<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Japanese Popular Culture &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/japanese-popular-culture/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Sep 2026 15:08:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Japanese Popular Culture &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>Program Enrichment BINUS UNIVERSITY Beri Kesempatan Mahasiswa untuk Berkarier di Jepang</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-100611/program-enrichment-binus-university-beri-kesempatan-mahasiswa-untuk-berkarier-di-jepang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2026 15:08:55 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[binus university]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Kerja Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Internship di Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Japanese Popular Culture]]></category>
		<category><![CDATA[Karier Global]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-100611/program-enrichment-binus-university-beri-kesempatan-mahasiswa-untuk-berkarier-di-jepang</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Bekerja di Jepang kerap menjadi impian bagi anak muda Indonesia yang tertarik dengan budaya, kemajuan teknologi, hingga peluang karier global. Namun, pengalaman Erick Riccardo Wu, mahasiswa Japanese Popular Culture BINUS University angkatan B27, menunjukkan bahwa kemampuan berbahasa Jepang saja belum cukup untuk dapat beradaptasi di lingkungan profesional Negeri Sakura.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Bekerja di Jepang kerap menjadi impian bagi anak muda Indonesia yang tertarik dengan budaya, kemajuan teknologi, hingga peluang karier global. Namun, pengalaman Erick Riccardo Wu, mahasiswa Japanese Popular Culture BINUS University angkatan B27, menunjukkan bahwa kemampuan berbahasa Jepang saja belum cukup untuk dapat beradaptasi di lingkungan profesional Negeri Sakura.</p>
<p>Erick saat ini menjalani internship sebagai Translator pada divisi Business Development di Aso College Group. Kesempatan tersebut menjadi pengalaman baginya untuk terjun langsung ke lingkungan kerja di Jepang sekaligus memahami bagaimana bahasa, budaya, dan etika profesional saling berkaitan dalam aktivitas sehari-hari.</p>
<p>Sejak awal, Jepang memang menjadi salah satu negara yang ingin Erick tuju untuk mengembangkan pengalaman internasionalnya. Ketertarikan terhadap budaya, perkembangan teknologi, serta peluang kerja di Jepang membuatnya sempat mempertimbangkan program study abroad exchange. Namun, setelah melihat kembali jalur karier yang ingin ditempuh, ia memilih pengalaman yang lebih dekat dengan dunia korporasi.</p>
<p>“Awalnya saya mengincar program study abroad exchange. Namun, karena jalur karier yang ingin saya tempuh adalah korporasi, setelah mempertimbangkannya dengan matang saya akhirnya memutuskan untuk mencoba melamar ke perusahaan ini,” ujar Erick.</p>
<p>Memasuki lingkungan profesional di negara lain tentu membawa tantangan tersendiri. Bagi Erick, tantangan terbesarnya justru datang dari proses memahami perbedaan budaya dan cara berkomunikasi. Ia menemukan adanya berbagai kebiasaan hingga aturan tidak tertulis di lingkungan kerja Jepang yang berbeda dengan di Indonesia. Hambatan bahasa juga masih sesekali muncul, terlebih ketika berhadapan dengan komunikasi profesional yang menuntut ketepatan pemilihan kata dan konteks.</p>
<p>Alih-alih menghindari kesalahan, Erick memilih untuk aktif bertanya dan melakukan konfirmasi ketika menemukan hal yang belum dipahaminya. “Banyak peraturan tidak tertulis yang berbeda dengan di Indonesia dan harus diperhatikan. Saya juga mengalami kendala dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Jepang. Namun, seiring berjalannya waktu, saya rajin bertanya, mencari tahu, dan memastikan kembali agar tidak terjadi miskomunikasi maupun kesalahpahaman,” ungkap Erick.</p>
<p>Pengalaman tersebut membuat Erick menyadari bahwa bekerja dalam lingkungan global membutuhkan kompetensi yang lebih luas daripada sekadar kemampuan akademik. Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu modal terpenting, mulai dari menyesuaikan cara membawa diri, gaya komunikasi, hingga memahami alur kerja yang berlaku.</p>
