baja untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) Pipa Gas Transmisi Dumai–Sei Mangkei (Dusem). Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen perseroan dalam mempercepat penguatan infrastruktur energi nasional dengan material lokal berkualitas dunia.</p>
<p>Seremoni pelepasan distribusi ini dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas, Agung Kuswardono, serta jajaran manajemen Krakatau Steel Group di Cilegon, Kamis (19/02).<b> </b></p>
<p>Konsorsium Krakatau Steel dipercaya untuk memasok total 83.000 ton pipa baja jenis Electric Resistance Welding (ERW) dan Helical Submerged Arc Welding (HSAW). Produk ini diproduksi dengan spesifikasi internasional API 5L X52 PSL 2, yang dirancang khusus untuk menahan tekanan ekstrem guna menjamin keamanan operasional jangka panjang.<b></b><b> </b></p>
<p><b>Integrasi Jaringan Gas Sumatra–Jawa</b></p>
<p>Dalam sambutannya, Dirjen Migas Laode Sulaeman memberikan apresiasi tinggi atas peran Krakatau Steel Group yang bersinergi bersama para anggota KSO atas langkah-langkah cepat dan terukur sehingga proyek ini masih berada pada timeline yang sangat meyakinkan.</p>
<p>“Kita harapkan nanti rencananya ada <i>first welding</i> di pertengahan Maret,” ujar Laode Sulaeman.</p>
<p>Dirinya menjelaskan bahwa jalur pipa sepanjang 541 km ini merupakan infrastruktur vital yang akan menyatukan jaringan transmisi gas dari Sumatra hingga Jawa.</p>
<p>“Kalau ini sudah terbangun, Krakatau Steel Group sudah membantu kami membangun hampir 900 kilometer pipa sebagai bagian dari membangun ketahanan energi nasional,” tutup Laode Sulaeman.</p>
<p><b>Sinergi BUMN &amp; Kedaulatan Industri</b></p>
<p>Direktur Komersial, Pengembangan Usaha, dan Portofolio PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Hernowo, berterima kasih kepada Dirjen Migas yang telah kembali mempercayakan Krakatau Steel Group. Dirinya memastikan bahwa proses deliver sesuai dengan yang ditargetkan.</p>
<p>“Krakatau Steel Group berkomitmen untuk terus mendukung agenda-agenda dari Dirjen Migas untuk menyediakan layanan terbaik dalam membangun ketahanan energi,” ujar Hernowo.</p>


<p><b>Komitmen Optimalisasi Produk Lokal dengan TKDN 60%</b></p>
<p>Selain memenuhi spesifikasi teknis yang ketat, penggunaan pipa produksi Krakatau Steel Group dalam proyek ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk mengoptimalkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Dengan estimasi nilai TKDN mencapai 60%, proyek Pipanisasi Dusem menjadi preseden penting dalam kemandirian industri nasional.</p>
<p>Hal ini sejalan dengan arahan Presiden untuk memprioritaskan material dalam negeri dalam setiap Proyek Strategis Nasional, yang tidak hanya menghemat devisa negara tetapi juga memberikan multiplier effect bagi ekosistem industri baja domestik.<b> </b></p>
<p><b>Sejalan dengan Asta Cita</b></p>
<p>Pengiriman perdana pipa baja Proyek Dumai–Sei Mangkei oleh Krakatau Steel Group selaras dengan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat kedaulatan energi, mendorong hilirisasi industri, serta meningkatkan penggunaan produk dalam negeri.</p>
<p>Langkah Krakatau Steel ini menjadi wujud konkret dukungan terhadap agenda besar pemerintahan dalam membangun kemandirian ekonomi nasional yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan.<b> </b></p>
<p><b>Tentang Proyek Dumai–Sei Mangkei (Dusem)</b></p>
<p>Proyek Pipanisasi Dusem merupakan bagian dari jaringan pipa gas bumi dari Duri hingga Belawan. Ditargetkan rampung pada 2027, proyek ini akan mengalirkan gas dari Wilayah Kerja (WK) Andaman ke Jawa, menciptakan efisiensi energi nasional yang signifikan serta mendukung transisi energi hijau di Indonesia.</p>
<p><b>Sekilas Tentang PT Krakatau Steel (Persero) Tbk</b></p>
<p>PT Krakatau Steel (Persero) Tbk merupakan perusahaan manufaktur baja terintegrasi yang didirikan pada 31 Agustus 1970. Selain bergerak di sektor industri baja, Krakatau Steel Group juga mengembangkan bisnis kawasan industri terpadu, kepelabuhanan, logistik, penyediaan air industri, penyediaan energi melalui pembangkit listrik, serta sejumlah ventura bersama dengan perusahaan Korea dan Jepang.</p>
<p>Saat ini, Krakatau Steel berkomitmen menjalankan transformasi perusahaan melalui program <i>KS Reborn</i> dengan semangat <i>“Revolutionary Movements: Committed to Transform”,</i> yang difokuskan pada penguatan tata kelola, transparansi, pengembangan <i>human capital,</i> penguatan bisnis hilir, serta optimalisasi bisnis infrastruktur guna membangun kepercayaan pemangku kepentingan dan menarik investor.<b></b></p>



<h3 class="css-1fe22q1">Tentang Krakatau Steel Tbk</h3>
Sekilas tentang PT Krakatau Pipe Industries PT Krakatau Pipe Industries saat ini memiliki dua jenis pipa baja yang di produksi, yaitu Pipa Baja Spiral (HSAW) dan Pipa Baja ERW (Electric Resistance Welding) dengan ukuran masing-masing 12-80 inch dan 0,5-20 inch. Dengan total kapasitas produksi pipa baja sebesar 220.000 ton/tahun menjadikan Krakatau Pipe sebagai pabrikan pipa baja yang handal. Pipa yang diproduksi Krakatau Pipe dapat diaplikasikan di Industri perminyakan, gas, konstruksi dan infrastruktur. Selain itu sebagai pabrikan pipa baja yang terintegrasi Krakatau Pipe juga memiliki fasilitas pelapisan anti korosi dengan kapasitas produksi mencapai 800.000 sqm/tahun. Beberapa jenis pelapisan anti korosi yang dapat dilakukan oleh KPI yaitu 3LPE (three layer polyethylene), 3LPP (three layer polypropylene), Asphalt Enamel, Concrete Weight Coating, dan Internal Cement Lining serta kemampuan untuk coating jaringan pipa laut dalam untuk kebutuhan di sektor migas baik onshore maupun offshore.

<strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. </strong>

</p>]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/02/25/public-4-52.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="800">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Krakatau Steel Tbk]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/02/25/public-4-52-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Krakatau Steel Tbk]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Perlindungan Perdagangan Proaktif Perkuat Keberlanjutan Bisnis Krakatau Steel di Tengah Banjir Baja Global</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-86512/perlindungan-perdagangan-proaktif-perkuat-keberlanjutan-bisnis-krakatau-steel-di-tengah-banjir-baja-global</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 08:31:27 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Krakatau Steel Tbk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-86512/perlindungan-perdagangan-proaktif-perkuat-keberlanjutan-bisnis-krakatau-steel-di-tengah-banjir-baja-global</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Lonjakan kelebihan kapasitas baja dunia dan derasnya arus impor ke pasar domestik menegaskan pentingnya penguatan perlindungan perdagangan sebagai instrumen strategis menjaga keberlanjutan industri nasional, termasuk PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group. Tanpa kebijakan yang responsif, tekanan harga dan volume berisiko menekan utilisasi, arus kas, serta ruang investasi sektor baja dalam negeri.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Lonjakan kelebihan kapasitas baja dunia dan derasnya arus impor ke pasar domestik menegaskan pentingnya penguatan perlindungan perdagangan sebagai instrumen strategis menjaga keberlanjutan industri nasional, termasuk PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group. Tanpa kebijakan yang responsif, tekanan harga dan volume berisiko menekan utilisasi, arus kas, serta ruang investasi sektor baja dalam negeri.</p>
<p>Krakatau Steel Group melihat efektivitas perlindungan perdagangan bukan hanya soal menjaga level harga, tetapi menyangkut keberlangsungan kapasitas produksi nasional dan stabilitas kinerja usaha jangka panjang. Direktur Utama Krakatau Steel Group, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa industri baja nasional membutuhkan sistem proteksi yang mampu bekerja cepat seiring dinamika tekanan global.</p>
<p>“Pengalaman negara lain menunjukkan bahwa ketika respons terlambat, biaya pemulihannya jauh lebih besar. Bagi Krakatau Steel dan industri baja nasional, perlindungan perdagangan yang kuat adalah fondasi untuk menjaga utilisasi, arus kas sehat, serta keberlanjutan investasi,” ujar Dr. Akbar Djohan, yang juga mengemban amanah sebagai Chairman Indonesia Iron &amp; Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik &amp; Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).</p>
<p>Ia menambahkan bahwa pasar domestik harus dikembangkan sebagai basis pertumbuhan industri nasional, bukan menjadi tempat limpahan kelebihan kapasitas global.</p>
<p><strong>Tekanan Global Semakin Mengalir ke Indonesia</strong></p>
<p>Pengamat Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji dari Steel &amp; Mining Insight menilai pengalaman Inggris menjadi pelajaran penting. Industri baja negara tersebut tergerus bertahap akibat impor murah hingga pemerintah harus turun langsung menyelamatkan pabrik-pabrik strategis melalui pengambilalihan darurat.</p>
<p>“Reformasi trade remedies Inggris memindahkan peran negara ke fase awal tekanan pasar, bukan menunggu industri runtuh lebih dulu,” tulis Widodo.</p>
<p>Kelebihan kapasitas baja dunia yang melampaui 600 juta ton mendorong ekspor besar-besaran, khususnya dari Tiongkok yang mencatat rekor 119 juta ton pada 2025. Indonesia menjadi salah satu tujuan utama limpahan surplus tersebut.</p>
<p>Widodo mencatat impor baja Tiongkok ke Indonesia mendekati 6,4 juta ton pada 2025, tumbuh sekitar 17 persen yoy, jauh melampaui pertumbuhan permintaan domestik.</p>
<p><strong>Momentum Percepatan Asta Cita</strong></p>
<p>Adapun penguatan perlindungan perdagangan sejalan dengan Asta Cita Presiden RI dalam memperkuat industri strategis nasional dan kemandirian ekonomi. Industri baja menjadi fondasi utama pembangunan manufaktur dan hilirisasi nasional.</p>
<p>Widodo menegaskan, intervensi dini jauh lebih efektif dibanding penyelamatan industri setelah krisis terjadi. Tanpa sistem proteksi yang adaptif, Indonesia berisiko mengalami erosi kapasitas industri sebagaimana dialami Inggris.</p>
<h3><strong>About Krakatau Steel Tbk</strong></h3>
<p>Sekilas Tentang PT Krakatau Steel (Persero) Tbk</p>
<p>PT Krakatau Steel (Persero) Tbk merupakan perusahaan manufaktur baja terintegrasi yang didirikan pada 31 Agustus 1970. Selain bergerak di sektor industri baja, Krakatau Steel Group juga mengembangkan bisnis kawasan industri terpadu, kepelabuhanan, logistik, penyediaan air industri, penyediaan energi melalui pembangkit listrik, serta sejumlah ventura bersama dengan perusahaan Korea dan Jepang.</p>
<p>Saat ini, Krakatau Steel (KS) Group berkomitmen menjalankan transformasi perusahaan melalui program KS Reborn dengan semangat “Revolutionary Movements: Committed to Transform”, yang difokuskan pada penguatan tata kelola, transparansi, pengembangan human capital, penguatan bisnis hilir, serta optimalisasi bisnis infrastruktur guna membangun kepercayaan pemangku kepentingan dan menarik investor.</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/02/06/Perlindungan-Perdagangan-Proaktif-Perkuat-Keberlanjutan-Bisnis-Krakatau-Steel-di-Tengah-Banjir-Baja-Global.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="350">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Perlindungan Perdagangan Proaktif Perkuat Keberlanjutan Bisnis Krakatau Steel di Tengah Banjir Baja Global]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/02/06/Perlindungan-Perdagangan-Proaktif-Perkuat-Keberlanjutan-Bisnis-Krakatau-Steel-di-Tengah-Banjir-Baja-Global-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Perlindungan Perdagangan Proaktif Perkuat Keberlanjutan Bisnis Krakatau Steel di Tengah Banjir Baja Global]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Wujudkan Industri Hijau, Krakatau Steel Group Perkuat Sistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-86240/wujudkan-industri-hijau-krakatau-steel-group-perkuat-sistem-pengelolaan-sampah-berkelanjutan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2026 13:10:34 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Krakatau Steel Tbk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-86240/wujudkan-industri-hijau-krakatau-steel-group-perkuat-sistem-pengelolaan-sampah-berkelanjutan</guid>

					<description><![CDATA[CILEGON,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CILEGON, </strong><a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211;</p>
