<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos India &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/india/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Jul 2026 17:16:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos India &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>India Sebut Kunjungan PM Modi ke Indonesia Tinggalkan Kesan Mendalam</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-95988/india-sebut-kunjungan-pm-modi-ke-indonesia-tinggalkan-kesan-mendalam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 16:37:59 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[PM Modi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-95988/india-sebut-kunjungan-pm-modi-ke-indonesia-tinggalkan-kesan-mendalam</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Pemerintah India menilai kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Narendra Modi ke Indonesia meninggalkan kesan yang sangat mendalam, tidak hanya karena berbagai hasil konkret yang dicapai, tetapi juga berkat sambutan hangat dan penghormatan kenegaraan yang diberikan oleh Indonesia sepanjang lawatan tersebut.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pemerintah India menilai kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Narendra Modi ke Indonesia meninggalkan kesan yang sangat mendalam, tidak hanya karena berbagai hasil konkret yang dicapai, tetapi juga berkat sambutan hangat dan penghormatan kenegaraan yang diberikan oleh Indonesia sepanjang lawatan tersebut.</p>
<p>Dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa (7/7/2026) malam, Sekretaris (Timur) Kementerian Luar Negeri India, Rudrendra Tandon, mengatakan kunjungan tersebut merupakan salah satu yang paling berkesan bagi delegasi India.</p>
<p>Menurutnya, perhatian dan penghormatan yang diberikan pemerintah Indonesia mencerminkan eratnya hubungan persahabatan antara kedua negara.</p>
<p>Salah satu momen yang paling membekas, kata Tandon, adalah pengawalan pesawat kepresidenan India oleh tiga pesawat tempur F-16 dan dua Sukhoi Su-27/30 TNI Angkatan Udara saat memasuki wilayah udara Indonesia, yang kemudian disusul dengan penyambutan langsung Presiden Prabowo Subianto di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma.</p>
<p>&#8220;Ada penghormatan berupa jet-jet tempur yang menyambut Perdana Menteri saat memasuki wilayah udara Indonesia, serta gestur istimewa Presiden Prabowo yang menyambut beliau secara pribadi di bandara. Jika digabungkan, ini menjadi sebuah kunjungan yang sangat berkesan,&#8221; ujar Tandon.</p>
<p>Selain penyambutan tersebut, Tandon menyebut penganugerahan Bintang Republik Indonesia Adipurna, tanda kehormatan tertinggi Republik Indonesia, kepada PM Modi sebagai salah satu kejutan sekaligus penghormatan yang paling bermakna selama kunjungan berlangsung.</p>
<p>Menurutnya, penghargaan tersebut mencerminkan pengakuan Indonesia terhadap kontribusi Modi dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.</p>
<p>Meski kunjungan menghasilkan berbagai kesepakatan strategis, mulai dari kerja sama pertahanan, kesehatan, pertanian, telekomunikasi, pendidikan hingga ekonomi digital, Tandon mengatakan suasana persahabatan yang tercipta sepanjang lawatan justru menjadi hal yang paling diingat oleh delegasi India.</p>
<p>&#8220;Tentu saja banyak agenda kerja yang telah diselesaikan, tetapi atmosfer dari kunjungan inilah yang rasanya belum bisa saya gambarkan dengan sepenuhnya. Yang pasti, dari pihak kami, ini adalah kunjungan yang tidak biasa dan sangat luar biasa,&#8221; katanya.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Tandon juga menegaskan bahwa kerja sama pertahanan menjadi salah satu fokus utama dalam pembahasan kedua pemimpin.</p>
<p>Ia mengatakan kolaborasi terkait rudal jelajah supersonik BrahMos dan rudal udara-ke-udara bertujuan memperkuat kemandirian dan kapabilitas pertahanan kedua negara melalui pengembangan sistem yang dimiliki bersama.</p>
<p>Menurut Tandon, Indonesia dan India sebagai dua negara berkembang memiliki visi yang sama untuk membangun kemampuan pertahanan nasional melalui kolaborasi, bukan sekadar hubungan komersial.</p>
<p>&#8220;BrahMos dan rudal udara-ke-udara merupakan area baru dalam kolaborasi kita. Manfaatnya sudah jelas, yaitu kita menjadi mandiri dan mengembangkan kapabilitas kita sendiri berdasarkan sistem yang kita miliki dan kuasai,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa pembahasan di tingkat kepala negara lebih difokuskan pada arah kerja sama strategis, sementara rincian kontrak komersial akan ditindaklanjuti oleh perusahaan dan lembaga terkait, termasuk BrahMos Aerospace, Bharat Dynamics Limited (BDL), Kementerian Pertahanan RI, dan Republikorp.</p>
<p>Tandon menegaskan bahwa kerja sama pertahanan tersebut merupakan bagian dari implementasi Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia dan India yang telah terjalin sejak 2018.</p>
<p>Ia juga menyebut kunjungan PM Modi ke Indonesia berhasil membuka babak baru hubungan bilateral yang semakin luas, mencakup pertahanan, teknologi, ekonomi digital, pendidikan, hingga pelestarian warisan budaya melalui proyek konservasi Candi Prambanan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/09/India-Sebut-Kunjungan-PM-Modi-ke-Indonesia-Tinggalkan-Kesan-Mendalam-2-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[India Sebut Kunjungan PM Modi ke Indonesia Tinggalkan Kesan Mendalam]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/09/India-Sebut-Kunjungan-PM-Modi-ke-Indonesia-Tinggalkan-Kesan-Mendalam-2-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[India Sebut Kunjungan PM Modi ke Indonesia Tinggalkan Kesan Mendalam]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Ikatan Indonesia–India yang Tak Terpisahkan</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-95533/ikatan-indonesia-india-yang-tak-terpisahkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 12:20:06 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Ikatan]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-95533/ikatan-indonesia-india-yang-tak-terpisahkan</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; India dan Indonesia dipisahkan oleh Samudra Hindia, tetapi dipersatukan oleh sejarah, budaya, perdagangan, dan nilai-nilai yang sama.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; India dan Indonesia dipisahkan oleh Samudra Hindia, tetapi dipersatukan oleh sejarah, budaya, perdagangan, dan nilai-nilai yang sama.</p>
<p> Hubungan kedua negara tidak pernah semata-mata dibangun melalui perdagangan atau perjanjian diplomatik, melainkan tumbuh dari penghormatan terhadap keberagaman, toleransi, dan persahabatan yang telah terjalin selama berabad-abad.</p>
<p> Kini, ada satu dimensi baru yang perlu mendapat perhatian lebih besar, yakni pendidikan tinggi dan riset sebagai jembatan strategis yang akan memperkuat hubungan kedua negara di masa depan.</p>
<p>Hal ini menjadi semakin penting di tengah perubahan geopolitik dan pesatnya perkembangan teknologi.</p>
