<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos ITALIAN ATELIER &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/italian-atelier/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sun, 20 Sep 2026 04:27:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos ITALIAN ATELIER &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>Menjembatani Kemewahan Eropa dan Real Estat Asia Tenggara: Jasmine Chau Memimpin Grand Finale di IFFINA+ 2026</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-100281/menjembatani-kemewahan-eropa-dan-real-estat-asia-tenggara-jasmine-chau-memimpin-grand-finale-di-iffina-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 04:27:57 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[ITALIAN ATELIER]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-100281/menjembatani-kemewahan-eropa-dan-real-estat-asia-tenggara-jasmine-chau-memimpin-grand-finale-di-iffina-2026</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO — Temukan bagaimana panel unggulan Italian Atelier mendefinisikan kembali konsep branded residences, mengubah keunggulan craftsmanship Eropa menjadi nilai komersial yang nyata bagi para pengembang terkemuka di Indonesia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> — Temukan bagaimana panel unggulan Italian Atelier mendefinisikan kembali konsep branded residences, mengubah keunggulan craftsmanship Eropa menjadi nilai komersial yang nyata bagi para pengembang terkemuka di Indonesia.</p>
<p>Sektor luxury real estate dan hospitality di Asia Tenggara tengah memasuki periode transformasi yang pesat. Branded residences dan proyek mixed-use development kelas atas semakin membentuk lanskap properti kawasan, khususnya di Greater Jakarta dan berbagai wilayah lainnya.</p>
<p>Para pengembang kini semakin mencari cara untuk membedakan proyek mereka, sembari menjawab kebutuhan pasar yang semakin sophisticated, mulai dari pemilik hunian luxury dan tamu hotel hingga investor internasional.</p>
<p>Namun, menerjemahkan konsep luxury global ke dalam proyek lokal yang berhasil menghadirkan tantangan tersendiri. Para pengembang perlu menciptakan ruang yang distinctive dan memiliki resonansi budaya, sembari memenuhi standar kualitas yang ketat, mengelola material dengan finishing yang delicate, serta menghadapi lead time yang panjang yang sering kali menjadi bagian dari proyek desain luxury internasional.</p>
<p>Kemampuan untuk menghubungkan craftsmanship Eropa dengan realitas praktis pembangunan di Asia Tenggara karena itu menjadi semakin penting sebagai sebuah competitive advantage.</p>
<p>Persimpangan antara desain, procurement, dan nilai real estate inilah yang akan menjadi sorotan utama di IFFINA+ 2026. Italian Atelier, bekerja sama dengan CJC Marketing Agency, akan mengkurasi grand finale pada Day 1, Kamis, 24 September, pukul 17.00–17.45 WIB, di Main Stage, Hall 3, Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK2, Jakarta.</p>
<p>Diselenggarakan oleh Nine Koeln Indonesia, IFFINA+ 2026 mempertemukan audiens high-profile yang terdiri dari C-suite real estate developers, pemilik hotel, principal architects, interior designers, serta VIP international buyers.</p>
<p>Dalam konteks tersebut, panel unggulan Italian Atelier akan membahas bagaimana luxury design Eropa dan bespoke FF&amp;E procurement dapat diintegrasikan ke dalam proyek hospitality dan branded residential modern, tanpa mengabaikan konteks lokal maupun realitas komersial.</p>
<h2>Dari Craftsmanship Eropa Menuju Sense of Place</h2>
<p>Salah satu pertanyaan utama dalam perkembangan branded residences saat ini adalah bagaimana luxury internasional dapat diadaptasi ke pasar lokal tanpa kehilangan karakter dan berubah menjadi desain yang generik.</p>
<p>Proyek branded yang sukses kini semakin menjauh dari pendekatan yang sekadar mereplikasi estetika Eropa. Sebaliknya, para pengembang berupaya memadukan established international design codes dengan identitas budaya dari lokasi proyek, menciptakan ruang yang terasa sophisticated secara global sekaligus memiliki karakter lokal yang kuat.</p>
<p>Bagi Indonesia, pendekatan ini membuka peluang untuk mempertemukan kekayaan warisan craft lokal dengan presisi dan material sophistication yang menjadi ciri khas Italian luxury design.</p>
<p>Perpaduan tersebut dapat membangun sense of place yang lebih kuat sekaligus memberikan identitas yang lebih distinctive bagi proyek residential maupun hospitality di tengah pasar yang semakin kompetitif.</p>
<p>Pendekatan ini menjadi semakin relevan ketika para pengembang berupaya menarik konsumen yang telah terbiasa dengan standar luxury global, namun tetap menghargai authenticity dan cultural relevance. Sebuah branded residence tidak dapat hanya mengandalkan nama internasional. Desainnya perlu memiliki keterkaitan yang kuat dengan konteks geografis dan budaya tempatnya berada.</p>
<p>Bagi Jasmine Chau dari Italian Atelier, keseimbangan inilah yang menjadi inti dari perkembangan luxury hospitality dan real estate masa kini.</p>
<p>“True luxury in modern hospitality is born where world-class European craftsmanship meets deep respect for local context. Our goal is to provide developers with a seamless blueprint from design vision to execution.”</p>
<p>Perspektif tersebut mencerminkan perubahan yang lebih luas dalam peran luxury design. Desain tidak lagi sekadar berfungsi sebagai lapisan visual yang ditambahkan menjelang akhir proses pembangunan. Desain semakin menjadi bagian dari proses strategis yang menentukan bagaimana sebuah aset membangun identitas dan market positioning-nya.</p>
<h2>Ketika Desain Bertemu dengan Realitas Komersial</h2>
<p>Bagi para pengembang, nilai sebuah international design partnership pada akhirnya tidak hanya diukur dari dampak estetikanya, tetapi juga dari kemampuannya untuk berfungsi secara efektif dalam kompleksitas sebuah proyek.</p>