<p>Krakatau Steel Group menegaskan komitmennya dalam mempercepat transisi menuju industri hijau melalui penguatan sistem pengelolaan sampah berkelanjutan. Sebagai salah satu implementasi nyata dari komitmen tersebut, PT Krakatau Jasa Industri (PT KJI) menggandeng Environment Social Network Foundation (ESWKA) untuk mengelola limbah secara terukur pada perhelatan Steel Run 2025 dan puncak perayaan HUT Krakatau Steel Group ke-55 yang lalu. Dan direncanakan program aktifasi korporasi selanjutnya dapat melakukan hal yang sama dalam pengelolaan sampah.</p>
<p>Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar korporasi dalam mendukung target net zero emission dan edukasi lingkungan bagi masyarakat industri di Cilegon. Pengelolaan sampah pada acara besar tersebut bukan sekadar pembersihan area, melainkan upaya pendataan dan pemilahan dari hulu untuk memastikan sirkulasi ekonomi berjalan dengan baik.</p>
<p>Data dan Hasil Pengelolaan Sampah</p>
<p>Selama penyelenggaraan acara, tim kolaborasi berhasil mengumpulkan dan memilah total 441,8 kg sampah dari dua titik utama: garis finish Steel Run dan lokasi utama HUT Krakatau Steel.</p>
<p>Sebanyak 15 personel kebersihan dari PT KJI diterjunkan secara khusus untuk memastikan setiap sampah yang dihasilkan pengunjung segera dipilah di waste station yang telah disediakan.</p>
<p>Komitmen Manajemen dan Dampak Sosial</p>
<p>Ario Maryanto, Plt. Direktur Utama PT Krakatau Jasa Industri, menyatakan bahwa pendataan ini penting agar dampak terhadap lingkungan dapat diukur secara akurat.</p>
<p>&#8220;Upaya pendataan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung pengelolaan sampah secara lebih terukur, sehingga dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga bagi masyarakat sekitar,&#8221; ujar Ario.</p>
<p>Hilirisasi sampah tersebut dialokasikan ke dua jalur utama:</p>
<p>1. 40% Sampah Terkelola: Didonasikan ke Bank Sampah Kecamatan Ciwandan untuk diproses kembali secara ekonomi.</p>
<p>2. 60% Residu: Dikirim ke TPA Bagendung untuk dikelola lebih lanjut, di mana sebagian besar masih dapat dimanfaatkan oleh para pemulung setempat sebagai sumber mata pencaharian.</p>
<p>Krakatau Jasa Industri yang merupakan bagian dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang dipimpin oleh Dr. Akbar Djohan selaku Direktur Utamanya terus berupaya menjadi penyedia jasa Industri kebanggaan masyarakat Cilegon. Berbagai langkah strategis dalam committed to transform dilakukan Perseroan, untuk menghadirkan layanan jasa &amp; barang yang sesuai dengan kebutuhan seluruh klien dan mitra kerja. Harapannya PT KJI bisa meraih cita-cita untuk kian memberdayakan masyarakat lokal dan menjadi bagian dari lokomotif kebangkitan ekonomi di Kota Cilegon.</p>
<p>Saat ini Dr. Akbar Djohan juga menjabat sebagai Chairman ALFI/ILFA (Asosiasi Logistik &amp; Forwarder Indonesia) serta Chairman IISIA (Indonesia Iron &amp; Steel Industry Association). Dan program ini diharapkan menjadi salah satu bagian bagi kemajuan/kesejahteraan masyarakat Indonesia. Dan hal ini bagian dari ASTA CITA Presiden Prabowo Subianto.</p>
<h3>About Krakatau Steel Tbk
Tentang PT Krakatau Jasa Industri</h3>
<p>PT Krakatau Jasa Industri (KJI) adalah anak perusahaan dari PT Krakatau Sarana Infrastruktur yang tergabung dalam Krakatau Steel Group. KJI merupakan penyedia jasa industri terintegrasi dengan berbagai portofolio layanan yang mencakup perawatan pabrik, layanan keteknikan, pengangkutan limbah industri, rental kendaraan operasional, penyediaan tenaga keamanan, outsourcing hingga pengadaan barang dan jasa penunjang industri. Didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten dan berpengalaman, KJI menjadikan keandalan layanan, ketepatan waktu, dan efisiensi biaya sebagai pilar keunggulan bisnisnya. Dengan posisi strategis di kawasan industri Krakatau, KJI berkomitmen menjadi mitra terbaik dalam mendorong efisiensi operasional dan pertumbuhan industri nasional, sekaligus menjadi katalisator bagi pemberdayaan ekonomi lokal di Banten.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/02/01/Krakatau-Steel.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="899">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Krakatau Steel]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/02/01/Krakatau-Steel-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Krakatau Steel]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Krakatau Steel: Sinyal Ekspor Baja Tiongkok Momentum Perkuat Industri Nasional</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-86112/krakatau-steel-sinyal-ekspor-baja-tiongkok-momentum-perkuat-industri-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 03:48:25 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Krakatau Steel Tbk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-86112/krakatau-steel-sinyal-ekspor-baja-tiongkok-momentum-perkuat-industri-nasional</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Rencana Pemerintah Tiongkok untuk kembali menerapkan rezim lisensi ekspor baja mulai Januari 2026 menjadi perhatian serius pasar baja global. Kebijakan ini hadir bersamaan dengan penegasan pengendalian output crude steel sepanjang Rencana Lima Tahun ke-15 (2026–2030), di tengah masih lemahnya permintaan domestik Tiongkok dan lonjakan ekspor baja yang memicu tekanan harga serta friksi dagang internasional.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Rencana Pemerintah Tiongkok untuk kembali menerapkan rezim lisensi ekspor baja mulai Januari 2026 menjadi perhatian serius pasar baja global. Kebijakan ini hadir bersamaan dengan penegasan pengendalian output crude steel sepanjang Rencana Lima Tahun ke-15 (2026–2030), di tengah masih lemahnya permintaan domestik Tiongkok dan lonjakan ekspor baja yang memicu tekanan harga serta friksi dagang internasional.</p>
<p>Pengamat Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji, Steel &amp; Mining Insights menilai kebijakan tersebut tidak dapat dibaca sebagai pengetatan pasokan secara otomatis. “Lisensi ekspor bukanlah kuota. Tanpa pembatasan volume yang eksplisit, kebijakan ini lebih berfungsi sebagai kontrol administratif dan kualitas, bukan instrumen struktural untuk mengurangi kelebihan pasokan global,” tulis Widodo dalam analisisnya pada laman SM Insights.</p>
<p><strong>Optimisme Pasar yang Masih Dibayangi Ketidakpastian</strong></p>
<p>Widodo menjelaskan, sebagian pelaku pasar berharap lisensi ekspor dapat menekan praktik ekspor agresif berharga rendah dari Tiongkok. Namun secara fundamental, kelebihan kapasitas baja global yang telah melampaui 600 juta ton membuat tekanan struktural tetap tinggi. Dalam kondisi tersebut, perubahan kebijakan Tiongkok lebih tepat dibaca sebagai perubahan struktur risiko, bukan solusi menyeluruh bagi pasar baja dunia.</p>
<p>Widodo juga menyoroti kontras tajam antara Indonesia dan negara lain dalam penggunaan instrumen perlindungan perdagangan. Saat negara-negara utama seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, India, hingga negara-negara ASEAN secara aktif menerapkan puluhan hingga ratusan trade remedies, Indonesia saat ini hanya memiliki lima instrumen aktif di sektor baja.</p>
<p>“Kondisi ini menjadikan Indonesia salah satu pasar paling terbuka dan paling rentan terhadap limpahan surplus baja global, terutama jika kebijakan Tiongkok tidak benar-benar menurunkan volume ekspor,” tegas Widodo.</p>
