<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Indonesia Pavilion at INNOPROM 2026 &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/indonesia-pavilion-at-innoprom-2026/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Jul 2026 06:29:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Indonesia Pavilion at INNOPROM 2026 &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>Indonesia Amankan Perjanjian Industri Strategis dengan Wilayah Sverdlovsk, Rusia untuk Pacu Investasi Manufaktur</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-96476/indonesia-amankan-perjanjian-industri-strategis-dengan-wilayah-sverdlovsk-rusia-untuk-pacu-investasi-manufaktur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 06:26:13 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Indonesia Pavilion at INNOPROM 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-96476/indonesia-amankan-perjanjian-industri-strategis-dengan-wilayah-sverdlovsk-rusia-untuk-pacu-investasi-manufaktur</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperluas jaringan kemitraan internasional guna mempercepat kemandirian dan hilirisasi manufaktur di dalam negeri.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperluas jaringan kemitraan internasional guna mempercepat kemandirian dan hilirisasi manufaktur di dalam negeri.</p>
<p>Langkah taktis ini berjalan nyata melalui penguatan kolaborasi ekonomi spesifik dengan wilayah industri utama di Federasi Rusia.</p>
<p>&#8220;Saya berharap Dokumen Memorandum yang akan ditandatangani nanti dapat menjadi awal dari komitmen bersama yang lebih kuat untuk ditindaklanjuti melalui saluran-saluran resmi yang ada, dalam upaya meningkatkan kerja sama industri, perdagangan, dan investasi antara Indonesia dan wilayah Sverdlovsk,&#8221; ujar Menteri Perindustrian Republik Indonesia</p>
<p>(Menperin RI), Agus Gumiwang Kartasasmita, memenuhi undangan Gubernur Sverdlovsk, Denis Pasler, di Yekaterinburg, Rusia, Selasa (7/7/2026).</p>
<p>Beliau menambahkan bahwa momentum berharga ini merupakan buah dari partisipasi terhormat Indonesia sebagai negara mitra (Partner Country) dalam ajang pameran teknologi industri internasional INNOPROM 2026.</p>
<p>Wilayah Sverdlovsk memegang reputasi global sebagai salah satu pusat kekuatan industri terbesar di Rusia yang memiliki keunggulan masif pada sektor pertambangan, metalurgi, serta rekayasa mesin.</p>
<p>Penandatanganan perjanjian perdagangan bebas Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA) pada akhir tahun lalu juga ikut memicu perluasan ruang kolaborasi kedua pihak.</p>
<p>Menperin RI secara aktif memanfaatkan keunggulan teknologi Sverdlovsk dengan mengajak para investor Rusia membangun fasilitas pengolahan bersama di Indonesia. Sinergi ini bertujuan penuh untuk memperkuat program hilirisasi industri nasional.</p>
<p>Selain sektor pertambangan, Pemerintah Indonesia membuka peluang kerja sama yang luas pada industri rekayasa mesin, alat berat, serta rantai pasok metalurgi untuk menyuplai kebutuhan industri otomotif, galangan kapal, dan pengolahan pangan domestik.</p>
<p>Indonesia yang saat ini tengah berfokus membangun ekosistem kendaraan listrik (<i>electric vehicle/EV</i>) juga menyambut baik rencana pertukaran keahlian teknologi manufaktur kendaraan dengan Sverdlovsk.</p>
<p>Tri Supondy selaku Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian melakukan penandatangan MoU dengan Menteri Hubungan Ekonomi Internasional dan Luar Negeri Wilayah Sverdlovsk (Federasi Rusia), V. Yarin, yang telah digagas sebelumnya oleh Menperin RI dan Gubernur Sverdlovsk.</p>
<p>“Penandatanganan MOU ini menjadi bukti bahwa kerjasama industri tidak hanya berhenti di level nasional, tapi juga dapat diperkuat dengan kerjasama provinsi dari sebuah negara dengan berfokus pada klaster khusus” ujar Tri Supondy (8/7/2026).</p>
<p>Kedua pihak, disepakati akan saling bertukar informasi mengenai entitas bisnis yang tertarik dalam pertukaran teknologi, pembentukan jaringan sektoral atau rantai pasok dan pendirian usaha patungan (joint venture) atau fasilitas produksi bersama.</p>
<p>Melalui jalinan hubungan diplomatik yang telah terbina kuat lebih dari tujuh dekade, Kemenperin berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh poin kesepakatan ini agar tidak berhenti di atas kertas, melainkan segera mewujud menjadi investasi fisik di lapangan.</p>
<p>Pertemuan ini juga menjadi sinyal positif bagi pelaku pasar bahwa Pemerintah Indonesia siap memfasilitasi kemitraan yang aman, berkelanjutan, dan saling menguntungkan demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi kedua negara.</p>