<p>India dan Indonesia merupakan dua negara berkembang yang tengah bertransformasi menjadi kekuatan menengah (middle powers) dengan potensi besar untuk memainkan peran yang lebih menentukan dalam tatanan global.</p>
<p>Agar mampu memanfaatkan momentum tersebut, keduanya perlu berinvestasi bukan hanya pada infrastruktur fisik dan ekonomi, tetapi juga pada ilmu pengetahuan, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia.</p>
<p>Perjalanan pembangunan India dan Indonesia memiliki banyak kesamaan. Rata-rata usia penduduk India sekitar 29 tahun, sementara Indonesia 31 tahun.</p>
<p>Secara bersama-sama, kedua negara mewakili hampir seperlima populasi dunia. Keduanya juga termasuk masyarakat yang sangat terkoneksi secara digital.</p>
<p>Kawasan Asia-Pasifik merupakan pengguna media sosial terbesar di dunia, dengan India dan Indonesia menjadi dua negara yang paling aktif memanfaatkan berbagai platform seperti Facebook, WhatsApp, X, dan YouTube, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun dalam situasi darurat.</p>
<p>Bonus demografi yang besar ini menghadirkan peluang sekaligus tantangan, yakni bagaimana memastikan generasi mudanya memperoleh pendidikan yang lebih baik, kesempatan ekonomi yang lebih luas, dan kualitas hidup yang semakin tinggi sebelum momentum tersebut berlalu.</p>
<p>Selama bertahun-tahun, kedua negara mengandalkan sistem pendidikan tinggi dan model penelitian yang banyak mengacu pada Barat.</p>
<p>Namun, model tersebut kini menghadapi berbagai keterbatasan, baik dari sisi pendanaan maupun relevansinya terhadap tantangan masa depan.</p>
<p>Seiring semakin memudarnya warisan kolonial dan hadirnya generasi baru yang tumbuh bersama teknologi, menjadi wajar apabila pemerintah India dan Indonesia mulai memberikan perhatian yang jauh lebih besar pada pembangunan kapasitas riset dan inovasi di bidang-bidang yang mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.</p>
<p>Indonesia telah mengambil langkah penting melalui pembentukan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pada 2010 dengan dana abadi sekitar 10 miliar dolar AS untuk mendukung pendidikan tinggi, penelitian, dan beasiswa.</p>
<p>Pada 2023, lebih dari 35.500 penerima manfaat memperoleh dukungan dari program tersebut.</p>
<p>Di sisi lain, India melalui National Education Policy 2020 membentuk National Research Foundation (Anusandhan) yang mulai beroperasi pada 2023 dengan dana sekitar 14,5 miliar dolar AS untuk memperkuat riset dan inovasi di berbagai perguruan tinggi.</p>
<p>Salah satu mekanisme kerja sama yang telah terbukti efektif sepanjang sejarah adalah kemitraan antar lembaga pendidikan dan riset. Ilmu pengetahuan berkembang melalui kolaborasi, bukan kompetisi.</p>
<p>Karena itu, hubungan akademik antara India dan Indonesia seharusnya menjadi salah satu prioritas utama dalam memperkuat kemitraan strategis kedua negara.</p>
<p>Sayangnya, kondisi saat ini masih jauh dari ideal. India mengalokasikan sekitar 56 miliar dolar AS untuk pendidikan tinggi pada 2025, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.</p>
<p> Indonesia sendiri menganggarkan sekitar 43 miliar dolar AS untuk sektor pendidikan, dengan sekitar 11 persen dialokasikan bagi program beasiswa, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia.</p>
<p>Namun, keterhubungan kedua sistem pendidikan masih sangat terbatas. Australia, Amerika Serikat, Jepang, dan Jerman masih menjadi tujuan utama mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi ke luar negeri.</p>
<p>India bahkan belum menjadi salah satu destinasi pilihan. Pada 2022, hanya sekitar 115 mahasiswa Indonesia yang belajar di India, sementara jumlah mahasiswa India yang menempuh pendidikan tinggi maupun riset di Indonesia bahkan kurang dari sepuluh orang.</p>
<p>Padahal, dari sudut pandang ekonomi, kerja sama pendidikan memberikan manfaat jangka panjang yang sangat besar.</p>
<p>Investasi di bidang pendidikan menghasilkan peningkatan produktivitas, mendorong pertumbuhan pendapatan, memperbaiki distribusi kesejahteraan, serta menciptakan lingkungan sosial ekonomi yang lebih baik bagi kedua negara.</p>
<p>Apabila abad ke-21 benar-benar akan menjadi Abad Asia, maka dua demokrasi terbesar di kawasan ini harus memperbanyak kemitraan akademik, membangun lebih banyak jembatan riset, dan membuka kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa serta peneliti untuk belajar dan berinovasi bersama.</p>
<p>India dan Indonesia pernah menjadi pelopor Konferensi Asia-Afrika di Bandung pada 1955. Pada masa itu, kedua negara berupaya mencari model pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter negara-negara yang baru merdeka.</p>
<p>Saat itu, keduanya masih menghadapi berbagai tantangan ekonomi, politik, dan sosial.</p>
<p>Kini, kondisinya telah jauh berbeda. India dan Indonesia telah berkembang menjadi negara dengan pengaruh ekonomi dan politik yang jauh lebih besar serta mulai memainkan peran aktif dalam membentuk tatanan geopolitik dan ekonomi internasional yang baru.</p>
<p>Untuk menjalankan peran tersebut, kedua negara perlu memperkuat kerja sama antara perguruan tinggi, lembaga riset, serta sektor swasta.</p>
<p>Pemerintah India dan Indonesia telah menempatkan banyak tokoh terbaiknya untuk memimpin transformasi di bidang pendidikan dan penelitian.</p>
<p>Momentum tersebut perlu dimanfaatkan melalui berbagai bentuk kolaborasi yang lebih konkret.</p>
<p>Universitas-universitas swasta terkemuka di India seperti BITS Pilani, yang dikenal memiliki keunggulan di bidang teknik, riset mutakhir, inovasi teknologi, dan kewirausahaan, dapat menjadi pelopor berbagai proyek penelitian bersama dengan perguruan tinggi di Indonesia.</p>
<p>Kerja sama tersebut dapat diwujudkan melalui pertukaran mahasiswa, penyelenggaraan konferensi ilmiah, pengembangan kurikulum baru, hingga penelitian bersama mengenai berbagai isu yang menjadi kepentingan kedua negara.</p>
<p>Peluang kerja sama riset juga sangat luas. Keberhasilan Indonesia dalam menurunkan angka kemiskinan secara drastis selama empat dekade terakhir dapat menjadi bahan pembelajaran penting bagi para ekonom pembangunan dan pembuat kebijakan di negara-negara Global South.</p>
<p>Empat puluh tahun lalu, sekitar 74 persen penduduk Indonesia hidup dalam kemiskinan ekstrem. Kini angkanya telah turun menjadi kurang dari dua persen.</p>
<p>Sebaliknya, India memiliki berbagai pengalaman yang dapat dibagikan kepada Indonesia. Industri farmasi India menjadikannya dikenal sebagai &#8220;apotek dunia&#8221;, sementara infrastruktur digitalnya yang digunakan lebih dari satu miliar orang setiap hari menjadi salah satu sistem digital publik terbesar dan paling canggih yang pernah dibangun.</p>
<p>India juga termasuk kelompok kecil negara yang berhasil mengembangkan program antariksa dengan berbagai pencapaian penting.</p>
<p>Karena itu, bidang-bidang seperti farmasi, kesehatan masyarakat, pengentasan kemiskinan, transfer teknologi berbasis kekayaan intelektual, riset antariksa, telekomunikasi, rekayasa semikonduktor, komputasi kuantum, oseanografi, <em>deep technology</em>, perusahaan rintisan berbasis teknologi, hingga kemaritiman seharusnya menjadi bagian dari agenda riset bersama antara India dan Indonesia.</p>
