<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos India &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/india/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sun, 23 Mar 2025 13:19:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos India &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>Kunjungan Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Indonesia ke India</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-72979/kunjungan-anggota-dewan-ekonomi-nasional-den-indonesia-ke-india</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Mar 2025 13:19:50 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Anggota Dewan]]></category>
		<category><![CDATA[DEN]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Embassy of India Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-72979/kunjungan-anggota-dewan-ekonomi-nasional-den-indonesia-ke-india</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Indonesia, badan yang memberikan rekomendasi strategis kepada pemerintah Indonesia, saat ini sedang mengunjungi India dari tanggal 17 Maret hingga 23 Maret 2025 untuk mempelajari kebijakan dan infrastruktur Digital Public Infrastructure (DPI) India. Hal ini dilatarbelakangi oleh beberapa inisiatif yang dibahas dalam kunjungan Presiden Indonesia ke India baru-baru ini, termasuk penandatanganan nota kesepahaman atau MoU tentang kerja sama digital.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Indonesia, badan yang memberikan rekomendasi strategis kepada pemerintah Indonesia, saat ini sedang mengunjungi India dari tanggal 17 Maret hingga 23 Maret 2025 untuk mempelajari kebijakan dan infrastruktur Digital Public Infrastructure (DPI) India. Hal ini dilatarbelakangi oleh beberapa inisiatif yang dibahas dalam kunjungan Presiden Indonesia ke India baru-baru ini, termasuk penandatanganan nota kesepahaman atau MoU tentang kerja sama digital.</p>
<p>Delegasi yang beranggotakan 10 orang tersebut terdiri dari Direktur Eksekutif DEN, pejabat senior dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, dan Bank Indonesia.</p>
<p>Para delegasi direncanakan akan bertemu dengan Direct Benefit Transfer (DBT) Mission, Otoritas Identifikasi Unik India (UIDAI), Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi India (MeitY), Kementerian Keuangan India, Institut Teknologi Informasi Internasional (IIIT) Bangalore, Yayasan Sahmati serta mengunjungi Aadhaar Kendra di Wilayah Ibu Kota Nasional (NCR) India.</p>
<p>Kunjungan ini akan memberikan dasar yang kuat untuk kolaborasi dalam berbagi kapasitas digital India dengan Indonesia seperti DPI dan layanan/skema terkait, serta Unified Payments Interface (UPI) untuk pembayaran digital, bidang-bidang yang sebagian besar belum tersentuh hingga saat ini dalam kebijakan dan kerangka kerja kelembagaan Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/03/23/Logo-Embassy-of-India-Jakarta.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="400">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Logo Embassy of India Jakarta]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/03/23/Logo-Embassy-of-India-Jakarta-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Logo Embassy of India Jakarta]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Pemutaran Film “RRR” di Kedutaan Besar India Jakarta: Pujian, Penghargaan, dan Perayaan Bahasa Telugu</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-72185/pemutaran-film-rrr-di-kedutaan-besar-india-jakarta-pujian-penghargaan-dan-perayaan-bahasa-telugu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Mar 2025 20:22:57 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Auditorium Wayang]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa Telugu]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Diplomatic International Film Club]]></category>
		<category><![CDATA[Embassy of India]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kedutaan Besar]]></category>
		<category><![CDATA[RRR]]></category>