<p><strong>Momentum Kedaulatan Industri Baja Nasional</strong></p>
<p>Menanggapi dinamika tersebut, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (IDX: KRAS) memandang kebijakan Beijing sebagai sinyal penting yang harus disikapi secara cermat dan strategis. Perseroan menilai bahwa perubahan kebijakan global justru memperkuat urgensi penguatan industri baja nasional melalui kebijakan yang sejalan dengan praktik global dan kepentingan nasional.</p>
<p>Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa Indonesia tidak perlu ragu dalam melindungi industri strategisnya.</p>
<p>“Kebijakan global tidak bisa kita kendalikan, tetapi desain kebijakan nasional sepenuhnya berada di tangan kita. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat industri baja nasional secara berkelanjutan,” tutup Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron &amp; Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik &amp; Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).</p>
<p>Perseroan memandang penguatan kebijakan baja nasional sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam membangun kemandirian industri, memperkuat struktur manufaktur, dan menjaga ketahanan ekonomi nasional. Kebijakan yang terarah dan selektif dinilai penting agar perlindungan pasar domestik berjalan beriringan dengan pengamanan pasokan bahan baku strategis bagi industri hilir.</p>
<h3><strong>About Krakatau Steel Tbk</strong></h3>
<p>Sekilas tentang PT Krakatau Steel (Persero) Tbk</p>
<p>PT Krakatau Steel (Persero) Tbk merupakan perusahaan manufaktur baja terintegrasi yang didirikan pada 31 Agustus 1970. Selain bergerak di sektor industri baja, Krakatau Steel dan Group mengembangkan bisnis kawasan industri terpadu, kepelabuhanan, logistik, penyediaan air industri, penyediaan energi melalui pembangkit listrik (power plant), serta beberapa ventura bersama dengan perusahaan Korea dan Jepang.</p>
<p>Saat ini, Krakatau Steel berkomitmen menjalankan transformasi perusahaan melangkah dalam KS Reborn yang mencakupi semangat “Revolutionary Movements: Committed to Transform”. Transformasi ini difokuskan pada peningkatan kinerja perusahaan melalui penguatan tata kelola, transparansi, pengembangan human capital, penguatan bisnis hilir, serta optimalisasi bisnis infrastruktur guna membangun kepercayaan pemangku kepentingan dan menarik investor.</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/01/30/Krakatau-Steel-1.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="467">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Krakatau Steel: Sinyal Ekspor Baja Tiongkok Momentum Perkuat Industri Nasional]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/01/30/Krakatau-Steel-1-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Krakatau Steel: Sinyal Ekspor Baja Tiongkok Momentum Perkuat Industri Nasional]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Komitmen Kualitas Baja Krakatau Steel untuk Ketahanan Infrastruktur Indonesia dan Tolak Baja “Banci”</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-82187/komitmen-kualitas-baja-krakatau-steel-untuk-ketahanan-infrastruktur-indonesia-dan-tolak-baja-banci</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 10:49:31 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Krakatau Steel Tbk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-82187/komitmen-kualitas-baja-krakatau-steel-untuk-ketahanan-infrastruktur-indonesia-dan-tolak-baja-banci</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Maraknya insiden kegagalan struktur seperti tumbangnya gedung dan struktur konstruksi lainnya menimbulkan kekhawatiran serius terhadap keselamatan publik. Investigasi seringkali mengungkap akar masalahnya: penggunaan baja tidak standar atau “baja banci” yang tidak memenuhi spesifikasi teknis sebagaimana peruntukannya baik dari segi kekuatan maupun ukuran. Menjawab tantangan ini, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group sebagai industri baja nasional terintegrasi, menegaskan kembali komitmen tingginya untuk menyediakan baja berkualitas sebagai fondasi kemajuan dan ketahanan Indonesia (Jakarta, 30 Oktober 2025).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Maraknya insiden kegagalan struktur seperti tumbangnya gedung dan struktur konstruksi lainnya menimbulkan kekhawatiran serius terhadap keselamatan publik. Investigasi seringkali mengungkap akar masalahnya: penggunaan baja tidak standar atau “baja banci” yang tidak memenuhi spesifikasi teknis sebagaimana peruntukannya baik dari segi kekuatan maupun ukuran. Menjawab tantangan ini, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group sebagai industri baja nasional terintegrasi, menegaskan kembali komitmen tingginya untuk menyediakan baja berkualitas sebagai fondasi kemajuan dan ketahanan Indonesia (Jakarta, 30 Oktober 2025).</p>
<p>Baja adalah simbol kemajuan teknologi dan fondasi pembangunan bangsa, yang menyangga hampir setiap aspek infrastruktur modern. Sejalan dengan Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat kemandirian ekonomi dan ketahanan industri strategis, Krakatau Steel berperan sebagai penjaga utama kualitas baja nasional. Setiap produknya tidak hanya memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan standar internasional, tetapi juga memberikan jaminan keselamatan publik dan ketahanan infrastruktur.</p>
<p>“Krakatau Steel Group hadir bukan hanya sebagai produsen baja, tetapi sebagai penjaga kualitas dan kemandirian industri strategis Indonesia. Kami meyakini bahwa dengan baja yang kuat, kita membangun fondasi peradaban yang tangguh, mandiri, dan berdaulat untuk masa depan bangsa,” tegas Akbar Djohan, Direktur Utama Krakatau Steel Group yang juga menjabat sebagai Chairman ALFI/ILFA (Asosiasi Logistik &amp; Forwarder Indonesia) serta Chairman IISIA (Indonesia Iron &amp; Steel Industry Association).</p>
<p>Ancaman “Baja Banci” dan Komitmen terhadap Kualitas</p>
<p>Peredaran “baja banci”—baja dengan spesifikasi di bawah standar—merupakan ancaman serius. Baja ini mungkin murah di harga, tetapi mahal dalam risiko, mengancam nyawa dan keamanan asset. Krakatau Steel Group secara konsisten menolak praktik ini dan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk hanya menggunakan baja bersertifikasi resmi.</p>
<p>“Kami siap menjadi mitra terpercaya dalam memberikan pendampingan teknis terkait pilihan material baja berkualitas untuk mendukung pembangunan Indonesia yang berkelanjutan,” tambah Akbar Djohan.</p>
<p>Dukungan Penuh dari Pengamat dan Legislator</p>
<p>Komitmen Krakatau Steel Group ini mendapat dukungan luas dari pengamat kebijakan dan anggota legislatif.</p>
<p>Widodo Setiadharmaji, Pengamat Industri Baja dan Pertambangan, menekankan pentingnya kebijakan yang adaptif untuk mendukung industri domestik. “Kuota impor bukan semata pembatasan, tetapi instrumen pengendalian agar struktur industri baja Indonesia bisa tumbuh berdaulat dan berdaya saing. Sinergi antara Krakatau Steel Group, Danantara, dan pelaku hilirisasi nikel adalah fondasi menuju kemandirian industri nasional,” jelas Widodo.</p>