<p>Kerja sama di bidang pendidikan tinggi merupakan awal yang sangat baik untuk mempererat hubungan kedua negara.</p>
<p>Ketika perguruan tinggi, mahasiswa, peneliti, dan ilmuwan bekerja bersama pada bidang-bidang yang menjadi kepentingan bersama, hubungan India dan Indonesia akan berkembang jauh melampaui diplomasi dan perdagangan.</p>
<p>Visi baru kerja sama pendidikan dan riset kedua negara dapat dirangkum dalam konsep IND, yaitu Integration, Nimbleness, and Decisiveness atau <em>integrasi, kelincahan, dan ketegasan</em>. IND bukan sekadar singkatan dari India dan Indonesia.</p>
<p>Lebih dari itu, IND menandai dimulainya babak baru hubungan kedua negara, ketika pendidikan, penelitian, dan inovasi menjadi fondasi utama bagi kemitraan strategis Indonesia dan India pada masa depan.</p>
<p><em>*Ashish Bharadwaj adalah Distinguished Fellow for Law and Education di Gateway House.</em></p>
<p><em>**Manjeet Kripalani adalah Executive Director Gateway House.</em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/06/Ikatan-Indonesia–India-yang-Tak-Terpisahkan-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ikatan Indonesia–India yang Tak Terpisahkan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/06/Ikatan-Indonesia–India-yang-Tak-Terpisahkan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ikatan Indonesia–India yang Tak Terpisahkan]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>ASEAN-India Bazaar 2026 Perkuat Diplomasi Budaya dan Koneksi Masyarakat Kawasan</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-92183/asean-india-bazaar-2026-perkuat-diplomasi-budaya-dan-koneksi-masyarakat-kawasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2026 03:29:22 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[ASEAN]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN-India Bazaar]]></category>
		<category><![CDATA[Diplomasi Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[people-to-people connectivity]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-92183/asean-india-bazaar-2026-perkuat-diplomasi-budaya-dan-koneksi-masyarakat-kawasan</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global, hubungan antara ASEAN dan India dinilai justru semakin menemukan relevansinya.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global, hubungan antara ASEAN dan India dinilai justru semakin menemukan relevansinya.</p>
<p>Namun hubungan tersebut kini tidak hanya dibangun melalui forum diplomatik dan kerja sama formal antarpemerintah, melainkan juga melalui koneksi masyarakat, budaya, hingga ekonomi kreatif yang tumbuh dari komunitas.</p>
<p>Semangat itu terlihat dalam penyelenggaraan ASEAN-India Bazaar 2026 yang digelar di The Westin Jakarta, Sabtu (23/5/2026). Memasuki tahun kelima penyelenggaraan, acara ini berkembang menjadi ruang pertemuan lintas budaya yang mempertemukan komunitas ASEAN dan India melalui kuliner, seni, UMKM, hingga pertunjukan budaya.</p>
<p><strong>Ruang Pertemuan Budaya dan Komunitas</strong> </p>
<p>Bazar yang diselenggarakan oleh komunitas Indoindians tersebut menghadirkan puluhan tenant dan komunitas dari berbagai negara ASEAN dan India.</p>
<p>Di dalam ballroom hotel, pengunjung disuguhi berbagai kuliner khas India dan Asia Tenggara, produk tekstil tradisional, kerajinan tangan, aksesori, dekorasi rumah, produk kecantikan, hingga berbagai brand gaya hidup milik pelaku UMKM dan komunitas diaspora.</p>
<p>Selain itu, pertunjukan tari dan musik tradisional turut memeriahkan suasana. Atmosfer yang tercipta lebih menyerupai ruang pertemuan budaya dibanding sekadar pameran komersial.</p>
<p>Pengunjung tidak hanya datang untuk berbelanja, tetapi juga menikmati pengalaman lintas budaya melalui makanan, seni, dan interaksi langsung dengan komunitas dari berbagai negara ASEAN dan India.</p>
<p>Founder Indoindians, Poonam Sagar, mengatakan ASEAN-India Bazaar sejak awal memang dirancang bukan hanya sebagai ruang transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai jembatan budaya yang mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang.</p>
<p>&#8220;Ini lebih dari sekedar bazar. Ini adalah perayaan hubungan berabad-abad antara India dan Asia Tenggara, tempat budaya, makanan, ide, seni, dan masyarakat bertemu dalam satu ruang,&#8221; ujar Poonam dalam sambutannya.</p>
<p>Ia menambahkan setiap pelaku usaha dan produk yang hadir membawa cerita mengenai kreativitas, warisan budaya, serta perjalanan komunitas yang membangun identitas mereka masing-masing.</p>
<p>&#8220;Saat Anda berjalan di aula ini, Anda tidak hanya melihat produk atau stan. Anda melihat mimpi, kreativitas, keberanian, dan warisan budaya. Setiap pengusaha memiliki cerita dan setiap pengunjung menjadi bagian dari semangat bersama ini,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Poonam juga mengajak para pengunjung untuk mendukung pelaku usaha kecil dan kreator lokal yang terlibat dalam acara tersebut.</p>
<p>&#8220;Saya mendorong semua orang untuk menemukan sesuatu yang baru, mendukung kreator lokal dan usaha kecil, memulai percakapan, serta merayakan keberagaman,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>People-to-People Connectivity Jadi Kunci</strong> </p>
<p>Pesan mengenai pentingnya people-to-people connectivity menjadi benang merah dalam berbagai sambutan yang disampaikan para diplomat dan pejabat ASEAN yang hadir.</p>
<p>Duta Besar India untuk ASEAN, Srinivas Gotru, mengatakan ASEAN-India Bazaar menunjukkan bagaimana hubungan kedua kawasan terus berkembang melalui partisipasi komunitas dan masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, antusiasme vendor, komunitas, hingga berbagai misi diplomatik yang terlibat menunjukkan hubungan ASEAN dan India kini semakin hidup di tingkat masyarakat.</p>
<p>&#8220;Ini adalah cara yang sangat baik untuk menghubungkan masyarakat lintas budaya. Kami sangat senang dapat bermitra dan menghadirkan acara ini,&#8221; ujar Srinivas Gotru.</p>
<p>Ia juga berharap ASEAN-India Bazaar dapat terus menjadi agenda tahunan yang memperkuat hubungan masyarakat ASEAN dan India ke depan.</p>
<p>Sementara itu, Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menilai kerja sama ASEAN dan India saat ini semakin strategis karena kedua kawasan memiliki kedekatan historis dan geografis yang kuat.</p>
<p>Menurutnya, hubungan ASEAN dan India tidak selalu harus bergantung pada pusat-pusat geopolitik global tradisional.</p>
<p>&#8220;Kita tidak harus selalu melewati New York, London, atau Brussels. Hubungan itu bisa langsung terhubung melalui kawasan kita sendiri,&#8221; kata Sandeep Chakravorty.</p>
<p>Ia menyebut kerja sama ASEAN dan India kini menjadi simbol bagaimana dua kawasan berkembang bersama melalui budaya, perdagangan, konektivitas masyarakat, dan kolaborasi ekonomi kreatif.</p>
<p><strong>ASEAN dan India Dinilai Memiliki Kedekatan Historis</strong> </p>