<p>Rasa ingin tahu dan kerendahan hati juga dinilainya penting. Dua hal tersebut mendorong seseorang untuk lebih proaktif belajar dari lingkungan baru dan tidak ragu menerima perspektif yang berbeda.</p>
<p>Bekal yang diperoleh Erick selama menjalani perkuliahan di BINUS University turut membantunya menghadapi pengalaman tersebut. Selain pembelajaran bahasa Jepang, ia mendapatkan pemahaman mengenai etika bisnis Jepang, termasuk cara menggunakan bahasa dalam situasi profesional, tata krama ketika menyapa, penulisan laporan, hingga detail etiket seperti pengaturan posisi duduk dalam konteks bisnis.</p>
<p>Pembelajaran mengenai pola pikir dan budaya masyarakat Jepang juga membuat proses adaptasinya menjadi lebih mudah. Sementara itu, berbagai tugas selama perkuliahan di BINUS University seperti presentasi, penulisan paper, serta praktik penerjemahan dalam bahasa Jepang memberinya fondasi untuk menjalankan pekerjaannya sebagai Translator.</p>
<p>Tidak hanya dari ruang kelas, pengalaman organisasi selama kuliah juga memberikan bekal yang ia rasakan manfaatnya di dunia profesional. Kemampuan leadership, pengambilan keputusan, time management, hingga komunikasi antar divisi menjadi bagian dari keterampilan yang kini digunakannya selama menjalani internship.</p>
<p>“Buatlah targetmu sendiri, barulah motivasi untuk mencapai target tersebut akan bangkit. Walaupun terkadang lelah dan putus asa, jangan berhenti berjuang. Tetaplah rendah hati dan jangan merasa diri sudah hebat atau sudah tahu. Banyak peluang global yang tersedia apabila kita lebih proaktif dalam mencari tahu,” tutup Erick.</p>
<p>Pengalaman Erick menjadi salah satu gambaran bagaimana BINUS University terus mendorong mahasiswa untuk memperluas pengalaman belajar hingga ke lingkungan profesional global. “Melalui pembelajaran yang menggabungkan kompetensi akademik, pemahaman lintas budaya, pengembangan soft skills, serta berbagai kesempatan untuk memperoleh pengalaman internasional, BINUS University mendorong mahasiswa untuk membangun perspektif global yang relevan dengan perjalanan karier mereka ke depan. Kesempatan seperti internship di Jepang dan scholarship ke Universitas di Jepang menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman menuju karier global,” ujar Dr. Rudi Hartono Manurung, Head of Japanese Popular Culture BINUS University.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/09/28/Program-Enrichment-BINUS-UNIVERSITY-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Program Enrichment BINUS UNIVERSITY]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/09/28/Program-Enrichment-BINUS-UNIVERSITY-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Program Enrichment BINUS UNIVERSITY]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Magang di Mitsubishi Fuso Jepang, Mahasiswa Japanese Popular Culture BINUS University Buktikan Siap Hadapi Dunia Industri Global</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-74423/magang-di-mitsubishi-fuso-jepang-mahasiswa-japanese-popular-culture-binus-university-buktikan-siap-hadapi-dunia-industri-global</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 May 2025 07:09:55 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[binus university]]></category>
		<category><![CDATA[Japanese Popular Culture]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi Fuso Jepang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-74423/magang-di-mitsubishi-fuso-jepang-mahasiswa-japanese-popular-culture-binus-university-buktikan-siap-hadapi-dunia-industri-global</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Japanese Popular Culture (JPC) BINUS University kembali menunjukkan perannya sebagai program studi yang tidak hanya menarik secara akademik, tetapi juga mampu membuka peluang global nyata bagi para mahasiswanya.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Japanese Popular Culture (JPC) BINUS University kembali menunjukkan perannya sebagai program studi yang tidak hanya menarik secara akademik, tetapi juga mampu membuka peluang global nyata bagi para mahasiswanya.</p>
<p>Salah satu bukti nyatanya datang dari Farhan Bustami, atau yang akrab disapa Farbus, mahasiswa Japanese Popular Culture Program BINUS University angkatan 2025 yang saat ini sedang menjalani program magang di perusahaan top otomotif dunia, Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation di Kota Kawasaki, Prefektur Kanagawa, Jepang.