<p>Dukungan kuat juga datang dari Komisi VII DPR RI. Lamhot Sinaga, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, menyatakan bahwa pihaknya mendorong penyelesaian menyeluruh untuk masalah Krakatau Steel. “Kalau hanya Panja, ruang lingkupnya terbatas. Padahal, persoalan Krakatau Steel ini menyangkut Kementerian Perindustrian, Perdagangan, BUMN, bahkan Kementerian Keuangan. Kami mendorong pembentukan Pansus untuk menghasilkan rekomendasi politik yang lebih komprehensif,” ujar Lamhot.</p>
<p>Selaras dengan itu, Komisi VI DPR RI juga memberikan dukungan nyata. Adisatrya Suryo Sulisto, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, menyatakan, “Semua anggota Komisi VI DPR RI mendukung upaya perbaikan untuk Krakatau Steel sebagai industri baja nasional ini bisa lebih maju lagi, dan ini sangat erat kaitannya dengan kebijakan-kebijakan Pemerintah yang harus terus kita dorong.” Dukungan ini mencakup percepatan restrukturisasi, pengendalian tata niaga impor, dan penempatan Krakatau Steel sebagai one-stop service untuk pembangunan nasional.</p>
<p>Dengan dukungan dari semua pihak, Krakatau Steel siap melanjutkan peran strategisnya dalam membangun Indonesia yang tangguh, dimulai dari fondasi baja yang kuat, aman, dan andal.</p>
<p>Tentang Krakatau Steel Tbk</p>
<p>Sekilas Tentang PT Krakatau Steel (Persero) Tbk PT Krakatau Steel (Persero) Tbk merupakan perusahaan manufaktur baja terintegrasi yang didirikan pada 31 Agustus 1970. Selain bergerak di sektor industri baja, Krakatau Steel dan Group mengembangkan bisnis kawasan industri terpadu, kepelabuhanan, logistik, penyedia air industri maupun penyediaan energi dalam bentuk power plant serta beberapa ventura bersama dengan perusahaan Korea dan Jepang.</p>
<p>Krakatau Steel saat ini berkomitmen kuat untuk melakukan transformasi dengan semangat &#8220;Revolutionary Movements: Committed to Transform&#8221; yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja perusahaan, membangun kepercayaan dan transparansi dengan pemangku kepentingan, serta menarik investor. Transformasi ini mencakup berbagai aspek, termasuk perbaikan Human Capital, pengembangan bisnis hilir, dan peningkatan bisnis infrastruktur.</p>
<p>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/11/03/Kualitas-Baja-Krakatau-Steel.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="467">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Kualitas Baja Krakatau Steel]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/11/03/Kualitas-Baja-Krakatau-Steel-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Kualitas Baja Krakatau Steel]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Sinergi Industri Baja Nasional untuk Kedaulatan Maritim Indonesia</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-81329/sinergi-industri-baja-nasional-untuk-kedaulatan-maritim-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2025 06:19:06 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Krakatau Steel Tbk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-81329/sinergi-industri-baja-nasional-untuk-kedaulatan-maritim-indonesia</guid>

					<description><![CDATA[CILEGON,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; PT Krakatau Steel (Persero) Tbk /Krakatau Steel Group menerima kunjungan kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan pada Selasa (7/10).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CILEGON</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; PT Krakatau Steel (Persero) Tbk /Krakatau Steel Group menerima kunjungan kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan pada Selasa (7/10).</p>
<p>Kunjungan ini dihadiri oleh Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia sekaligus Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (Pantura), Laksamana TNI (Purn) Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan, Komjen (Pol) Prof. Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho, S.H., M.H. beserta seluruh jajaran. Turut hadir Komisaris Utama Krakatau Steel, Hendro Martowardojo beserta Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi Krakatau Steel Group. Pada kesempatan ini, rombongan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengunjungi PT Krakatau Baja Konstruksi, PT Krakatau Pipe Industries, dan PT Krakatau Posco (Cilegon, 8 Oktober 2025).</p>
<p>Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau potensi yang dimiliki Krakatau Steel Group sekaligus menjadi simbol penguatan sinergi antara industri baja nasional dan sektor maritim Indonesia yang terbagi dalam tiga agenda strategis, yaitu modernisasi kapal perikanan nasional, percepatan realisasi Kampung Nelayan Merah Putih, hingga percepatan pembangunan Giant Sea Wall.</p>
<p>Dari Kayu ke Baja, Hingga Tanggul Laut Sepanjang Pulau Jawa</p>
<p>Berdasarkan informasi dan data dari laman resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan, lebih dari 95% kapal perikanan di Indonesia masih menggunakan bahan kayu. Secara konstruksi, kapal kayu memiliki kekurangan karena umumnya dibangun secara tradisional dan kurang memenuhi persyaratan standar kelaikan laut, laik tangkap dan laik simpan hasilnya.</p>
<p>Krakatau Steel Group memiliki kemampuan dalam menyediakan bahan baku baja berkualitas tinggi bagi program ini, mulai dari pelat baja untuk lambung kapal, pipa baja untuk sistem distribusi dan pendinginan, struktur fabrikasi untuk galangan dan pelabuhan, hingga rumah modular apung untuk percepatan realisasi Kampung Nelayan Merah Putih sebagai kawasan pesisir modern yang terintegrasi dengan sarana dan prasarana produksi, sekaligus menjadi pusat ekonomi baru bagi nelayan.</p>
<p>Adapun pembangunan Giant Sea Wall Pantura merupakan Proyek Strategis Nasional yang kini dipercepat pelaksanaannya oleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui pembentukan Badan Otorita Pengelola Pantura. Tanggul laut raksasa yang membentang dari Banten hingga Gresik ini dirancang untuk menjadi benteng pertahanan utama pesisir utara Jawa dari risiko rob dan kenaikan muka air laut.</p>
<p>Dalam konteks ini, Krakatau Steel Group memiliki peran penting dalam kapabilitasnya terhadap penyediaan material baja konstruksi dan struktur laut untuk percepatan pembangunan tanggul.</p>
<p>Krakatau Steel Sebagai Katalisator Asta Cita</p>
<p>Asa dari kunjungan kerja ini merupakan implementasi nyata dari Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto. Modernisasi kapal nelayan berbasis baja mendukung ketahanan pangan laut nasional. Realisasi Kampung Nelayan Merah Putih mendukung pertumbuhan ekonomi nasional serta membuka peluang lapangan kerja, hingga percepatan pembangunan proyek Giant Sea Wall sebagai dukungan terhadap penguatan pertahanan dan keamanan nasional sekaligus simbol kedaulatan dan perlindungan ekosistem pesisir utara Jawa.</p>
<p>Kemudian dalam mendukung hilirisasi dan industrialisasi untuk memberikan nilai tambah ekonomi, Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan, dalam kesempatan ini menyampaikan apresiasi atas penjajakan potensi kerjasama strategis yang dilakukan dan menegaskan bahwa momentum ini menjadi bagian penting dari penguatan komitmen Krakatau Steel Group dalam mendukung program pemerintah dan ini merupakan salah satu bagian bagi kemajuan/kesejahteraan masyarakat Indonesia.</p>