<p>Duta Besar dan Perwakilan Tetap Filipina untuk ASEAN, Evangeline T. Ong Jimenez-Ducrocq, juga menyoroti hubungan panjang antara ASEAN dan India yang menurutnya telah berlangsung selama ratusan tahun melalui pertukaran budaya dan perdagangan.</p>
<p>Ia mengatakan ASEAN-India Bazaar memperlihatkan bagaimana hubungan tersebut masih terasa hidup hingga saat ini melalui pengalaman budaya yang dapat dirasakan langsung masyarakat.</p>
<p>&#8220;Di sini kita melihat warna, rasa, tradisi, dan budaya yang terasa familiar namun tetap unik. Ini menunjukkan bagaimana hubungan ASEAN dan India telah tumbuh selama ratusan tahun,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, hubungan ASEAN dan India saat ini berkembang jauh melampaui sektor perdagangan dan investasi. Kerja sama kedua kawasan kini mencakup inovasi digital, pendidikan, kesehatan, keberlanjutan, hingga pertukaran budaya.</p>
<p>Sebagai Ketua ASEAN tahun ini, Filipina disebut terus mendorong kawasan yang lebih people-centered dan inklusif, termasuk melalui penguatan kerja sama dengan India sebagai salah satu mitra strategis utama ASEAN.</p>
<p>&#8220;Kami percaya koneksi antar masyarakat dapat membuka lebih banyak peluang bagi komunitas, UMKM, industri kreatif, dan generasi muda di kawasan ASEAN maupun India,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>Diplomasi Tidak Lagi Hanya Dibangun Lewat Forum Formal</strong> </p>
<p>Pandangan serupa juga disampaikan Dirjen Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI, Ina Hagniningtyas Krisnamurthi.</p>
<p>Dalam sambutannya, Ina mengatakan diplomasi modern kini tidak lagi hanya dibangun melalui perjanjian dan forum resmi antarpemerintah, tetapi juga melalui interaksi sehari-hari masyarakat.</p>
<p>&#8220;Diplomasi tidak hanya dibangun melalui pengaruh dan perjanjian. Diplomasi juga tumbuh lewat makanan, tekstil, musik, seni, usaha kecil, dan kebahagiaan sederhana ketika masyarakat saling bertemu,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Bagi Ina, ASEAN-India Bazaar memperlihatkan bagaimana hubungan antar kawasan dapat tumbuh secara lebih membumi melalui budaya dan koneksi sosial masyarakat.</p>
<p>Pengalamannya pernah bertugas di India juga membuat ia melihat kedekatan Indonesia dan India tidak hanya hadir dalam hubungan diplomatik, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakatnya.</p>
<p>&#8220;Hubungan seperti ini dibangun melalui koneksi sehari-hari antarmasyarakat. Itu yang menjadi fondasi hidup dari kemitraan strategis ASEAN dan India,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>Ketahanan Kawasan Dinilai Harus Dibangun Bersama</strong> </p>
<p>Wakil Sekjen Komunitas Ekonomi ASEAN, Satvinder Singh, mengatakan hubungan ASEAN dan India saat ini memasuki fase baru yang jauh lebih strategis.</p>
<p>Menurutnya, ASEAN dan India kini tidak hanya menjadi mitra ekonomi, tetapi juga co-creators of growth bagi kawasan dan dunia.</p>
<p>&#8220;Kami mewakili lebih dari dua miliar penduduk. Kerja sama kami mencakup perdagangan, investasi, ekonomi digital, konektivitas, keberlanjutan, dan inovasi,&#8221; kata Satvinder Singh.</p>
<p>Ia juga menyinggung meningkatnya risiko global mulai dari gangguan rantai pasok, ketegangan ekonomi, hingga perubahan iklim yang membuat hubungan antar kawasan perlu dibangun di atas kemitraan yang saling percaya.</p>
<p>&#8220;Di tengah berbagai ketidakpastian global, ini adalah momen bagi kita untuk memperkuat integrasi ekonomi, membangun rantai pasok yang lebih tangguh, dan memastikan kawasan kita tetap terhubung,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut Satvinder, acara seperti ASEAN-India Bazaar memiliki makna simbolik yang besar karena menunjukkan bagaimana hubungan ASEAN dan India sejak awal memang dibangun melalui pertukaran budaya, perdagangan, dan interaksi masyarakat.</p>
<p>Dengan kombinasi budaya, komunitas, dan kolaborasi ekonomi kreatif, ASEAN-India Bazaar 2026 memperlihatkan bahwa masa depan hubungan ASEAN dan India tidak lagi hanya bertumpu pada diplomasi tingkat tinggi, tetapi juga pada seberapa kuat masyarakat kedua kawasan dapat saling terhubung.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/05/26/ASEAN-India-Bazaar-2026-Perkuat-Diplomasi-Budaya-dan-Koneksi-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ASEAN India Bazaar 2026 Perkuat Diplomasi Budaya dan Koneksi]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/05/26/ASEAN-India-Bazaar-2026-Perkuat-Diplomasi-Budaya-dan-Koneksi-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ASEAN India Bazaar 2026 Perkuat Diplomasi Budaya dan Koneksi]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>India dan Indonesia Memperkuat Kemitraan di Tengah Ketidakpastian Tatanan Global</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-86180/india-dan-indonesia-memperkuat-kemitraan-di-tengah-ketidakpastian-tatanan-global</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 17:03:46 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-86180/india-dan-indonesia-memperkuat-kemitraan-di-tengah-ketidakpastian-tatanan-global</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  CILACAP.INFO — Hubungan India dan Indonesia semakin menunjukkan relevansi strategisnya di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global. Salah satu simbol paling nyata dari kemitraan ini adalah kehadiran Presiden Prabowo Subianto sebagai Tamu Kehormatan pada Parade Hari Republik India tahun lalu atas undangan Perdana Menteri Narendra Modi. Di sepanjang Kartavya Path, New Delhi, kontingen defile dan marching band Indonesia yang berjumlah 352 personel turut ambil bagian, menandai pertama kalinya kontingen Indonesia tampil dalam perayaan hari nasional di luar negeri.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, </strong> <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> — Hubungan India dan Indonesia semakin menunjukkan relevansi strategisnya di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global. Salah satu simbol paling nyata dari kemitraan ini adalah kehadiran Presiden Prabowo Subianto sebagai Tamu Kehormatan pada Parade Hari Republik India tahun lalu atas undangan Perdana Menteri Narendra Modi. Di sepanjang Kartavya Path, New Delhi, kontingen defile dan marching band Indonesia yang berjumlah 352 personel turut ambil bagian, menandai pertama kalinya kontingen Indonesia tampil dalam perayaan hari nasional di luar negeri.</p>
<p>Momentum tersebut tidak sekadar bersifat seremonial. Kehadiran Presiden Prabowo menandai puncak peringatan 75 tahun hubungan diplomatik India–Indonesia sekaligus mengingatkan pada sejarah panjang kedua negara, ketika Presiden Sukarno menjadi Tamu Kehormatan pada Hari Republik India pertama tujuh dekade silam. Bergabungnya Indonesia ke dalam BRICS pada Januari 2025 semakin memperkuat dimensi strategis hubungan bilateral, terlebih saat India memegang Keketuaan BRICS pada 2026 dan bersiap menjadi tuan rumah KTT BRICS dengan tema <em>Building for Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability</em>.