		<category><![CDATA[Tollywood]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-72185/pemutaran-film-rrr-di-kedutaan-besar-india-jakarta-pujian-penghargaan-dan-perayaan-bahasa-telugu</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Jakarta Diplomatic International Film Club menggelar pemutaran film berbahasa Telugu “RRR” di Auditorium Wayang, Kedutaan Besar India di Jakarta pada Kamis (27/02/2025). Acara tersebut dihadiri oleh Cd’A Kedutaan Besar India Shri Bijay Selvaraj, Counsellor (Education) dan Acting Director, JNICC, Ram Kumar, Aktris Ayu Azhari hingga Head of Application Services PT NTT Indonesia Technology, Umamahesh Gondi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Jakarta Diplomatic International Film Club menggelar pemutaran film berbahasa Telugu “RRR” di Auditorium Wayang, Kedutaan Besar India di Jakarta pada Kamis (27/02/2025). Acara tersebut dihadiri oleh Cd’A Kedutaan Besar India Shri Bijay Selvaraj, Counsellor (Education) dan Acting Director, JNICC, Ram Kumar, Aktris Ayu Azhari hingga Head of Application Services PT NTT Indonesia Technology, Umamahesh Gondi.</p>
<p>Dirilis pada tahun 2022 dan berlatar di India kolonial Inggris pada tahun 1920, “RRR” mendapat pujian dari kritikus India dan Barat atas penulisan naskah, penyutradaraan, rangkaian aksi, efek khusus, karakterisasi, penampilan pemain, dan elemen musiknya. Situs web ulasan film Rotten Tomatoes memberinya skor rata-rata 8,3/10 dengan 96 persen dari 104 ulasan kritis bersifat positif.</p>
<p>Tak hanya mendapat skor kritis positif, film “RRR” juga mendapat nominasi dan penghargaan bergengsi, termasuk nominasi Film Berbahasa Non-Inggris Terbaik di Golden Globe Awards tahun 2023 serta Academy Award dan Golden Globe Awards untuk lagu “Naatu Naatu” karya M. M. Keeravani dan Chandrabose di tahun yang sama.</p>
<p>Umamahesh, perwakilan komunitas India Selatan, mengungkapkan bahwa film tersebut disebut “Tollywood” karena berasal dari India Selatan selain menggunakan bahasa Telugu. “Jadi, film tersebut dialihbahasakan ulang ke dalam semua bahasa India. Itu adalah salah satu film box office terlaris dengan pendapatan sekitar $166 juta,” jelasnya.</p>
<p>Umamahesh mengungkapkan perasaannya bahwa bahasa Telugu dapat ditampilkan dalam film tersebut di Kedutaan Besar India di Indonesia.</p>
<p>“Jadi, di Kedutaan, hari ini kami mengadakan Festival Film India. Kami sangat senang melihat bahasa kami di Indonesia. Ini adalah pengalaman terbaik bagi kami,” pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/03/06/Dokumentasi-Pemutaran-Film-RRR-Embassy-of-India-Jakarta.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="400">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Dokumentasi Pemutaran Film “RRR” Embassy of India Jakarta]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/03/06/Dokumentasi-Pemutaran-Film-RRR-Embassy-of-India-Jakarta-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Dokumentasi Pemutaran Film “RRR” Embassy of India Jakarta]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Perusahaan Manufaktur India Melirik Investasi di Indonesia: Kawasan Industri Jababeka Dukung Pertumbuhan PDB 8%</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-69980/perusahaan-manufaktur-india-melirik-investasi-di-indonesia-kawasan-industri-jababeka-dukung-pertumbuhan-pdb-8</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jan 2025 23:18:44 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cikarang]]></category>
		<category><![CDATA[Embassy of India Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi di]]></category>
		<category><![CDATA[Jababeka]]></category>
		<category><![CDATA[Jababeka Industrial Park]]></category>
		<category><![CDATA[Manufaktur]]></category>
		<category><![CDATA[PDB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-69980/perusahaan-manufaktur-india-melirik-investasi-di-indonesia-kawasan-industri-jababeka-dukung-pertumbuhan-pdb-8</guid>

					<description><![CDATA[CIKARANG,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Duta Besar India untuk Indonesia dan Timor-Leste, Yang Mulia Bapak Sandeep Chakravorty, mengadakan kunjungan strategis ke Kawasan Industri Jababeka di Cikarang. Didampingi oleh Bapak S.D. Darmono, Pendiri Jababeka, dan Bapak Sachin V. Gopalan, Pendiri PT Chairos International Ventures serta India News Desk, kunjungan ini bertujuan untuk mengeksplorasi peluang kolaborasi di sektor industri, pendidikan, dan keberlanjutan lingkungan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CIKARANG</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Duta Besar India untuk Indonesia dan Timor-Leste, Yang Mulia Bapak Sandeep Chakravorty, mengadakan kunjungan strategis ke Kawasan Industri Jababeka di Cikarang. Didampingi oleh Bapak S.D. Darmono, Pendiri Jababeka, dan Bapak Sachin V. Gopalan, Pendiri PT Chairos International Ventures serta India News Desk, kunjungan ini bertujuan untuk mengeksplorasi peluang kolaborasi di sektor industri, pendidikan, dan keberlanjutan lingkungan.</p>