<p><strong>Tentang Indonesia Pavilion at INNOPROM 2026</strong>
<strong>Tentang Ditjen KPAII, Kementerian Perindustrian RI:</strong> Kementerian Perindustrian Republik Indonesia berkomitmen memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global melalui pengembangan industri manufaktur yang inovatif, berdaya saing, dan berorientasi ekspor.</p>
<p>Melalui Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (Ditjen KPAII), Kementerian Perindustrian aktif memfasilitasi perluasan akses pasar, promosi investasi, penguatan kerja sama industri internasional, serta pengembangan kawasan industri untuk mendukung pertumbuhan industri nasional yang berkelanjutan.</p>
<p>Partisipasi Indonesia sebagai Oﬃcial Partner Country pada INNOPROM 2026 merupakan bagian dari upaya tersebut untuk memperluas kemitraan strategis dan membuka peluang kolaborasi industri yang bernilai tambah bagi Indonesia dan mitra global.</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.indonesiainnoprom.id, serta ikuti kegiatan Indonesia Partner Country INNOPROM 2026 melalui Instagram (@indonesia_innoprom2026) dan Telegram (Indonesia Pavilion Innoprom 2026).</p>
<p><strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/14/Perjanjian-Industri-Strategis-dengan-Wilayah-Sverdlovsk-Rusia-3.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Perjanjian Industri Strategis dengan Wilayah Sverdlovsk Rusia]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/14/Perjanjian-Industri-Strategis-dengan-Wilayah-Sverdlovsk-Rusia-3-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Perjanjian Industri Strategis dengan Wilayah Sverdlovsk Rusia]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Indonesia Buka Akses Lebih Luas bagi Investor Eurasia Lewat INNOPROM 2026</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-94873/indonesia-buka-akses-lebih-luas-bagi-investor-eurasia-lewat-innoprom-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 11:58:34 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Indonesia Pavilion at INNOPROM 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-94873/indonesia-buka-akses-lebih-luas-bagi-investor-eurasia-lewat-innoprom-2026</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Kehadiran Indonesia sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026 membuka akses langsung bagi investor dan pelaku usaha Eurasia untuk menjajaki peluang kemitraan industri di Indonesia, yang kini bergerak di bawah kerangka kebijakan industri baru, Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kehadiran Indonesia sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026 membuka akses langsung bagi investor dan pelaku usaha Eurasia untuk menjajaki peluang kemitraan industri di Indonesia, yang kini bergerak di bawah kerangka kebijakan industri baru, Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN).</p>
<p>INNOPROM 2026 yang akan berlangsung pada 6-9 Juli 2026 di Ekaterinburg, Rusia, menjadi titik temu antara pelaku industri Eurasia dan ekosistem industrialisasi Indonesia yang tengah bertransformasi.</p>
<p>Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa Indonesia tidak lagi hanya menawarkan potensi pasar, tetapi juga menghadirkan arah pembangunan industri yang jelas dan terukur.</p>
<p>“Melalui Strategi Baru Industrialisasi Nasional, Indonesia membangun fondasi industri yang lebih kuat, modern, dan berkelanjutan. Kami membuka ruang yang luas bagi kemitraan internasional yang mampu menghadirkan investasi berkualitas, transfer teknologi, dan peningkatan kapasitas industri nasional,” ujarnya.</p>
<p>SBIN merupakan respon Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terhadap perubahan ekonomi global yang semakin cepat, mulai dari percepatan digitalisasi, transisi energi, hingga pergeseran rantai pasok global, sekaligus menjadi peta jalan Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.</p>
<p>Strategi ini berpijak pada visi pembangunan nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, dan menjadi panduan utama dalam menjalankan industrialisasi yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. SBIN akan menjalankan empat prioritas yang membuka ruang kemitraan bagi investor Eurasia di berbagai sektor industri Indonesia.</p>
<p>Empat pilar prioritas tersebut termasuk penguatan produksi manufaktur bernilai tambah lebih dari sumber daya alam, penguasaan teknologi industri melalui peta jalan Making Indonesia 4.0, industrialisasi hijau dan pengembangan sumber daya manusia industri.</p>
