<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Karanganyar &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/karanganyar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 Dec 2020 21:02:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Karanganyar &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>Kata Mentan di Boyolali: Industri Rakyat Berawal dari Budidaya Skala Rumah Tangga</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-34111/kata-mentan-di-boyolali-industri-rakyat-berawal-dari-budidaya-skala-rumah-tangga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2020 21:02:03 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Boyolali]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Rumah Tangga]]></category>
		<category><![CDATA[Karanganyar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-34111/kata-mentan-di-boyolali-industri-rakyat-berawal-dari-budidaya-skala-rumah-tangga</guid>

					<description><![CDATA[BOYOLALI,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211;  &#8211; Pemerintah serius mewujudkan kemandirian pangan jangka panjang. Dalam skala nasional, Kementerian Pertanian tengah membangun Food Estate dan dalam skala kecil, sedang didorong industri rakyat berawal dari budidaya skala rumah tangga.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BOYOLALI, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; </strong> &#8211; Pemerintah serius mewujudkan kemandirian pangan jangka panjang. Dalam skala nasional, Kementerian Pertanian tengah membangun Food Estate dan dalam skala kecil, sedang didorong industri rakyat berawal dari budidaya skala rumah tangga.</p>
<p>Dua lokasi yang sedang dijadikan model percontohannya adalah Kabupaten Karanganyar dan Boyolali.</p>
<p>&#8220;Salah satu tantangan kita adalah keterbatasan lahan dan kawasan rumah yang semakin bertambah banyak. Meskipun demikian kita tidak boleh tinggal diam. Ibarat pepatah, jika hanya diam siap sajalah menunggu kematian. Kita buat perkebunan ala rumah tangga. Tiap rumah ada tanaman kelapa. Tiap rumah ada jeruknya, juga ada beragam tanaman sumber pangan lainnya,&#8221; ujar Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat mengunjungi kawasan pertanian di Desa Kragan, Kecamatan Gandongrejo, Kabupaten Karanganyar dan Desa Giri Roto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Sabtu (19/12).</p>
<p>Ditemani anggota Komisi IV DPR RI, Luluk Nur Hamidah berikut Bupati Karanganyar, Juliyatmono meyakini jika program pertanian integrasi didorong dari skala rumah tangga mampu mendorong perekonomian masyarakat. </p>
<p>Pria yang juga sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan ad interim ini menggambarkan, kekuatan perekonomian rakyat bisa terbentuk bahkan dari halaman rumah rakyat.</p>
<p>Konsepnya menarik, integrasi budidaya padi, kelapa genjah, jeruk dan aneka sayuran hidroponik, bebek, ikan nila dan ikan lele dalam satu kawasan terpadu. Pengelolaannya nanti akan dikerjakan oleh masyarakat dengan menerapkan sistem korporasi. </p>
<p>&#8220;Saya dan jajaran akan mem-back up ini. Tiap satu bulan sekali kami akan turun ke lokasi untuk memantau perkembangannya. Tentunya bertahap prosesnya dan jika berhasil di satu kecamatan, kita pindah ke kecamatan lain. Jika berhasil di satu Kabupaten lain, kami berharap bisa direplikasi ke Kabupaten lain, begitu seterusnya,&#8221; ujar SYL, panggilannya.</p>
<p>Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang juga turut mendamping sangat mengapreasi rencana pemerintah pusat. Dirinya meyakini program akan sungguh-sungguh dijalankan seluruh warganya. </p>
<p>&#8220;Sama-sama mengembangkan sektor petanian, itu artinya sama-sama membela negara. Karanganyar punya tagline tangguh dan maju. Warga kami aktif melakukan pertanaman dan senantiasa berhasil. Pertanian menyumbang pemasukan terbesar selama pandemi. di tengah yang lain mengalami kelesuan, sektor pertanianlah yang tetap bertahan. Kami juga mendorong anak muda kembali terjun ke pertanian,&#8221; ujar Juliyatmono. </p>
<p>Juliyatmono juga turut meyakini apabila program ini berhasil, bukan mustahil industri pabrik bisa terbangun. Dari semua komoditas yang dikelola, jika dalam skala besar bisa tercipta produk olahan yang makin mengokohkan pemasukan. </p>