<p>Indonesia adalah tujuan yang menjanjikan bagi perusahaan-perusahaan India. Dengan sekitar 100 perusahaan yang sudah hadir di sini dan lebih banyak lagi yang berencana untuk masuk, Indonesia dapat menjadi gerbang untuk membangun sinergi di berbagai bidang seperti teknologi, manufaktur, kesehatan, pendidikan, logistik, dan lainnya.</p>
<p>Hal ini dapat menjadi contoh dan membantu memenuhi 8 prioritas pertumbuhan Presiden Prabowo. Dalam kesempatan ini, Duta Besar Chakravorty menyatakan, <i>&#8220;Jababeka Industrial Park merepresentasikan masa depan pengembangan industri yang berkelanjutan. Kunjungan ini sangat menginspirasi, terutama dalam melihat sinergi antara teknologi, pendidikan, dan keberlanjutan lingkungan.&#8221;</i></p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Darmono menyatakan bahwa Kawasan Industri Jababeka-Cikarang dengan fasilitas dan infrastruktur yang lengkap siap menjadi mitra strategis bagi investor India yang mau masuk ke pasar Indonesia. <i>&#8220;Kawasan Industri Jababeka sangat cocok untuk industri high tech. Kami sudah punya banyak tenant di sektor otomotif, elektronik dan farmasi,&#8221;</i> kata SD Darmono, di Kota Jababeka-Cikarang.</p>
<p>Bapak S.D. Darmono juga menambahkan, <i>&#8220;Indonesia dan India telah lama menjalin kerja sama teknologi, salah satu buktinya adalah pembangunan Candi Borobudur yang hingga kini tetap berdiri megah. Kami berharap kunjungan ini akan membuka peluang kerja sama baru, terutama di bidang teknologi tinggi dan pengembangan sumber daya manusia.&#8221;</i></p>
<p><b>Tur Kawasan Industri Jababeka</b></p>
<p>Duta Besar Chakravorty memulai kunjungannya dengan tur ke Kawasan Industri Jababeka, yang merupakan rumah bagi lebih dari 2.000 perusahaan dari 34 negara. Kawasan ini menjadi salah satu pusat industri terbesar di Asia Tenggara, dengan fasilitas yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan daya saing global Indonesia. Jababeka berkomitmen untuk menghadirkan perusahaan-perusahaan berteknologi tinggi yang tidak hanya meningkatkan investasi tetapi juga memajukan sumber daya manusia Indonesia.</p>
<p><b>Kunjungan ke Indonesia Movieland, Jababeka</b></p>
<p>Selanjutnya, rombongan mengunjungi Indonesia Movieland di Jababeka, sebuah destinasi yang dirancang sebagai pusat produksi film dan konten kreatif. Movieland merupakan kawasan terpadu dengan tema pengembangan film yang terletak di lahan seluas 36 hektar. Sebagai pusat industri film dan televisi satu atap pertama di Indonesia, Movieland menyediakan infrastruktur lengkap mulai dari studio produksi, fasilitas pascaproduksi, hingga layanan pendukung seperti akomodasi dan logistik untuk para pekerja kreatif.</p>
<p><b>Eksplorasi Medical City dan Fasilitas Pendidikan</b></p>
<p>Duta Besar juga mengunjungi area Medical City, yang bertujuan menjadi pusat layanan kesehatan unggulan di Indonesia. Fasilitas ini dirancang untuk menyediakan layanan kesehatan berstandar internasional dan menjadi ekosistem inovasi medis.</p>
<p>Kunjungan dilanjutkan ke President University, termasuk Fakultas Kedokteran. Universitas ini berperan penting dalam mencetak generasi penerus bangsa yang mampu bersaing di era global. Fakultas Kedokteran khususnya menjadi simbol kemajuan pendidikan di bidang medis, dengan fasilitas modern dan kurikulum berstandar internasional.</p>
<p><b>Kunjungan ke Jababeka Golf Club</b></p>
<p>Sebagai bagian dari kunjungan, rombongan menikmati pemandangan indah dan fasilitas kelas dunia di Jababeka Golf Club. Pengalaman ini menunjukkan upaya Jababeka dalam mengintegrasikan gaya hidup dengan pengembangan kawasan industri yang berkelanjutan.</p>
<p><b>Upacara Penanaman Pohon</b></p>
<p>Acara diakhiri dengan penanaman pohon secara simbolis oleh Duta Besar Chakravorty dan Bapak Sachin V. Gopalan di halaman depan Fakultas Kedokteran, President University. Inisiatif ini melambangkan komitmen bersama untuk keberlanjutan lingkungan dan hubungan bilateral yang semakin erat.</p>
<p><b>Tentang Jababeka Industrial Park</b></p>
<p>Jababeka Industrial Park, yang terletak di Cikarang, Indonesia, adalah kawasan industri terkemuka yang mengintegrasikan fasilitas industri, hunian, pendidikan, dan gaya hidup. Kawasan ini menjadi pusat inovasi dan investasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/01/22/Dokumentasi-Embassy-of-India-Jakarta.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Dokumentasi Embassy of India Jakarta]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/01/22/Dokumentasi-Embassy-of-India-Jakarta-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Dokumentasi Embassy of India Jakarta]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Ketegasan India Dalam Melarang Skema Piramida Bahkan Cryptocurrency Patut Diapresiasi</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-37566/ketegasan-india-dalam-melarang-skema-piramida-bahkan-cryptocurrency-patut-diapresiasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Mar 2021 12:01:23 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Money Game]]></category>