<p>“Krakatau Steel Group siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam setiap upaya membangun kedaulatan maritim Indonesia,” jelas Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan yang juga menjabat sebagai Chairman ALFI/ILFA (Asosiasi Logistik &amp; Forwarder Indonesia) serta Chairman IISIA (Indonesia Iron &amp; Steel Industry Association).</p>
<p>Adapun sebagai tindak lanjut dari kunjungan ini adalah persiapan penandatanganan nota kesepahaman antara Krakatau Steel Group dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan terkait pemenuhan kebutuhan modernisasi kapal perikanan, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, dan pembangunan Giant Sea Wall.</p>
<p>Tentang Krakatau Steel Tbk</p>
<p>Sekilas Tentang PT Krakatau Steel (Persero) Tbk PT Krakatau Steel (Persero) Tbk merupakan perusahaan manufaktur baja terintegrasi yang didirikan pada 31 Agustus 1970. Selain bergerak di sektor industri baja, Krakatau Steel dan Group mengembangkan bisnis kawasan industri terpadu, kepelabuhanan, logistik, penyedia air industri maupun penyediaan energi dalam bentuk power plant serta beberapa ventura bersama dengan perusahaan Korea dan Jepang.</p>
<p>Krakatau Steel saat ini berkomitmen kuat untuk melakukan transformasi dengan semangat &#8220;Revolutionary Movements: Committed to Transform&#8221; yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja perusahaan, membangun kepercayaan dan transparansi dengan pemangku kepentingan, serta menarik investor. Transformasi ini mencakup berbagai aspek, termasuk perbaikan Human Capital, pengembangan bisnis hilir, dan peningkatan bisnis infrastruktur.</p>
<p>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/10/13/Krakatau-Steel-Tbk.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="467">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Krakatau Steel Tbk]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/10/13/Krakatau-Steel-Tbk-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Krakatau Steel Tbk]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Danantara untuk Kemandirian Industri Baja Nasional</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-76656/danantara-untuk-kemandirian-industri-baja-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2025 16:30:24 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Krakatau Steel Tbk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-76656/danantara-untuk-kemandirian-industri-baja-nasional</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Penulis: Widodo Setiadharmaji, Pemerhati Industri Baja dan Pertambangan Kisah runtuhnya industri baja Inggris dan kontroversi akuisisi U.S. Steel oleh Jepang membuka mata dunia tentang satu kenyataan: baja bukan sekadar komoditas industri, melainkan fondasi dan instrumen kedaulatan negara. Inggris, yang sejak era Thatcher menghapus peran negara dalam industri baja, kini harus menalangi krisis yang melanda Tata Steel UK dan British Steel melalui subsidi dan intervensi darurat. Negara yang dulu menjadi pionir dan kampiun industri baja pada era industrialisasi abad ke-19 dan awal abad ke-20, justru kini industri bajanya berada dalam kondisi kritis dan terjebak dalam ketergantungan terhadap produsen asing.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, </strong><a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Penulis: Widodo Setiadharmaji, Pemerhati Industri Baja dan Pertambangan Kisah runtuhnya industri baja Inggris dan kontroversi akuisisi U.S. Steel oleh Jepang membuka mata dunia tentang satu kenyataan: baja bukan sekadar komoditas industri, melainkan fondasi dan instrumen kedaulatan negara. Inggris, yang sejak era Thatcher menghapus peran negara dalam industri baja, kini harus menalangi krisis yang melanda Tata Steel UK dan British Steel melalui subsidi dan intervensi darurat. Negara yang dulu menjadi pionir dan kampiun industri baja pada era industrialisasi abad ke-19 dan awal abad ke-20, justru kini industri bajanya berada dalam kondisi kritis dan terjebak dalam ketergantungan terhadap produsen asing.</p>


<p>Berbeda dengan Inggris, Amerika Serikat mempertahankan kendali atas sektor baja melalui mekanisme yang lebih sistematis. Saat Nippon Steel hendak mengakuisisi U.S. Steel pada akhir 2023, pemerintah AS melakukan evaluasi dampak akuisisi terhadap kepentingan strategis dan keamanan nasional melalui Committee on Foreign Investment in the United States (CFIUS).</p>
<p>Setelah melalui kajian, pemerintah AS menyetujui akuisisi dengan syarat pemberian golden share, yang memberikan hak veto negara atas keputusan strategis. Pendekatan ini menegaskan bahwa sektor baja tidak hanya masalah bisnis, tetapi bagian dari kepentingan dan strategi negara.</p>
<p>Indonesia memang tidak memiliki lembaga seperti CFIUS di AS. Namun Indonesia kini memiliki instrumen yang tak kalah penting, yang dapat menjembatani peran negara dalam melindungi kepentingan strategis dan kedaulatan ekonomi nasional: Daya Anagata Nusantara (Danantara). Sebagai pengelola aset dan investasi strategis lintas sektor, Danantara memikul mandat besar untuk memperkuat hilirisasi, membangun daya saing industri, dan menciptakan kemandirian ekonomi. Tetapi hingga kini, sektor baja belum disebut secara eksplisit sebagai prioritas investasinya—padahal industri ini memegang peran yang sangat sentral dalam pembangunan nasional.</p>
<p>Dengan memperhatikan pengalaman Inggris dan Amerika Serikat, serta mempertimbangkan peran industri baja sebagai the mother of all industries, kehadiran negara dalam sektor ini menjadi keniscayaan. Danantara, sebagai entitas strategis baru yang dirancang untuk menyeimbangkan kekuatan pasar dengan kepentingan nasional, tidak boleh absen dalam membangun kembali industri baja Indonesia. Inilah saatnya Danantara mengambil peran.</p>
<h2>Sejarah BUMN Baja di Berbagai Negara</h2>
<p>Sejarah industrialisasi dunia menunjukkan bahwa kehadiran negara dalam industri baja merupakan strategi penting dalam membangun kekuatan industri nasional. Dari Inggris hingga Jepang, dari India hingga Tiongkok, hampir semua negara yang berhasil membangun basis industrinya pernah—dan dalam banyak kasus masih—memiliki Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor baja. Dalam fase awal industrialisasi, negara hampir selalu hadir sebagai arsitek utama pembangunan kapasitas baja, karena sektor ini menyangkut banyak kepentingan sekaligus: pembangunan infrastruktur, penguatan manufaktur, stabilitas energi, hingga ketahanan militer.</p>
<p>Di Tiongkok, peran BUMN dalam industri baja tidak hanya besar, tetapi juga menentukan. Beberapa di antaranya bahkan menempati posisi teratas dalam daftar produsen baja terbesar</p>
<p>dunia. Sebanyak 13 BUMN masuk dalam daftar 50 produsen baja global—termasuk Baowu, Ansteel, dan HBIS. Perusahaan-perusahaan tersebut berfungsi sebagai instrumen negara untuk mengarahkan konsolidasi industri, mendominasi ekspor, dan menjaga stabilitas harga domestik. Dalam sistem industri baja Tiongkok, negara bukan sekadar regulator, melainkan aktor utama yang menentukan arah dan kebijakan industri.</p>