<p>Cross-border procurement menghadirkan berbagai pertimbangan terkait lead time, logistik, spesifikasi material, dan instalasi. Di pasar tropis seperti Indonesia, kebutuhan untuk memastikan ketahanan material terhadap kondisi iklim menambah lapisan kompleksitas tersendiri, terutama ketika proyek melibatkan delicate finishes dan European FF&amp;E dengan spesifikasi tinggi.</p>
<p>Mengelola berbagai faktor tersebut secara efektif dapat memberikan dampak langsung terhadap timeline proyek dan keseluruhan asset performance.</p>
<p>Di sinilah hubungan antara desain dan commercial value menjadi semakin penting. Premium interior design partnerships dapat berkontribusi terhadap capital appreciation dan long-term asset valuation dengan memperkuat positioning, kualitas, serta differentiation sebuah properti.</p>
<p>Bagi property conglomerates berskala besar, tujuannya karena itu bukan sekadar mendapatkan furniture atau finishing dengan kualitas exceptional. Yang dibutuhkan adalah strategi procurement dan desain yang mampu menjaga integritas visi desain awal, sekaligus tetap feasible dalam kerangka operasional dan komersial proyek.</p>
<p>Percakapan di IFFINA+ 2026 akan mengeksplorasi secara langsung persimpangan tersebut, sekaligus membangun sebuah strategic blueprint untuk mengintegrasikan European luxury dan bespoke FF&amp;E procurement ke dalam proyek hospitality serta branded residential modern.</p>
<h2>Membangun Jembatan antara Dua Ekosistem Luxury</h2>
<p>Diskusi tersebut juga mencerminkan kebutuhan yang semakin besar akan hubungan yang lebih erat antara European design suppliers dan pasar real estate Asia Tenggara yang terus berkembang.</p>
<p>Italian Atelier telah menempatkan dirinya di dalam ekosistem ini sebagai penghubung antara warisan iconic European design dan lanskap luxury hospitality serta real estate Asia yang berkembang pesat.</p>
<p>Perannya di IFFINA+ memperluas positioning tersebut ke pasar Indonesia, dengan mempertemukan design curation dan luxury furniture procurement dengan para pengembang serta profesional yang membentuk generasi properti berikutnya di kawasan ini.</p>
<p>Seiring branded residences terus mendapatkan momentum di Asia Tenggara, hubungan semacam ini menjadi semakin penting. Para pengembang membutuhkan akses terhadap international design expertise, sementara European suppliers membutuhkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai lingkungan pembangunan lokal, kebutuhan proyek, dan ekspektasi pasar.</p>
<p>Membangun hubungan yang bermakna antara kedua sisi dapat membuka jalan bagi kolaborasi yang lebih sophisticated, mulai dari bespoke residential developments hingga luxury hospitality projects.</p>
<h2>Titik Temu bagi Para Pemimpin Properti Indonesia</h2>
<p>Panel IFFINA+ akan mempertemukan para perwakilan senior dari jaringan real estate dan hospitality terkemuka di Indonesia, termasuk para profesional dari property conglomerates besar, architectural practices, serta kelompok pemilik hotel bintang lima.</p>
<p>Di luar diskusi di atas panggung, pertemuan ini juga menciptakan ruang bagi percakapan bernilai tinggi antara pengembang lokal dan European design suppliers, sekaligus membuka kemungkinan bagi terbentuknya kolaborasi luxury residential di masa mendatang.</p>
<p>Pertukaran di tingkat eksekutif ini menjadi semakin relevan seiring Indonesia terus menarik investasi ke sektor residential dan hospitality kelas atas. Bagi para decision-makers, akses terhadap design partners yang tepat dapat menjadi bagian penting dari strategi sebuah proyek secara keseluruhan, mulai dari konsep awal dan brand positioning hingga procurement dan execution.</p>
<p>Peran Italian Atelier sebagai exclusive content and curation partner untuk grand finale Day 1 mencerminkan ambisi yang lebih luas tersebut. Dengan mempertemukan pembahasan mengenai luxury furniture procurement, architectural branding, dan real estate development dalam satu ruang, perusahaan ini menempatkan luxury design sebagai bagian dari ekosistem komersial yang lebih luas, bukan sekadar sebagai sebuah disiplin kreatif yang berdiri sendiri.</p>
<h2>Melangkah Lebih Jauh Setelah IFFINA+</h2>
<p>Percakapan yang dimulai di IFFINA+ 2026 diharapkan dapat terus berkembang setelah acara berakhir. Italian Atelier akan melanjutkan perluasan cross-border design dialogues serta mendukung berbagai luxury residential masterplans yang akan datang di seluruh Asia Tenggara.</p>
<p>Executive networking dinners setelah acara dan exclusive media features di berbagai regional publications akan semakin memperluas percakapan tersebut, menciptakan peluang tambahan bagi para developer, designer, dan international suppliers untuk terhubung dalam membangun proyek-proyek masa depan.</p>
<p>Seiring pasar luxury real estate Asia Tenggara terus berkembang, hubungan antara European craftsmanship dan keahlian pembangunan lokal akan menjadi semakin penting.</p>
<p>Proyek yang paling compelling kemungkinan adalah proyek yang mampu memadukan precision dan heritage dari global luxury dengan pemahaman yang genuine terhadap lokasi, iklim, budaya, dan realitas komersial.</p>
<p>Bagi Italian Atelier, ambisinya jelas: membangun koneksi tersebut dan mengubah keunggulan European design menjadi nilai yang berkelanjutan bagi generasi berikutnya dari hospitality dan real estate di Asia Tenggara.</p>