Kemitraan Strategis dengan Relevansi Global</strong>
Satu tahun setelah kunjungan bersejarah tersebut, India dan Indonesia berada pada titik penting untuk merefleksikan capaian yang telah diraih sekaligus menegaskan kembali visi strategis yang disepakati para pemimpin kedua negara.</p>
<p>Sebagai dua negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia, India dan Indonesia memiliki tanggung jawab yang melampaui kepentingan nasional semata. Pilihan kebijakan kedua negara berdampak tidak hanya bagi kawasan, tetapi juga bagi Global South, terutama di tengah meningkatnya rivalitas geopolitik dan perubahan tatanan internasional. Dengan tradisi kemandirian strategis dan komitmen pada multipolaritas, kemitraan India–Indonesia tidak hanya melayani kepentingan bilateral, tetapi juga berperan sebagai kekuatan penyeimbang yang konstruktif bagi stabilitas global. Kerja sama yang semakin erat akan mengurangi ketergantungan eksternal dan memperkuat kedaulatan serta ketahanan strategis jangka panjang.
Agenda Reformasi dan Ketahanan Ekonomi Indonesia</strong>
Di tengah tekanan ekonomi global, termasuk fluktuasi investasi dan semakin seringnya kebijakan perdagangan digunakan sebagai instrumen geopolitik, India dan Indonesia tetap konsisten menjalankan agenda reformasi domestik. Salah satu tujuan bersama adalah memperkuat peran sektor manufaktur sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi.</p>
<p>Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Indonesia telah meluncurkan sejumlah inisiatif reformasi yang bersifat strategis. Pembentukan Danantara menjadi langkah struktural penting dengan dampak jangka panjang terhadap tata kelola ekonomi. Program Makan Bergizi Gratis mulai menunjukkan manfaat sosial yang nyata, sementara pengembangan Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi pedesaan. Dalam waktu relatif singkat, Indonesia juga mencatat kemajuan menuju swasembada pangan dengan berkurangnya ketergantungan pada impor beras. Di sisi lain, penyelesaian sejumlah perjanjian perdagangan bebas dan upaya membongkar hambatan perdagangan artifisial mencerminkan arah kebijakan ekonomi Indonesia yang semakin terbuka.</p>
<p>India menyambut baik peluang kemitraan dengan Indonesia dalam berbagai prioritas Asta Cita, khususnya di bidang ketahanan pangan dan transformasi digital.
Transformasi Ekonomi India yang Berkelanjutan</strong>
Di seberang Samudra Hindia, transformasi ekonomi India terus mengalami percepatan. Setelah membutuhkan enam dekade untuk mencapai PDB sebesar 1 triliun dolar AS, India berhasil melampaui angka 4 triliun dolar AS pada 2025 dan diproyeksikan mencapai 5 triliun dolar AS dalam dua tahun ke depan. India juga telah melampaui Jepang sebagai ekonomi terbesar keempat dunia dan diperkirakan akan menyalip Jerman pada 2028.</p>
<p>Pencapaian ini didorong oleh reformasi struktural yang konsisten, investasi besar pada infrastruktur, perluasan ekonomi digital, serta penguatan sektor manufaktur, inovasi, startup, dan riset. Pengesahan Undang-Undang SHANTI membuka peluang baru dalam sektor energi, termasuk pemanfaatan energi nuklir melalui reaktor modular kecil dan peningkatan peran sektor swasta.
Pasar Modal sebagai Pilar Baru Kerja Sama Ekonomi</strong>
Selain perdagangan dan investasi langsung, pasar modal semakin menjadi pilar penting dalam penguatan hubungan ekonomi India–Indonesia. Kedua negara memiliki pasar modal yang dinamis, dengan basis investor domestik yang terus tumbuh dan meningkatnya minat investor global terhadap instrumen keuangan di Asia.</p>
<p>India telah membangun ekosistem pasar modal yang semakin dalam dan likuid, didukung oleh digitalisasi sistem perdagangan, peningkatan transparansi, serta penguatan regulasi. Pengalaman India dalam memperluas partisipasi investor ritel, mendorong pendalaman pasar obligasi, dan mengembangkan instrumen pembiayaan jangka panjang menjadi pembelajaran berharga bagi Indonesia.</p>
<p>Bagi Indonesia, reformasi sektor keuangan dan pasar modal berperan penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan nasional, termasuk proyek infrastruktur, transisi energi, dan hilirisasi industri. Peningkatan kerja sama antara otoritas pasar modal, bursa efek, serta pelaku industri keuangan kedua negara membuka peluang pertukaran pengetahuan, pengembangan produk keuangan bersama, dan peningkatan arus investasi portofolio yang lebih stabil dan berjangka panjang.</p>
<p>Seiring integrasi keuangan yang lebih luas, pasar modal juga dapat menjadi sarana memperkuat konektivitas ekonomi India–Indonesia dalam kerangka regional dan global, termasuk melalui BRICS dan inisiatif kerja sama keuangan lintas negara berkembang.
Perluasan Perdagangan dan Konektivitas Digital</strong>
Berbagai reformasi kebijakan yang dilakukan India mencakup rasionalisasi perpajakan, penyederhanaan regulasi ketenagakerjaan, penguatan ekonomi maritim, serta dukungan terhadap UMKM. India juga mengadopsi pendekatan perdagangan yang lebih terbuka melalui penyelesaian sejumlah perjanjian perdagangan bebas dan pengurangan kebijakan proteksionis.</p>
<p>Di balik dominasi narasi tarif dalam diskursus global, fakta menunjukkan bahwa India merupakan salah satu tujuan ekspor utama Indonesia, sementara Indonesia tetap menjadi mitra dagang penting bagi India. Penyelesaian revisi Perjanjian Perdagangan Barang ASEAN–India serta inisiasi pembahasan perjanjian perdagangan bilateral masih menjadi agenda strategis yang perlu dituntaskan bersama.