<p>Selama berkunjung, Mentan beserta rombongan melakukan tebar benih ikan, melihat aneka benih jeruk dan kelapa hingga mencicipi aneka produk olahan mulai dari aneka jamu, keripik asal sirip ikan lele dan aneka produk olahan lain asal komoditas pertanian. Total bantuan yang diberikan lebih dari Rp 1,7 miliar.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>5 Paguyuban Ternak Ayam di Karanganyar Deklarasikan Penggunaan Bright Gas</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-32659/5-paguyuban-ternak-ayam-di-karanganyar-deklarasikan-penggunaan-bright-gas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2020 01:31:14 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Gas]]></category>
		<category><![CDATA[Karanganyar]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-32659/5-paguyuban-ternak-ayam-di-karanganyar-deklarasikan-penggunaan-bright-gas</guid>

					<description><![CDATA[KARANGANYAR,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; 8 – Lima kelompok ternak ayam di Kabupaten Karanganyar berkomitmen menggunakan LPG Bright Gas dalam kegiatan Deklarasi Penggunaan LPG nonsubsidi, pada Minggu, 11 Oktober 2020. Acara tersebut dihadiri oleh Sales Branch Manager PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV wilayah Surakarta dan sekitarnya, Sandy Rahadian.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARANGANYAR, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; </strong>8 – Lima kelompok ternak ayam di Kabupaten Karanganyar berkomitmen menggunakan LPG Bright Gas dalam kegiatan Deklarasi Penggunaan LPG nonsubsidi, pada Minggu, 11 Oktober 2020. Acara tersebut dihadiri oleh Sales Branch Manager PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV wilayah Surakarta dan sekitarnya, Sandy Rahadian.</p>
<p>Lima kelompok tersebut yakni Paguyuban Ternak Joper Rizqi Jaya, Asosiasi Ternak Ayam Boiler Wonogiri, Kelompok Ternak Margo Seneng, Asosiasi Penyelenggara Makanan Boyolali dan PT Rocket Chicken Indonesia.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Sandy mengatakan bahwa Pertamina mengapresiasi para pelaku usaha ternak ayam yang berkomitmen menggunakan LPG nonsubsidi yaitu bright gas dalam menjalankan usahanya.</p>
<p>&#8220;Pertamina akan memenuhi kebutuhan LPG para pelaku usaha ternak ayam, Dalam kesempatan yang sama, kami juga memberikan sosialisasi Program Kemitraan BUMN untuk membantu permodalan usaha para peternak,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ke depan, lanjut Sandy, Pertamina mengupayakan komunikasi dan sosialisasi terhadap para pelaku usaha ternak ayam lainnya untuk menggunakan LPG nonsubsidi yaitu bright gas.</p>
<p>&#8220;Kami terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan para pelaku usaha menengah dan besar untuk menggunakan LPG nonsubsidi karena LPG subsidi dengan ukuran 3kg hanya diperuntukkan bagi kalangan tidak mampu&#8221;, pungkas Sandy.</p>
<p>Senada dengan Sandy, Lilik Gunawan, perwakilan dari paguyuban ternak Joper Rizqi Jaya, mengatakan bahwa penggunaan LPG nonsubsidi bagi para peternak ayam merupakan suatu keharusan, dikarenakan LPG subsidi hanya untuk pelaku usaha mikro dan kecil.</p>
<p>&#8220;Penggunaan LPG pada sektor peternakan ayam dibutuhkan sebagai bahan bakar penghangat kandang. Komitmen kami pada hari ini didukung oleh Pertamina yang akan memenuhi kebutuhan LPG non subsidi kepada para peternak ayam,&#8221; ujarnya. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/MOR4-lima-Paguyuban-Peternak-ayam-deklarasikan-penggunaan-Bright-gas-di-karanganyar.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1280"
				height="720">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[MOR4 lima Paguyuban Peternak ayam deklarasikan penggunaan Bright gas di karanganyar]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/MOR4-lima-Paguyuban-Peternak-ayam-deklarasikan-penggunaan-Bright-gas-di-karanganyar-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[MOR4 lima Paguyuban Peternak ayam deklarasikan penggunaan Bright gas di karanganyar]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