<p><strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/09/17/IFFINA-2026-2-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[IFFINA+ 2026 (2)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/09/17/IFFINA-2026-2-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[IFFINA+ 2026]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>THINC Indonesia 2026 Mengungkap Masa Depan Hospitality dan Destinasi Baru</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-100218/thinc-indonesia-2026-mengungkap-masa-depan-hospitality-dan-destinasi-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Sep 2026 06:38:29 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[ITALIAN ATELIER]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-100218/thinc-indonesia-2026-mengungkap-masa-depan-hospitality-dan-destinasi-baru</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Seiring lanskap pariwisata Indonesia memasuki fase pertumbuhan baru, pertanyaannya kini bukan lagi sekadar ke mana para wisatawan ingin bepergian, tetapi bagaimana destinasi-destinasi baru dapat membangun identitas yang cukup kuat untuk menarik generasi wisatawan bernilai tinggi berikutnya. Pada edisi ke-11 THINC Indonesia, yang berlangsung pada 9–10 September 2026 di Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort, para pemimpin industri berkumpul di Bali untuk membahas berbagai kekuatan yang tengah membentuk kembali lanskap hospitality dan real estate di Indonesia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Seiring lanskap pariwisata Indonesia memasuki fase pertumbuhan baru, pertanyaannya kini bukan lagi sekadar ke mana para wisatawan ingin bepergian, tetapi bagaimana destinasi-destinasi baru dapat membangun identitas yang cukup kuat untuk menarik generasi wisatawan bernilai tinggi berikutnya. Pada edisi ke-11 THINC Indonesia, yang berlangsung pada 9–10 September 2026 di Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort, para pemimpin industri berkumpul di Bali untuk membahas berbagai kekuatan yang tengah membentuk kembali lanskap hospitality dan real estate di Indonesia.</p>
<p>Salah satu topik yang semakin mendapat perhatian adalah munculnya destinasi di luar pusat-pusat pariwisata Indonesia yang telah mapan. Seiring berkembangnya infrastruktur di berbagai wilayah kepulauan dan meningkatnya minat wisatawan terhadap privasi, autentisitas, serta pengalaman yang imersif, destinasi leisure baru mulai menarik perhatian para pengembang, investor, dan pelaku industri hospitality yang tengah mencari frontier berikutnya bagi pariwisata mewah.</p>
<h2>Melampaui Destinasi Pariwisata yang Telah Mapan</h2>
<p>Pasar hospitality dan real estate di Asia Tenggara tengah mengalami transformasi yang signifikan. Kebangkitan experiential travel, yang berjalan beriringan dengan pertumbuhan pariwisata dari kalangan high-net-worth individuals, membuka peluang baru bagi destinasi yang mampu menawarkan karakter tempat yang khas dan berbeda.</p>
<p>Namun, bagi pasar yang telah mapan, pertumbuhan menghadirkan tantangan yang semakin kompleks. Ketika destinasi leisure tradisional memasuki fase yang semakin matang, para pengembang dan operator perlu melihat melampaui model pariwisata konvensional untuk menemukan lokasi-lokasi yang memiliki potensi menjadi destinasi luxury yang kuat dengan identitasnya sendiri.</p>
<p>Pertanyaan inilah yang menjadi salah satu fokus utama dalam diskusi panel “Leisure: Where are the New Destinations” di THINC Indonesia 2026. Alih-alih hanya berfokus pada hotspot geografis yang telah dikenal, diskusi tersebut mengeksplorasi bagaimana destinasi sekunder dan tersier di Indonesia dapat membangun daya tariknya melalui konsep hospitality yang terkurasi, lifestyle offerings, serta identitas destinasi yang kuat.</p>
<p>Bagi wisatawan luxury masa kini, lokasi yang terpencil saja tidak lagi cukup. Destinasi baru perlu memadukan rasa discovery dengan kualitas layanan, infrastruktur, dan desain yang memenuhi ekspektasi pasar luxury internasional.</p>
<p>Perubahan tersebut turut menggeser peran desain dalam hospitality dan real estate.</p>
<h2>Ketika Desain Menjadi Bagian dari Identitas Destinasi</h2>
<p>Ketika destinasi leisure baru semakin bersaing untuk mendapatkan perhatian pasar internasional, arsitektur dan desain interior kini menjadi bagian dari bahasa strategis yang digunakan sebuah destinasi untuk membangun identitasnya.</p>
<p>Branded residences dan proyek hospitality kelas atas merespons perubahan ini dengan memadukan luxury design, lifestyle brands, dan real estate melalui pendekatan yang semakin sophisticated. Kemitraan dengan rumah mode, brand otomotif, dan perusahaan desain yang telah dikenal secara internasional dapat memberikan identitas yang khas bagi sebuah properti sekaligus menciptakan hubungan emosional yang lebih kuat dengan calon penghuni maupun tamu.</p>
<p>Bagi para pengembang, hal ini melampaui persoalan estetika. Identitas desain yang dikurasi secara cermat dapat membantu menempatkan sebuah aset secara lebih kuat di tengah pasar yang semakin kompetitif, sementara kemitraan dengan brand yang memiliki positioning kuat dapat menciptakan tingkat pengenalan yang lebih luas di antara jaringan konsumen internasional.</p>
<p>Hasilnya adalah sebuah pendekatan baru dalam pengembangan destinasi, di mana hospitality, real estate, branding, dan desain semakin saling beririsan.</p>
<p>Gianfranco Bianchi, Founder and CEO of Italian Atelier serta Chief Commercial Officer dan General Manager Asia Pacific of The One Atelier, menekankan pentingnya keterkaitan tersebut dalam mengembangkan destinasi leisure baru. Menurutnya, kurasi desain yang exceptional dan kemitraan brand yang dipilih secara strategis dapat memainkan peran penting dalam memberikan identitas yang distinctive sekaligus memiliki daya tarik komersial bagi destinasi yang sedang berkembang.</p>
<p>Perspektif ini mencerminkan evolusi yang lebih luas dalam luxury real estate. Seiring konsumen menjadi semakin selektif mengenai bagaimana dan di mana mereka menghabiskan waktu, nilai sebuah properti semakin melampaui spesifikasi fisiknya. Bahasa desain, asosiasi dengan brand, serta keseluruhan pengalaman yang ditawarkan dapat menjadi bagian integral dari positioning sebuah aset.</p>
<h2>Dari Infrastruktur Hospitality Menuju Identitas Destinasi</h2>
<p>Diskusi di THINC juga menyoroti perubahan fundamental dalam cara emerging travel hubs perlu dikembangkan.</p>