Kerja Sama Lintas Sektor Menuju Masa Depan</strong>
Sejak kunjungan presiden, kerja sama konkret telah berkembang di berbagai sektor strategis, termasuk teknologi digital, kesehatan, integrasi keuangan, energi, ketahanan pangan, pertahanan, pendidikan, dan kebudayaan. Dalam bidang digital dan kecerdasan buatan, Indonesia berperan aktif sebagai ko-ketua Kelompok Kerja Pertumbuhan Ekonomi dan Manfaat Sosial pada AI Impact Summit.</p>
<p>Di sektor kesehatan, kemitraan antara Apollo Hospitals dan Mayapada Hospitals bertujuan menghadirkan layanan kesehatan berstandar internasional di Indonesia. Di bidang pendidikan dan kebudayaan, inisiatif menghadirkan institusi pendidikan kelas dunia tengah dipersiapkan, sementara kerja sama pelestarian warisan budaya mencakup restorasi Candi Prambanan oleh Archaeological Survey of India.
Menapaki Jalan Bersama ke Depan</strong>
Berlandaskan visi <em>Developed India 2047</em> dan <em>Indonesia Emas 2045</em>, India dan Indonesia sebagai Mitra Strategis Komprehensif tidak hanya memperkuat kerja sama yang telah ada, tetapi juga membuka ruang kolaborasi baru di bidang antariksa, pertahanan, mineral kritis, serta pasar keuangan dan modal. Dengan kinerja ekonomi yang solid, komitmen berkelanjutan terhadap reformasi, dan pembangunan yang inklusif, kedua negara berada pada posisi yang kuat untuk menghadapi dinamika geopolitik global secara bersama dengan ketahanan dan keyakinan yang lebih besar.</p>
<p><em>Artikel ini ditulis oleh Sandeep Chakravorty, Duta Besar India untuk Indonesia.</em></p>
<p>Press Release ini juga tayang di VRITIMES</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/01/29/India-dan-Indonesia-Memperkuat-Kemitraan-di-Tengah-Ketidakpastian-Tatanan-Global-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[India dan Indonesia Memperkuat Kemitraan di Tengah Ketidakpastian Tatanan Global]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/01/29/India-dan-Indonesia-Memperkuat-Kemitraan-di-Tengah-Ketidakpastian-Tatanan-Global-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[India dan Indonesia Memperkuat Kemitraan di Tengah Ketidakpastian Tatanan Global]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kunjungan Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Indonesia ke India</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-72979/kunjungan-anggota-dewan-ekonomi-nasional-den-indonesia-ke-india</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Mar 2025 13:19:50 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Anggota Dewan]]></category>
		<category><![CDATA[DEN]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Embassy of India Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-72979/kunjungan-anggota-dewan-ekonomi-nasional-den-indonesia-ke-india</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Indonesia, badan yang memberikan rekomendasi strategis kepada pemerintah Indonesia, saat ini sedang mengunjungi India dari tanggal 17 Maret hingga 23 Maret 2025 untuk mempelajari kebijakan dan infrastruktur Digital Public Infrastructure (DPI) India. Hal ini dilatarbelakangi oleh beberapa inisiatif yang dibahas dalam kunjungan Presiden Indonesia ke India baru-baru ini, termasuk penandatanganan nota kesepahaman atau MoU tentang kerja sama digital.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Indonesia, badan yang memberikan rekomendasi strategis kepada pemerintah Indonesia, saat ini sedang mengunjungi India dari tanggal 17 Maret hingga 23 Maret 2025 untuk mempelajari kebijakan dan infrastruktur Digital Public Infrastructure (DPI) India. Hal ini dilatarbelakangi oleh beberapa inisiatif yang dibahas dalam kunjungan Presiden Indonesia ke India baru-baru ini, termasuk penandatanganan nota kesepahaman atau MoU tentang kerja sama digital.</p>
<p>Delegasi yang beranggotakan 10 orang tersebut terdiri dari Direktur Eksekutif DEN, pejabat senior dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, dan Bank Indonesia.</p>
<p>Para delegasi direncanakan akan bertemu dengan Direct Benefit Transfer (DBT) Mission, Otoritas Identifikasi Unik India (UIDAI), Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi India (MeitY), Kementerian Keuangan India, Institut Teknologi Informasi Internasional (IIIT) Bangalore, Yayasan Sahmati serta mengunjungi Aadhaar Kendra di Wilayah Ibu Kota Nasional (NCR) India.</p>
<p>Kunjungan ini akan memberikan dasar yang kuat untuk kolaborasi dalam berbagi kapasitas digital India dengan Indonesia seperti DPI dan layanan/skema terkait, serta Unified Payments Interface (UPI) untuk pembayaran digital, bidang-bidang yang sebagian besar belum tersentuh hingga saat ini dalam kebijakan dan kerangka kerja kelembagaan Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/03/23/Logo-Embassy-of-India-Jakarta-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Logo Embassy of India Jakarta]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/03/23/Logo-Embassy-of-India-Jakarta-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Logo Embassy of India Jakarta]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Pemutaran Film &#8220;RRR&#8221; di Kedutaan Besar India Jakarta: Pujian, Penghargaan, dan Perayaan Bahasa Telugu</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-72185/pemutaran-film-rrr-di-kedutaan-besar-india-jakarta-pujian-penghargaan-dan-perayaan-bahasa-telugu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Mar 2025 20:22:57 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Auditorium Wayang]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa Telugu]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Diplomatic International Film Club]]></category>
		<category><![CDATA[Embassy of India]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kedutaan Besar]]></category>
		<category><![CDATA[RRR]]></category>
		<category><![CDATA[Tollywood]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-72185/pemutaran-film-rrr-di-kedutaan-besar-india-jakarta-pujian-penghargaan-dan-perayaan-bahasa-telugu</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Jakarta Diplomatic International Film Club menggelar pemutaran film berbahasa Telugu &#8220;RRR&#8221; di Auditorium Wayang, Kedutaan Besar India di Jakarta pada Kamis (27/02/2025). Acara tersebut dihadiri oleh Cd’A Kedutaan Besar India Shri Bijay Selvaraj, Counsellor (Education) dan Acting Director, JNICC, Ram Kumar, Aktris Ayu Azhari hingga Head of Application Services PT NTT Indonesia Technology, Umamahesh Gondi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Jakarta Diplomatic International Film Club menggelar pemutaran film berbahasa Telugu &#8220;RRR&#8221; di Auditorium Wayang, Kedutaan Besar India di Jakarta pada Kamis (27/02/2025). Acara tersebut dihadiri oleh Cd’A Kedutaan Besar India Shri Bijay Selvaraj, Counsellor (Education) dan Acting Director, JNICC, Ram Kumar, Aktris Ayu Azhari hingga Head of Application Services PT NTT Indonesia Technology, Umamahesh Gondi.</p>