<p>India menunjukkan pola yang tidak jauh berbeda. Dalam beberapa dekade terakhir, negara ini membangun kapasitas industrinya melalui BUMN seperti Steel Authority of India Limited (SAIL) dan Rashtriya Ispat Nigam Limited (RINL). Meskipun peran swasta terus tumbuh, BUMN tetap menjadi fondasi penting dalam penyediaan baja untuk proyek-proyek strategis dan pembangunan infrastruktur nasional. Pemerintah India secara konsisten mempertahankan peran negara melalui kepemilikan saham mayoritas, dukungan investasi, dan kebijakan protektif.</p>
<p>Bahkan dalam visi jangka panjangnya, India menargetkan peningkatan kapasitas baja nasional hingga 500 juta ton per tahun pada 2050, dengan BUMN tetap menjadi bagian dari tulang punggung industrinya.</p>
<p>Pentingnya peran BUMN dalam pembangunan industri juga tercermin dari pengalaman berbagai negara maju. Meskipun sebagian telah diprivatisasi, banyak di antaranya memulai pengembangan industrinya melalui kepemilikan negara di sektor baja. Jepang mendirikan Japan Iron and Steel Co. pada 1950-an untuk menopang rekonstruksi pascaperang. Korea Selatan mendirikan POSCO sebagai BUMN penuh pada 1968, yang kemudian menjadi jantung industrialisasi Korea. Inggris pernah memiliki British Steel Corporation yang terbentuk melalui nasionalisasi industri baja pada 1967, sebelum akhirnya diprivatisasi di era Thatcher. Jerman dan Prancis memiliki sejarah serupa, di mana negara hadir penuh saat membangun kapasitas industri dasar, dan baru mundur ketika kemandirian pasokan telah dicapai.</p>
<p>Berbeda dengan negara maju lainnya, Amerika Serikat tidak memiliki BUMN di sektor baja. Namun, sepanjang sejarah industrialisasinya, peran negara tetap sangat besar melalui regulasi dan kebijakan strategis. Lewat tarif impor, subsidi, dan lembaga seperti Committee on Foreign Investment in the United States (CFIUS), pemerintah AS secara aktif menjaga industri baja dari pengaruh asing yang dianggap membahayakan kepentingan nasional. Akuisisi U.S. Steel oleh Nippon Steel, yang sempat mendapat penolakan di era Presiden Biden dan kemudian disetujui oleh Presiden Trump dengan syarat pemberian golden share, menjadi contoh mutakhir bahwa negara tetap menjadi pengendali terakhir dalam sektor yang dianggap vital.</p>
<p>Pengalaman berbagai negara dalam melakukan pengembangan industri menunjukkan satu pola yang konsisten: kehadiran negara dalam industri baja merupakan prasyarat penting bagi pembangunan basis industri nasional yang tangguh. Negara selalu hadir sebagai pengendali, baik melalui kepemilikan langsung seperti BUMN, maupun melalui regulasi strategis. Lebih penting lagi, negara tidak seharusnya keluar dari sektor industri vital ini, bahkan setelah mencapai status industri maju. Sebab baja bukan hanya soal produksi, tetapi tentang kendali atas kepentingan dan kedaulatan nasional.</p>
<h2>Nilai Strategis Industri Baja</h2>
<p>Dalam setiap tahap pembangunan ekonomi nasional, industri baja selalu menempati posisi yang fundamental. Baja bukan hanya bahan baku—ia merupakan syarat dasar bagi berdirinya infrastruktur, tumbuhnya industri manufaktur, berkembangnya sektor energi, serta berfungsinya sistem pertahanan. Dengan cakupan peran strategis yang sedemikian luas, tidak berlebihan bila baja disebut sebagai the mother of all industries.</p>
<p>Karakter baja sebagai <i>enabling industry </i>menjadikannya tidak tergantikan. Hampir seluruh proyek strategis negara—dari jalan tol, rel kereta, jembatan, pelabuhan, hingga pembangkit listrik dan fasilitas militer—bertumpu pada pasokan baja yang andal. Bahkan sektor-sektor prioritas pemerintah seperti transisi energi, kendaraan listrik, dan pemrosesan mineral strategis pun tidak mungkin berlangsung tanpa basis pasokan baja nasional yang kuat.</p>
<p>Selain berperan sangat penting bagi pertumbuhan industri lainnya, industri baja juga memiliki nilai ekonomi yang besar dan strategis. Laporan Oxford Economics (2019) mencatat bahwa setiap satu dolar nilai tambah dari sektor baja dapat mendorong penciptaan nilai ekonomi sebesar USD 2,50 di sektor lain. Setiap dua pekerja di industri baja mendukung 13 pekerjaan tambahan di sektor hulu dan hilirnya, menjadikan total sekitar 40 juta pekerja dalam rantai pasok global yang bergantung pada industri ini. Bahkan jika dihitung dengan pendekatan luas (broad measure), kontribusi industri baja mencapai USD 8,2 triliun atau setara 10,7% dari PDB global, serta menopang hingga 259 juta lapangan kerja di seluruh dunia.</p>
<p>Bagi Indonesia, dampak ekonomi dari penguatan industri baja sangatlah signifikan. Peningkatan kapasitas industri baja menjadi 100 juta ton per tahun pada 2045—sesuai visi Indonesia Emas— diperkirakan akan menciptakan dampak ekonomi senilai Rp 6.020 triliun, serta membuka hingga 12 juta lapangan kerja.</p>
<p>Selain dampak ekonomi yang sangat besar, nilai strategis industri baja juga terletak pada perannya dalam pertahanan dan kedaulatan nasional. Di banyak negara, baja diposisikan sebagai elemen vital dalam sistem pertahanan dan ketahanan. Kemandirian militer, logistik saat krisis, dan kemampuan tanggap darurat pada bencana semuanya bergantung pada pasokan baja dalam negeri yang dapat diandalkan. Karena itu, banyak pemerintahan—termasuk di negara-negara maju—tetap mempertahankan kontrol atas sektor ini, baik melalui BUMN maupun lewat kebijakan protektif dan mekanisme screening investasi strategis.</p>
<p>Bagi Indonesia, urgensi ini semakin jelas. Untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, kapasitas baja nasional harus ditingkatkan dari sekitar 15 juta ton menjadi lebih dari 100 juta ton per tahun. Upaya ini membutuhkan investasi lebih dari USD 100 miliar serta strategi jangka panjang yang menjamin kepemilikan domestik, efisiensi rantai pasok, dan keberlanjutan industri. Danantara, sebagai instrumen baru negara dalam pengelolaan investasi strategis, perlu menempatkan industri baja sebagai salah satu sektor prioritas. Tanpa keterlibatan aktif Danantara, transformasi struktural menuju kemandirian industri akan sulit terwujud.</p>
<h2>Perkembangan KS sebagai BUMN Baja dan Tantangan yang Dihadapi</h2>
<p>PT Krakatau Steel (Persero) Tbk didirikan pada tahun 1970 sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam membangun fondasi industrialisasi nasional. Di tengah situasi pasca-konfrontasi</p>
<p>dan awal pembangunan Orde Baru, Krakatau Steel hadir sebagai simbol kemandirian ekonomi Indonesia. Sebagai satu-satunya produsen baja terintegrasi milik negara, perusahaan ini memasok kebutuhan dalam negeri untuk pembangunan infrastruktur, manufaktur, transportasi dan pertahanan nasional.</p>
<p>Selama lebih dari lima dekade, Krakatau Steel terus bertahan di tengah berbagai tekanan struktural yang kompleks—mulai dari keterbatasan bahan baku domestik, kenaikan harga energi, serbuan baja impor murah, hingga berbagai praktik perdagangan curang. Salah satu akar masalah utama dari kondisi ini adalah kelebihan kapasitas global dan praktik subsidi besar-besaran di negara produsen seperti Tiongkok, yang membuat produk baja asing masuk ke pasar domestik dengan harga di bawah struktur biaya produsen dalam negeri.</p>