<p>Infrastruktur merupakan fondasi yang penting, tetapi infrastruktur saja tidak cukup untuk menciptakan sebuah destinasi. Tantangannya terletak pada bagaimana potensi geografis diterjemahkan menjadi sebuah pengalaman yang memberikan alasan bagi wisatawan untuk datang, kembali, dan pada akhirnya berinvestasi.</p>
<p>Bagi para operator hospitality, hal ini berarti beradaptasi dengan ekspektasi yang terus berubah seiring munculnya pasar-pasar baru. Javier Salgado, Executive Vice President of Nilamani Hotels sekaligus moderator panel, menyoroti dinamika operasional yang terus berkembang dalam melayani wisatawan di destinasi-destinasi yang sedang tumbuh.</p>
<p>Tantangan tersebut menjadi semakin relevan bagi pasar yang ingin menarik wisatawan luxury internasional. Para operator perlu menyeimbangkan standar global dengan karakter setiap destinasi, menciptakan pengalaman hospitality yang sophisticated tanpa menghilangkan sense of place yang sejak awal menjadi daya tarik sebuah lokasi baru.</p>
<p>Keseimbangan antara ekspektasi internasional dan identitas lokal ini diperkirakan akan semakin penting seiring Indonesia membangun generasi berikutnya dari destinasi leisure.</p>
<h2>Menghubungkan Desain Eropa dengan Pertumbuhan Asia-Pacific</h2>
<p>Percakapan di THINC Indonesia 2026 juga mencerminkan semakin pentingnya kolaborasi lintas negara antara keahlian desain Eropa dan pasar luxury development Asia Tenggara yang terus berkembang.</p>
<p>Italian Atelier telah menempatkan dirinya di titik temu tersebut selama lebih dari satu dekade, dengan merepresentasikan lebih dari empat puluh brand furniture dan desain Eropa di kawasan Asia-Pacific. Dengan kantor di Singapore, Mumbai, Shanghai, Ho Chi Minh City, Jakarta, dan Phnom Penh, perusahaan ini beroperasi dalam jaringan pasar luxury hospitality dan real estate yang berkembang pesat.</p>
<p>Peran kepemimpinan ganda Bianchi semakin menghubungkan dua area yang saling melengkapi dalam ekosistem luxury development. Melalui Italian Atelier, ia merepresentasikan keunggulan furniture dan desain Eropa di kawasan Asia-Pacific. Sementara melalui The One Atelier, ia bekerja di persimpangan antara global luxury brands dan high-end real estate development, dengan mendukung berbagai proyek melalui brand scouting, interior design, dan marketing expertise.</p>
<p>Portofolio The One Atelier mencakup kolaborasi dengan sejumlah nama yang telah dikenal secara internasional, termasuk Armani, Aston Martin, Bentley, Dolce &amp; Gabbana, Etro, Fendi, Karl Lagerfeld, Missoni, dan Ralph Lauren. Pipeline perusahaan mencakup luxury hotels, private residences, dan villas, yang mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap branded real estate di berbagai pasar internasional.</p>
<p>Bagi para pengembang yang memasuki emerging leisure destinations, hubungan tersebut menawarkan sebuah cara untuk menerjemahkan brand equity global yang telah mapan ke dalam konteks geografis baru, sembari tetap mempertahankan keterkaitan yang kuat dengan aspirasi pasar lokal.</p>
<h2>Menatap Frontier Leisure Indonesia Berikutnya</h2>
<p>Investasi Indonesia yang berkelanjutan dalam infrastruktur dan pariwisata membuka peluang bagi terbentuknya geografi baru dalam luxury travel. Bali tetap menjadi salah satu referensi utama, tetapi fase pertumbuhan berikutnya dapat semakin didorong oleh destinasi-destinasi yang mampu menawarkan sesuatu di luar formula luxury hospitality yang telah dikenal.</p>
<p>Peluang tersebut membutuhkan pendekatan pembangunan yang lebih terintegrasi, dengan mempertemukan destination strategy, hospitality operations, architecture, interior design, dan brand positioning sejak tahap awal sebuah proyek.</p>
<p>Bagi Italian Atelier dan The One Atelier, perkembangan regional pipeline mencerminkan perubahan tersebut. Dengan kehadiran di berbagai pasar utama Asia-Pacific dan lebih dari dua puluh lima proyek luxury global dalam pipeline The One Atelier, kedua organisasi tersebut berada pada posisi yang strategis untuk mendukung developer dan hospitality groups dalam menghadapi lanskap industri yang semakin terhubung.</p>
<p>THINC Indonesia 2026 pada akhirnya menegaskan sebuah realitas yang lebih luas bagi kawasan ini: generasi berikutnya dari leisure destinations tidak akan ditentukan oleh lokasi semata. Keberhasilan mereka akan bergantung pada seberapa kuat mereka mampu menerjemahkan sebuah tempat menjadi pengalaman, dan pengalaman tersebut menjadi sebuah identitas yang distinctive.</p>
<p>Seiring Indonesia terus membuka berbagai frontier baru bagi luxury tourism dan real estate, thoughtful design, relevant brand partnerships, serta pemahaman yang kuat terhadap karakter lokal dapat menjadi sejumlah elemen terpenting dalam membentuk destinasi yang akan mendefinisikan masa depan industri hospitality.</p>
<p><strong>Press release juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/09/17/THINC-Indonesia-2026-Mengungkap-Masa-Depan-Hospitality-dan-Destinasi-Baru-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[THINC Indonesia 2026 Mengungkap Masa Depan Hospitality dan Destinasi Baru]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/09/17/THINC-Indonesia-2026-Mengungkap-Masa-Depan-Hospitality-dan-Destinasi-Baru-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[THINC Indonesia 2026 Mengungkap Masa Depan Hospitality dan Destinasi Baru]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Luu Viet Anh Menghidupkan Memori Budaya dalam Kisah Bridal Kontemporer di Vietnam Wedding Week 2026</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-99579/luu-viet-anh-menghidupkan-memori-budaya-dalam-kisah-bridal-kontemporer-di-vietnam-wedding-week-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 05:09:25 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[ITALIAN ATELIER]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-99579/luu-viet-anh-menghidupkan-memori-budaya-dalam-kisah-bridal-kontemporer-di-vietnam-wedding-week-2026</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Di sebuah perhelatan pernikahan yang dibangun di sekitar gagasan The Love City, FALVAON by Luu Viet Anh membawa jenis perjalanan lain ke atas runway: sebuah perjalanan yang dibentuk oleh memori, narasi, dan referensi budaya Vietnam.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Di sebuah perhelatan pernikahan yang dibangun di sekitar gagasan The Love City, FALVAON by Luu Viet Anh membawa jenis perjalanan lain ke atas runway: sebuah perjalanan yang dibentuk oleh memori, narasi, dan referensi budaya Vietnam.</p>