<strong>Kegiatan internship Farhan di Jepang</strong>
Dalam program magangnya, Farhan ditempatkan di divisi Procurement (Pengadaan) dan dipercaya menjalankan peran sebagai buyer yang bertanggung jawab memilih serta membeli komponen kendaraan berkualitas tinggi untuk mendukung proses perakitan.</p>
<p>&#8220;Tugas saya seperti memasak nasi goreng,&#8221; canda Farhan, &#8220;mencari bahan terbaik dengan harga yang efisien agar hasilnya maksimal. Begitu juga dengan komponen kendaraan yang saya pilih.&#8221;</p>
<p>Tak hanya terlibat langsung dalam proses bisnis global, Farhan juga mengaplikasikan seluruh pengetahuan dan keterampilan yang ia peroleh selama kuliah di Japanese Popular Culture BINUS University, mulai dari kemampuan bahasa Jepang, pemahaman budaya pop dan sosiologi Jepang, hingga komunikasi bisnis yang sesuai dengan norma korporat Jepang. Pengetahuan ini terbukti menjadi bekal berharga dalam beradaptasi dengan lingkungan kerja di Jepang yang dikenal dengan standar etika kerja yang lebih disiplin.</p>
<p>&#8220;Semua yang saya pelajari di Japanese Popular Culture BINUS University mulai dari cara menulis email formal, bertukar kartu nama, hingga memahami budaya kerja kolektif benar-benar aplikatif di sini,&#8221; ungkap Farhan.
Sebagai mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Sastra Jepang BINUS University ke-21, Farhan juga aktif dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pengembangan soft skills.</p>
<p>Di JPC BINUS, mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tapi juga didorong untuk aktif di komunitas seperti klub Taiko, band J-pop, hingga Conversation Club, yang seluruhnya memperkaya pengalaman belajar dan praktik bahasa Jepang.</p>
<p>Pengalaman magang di Mitsubishi Fuso menjadi momentum penting bagi Farhan untuk memperkuat karier impiannya di industri otomotif Jepang. Sejak kecil, ia memang memiliki ketertarikan pada dunia otomotif, dan kesempatan ini menjadi batu loncatan besar menuju masa depan yang ia cita-citakan.</p>
<p>&#8220;Magang ini bukan hanya memperkaya CV saya, tapi juga memperjelas arah karier yang ingin saya jalani. Saya merasa makin percaya diri menghadapi dunia industri setelah lulus nanti,&#8221; tegasnya.
<strong>Pesan untuk para calon binusian</strong>
&#8220;Kalau kamu tertarik dengan bahasa dan budaya Jepang, Japanese Popular Culture BINUS University adalah tempat yang tepat. Di sini kamu tidak hanya belajar bahasa, tetapi juga disiapkan secara nyata untuk dunia profesional. Jangan ragu untuk mulai langkahmu dari sini!&#8221;</p>
<p>Melalui kurikulum yang terus disesuaikan dengan kebutuhan industri dan kondisi aktual Jepang, ditambah dengan dukungan program Enrichment, Japanese Popular Culture BINUS University membuktikan sebagai program studi yang mencetak talenta yang siap untuk memasuki dunia profesional.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/05/04/Magang-di-Mitsubishi-Fuso-Jepang-Mahasiswa-Japanese-Popular-Culture-BINUS-University-Buktikan-Siap-Hadapi-Dunia-Industri-Global-3-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ilustrasi Berita (Sumber: BINUS Media &amp; Publishing)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/05/04/Magang-di-Mitsubishi-Fuso-Jepang-Mahasiswa-Japanese-Popular-Culture-BINUS-University-Buktikan-Siap-Hadapi-Dunia-Industri-Global-3-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ilustrasi Berita (Sumber: BINUS Media &amp; Publishing)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