<p>Direktur Jenderal Ketahanan Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Tri Supondy menyampaikan bahwa keikutsertaan Indonesia di INNOPROM 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra industri jangka panjang bagi kawasan Eurasia.</p>
<p>“Tujuan utama keikutsertaan Indonesia di INNOPROM 2026 adalah untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra industri jangka panjang bagi kawasan Eurasia. Pada pameran ini, Indonesia akan memperkenalkan SBIN yang memungkinkan Indonesia untuk membangun ekosistem manufaktur yang terstruktur, transparan, dan lebih terbuka bagi kolaborasi internasional,” ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta (24/6).</p>
<p>Indonesia memasuki INNOPROM 2026 dengan posisi yang kuat sebagai negara manufaktur terbesar di Asia Tenggara. Nilai Tambah Manufaktur (Manufacturing Value Added/MVA) Indonesia mencapai USD 265 miliar, menempatkan Indonesia pada peringkat ke-13 dunia.</p>
<p>Ekspor manufaktur nonmigas Indonesia hingga Agustus 2025 mencapai USD 147,9 miliar atau hampir 80 persen dari total ekspor nasional. Basis industri inilah yang menjadi fondasi konkret dari kehadiran Indonesia di Ekaterinburg.</p>
<p>Partisipasi Indonesia di INNOPROM 2026 akan membawa lebih dari 50 pelaku industri yang siap membuka peluang kemitraan yang konkret bagi pelaku industri dan investor di Eurasia. Terdapat empat peluang kerja sama utama yang ditawarkan Indonesia kepada mitra Eurasia.</p>
<p>Pertama, kemitraan teknologi dan alih teknologi bagi perusahaan yang memiliki keunggulan di bidang mesin industri, sistem otomasi, petrokimia, dan material untuk berkolaborasi dengan industri nasional yang sedang mempercepat modernisasi proses produksinya melalui zona paviliun industri logam, mesin, alat transportasi, dan elektronika (ILMATE) serta industri kimia, farmasi, dan tekstil (IKFT).</p>
<p>Kedua, peluang investasi langsung di kawasan industri yang telah siap beroperasi dan dikelola secara profesional, dengan dukungan kepastian regulasi yang diperkuat melalui Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN).</p>
<p>Ketiga, kerja sama dalam pengembangan rantai pasok hilirisasi komoditas strategis seperti nikel, bauksit, tembaga, kobalt, dan lithium yang membuka kebutuhan besar akan teknologi pengolahan dan rekayasa material.</p>
<p>Keempat, kolaborasi di sektor agro dan pangan bernilai tambah melalui zona paviliun AGRO, yang menawarkan peluang kemitraan di bidang teknologi pengolahan pangan, logistik, hingga perluasan akses distribusi dan pasar.</p>
<p>Melalui partisipasi sebagai Official Partner Country, Indonesia tidak hanya menampilkan capaian industrinya, tetapi juga menawarkan kerangka kerja sama yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Dengan dukungan SBIN, INNOPROM 2026 diharapkan menjadi pintu masuk bagi penguatan investasi, transfer teknologi, serta kemitraan industri jangka panjang yang memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai manufaktur global.</p>
<p><strong>About Indonesia Pavilion at INNOPROM 2026</strong>
Tentang Ditjen KPAII, Kementerian Perindustrian RI: Kementerian Perindustrian Republik Indonesia berkomitmen memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global melalui pengembangan industri manufaktur yang inovatif, berdaya saing, dan berorientasi ekspor.</p>
<p>Melalui Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (Ditjen KPAII), Kementerian Perindustrian aktif memfasilitasi perluasan akses pasar, promosi investasi, penguatan kerja sama industri internasional, serta pengembangan kawasan industri untuk mendukung pertumbuhan industri nasional yang berkelanjutan.</p>
<p>Partisipasi Indonesia sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026 merupakan bagian dari upaya tersebut untuk memperluas kemitraan strategis dan membuka peluang kolaborasi industri yang bernilai tambah bagi Indonesia dan mitra global.</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.indonesiainnoprom.id, serta ikuti kegiatan Indonesia Partner Country INNOPROM 2026 melalui Instagram (@indonesia_innoprom2026) dan Telegram (Indonesia Pavilion Innoprom 2026).</p>
<p><strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/30/Indonesia-sebagai-Official-Partner-Country-pada-INNOPROM-2026-3.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Indonesia sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/30/Indonesia-sebagai-Official-Partner-Country-pada-INNOPROM-2026-3-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Indonesia sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