<p>Ditampilkan sebagai bagian dari Bridal Fashion Show 2026, koleksi VÀNG ẢNH VÀNG ANH menghadirkan perspektif di mana fashion pengantin menjadi lebih dari sekadar respons terhadap sebuah kesempatan. Fashion menjadi cara untuk membawa sebuah cerita.</p>
<p>Di tengah program yang mempertemukan tujuh suara kreatif yang berbeda, koleksi Luu Viet Anh menonjol dengan mengajukan pertanyaan lain: bagaimana memori budaya dapat diterjemahkan ke dalam bahasa bridal kontemporer tanpa kehilangan akar emosional maupun relevansinya di masa kini?</p>
<p>KETIKA SEBUAH KOLEKSI BRIDAL DIMULAI DARI SEBUAH CERITA</p>
<p>Fashion dapat berawal dari sebuah siluet, material, atau gagasan teknis. Bagi FALVAON, storytelling menawarkan titik awal yang berbeda.</p>
<p>Pendekatan naratif inilah yang membentuk posisi koleksi tersebut di Vietnam Wedding Week 2026. Setiap busana tidak ditampilkan sekadar sebagai sebuah look yang berdiri sendiri, melainkan sebagai bagian dari sebuah dunia emosional yang lebih luas, yang dibentuk oleh memori, referensi, dan interpretasi.</p>
<p>Perspektif ini memberikan lapisan makna lain pada fashion pengantin. Sebuah gaun dapat dipilih karena keindahan dan craftsmanship-nya, tetapi juga dapat terhubung dengan cerita yang ingin dikenang atau dibawa oleh pemakainya ke masa depan.</p>
<p>VÀNG ẢNH VÀNG ANH – DARI TAM CAM KE ATAS RUNWAY</p>
<p>VÀNG ẢNH VÀNG ANH mengambil inspirasi dari Tam Cam, salah satu cerita rakyat Vietnam yang paling dikenal. Alih-alih menceritakan kembali kisah tersebut secara harfiah, koleksi ini menjadikan dunia budaya dan emosional di baliknya sebagai sumber eksplorasi kreatif.</p>
<p>Berbagai referensi dan detail tradisional ditempatkan dalam dialog dengan siluet kontemporer serta konstruksi fashion modern. Masa lalu pun tidak sekadar ditempatkan sebagai sesuatu yang hanya bisa dipandang dari kejauhan. Ia kembali dimasuki, ditafsirkan ulang, dan diberi bentuk baru.</p>
<p>Bagi para penonton di runway, hasilnya menghadirkan sebuah hubungan antara memori budaya yang terasa akrab dengan bahasa fashion pengantin kontemporer yang terus berkembang.</p>
<p>MEMORI BUDAYA VIETNAM DALAM BAHASA FASHION KONTEMPORER</p>
<p>Penggunaan referensi budaya dapat dengan mudah berubah menjadi sekadar dekorasi apabila diterapkan tanpa hubungan yang lebih mendalam dengan desain. FALVAON mengambil jalur berbeda dengan membiarkan narasi dan memori budaya membentuk atmosfer kreatif koleksi secara lebih menyeluruh.</p>
<p>Elemen-elemen Vietnam tidak ditampilkan sekadar untuk menegaskan tradisi. Sebaliknya, semuanya menjadi bagian dari percakapan antara asal sebuah cerita dan kemungkinan arah yang dapat ditempuh fashion setelahnya.</p>
<p>Pendekatan ini terasa relevan khususnya dalam fashion pengantin, sebuah kategori yang selama ini sering didominasi oleh kode-kode global yang akrab: warna putih, romansa, dan seremoni.</p>
<p>Melalui koleksi ini, muncul gagasan bahwa seorang pengantin juga dapat melihat ke arah referensi lain ketika membentuk identitas pernikahannya sendiri.</p>
<p>TRADISI TANPA MENJADIKANNYA SEBUAH KOSTUM</p>
<p>Salah satu ketegangan menarik dalam VÀNG ẢNH VÀNG ANH terletak pada cara koleksi ini memperlakukan tradisi. Koleksi tersebut tidak meminta perempuan kontemporer untuk berpakaian seperti tokoh dari masa lalu.</p>
<p>Sebaliknya, memori budaya diperlakukan sebagai material yang dapat ditransformasikan. Sebuah detail dapat diubah. Sebuah referensi dapat diabstraksikan. Sebuah cerita yang telah dikenal dapat tetap terasa kehadirannya tanpa harus direproduksi secara harfiah.</p>
<p>Perbedaan inilah yang memungkinkan koleksi tersebut tetap terhubung dengan sumber-sumber budaya Vietnam, sambil berbicara dalam bahasa yang sepenuhnya berada di masa kini.</p>
<p>MENGAPA STORYTELLING PENTING BAGI PENGANTIN MODERN</p>
<p>Pengantin kontemporer kini semakin melihat lebih jauh daripada sekadar menemukan gaun yang indah. Pilihan tentang apa yang akan dikenakan juga dapat mencerminkan kepribadian, memori, nilai-nilai, dan jenis cerita yang ingin mereka hadirkan melalui pernikahan.</p>
<p>Dalam konteks tersebut, storytelling menjadi bentuk personalisasi lainnya. Sebuah busana dapat membawa referensi yang memiliki makna khusus bagi pemakainya, alih-alih sekadar mengikuti satu formula bridal yang berlaku secara universal.</p>
<p>Pendekatan naratif FALVAON pun membuka ruang bagi sosok pengantin yang melihat fashion bukan hanya sebagai penampilan, tetapi juga sebagai bentuk ekspresi.</p>
<p>FALVAON MENEMUKAN TEMPATNYA DI THE LOVE CITY</p>
<p>Dikembangkan melalui kolaborasi antara YEAH1 dan LIVEN Technology, Vietnam Wedding Week 2026 mempertemukan berbagai bagian dari perjalanan pernikahan dalam satu ruang bernama The Love City. Program fashion-nya mencerminkan keberagaman yang sama dengan memberi ruang bagi berbagai suara kreatif yang kontras.</p>
<p>Dalam lanskap tersebut, karya Luu Viet Anh menghadirkan sebuah perspektif yang berakar pada narasi dan memori budaya. Perspektif ini menjadi salah satu cara acara tersebut memperluas makna fashion pengantin kontemporer melampaui satu arah estetika.</p>