<p>Tantangan struktural yang dihadapi Krakatau Steel tidak dapat diatasi hanya melalui pendekatan korporat. Sebagai BUMN yang mengemban mandat strategis, Krakatau Steel memerlukan dukungan kebijakan industri yang terintegrasi—termasuk perlindungan dari praktik perdagangan curang, jaminan pasar melalui belanja pemerintah, akses terhadap bahan baku, kemitraan bisnis, pembiayaan modal kerja kompetitif, serta pendanaan untuk pengembangan kapasitas dan daya saing. Tanpa dukungan tersebut, posisi Krakatau Steel akan terus rentan dalam menghadapi persaingan global yang tidak seimbang.</p>
<p>Dalam menjawab tantangan struktural yang dihadapi Krakatau Steel selaku BUMN, kehadiran Danantara membuka peluang baru yang belum pernah ada sebelumnya. Sebagai pengelola investasi negara yang memiliki mandat untuk memperkuat sektor strategis, Danantara dapat mengambil peran signifikan dalam mendorong modernisasi dan ekspansi Krakatau Steel. Melalui skema investasi strategis, penguatan struktur permodalan, serta fasilitasi integrasi hulu-hilir— mulai dari penguasaan sumber daya bahan baku hingga pengembangan produk bernilai tambah—Danantara berpotensi menjadi mitra transformatif bagi Krakatau Steel.</p>
<p>Peran Danantara akan menjadi semakin penting mengingat target pembangunan industri baja nasional mencapai 100 juta ton pada 2045. Mustahil membangun kapasitas sebesar itu hanya mengandalkan mekanisme pasar bebas atau investasi swasta asing. Diperlukan aktor nasional yang memiliki ketahanan jangka panjang, otoritas strategis, dan dukungan negara untuk mengarahkan investasi ke sektor-sektor yang tidak selalu menarik secara komersial dalam jangka pendek, tetapi krusial bagi kedaulatan industri jangka panjang. Krakatau Steel adalah kandidat utama untuk memainkan peran tersebut—namun hanya jika didukung secara sistematis, termasuk melalui kehadiran aktif Danantara.</p>
<h2>Mandat Baru Danantara untuk Kemandirian Industri Baja</h2>
<p>Jika Indonesia ingin mewujudkan visi sebagai negara industri maju pada 2045, maka kehadiran negara di sektor-sektor strategis seperti baja tidak terhindarkan. Negara tidak cukup hanya menjadi regulator atau pemberi insentif. Negara harus tampil sebagai aktor utama yang mengarahkan, mengendalikan, dan menjamin keberlanjutan pembangunan industrinya. Dalam konteks saat ini, instrumen kelembagaan yang dapat menjalankan fungsi itu adalah Danantara.</p>
<p>Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memasukkan industri baja secara eksplisit ke dalam daftar sektor prioritas investasi Danantara. Hingga kini, belum ada indikasi bahwa sektor baja termasuk dalam portofolio strategis yang difasilitasi oleh alokasi modal negara, meskipun urgensinya sebanding dengan sektor lain seperti energi baru, hilirisasi mineral, atau digitalisasi industri. Tanpa intervensi khusus, kendali negara atas industri baja tidak akan pernah terwujud.</p>
<p>Langkah kedua, Danantara harus memandang investasi di industri baja bukan semata sebagai alokasi modal, melainkan sebagai instrumen rekayasa struktur industri nasional. Artinya, investasi tidak hanya diarahkan untuk ekspansi kapasitas, tetapi juga untuk membangun integrasi rantai pasok, penguasaan sumber daya bahan baku, adopsi teknologi hijau, serta peningkatan posisi Indonesia dalam rantai nilai global. Pendekatan ini membutuhkan konsolidasi lintas sektor dan sinergi antar-BUMN yang hanya dapat difasilitasi oleh entitas strategis seperti Danantara.</p>
<p>Langkah ketiga, pembangunan kapasitas baja nasional hingga 100 juta ton pada 2045 memerlukan investasi sekitar USD 100 miliar—angka yang jauh melampaui kapasitas pembiayaan negara melalui APBN maupun kemampuan swasta nasional. Dalam konteks ini, Danantara memiliki peran vital sebagai agregator pembiayaan jangka panjang sekaligus katalis kemitraan strategis. Dengan dukungan kelembagaan dan kepastian arah investasi, BUMN seperti Krakatau Steel dapat menjalankan ekspansi dan transformasi industri secara lebih terencana dan berkelanjutan.</p>
<p>Langkah keempat, dibutuhkan kerangka kebijakan yang mendukung peran strategis BUMN dalam pembangunan industri jangka panjang. Ini mencakup penataan belanja pemerintah agar menyerap baja domestik secara konsisten, kebijakan yang mendorong kolaborasi antar-BUMN dalam rantai pasok, penyediaan modal kerja dengan biaya bersaing, serta dukungan teknologi— khususnya untuk transisi menuju <i>green steel</i>. Pemerintah juga perlu menyiapkan insentif dan perlindungan agar pelaku industri nasional dapat bersaing untuk mempertahankan pasar domestik sekaligus bersaing di pasar global. Tanpa kerangka kebijakan yang berpihak, investasi strategis tidak akan berjalan optimal.</p>
<p>Langkah kelima, agar Danantara dapat menjalankan mandatnya secara efektif, diperlukan tata kelola investasi yang berpihak pada kepentingan nasional. Investasi tidak boleh didorong semata- mata oleh logika imbal hasil jangka pendek, tetapi harus mengikuti kriteria strategis yang mempertimbangkan dampak ekonomi, penguatan basis industri, serta kepentingan dan ketahanan nasional. Dalam kerangka ini, industri baja memenuhi seluruh kriteria tersebut.</p>
<p>Visi Indonesia Emas telah ditetapkan dan menjadi harapan seluruh bangsa Indonesia. Yang dibutuhkan kini adalah keberanian untuk mengubah visi menjadi strategi, dan strategi menjadi aksi. Danantara hadir di tengah momentum ini sebagai aktor baru yang dapat menjembatani kepentingan negara dan logika pasar. Namun dalam sektor baja—sektor yang menjadi fondasi dari seluruh industrialisasi—Danantara tidak boleh datang terlambat. Sebab jika fondasi industrinya rapuh, maka bangunan besar bernama Indonesia Emas hanya akan menjadi angan. (*)</p>



<h3 class="css-1fe22q1">Tentang Krakatau Steel Tbk</h3>
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk merupakan perusahaan manufaktur baja terintegrasi yang didirikan pada 31 Agustus 1971. Selain bergerak di sektor industri baja, Krakatau Steel dan Group mengembangkan bisnis kawasan industri terpadu, kepelabuhanan, logistik, penyediaan air industri maupun penyediaan energi dalam bentuk power plant serta beberapa ventura bersama dengan perusahaa Korea dan Jepang. Krakatau Steel saat ini berkomitmen kuat untuk melakukan transformasi dengan semangat &#8220;Revolutionary Movements: Committed to Transform&#8221; yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja perusahaan, membangun kepercayaan dan transparansi dengan pemangku kepentingan, serta menarik investor. Transformasi ini mencakup berbagai aspek, termasuk perbaikan Human Capital, pengembangan bisnis hilir, dan peningkatan bisnis infrastruktur.

<strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong>

</p>]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/06/21/public-2025-06-21T215555.452.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="467">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Krakatau Steel Tbk]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/06/21/public-2025-06-21T215555.452-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Krakatau Steel Tbk]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