<p>Dirilis pada tahun 2022 dan berlatar di India kolonial Inggris pada tahun 1920, &#8220;RRR&#8221; mendapat pujian dari kritikus India dan Barat atas penulisan naskah, penyutradaraan, rangkaian aksi, efek khusus, karakterisasi, penampilan pemain, dan elemen musiknya. Situs web ulasan film Rotten Tomatoes memberinya skor rata-rata 8,3/10 dengan 96 persen dari 104 ulasan kritis bersifat positif.</p>
<p>Tak hanya mendapat skor kritis positif, film &#8220;RRR&#8221; juga mendapat nominasi dan penghargaan bergengsi, termasuk nominasi Film Berbahasa Non-Inggris Terbaik di Golden Globe Awards tahun 2023 serta Academy Award dan Golden Globe Awards untuk lagu &#8220;Naatu Naatu&#8221; karya M. M. Keeravani dan Chandrabose di tahun yang sama.</p>
<p>Umamahesh, perwakilan komunitas India Selatan, mengungkapkan bahwa film tersebut disebut &#8220;Tollywood&#8221; karena berasal dari India Selatan selain menggunakan bahasa Telugu. &#8220;Jadi, film tersebut dialihbahasakan ulang ke dalam semua bahasa India. Itu adalah salah satu film box office terlaris dengan pendapatan sekitar $166 juta,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Umamahesh mengungkapkan perasaannya bahwa bahasa Telugu dapat ditampilkan dalam film tersebut di Kedutaan Besar India di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Jadi, di Kedutaan, hari ini kami mengadakan Festival Film India. Kami sangat senang melihat bahasa kami di Indonesia. Ini adalah pengalaman terbaik bagi kami,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/03/06/Dokumentasi-Pemutaran-Film-RRR-Embassy-of-India-Jakarta-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Dokumentasi Pemutaran Film “RRR” Embassy of India Jakarta]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/03/06/Dokumentasi-Pemutaran-Film-RRR-Embassy-of-India-Jakarta-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Dokumentasi Pemutaran Film “RRR” Embassy of India Jakarta]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Perusahaan Manufaktur India Melirik Investasi di Indonesia: Kawasan Industri Jababeka Dukung Pertumbuhan PDB 8%</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-69980/perusahaan-manufaktur-india-melirik-investasi-di-indonesia-kawasan-industri-jababeka-dukung-pertumbuhan-pdb-8</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jan 2025 23:18:44 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cikarang]]></category>
		<category><![CDATA[Embassy of India Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi di]]></category>
		<category><![CDATA[Jababeka]]></category>
		<category><![CDATA[Jababeka Industrial Park]]></category>
		<category><![CDATA[Manufaktur]]></category>
		<category><![CDATA[PDB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-69980/perusahaan-manufaktur-india-melirik-investasi-di-indonesia-kawasan-industri-jababeka-dukung-pertumbuhan-pdb-8</guid>

					<description><![CDATA[CIKARANG, CILACAP.INFO &#8211; Duta Besar India untuk Indonesia dan Timor-Leste, Yang Mulia Bapak Sandeep Chakravorty, mengadakan kunjungan strategis ke Kawasan Industri Jababeka di Cikarang. Didampingi oleh Bapak S.D. Darmono, Pendiri Jababeka, dan Bapak Sachin V. Gopalan, Pendiri PT Chairos International Ventures serta India News Desk, kunjungan ini bertujuan untuk mengeksplorasi peluang kolaborasi di sektor industri, pendidikan, dan keberlanjutan lingkungan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CIKARANG</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Duta Besar India untuk Indonesia dan Timor-Leste, Yang Mulia Bapak Sandeep Chakravorty, mengadakan kunjungan strategis ke Kawasan Industri Jababeka di Cikarang. Didampingi oleh Bapak S.D. Darmono, Pendiri Jababeka, dan Bapak Sachin V. Gopalan, Pendiri PT Chairos International Ventures serta India News Desk, kunjungan ini bertujuan untuk mengeksplorasi peluang kolaborasi di sektor industri, pendidikan, dan keberlanjutan lingkungan.</p>
<p>Indonesia adalah tujuan yang menjanjikan bagi perusahaan-perusahaan India. Dengan sekitar 100 perusahaan yang sudah hadir di sini dan lebih banyak lagi yang berencana untuk masuk, Indonesia dapat menjadi gerbang untuk membangun sinergi di berbagai bidang seperti teknologi, manufaktur, kesehatan, pendidikan, logistik, dan lainnya.</p>
<p>Hal ini dapat menjadi contoh dan membantu memenuhi 8 prioritas pertumbuhan Presiden Prabowo. Dalam kesempatan ini, Duta Besar Chakravorty menyatakan, <em>&#8220;Jababeka Industrial Park merepresentasikan masa depan pengembangan industri yang berkelanjutan. Kunjungan ini sangat menginspirasi, terutama dalam melihat sinergi antara teknologi, pendidikan, dan keberlanjutan lingkungan.&#8221;</em></p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Darmono menyatakan bahwa Kawasan Industri Jababeka-Cikarang dengan fasilitas dan infrastruktur yang lengkap siap menjadi mitra strategis bagi investor India yang mau masuk ke pasar Indonesia. <em>&#8220;Kawasan Industri Jababeka sangat cocok untuk industri high tech. Kami sudah punya banyak tenant di sektor otomotif, elektronik dan farmasi,&#8221;</em> kata SD Darmono, di Kota Jababeka-Cikarang.</p>
<p>Bapak S.D. Darmono juga menambahkan, <em>&#8220;Indonesia dan India telah lama menjalin kerja sama teknologi, salah satu buktinya adalah pembangunan Candi Borobudur yang hingga kini tetap berdiri megah. Kami berharap kunjungan ini akan membuka peluang kerja sama baru, terutama di bidang teknologi tinggi dan pengembangan sumber daya manusia.&#8221;</em></p>
<p><strong>Tur Kawasan Industri Jababeka</strong> </p>
<p>Duta Besar Chakravorty memulai kunjungannya dengan tur ke Kawasan Industri Jababeka, yang merupakan rumah bagi lebih dari 2.000 perusahaan dari 34 negara. Kawasan ini menjadi salah satu pusat industri terbesar di Asia Tenggara, dengan fasilitas yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan daya saing global Indonesia. Jababeka berkomitmen untuk menghadirkan perusahaan-perusahaan berteknologi tinggi yang tidak hanya meningkatkan investasi tetapi juga memajukan sumber daya manusia Indonesia.</p>
<p><strong>Kunjungan ke Indonesia Movieland, Jababeka</strong> </p>