<p>Dengan dukungan Italian Atelier Asia-Pacific dan CjC Marketing Agency sebagai Promotional Partners, Vietnam Wedding Week 2026 juga menghubungkan program kreatifnya dengan jaringan komunikasi dan industri yang lebih luas.</p>
<p>Di The Love City, setiap perjalanan dapat dimulai dari tempat yang berbeda. Bagi FALVAON by Luu Viet Anh, tempat itu adalah sebuah cerita – dan dari cerita tersebut, sebuah dunia bridal kontemporer mulai menemukan bentuknya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/09/02/Luu-Viet-Anh-Menghidupkan-Memori-Budaya-dalam-Kisah-Bridal-Kontemporer-di-Vietnam-Wedding-Week-2026-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Luu Viet Anh Menghidupkan Memori Budaya dalam Kisah Bridal Kontemporer di Vietnam Wedding Week 2026]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/09/02/Luu-Viet-Anh-Menghidupkan-Memori-Budaya-dalam-Kisah-Bridal-Kontemporer-di-Vietnam-Wedding-Week-2026-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Luu Viet Anh Menghidupkan Memori Budaya dalam Kisah Bridal Kontemporer di Vietnam Wedding Week 2026]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Vietnam Wedding Week 2026 Resmi Menutup The Love City, Satukan Fashion Pengantin, Pengalaman, dan Ekosistem Pernikahan</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-99490/vietnam-wedding-week-2026-resmi-menutup-the-love-city-satukan-fashion-pengantin-pengalaman-dan-ekosistem-pernikahan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 09:11:10 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[ITALIAN ATELIER]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-99490/vietnam-wedding-week-2026-resmi-menutup-the-love-city-satukan-fashion-pengantin-pengalaman-dan-ekosistem-pernikahan</guid>

					<description><![CDATA[HO CHI MINH CITY, CILACAP.INFO &#8211; Setelah berlangsung selama dua hari di White Palace Hoang Van Thu, Vietnam Wedding Week 2026 resmi menutup rangkaian The Love City. Acara ini mempertemukan fashion pengantin, berbagai brand pernikahan, para ahli, vendor, seniman, hingga pasangan dalam satu destinasi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>HO CHI MINH CITY</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Setelah berlangsung selama dua hari di White Palace Hoang Van Thu, Vietnam Wedding Week 2026 resmi menutup rangkaian The Love City. Acara ini mempertemukan fashion pengantin, berbagai brand pernikahan, para ahli, vendor, seniman, hingga pasangan dalam satu destinasi.</p>
<p>Digelar melalui kolaborasi antara YEAH1 dan LIVEN Technology, Vietnam Wedding Week 2026 dihadirkan sebagai platform pernikahan yang komprehensif dan praktis. Tak hanya menawarkan inspirasi untuk hari pernikahan, acara ini menghadirkan sebuah perjalanan bagi para pasangan untuk mengeksplorasi, merasakan langsung, bertemu, membandingkan, dan semakin dekat dengan pilihan nyata untuk salah satu momen terpenting dalam hidup mereka.</p>
<p>Menjadi pusat dari perjalanan tersebut adalah Bridal Fashion Show 2026. Selama dua hari, tujuh desainer dan brand menampilkan tujuh visi berbeda tentang fashion pernikahan kontemporer. Kehadiran musik dan pertunjukan langsung turut mengubah runway menjadi salah satu pengalaman utama di The Love City.</p>
<h2>THE LOVE CITY – SEBUAH KOTA YANG DIBANGUN UNTUK SETIAP TAHAP PERJALANAN PERNIKAHAN</h2>
<p>Terinspirasi oleh ritme sebuah kota yang terus bergerak, The Love City mengubah keseluruhan Vietnam Wedding Week menjadi sebuah perjalanan untuk menemukan berbagai kemungkinan. Setiap area dalam acara menjadi destinasi yang berbeda, masing-masing terhubung dengan tahap, kebutuhan, atau pertanyaan tertentu dalam perjalanan menuju pernikahan.</p>
<p>Mulai dari area check-in dan runway fashion pengantin hingga zona pengalaman brand, sesi konsultasi, workshop, dan berbagai aktivitas interaktif, pengunjung diajak untuk menjelajahi sebuah ekosistem, bukan sekadar menghadiri pameran.</p>
<p>Gaun pengantin dan setelan formal hadir berdampingan dengan brand dan layanan kecantikan, perhiasan, fotografi, venue, dekorasi, perencanaan pernikahan, F&amp;B, perjalanan, serta berbagai layanan lain yang berkaitan dengan perjalanan menuju – dan setelah – hari pernikahan.</p>
<p>Nilai praktis dari format ini menjadi salah satu bagian penting dari acara. Alih-alih harus berpindah dari satu sumber informasi ke sumber lainnya, para pasangan dapat melihat produk secara langsung, mengajukan pertanyaan, mendapatkan saran, membandingkan berbagai pilihan, serta bertemu langsung dengan orang-orang dan brand di balik layanan tersebut dalam satu perjalanan yang terhubung.</p>
<p>Inspirasi pun tidak diposisikan sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai awal dari proses pengambilan keputusan yang lebih terarah.</p>
<h2>TUJUH RUNWAY SHOW – TUJUH VISI BERBEDA TENTANG PERNIKAHAN MODERN</h2>
<p>Bridal Fashion Show 2026 menjadi jantung kreatif dari The Love City. Le Hoa Bridal, Lam Bridal, Minh Tuan Couture, FALVAON by Luu Viet Anh, DO LONG BRIDAL, ADAM STORE, dan LOVINE BRIDAL by Thanh Ho masing-masing membawa perspektif yang berbeda ke atas runway.</p>
<p>Program ini menampilkan beragam bahasa fashion, mulai dari konstruksi siluet yang artistik, romantisme yang elegan, kemewahan couture, cerita yang berakar pada budaya, siluet pengantin yang sensual, menswear kontemporer, hingga interpretasi yang lebih personal tentang romansa modern.</p>
<p>Alih-alih menghadirkan satu gambaran tunggal tentang seperti apa seharusnya seorang pengantin pria atau wanita tampil, tujuh pertunjukan tersebut justru membuka lebih banyak kemungkinan.</p>
<p>Bagi para pengunjung, keberagaman ini mencerminkan salah satu gagasan yang lebih besar di balik Vietnam Wedding Week: setiap pasangan datang dengan cerita yang berbeda, dan fashion pernikahan kontemporer kini semakin memberi ruang bagi perbedaan tersebut.</p>
<h2>KETIKA FASHION, MUSIK, DAN PERTUNJUKAN BERTEMU DI SATU PANGGUNG</h2>