		<category><![CDATA[Ponzi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-37566/ketegasan-india-dalam-melarang-skema-piramida-bahkan-cryptocurrency-patut-diapresiasi</guid>

					<description><![CDATA[NEW DELHI,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211;  &#8211; Sebagai negara dengan tingkat populasi tertinggi kedua di dunia setelah China tak ayal jika india sebagai market investor asing untuk mengamankan uang mereka di sana.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NEW DELHI, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; </strong> &#8211; Sebagai negara dengan tingkat populasi tertinggi kedua di dunia setelah China tak ayal jika india sebagai market investor asing untuk mengamankan uang mereka di sana.</p>
<p>Diketahui bahwa jumlah penduduk india yang terhitung diperkiran 5 kali lipat daripada penduduk Indonesia, yakni sekitar 1,38 Milar jiwa, sungguh angka yang fantastik bukan.</p>
<p>Tak hanya jadi market investor asing dalam hubungan bilateral, namun kondisi tersebut juga kerap dimanfaatkan oleh perusahaan bisnis Ponzi, contohnya MMM manakala bangkit kembali.</p>
<p>Selain penduduk terbanyak, India juga diketahui sebagai negara pencetak ahli IT tertinggi. Dalam hal konten News, kita juga bisa melihat kanal News dari ribuan laman di laman news aggregator app &#8220;Daily Hunt&#8221;.</p>
<p>Di sana kita bisa melihat info seleb, gaya hidup, travel, bisnis seperti halnya laman aggregator lainnya.</p>
<p>Info demi info termasuk dalam hal Bisnis kita bisa membacanya di sana.</p>
<p>Mulai dari Demonstrasi masyarakat di suatu kota di india terkait bisnis ponzi yang telah menelan uang mereka bahkan ada yang bunuh diri karenanya hingga menolak praktik bisnis dengan skema piramida, money game dan ponzi.</p>
<p>Mengetahui rakyatnya banyak yang jadi korban pembodohan bisnis-bisnis ala network (jaringan), Pemerintah India pun tegas melarang kegiatan tersebut beroperasi bahkan menangkap para petingginya.</p>
<p>Diketahui juga, baru-baru ini India juga melarang cryptocurrency, mengutip <strong>Reuters.com</strong> India akan mengusulkan undang-undang yang melarang cryptocurrency, mendenda siapa pun yang berdagang di negara itu atau bahkan memegang aset digital semacam itu, seorang pejabat senior pemerintah mengatakan kepada Reuters dalam potensi pukulan bagi jutaan investor yang menumpuk ke dalam kelas aset yang sedang panas.</p>
<p>RUU tersebut, salah satu kebijakan paling ketat di dunia terhadap cryptocurrency, akan mengkriminalisasi kepemilikan, penerbitan, penambangan, perdagangan, dan transfer aset crypto, kata pejabat itu, yang memiliki pengetahuan langsung tentang rencana tersebut.</p>
<p>Langkah tersebut sejalan dengan agenda pemerintah Januari yang menyerukan pelarangan mata uang virtual pribadi seperti bitcoin sambil membangun kerangka kerja untuk mata uang digital resmi. Tetapi komentar pemerintah baru-baru ini telah meningkatkan harapan investor bahwa pihak berwenang mungkin akan lebih mudah berada di pasar yang berkembang pesat.</p>
<p>Sebaliknya, RUU itu akan memberi pemegang cryptocurrency hingga enam bulan untuk dilikuidasi, setelah itu hukuman akan dijatuhkan, kata pejabat itu, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena isi RUU tersebut tidak publik.</p>
<p>Para pejabat yakin RUU itu disahkan menjadi undang-undang karena pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi memegang mayoritas yang nyaman di parlemen.</p>
<p>Jika larangan tersebut menjadi undang-undang, India akan menjadi negara ekonomi besar pertama yang menjadikan memegang cryptocurrency ilegal. Bahkan China, yang melarang penambangan dan perdagangan, tidak menghukum kepemilikan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/spam-alert-ilustrasi.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[spam alert ilustrasi]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/spam-alert-ilustrasi-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[spam alert ilustrasi]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