<p>Selanjutnya, rombongan mengunjungi Indonesia Movieland di Jababeka, sebuah destinasi yang dirancang sebagai pusat produksi film dan konten kreatif. Movieland merupakan kawasan terpadu dengan tema pengembangan film yang terletak di lahan seluas 36 hektar. Sebagai pusat industri film dan televisi satu atap pertama di Indonesia, Movieland menyediakan infrastruktur lengkap mulai dari studio produksi, fasilitas pascaproduksi, hingga layanan pendukung seperti akomodasi dan logistik untuk para pekerja kreatif.</p>
<p><strong>Eksplorasi Medical City dan Fasilitas Pendidikan</strong> </p>
<p>Duta Besar juga mengunjungi area Medical City, yang bertujuan menjadi pusat layanan kesehatan unggulan di Indonesia. Fasilitas ini dirancang untuk menyediakan layanan kesehatan berstandar internasional dan menjadi ekosistem inovasi medis.</p>
<p>Kunjungan dilanjutkan ke President University, termasuk Fakultas Kedokteran. Universitas ini berperan penting dalam mencetak generasi penerus bangsa yang mampu bersaing di era global. Fakultas Kedokteran khususnya menjadi simbol kemajuan pendidikan di bidang medis, dengan fasilitas modern dan kurikulum berstandar internasional.</p>
<p><strong>Kunjungan ke Jababeka Golf Club</strong> </p>
<p>Sebagai bagian dari kunjungan, rombongan menikmati pemandangan indah dan fasilitas kelas dunia di Jababeka Golf Club. Pengalaman ini menunjukkan upaya Jababeka dalam mengintegrasikan gaya hidup dengan pengembangan kawasan industri yang berkelanjutan.</p>
<p><strong>Upacara Penanaman Pohon</strong> </p>
<p>Acara diakhiri dengan penanaman pohon secara simbolis oleh Duta Besar Chakravorty dan Bapak Sachin V. Gopalan di halaman depan Fakultas Kedokteran, President University. Inisiatif ini melambangkan komitmen bersama untuk keberlanjutan lingkungan dan hubungan bilateral yang semakin erat.</p>
<p><strong>Tentang Jababeka Industrial Park</strong> </p>
<p>Jababeka Industrial Park, yang terletak di Cikarang, Indonesia, adalah kawasan industri terkemuka yang mengintegrasikan fasilitas industri, hunian, pendidikan, dan gaya hidup. Kawasan ini menjadi pusat inovasi dan investasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/01/22/Dokumentasi-Embassy-of-India-Jakarta-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Dokumentasi Embassy of India Jakarta]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/01/22/Dokumentasi-Embassy-of-India-Jakarta-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Dokumentasi Embassy of India Jakarta]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Ketegasan India Dalam Melarang Skema Piramida Bahkan Cryptocurrency Patut Diapresiasi</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-37566/ketegasan-india-dalam-melarang-skema-piramida-bahkan-cryptocurrency-patut-diapresiasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Mar 2021 12:01:23 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Money Game]]></category>
		<category><![CDATA[Ponzi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-37566/ketegasan-india-dalam-melarang-skema-piramida-bahkan-cryptocurrency-patut-diapresiasi</guid>

					<description><![CDATA[NEW DELHI, CILACAP.INFO &#8211;  &#8211; Sebagai negara dengan tingkat populasi tertinggi kedua di dunia setelah China tak ayal jika india sebagai market investor asing untuk mengamankan uang mereka di sana.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NEW DELHI, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; </strong> &#8211; Sebagai negara dengan tingkat populasi tertinggi kedua di dunia setelah China tak ayal jika india sebagai market investor asing untuk mengamankan uang mereka di sana.</p>
<p>Diketahui bahwa jumlah penduduk india yang terhitung diperkiran 5 kali lipat daripada penduduk Indonesia, yakni sekitar 1,38 Milar jiwa, sungguh angka yang fantastik bukan.</p>
<p>Tak hanya jadi market investor asing dalam hubungan bilateral, namun kondisi tersebut juga kerap dimanfaatkan oleh perusahaan bisnis Ponzi, contohnya MMM manakala bangkit kembali.</p>
<p>Selain penduduk terbanyak, India juga diketahui sebagai negara pencetak ahli IT tertinggi. Dalam hal konten News, kita juga bisa melihat kanal News dari ribuan laman di laman news aggregator app &#8220;Daily Hunt&#8221;.</p>
<p>Di sana kita bisa melihat info seleb, gaya hidup, travel, bisnis seperti halnya laman aggregator lainnya.</p>
<p>Info demi info termasuk dalam hal Bisnis kita bisa membacanya di sana.</p>
<p>Mulai dari Demonstrasi masyarakat di suatu kota di india terkait bisnis ponzi yang telah menelan uang mereka bahkan ada yang bunuh diri karenanya hingga menolak praktik bisnis dengan skema piramida, money game dan ponzi.</p>
<p>Mengetahui rakyatnya banyak yang jadi korban pembodohan bisnis-bisnis ala network (jaringan), Pemerintah India pun tegas melarang kegiatan tersebut beroperasi bahkan menangkap para petingginya.</p>
<p>Diketahui juga, baru-baru ini India juga melarang cryptocurrency, mengutip <strong>Reuters.com</strong> India akan mengusulkan undang-undang yang melarang cryptocurrency, mendenda siapa pun yang berdagang di negara itu atau bahkan memegang aset digital semacam itu, seorang pejabat senior pemerintah mengatakan kepada Reuters dalam potensi pukulan bagi jutaan investor yang menumpuk ke dalam kelas aset yang sedang panas.</p>
<p>RUU tersebut, salah satu kebijakan paling ketat di dunia terhadap cryptocurrency, akan mengkriminalisasi kepemilikan, penerbitan, penambangan, perdagangan, dan transfer aset crypto, kata pejabat itu, yang memiliki pengetahuan langsung tentang rencana tersebut.</p>
<p>Langkah tersebut sejalan dengan agenda pemerintah Januari yang menyerukan pelarangan mata uang virtual pribadi seperti bitcoin sambil membangun kerangka kerja untuk mata uang digital resmi. Tetapi komentar pemerintah baru-baru ini telah meningkatkan harapan investor bahwa pihak berwenang mungkin akan lebih mudah berada di pasar yang berkembang pesat.</p>
<p>Sebaliknya, RUU itu akan memberi pemegang cryptocurrency hingga enam bulan untuk dilikuidasi, setelah itu hukuman akan dijatuhkan, kata pejabat itu, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena isi RUU tersebut tidak publik.</p>
<p>Para pejabat yakin RUU itu disahkan menjadi undang-undang karena pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi memegang mayoritas yang nyaman di parlemen.</p>
<p>Jika larangan tersebut menjadi undang-undang, India akan menjadi negara ekonomi besar pertama yang menjadikan memegang cryptocurrency ilegal. Bahkan China, yang melarang penambangan dan perdagangan, tidak menghukum kepemilikan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/spam-alert-ilustrasi-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[spam alert ilustrasi]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/spam-alert-ilustrasi-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[spam alert ilustrasi]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