<p>Pengalaman di atas runway semakin berkembang melalui kehadiran musik dan pertunjukan langsung. 2PILLZ bergabung sebagai Music Producer for the Runway sekaligus membawakan Special Performance, menciptakan benang emosional yang mengalir sepanjang program fashion.</p>
<p>Pada 22 Agustus, THƠM menghadirkan warna lain melalui penampilan langsungnya di runway. Sementara itu, NAOMI melanjutkan pengalaman tersebut pada 23 Agustus.</p>
<p>Fashion, suara, gerakan, dan tata cahaya berpadu untuk menciptakan atmosfer emosional yang berbeda di setiap presentasi.</p>
<p>Hasilnya, runway tidak dirancang sekadar sebagai rangkaian presentasi koleksi, melainkan sebagai bagian dari pengalaman langsung yang lebih luas di The Love City.</p>
<h2>DARI INSPIRASI MENUJU PILIHAN NYATA</h2>
<p>Salah satu gagasan utama di balik Vietnam Wedding Week 2026 adalah bahwa perjalanan tidak berakhir ketika para model meninggalkan runway.</p>
<p>Setelah menemukan koleksi yang menarik atau mendapatkan inspirasi dari sebuah pertunjukan, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan mereka dengan menjelajahi ekosistem yang lebih luas di sekitar mereka.</p>
<p>Berbagai ruang brand dan sesi konsultasi membuka kesempatan bagi pengunjung untuk bergerak dari gagasan umum menuju pertanyaan yang lebih spesifik: gaya seperti apa yang paling sesuai? Layanan mana yang memenuhi kebutuhan pasangan? Siapa yang perlu mereka ajak bicara selanjutnya? Dan keputusan apa saja yang perlu dibuat sebelum hari pernikahan?</p>
<p>Workshop dan aktivitas berbasis pengalaman menambahkan lapisan praktis lainnya dengan menghadirkan pengetahuan dari para ahli ke dalam perjalanan acara.</p>
<p>Dengan cara ini, jarak antara melihat sesuatu yang menginspirasi dan mengambil keputusan nyata pun menjadi semakin dekat.</p>
<h2>YEAH1 DAN LIVEN TECHNOLOGY – MENYATUKAN BERBAGAI BAGIAN DALAM PERJALANAN PERNIKAHAN</h2>
<p>Struktur The Love City mencerminkan visi kolaboratif di balik Vietnam Wedding Week 2026. Dikembangkan melalui kolaborasi antara YEAH1 dan LIVEN Technology, acara ini menyatukan berbagai bagian dari perjalanan pernikahan ke dalam satu platform yang saling terhubung.</p>
<p>Fashion tetap menjadi salah satu daya tarik utama, tetapi juga berperan sebagai pintu masuk menuju pengalaman yang lebih luas. Sebuah runway show dapat membawa pengunjung menuju sesi fitting, konsultasi, percakapan dengan vendor, atau eksplorasi lebih jauh tentang seperti apa pasangan ingin pernikahan mereka terlihat dan dirasakan.</p>
<p>Pendekatan ini memberi Vietnam Wedding Week peran yang melampaui sebuah showcase tradisional. Acara ini menjadi titik pertemuan tempat kreativitas, bisnis, keahlian, dan kebutuhan konsumen dapat saling berinteraksi dalam satu ruang.</p>
<h2>TITIK PERTEMUAN BARU BAGI FASHION VIETNAM DAN INDUSTRI PERNIKAHAN</h2>
<p>Bagi para pasangan, The Love City menawarkan sebuah tempat untuk datang dengan berbagai pertanyaan dan pulang dengan gambaran yang lebih jelas tentang berbagai kemungkinan yang tersedia.</p>
<p>Bagi brand dan vendor, acara ini membuka peluang untuk menjadi bagian dari perjalanan pengambilan keputusan bagi mereka yang tengah aktif mempersiapkan pernikahan.</p>
<p>Sementara bagi fashion pengantin Vietnam, program tujuh runway show menghadirkan panggung lain bagi beragam bahasa desain untuk bertemu dengan publik dan menjadi bagian dari percakapan yang lebih luas tentang bagaimana pernikahan terus berubah.</p>
<p>Couture dapat hadir berdampingan dengan menswear. Referensi budaya dapat bertemu dengan minimalisme kontemporer. Spektakel dapat berjalan bersama dengan pengalaman yang lebih intim.</p>
<p>Dengan dukungan Italian Atelier Asia-Pacific dan CjC Marketing Agency sebagai Promotional Partners Vietnam Wedding Week 2026, acara ini juga memperluas komunikasi dan koneksinya ke jaringan kreatif dan industri yang lebih luas.</p>
<p>Saat The Love City resmi berakhir, gagasan yang lebih besar di baliknya tetap terasa jelas: sebuah acara pernikahan dapat menjadi lebih dari sekadar tempat untuk mencari inspirasi. Ketika fashion, pengalaman, keahlian, dan pilihan praktis dipertemukan, semuanya dapat menjadi bagian dari satu perjalanan yang lebih lengkap.</p>
<p><strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/08/31/Vietnam-Wedding-Week-2026-4-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Vietnam Wedding Week 2026 (4)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/08/31/Vietnam-Wedding-Week-2026-4-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Vietnam Wedding Week 2026]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Tiga Perspektif The Love City Satukan Sensualitas, Menswear Modern, dan Romansa</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-99370/tiga-perspektif-the-love-city-satukan-sensualitas-menswear-modern-dan-romansa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:12:13 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[ITALIAN ATELIER]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-99370/tiga-perspektif-the-love-city-satukan-sensualitas-menswear-modern-dan-romansa</guid>

					<description><![CDATA[HO CHI MINH CITY, CILACAP.INFO &#8211; Jika Day One Vietnam Wedding Week 2026 memperkenalkan empat dunia kreatif yang berbeda, hari kedua melengkapi perjalanan di runway dengan tiga perspektif lainnya tentang fashion pernikahan kontemporer.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>HO CHI MINH CITY</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Jika Day One Vietnam Wedding Week 2026 memperkenalkan empat dunia kreatif yang berbeda, hari kedua melengkapi perjalanan di runway dengan tiga perspektif lainnya tentang fashion pernikahan kontemporer.</p>
<p>DO LONG BRIDAL, ADAM STORE, dan LOVINE BRIDAL by Thanh Ho membawa energi yang berbeda ke The Love City, mulai dari glamour pengantin yang sensual dan menswear modern hingga interpretasi romansa yang lebih bebas dan personal.</p>
<p>Bersama-sama, ketiga presentasi tersebut memperluas percakapan melampaui satu gambaran tentang busana pernikahan, menuju gambaran yang lebih luas tentang individu dan kepribadian di balik sebuah perayaan.</p>
<h2><strong>HARI KEDUA MEMBAWA ENERGI BERBEDA KE ATAS RUNWAY</strong></h2>
<p>Day Two hadir dengan energi yang lebih dinamis dan penuh kontras. Setiap koleksi memiliki gaya yang berbeda, tetapi semuanya membawa sudut pandang yang jelas tentang bagaimana seorang pengantin wanita maupun pria dapat memilih untuk menampilkan dirinya di hari pernikahan.</p>
<p>Kepercayaan diri, tailoring, dan romansa menjadi tiga titik awal yang berbeda. Hasilnya adalah sebuah program yang melanjutkan keberagaman yang telah dibangun pada Day One, sekaligus membawa narasi runway ke wilayah baru.</p>
<p>Ketika fashion show terakhir berakhir, keseluruhan program yang terdiri dari tujuh pertunjukan telah menghadirkan spektrum luas fashion pernikahan Vietnam kontemporer kepada para pengunjung.</p>
<h2><strong>DO LONG BRIDAL – PENGANTIN PERCAYA DIRI MENJADI PUSAT PERHATIAN</strong></h2>
<p>DO LONG BRIDAL membawa energi yang percaya diri dan teatrikal ke atas runway. Melalui siluet yang mengikuti bentuk tubuh, korsetri, serta detail embellishment yang rumit, koleksi The Prime menghadirkan sosok pengantin yang sepenuhnya sadar akan kehadirannya.</p>
<p>Ini adalah fashion pengantin yang dirancang untuk menarik perhatian. Sensualitas dan kecanggihan berpadu dalam bahasa visual yang polished, di mana sang pemakai tidak menghilang di balik tradisi hari pernikahan, tetapi justru mengambil alih sorotan.</p>
<p>Koleksi ini menambahkan satu definisi lain tentang kecantikan pengantin ke dalam The Love City: kecantikan yang dibangun melalui kepercayaan diri, keberanian untuk tampil, dan kekuatan sebuah kehadiran.</p>
<h2><strong>ADAM STORE – PENGANTIN PRIA MODERN MEMILIKI BAHASA FASHION-NYA SENDIRI</strong></h2>
<p>ADAM STORE mengalihkan fokus ke menswear dan peran pengantin pria yang terus berkembang dalam percakapan tentang fashion pernikahan.</p>
<p>Selama ini, pembicaraan tentang busana pernikahan lebih banyak berpusat pada gaun pengantin wanita. Padahal, menswear kontemporer juga memiliki pertanyaan tersendiri tentang potongan, kecocokan, kepribadian, tingkat formalitas, dan ekspresi diri.</p>
<p>Dengan membawa gaya pengantin pria ke dalam program runway, ADAM STORE menambahkan dimensi lain pada gambaran keseluruhan. Hari pernikahan adalah sebuah perayaan yang dijalani bersama, dan narasi fashion pun dapat memberi ruang bagi kedua individu untuk menentukan bagaimana mereka ingin tampil.</p>
<h2><strong>LOVINE BRIDAL BY THANH HO – ROMANSA DENGAN KEBEBASAN DAN KEPRIBADIAN</strong></h2>
<p>LOVINE BRIDAL by Thanh Ho menghadirkan nuansa emosional yang berbeda pada hari kedua. Romansa tetap menjadi pusat perhatian, tetapi didekati dengan rasa kebebasan dan individualitas yang lebih besar.</p>
<p>Koleksi ini memberi ruang bagi sosok pengantin yang tidak selalu ingin mengikuti formula yang telah ditentukan. Gaya personal dan ekspresi emosional menjadi bagian dari bahasa bridal, menawarkan interpretasi lain tentang seperti apa romansa kontemporer dapat hadir.</p>
<p>Dalam rangkaian Day Two, LOVINE menghadirkan kontras yang lebih lembut, tetapi tetap khas, terhadap kepercayaan diri DO LONG BRIDAL dan perspektif tailoring dari ADAM STORE.</p>
<h2><strong>KETIKA TIGA IDENTITAS PERNIKAHAN BERBEDA BERTEMU DI SATU RUNWAY</strong></h2>
<p>Secara bersama-sama, ketiga fashion show tersebut menciptakan keseimbangan yang menarik. Satu mengeksplorasi sensualitas dan kekuatan sebuah kehadiran. Satu menempatkan pengantin pria modern di pusat percakapan fashion. Sementara satu lainnya kembali pada romansa melalui individualitas dan ekspresi personal.</p>
<p>Perbedaan tersebut mencerminkan perubahan dalam cara orang memandang busana pernikahan. Kini, semakin banyak ruang bagi setiap individu untuk memilih berdasarkan siapa diri mereka, bukan semata-mata berdasarkan seperti apa tradisi mengharapkan mereka untuk tampil.</p>
<p>Musik dan pertunjukan langsung turut membentuk atmosfer di runway, memperkuat gagasan bahwa Bridal Fashion Show 2026 dirancang sebagai pengalaman yang imersif, bukan sekadar rangkaian presentasi yang berdiri sendiri.</p>
<h2><strong>MELENGKAPI TUJUH SHOW, MELENGKAPI THE LOVE CITY</strong></h2>
<p>Dikembangkan melalui kolaborasi antara YEAH1 dan LIVEN Technology, Vietnam Wedding Week 2026 menempatkan fashion pengantin sebagai pusat dari sebuah perjalanan pernikahan yang lebih luas. Selama dua hari, program tujuh fashion show menjadi salah satu wujud paling nyata dari gagasan tersebut.</p>
<p>Mulai dari cultural storytelling dan kemewahan couture hingga sensualitas, menswear, dan romansa kontemporer, runway menunjukkan betapa beragamnya lanskap fashion pernikahan saat ini.</p>
<p>Dengan dukungan Italian Atelier Asia-Pacific dan CjC Marketing Agency sebagai Promotional Partners, program ini juga menjadi bagian dari upaya komunikasi dan jangkauan industri yang lebih luas di sekitar Vietnam Wedding Week 2026.</p>
<p>Di penghujung Day Two, The Love City melengkapi perjalanan fashion-nya dengan satu pesan yang jelas: tidak ada satu cara tunggal untuk menjadi pengantin modern, baik perempuan maupun laki-laki. Dan cerita pernikahan yang paling menarik mungkin justru dimulai ketika ada ruang untuk menjadi berbeda.</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/08/31/Tiga-Perspektif-Melengkapi-The-Love-Cit-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Tiga Perspektif The Love City Satukan Sensualitas, Menswear Modern, dan Romansa]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/08/31/Tiga-Perspektif-Melengkapi-The-Love-Cit-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Tiga Perspektif The Love City Satukan Sensualitas, Menswear Modern, dan Romansa]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
